Claim Missing Document
Check
Articles

From Ritual to Virtual: Enhancing Hindu Religious Education through Digital Literacy Suciartini, Ni Nyoman Ayu; Darmini, Darmini; Payuyasa, I Nyoman
EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Vol. 22 No. 1 (2024): EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan
Publisher : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32729/edukasi.v22i1.1717

Abstract

This study highlights the ideal ratio between the number of lecturers and students in Islamic Education classes at the Faculty of Economics, Udayana University, Bali. With only one lecturer teaching 200 students, this imbalance is a significant concern, especially amidst worries about the spread of extremism and exclusivism on campus. The research aims to evaluate the learning process, religious moderation attitudes among lecturers and students, and factors influencing religious moderation attitudes among students. Using a qualitative descriptive method and a case study design, data were collected through observation, in-depth interviews, and questionnaires, and analyzed using descriptive analysis techniques. The findings indicate that the ratio of Islamic Education lecturers to students does not meet government standards, despite the implementation of various teaching methods. Nevertheless, attitudes towards religious moderation are generally positive, although there are indications of a lack of moderation among some students. Internal and external factors were identified as influencing factors on religious moderation attitudes. These findings emphasize the need for ongoing efforts to improve the quality of Islamic Education learning through enhancing lecturer competencies and implementing programs to strengthen religious moderation in higher education, aiming to promote tolerance and reinforce religious moderation among students.
ANALISIS WACANA KRITIS “SEMUA KARENA AHOK” PROGRAM MATA NAJWA METRO TV Ni Nyoman Ayu Suciartini
Aksara Vol 29, No 2 (2017): Aksara, Edisi Desember 2017
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v29i2.54.267-282

Abstract

Analisis Wacana Kritis selalu menarik untuk dikaji lebih dalam. Kuasa media dan persepsi publik yang membuat penelitian wacana kritis terus tumbuh. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana analisis wacana kritis model Van Djik dalam program Mata Najwa episode “Semua karena Ahok”? Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan analisis wacana kritis model AWK Van Djik dikonstruksi Najwa Sihab selaku pembawa acara dalam program Mata Najwa “Semua karena Ahok”. Metode yang digunakan yaitu AWK model Van Djik. Teknik analisis datanya menggunakan teknik dokumentasi dan observasi. Teori yang digunakan yaitu analisis wacana kritis model Van Djik, teori media. Hasil dan pembahasan penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Struktur makro yang terdapat dalam wacana yaitu kebijakan Ahok, 1,5 tahun kepemimpinan Ahok, reklamasi Pulau G, penggusuran warga bantaran kali dan waduk, pembangunan rusunawa, melangkah menuju pilkada 2017 lewat jalur independen, kepemimpinan Ahok, (2) Superstruktur, bagian pendahuluan dibuka dengan narasi yang memukau, kemudian pembahasan ditonjolkan lewat fakta-fakta yang tersaji, baik melalui video, maupun wawancara secara langsung kepada warga DKI Jakarta yang ikut menilai 1,5 tahun kepemimpinan Ahok, yang paling ditonjolkan yaitu bagian penutup yang berisikan kritik-kritik untuk gaya kepemimpinan Ahok di masa depan untuk Jakarta yang lebih baik, (3) Dari struktur mikro, analisis semantik, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan Najwa kesemuanya berisi analisis segala hal yang telah dilakukan dan yang akan dilakukan Ahok untuk tetap menjadi pemimpin DKI Jakarta. Dari segi sintaksis, kalimat tanyalah yang mendominasi pernyataan Najwa untuk menggali informasi. Stilistik yang digunakan yaitu gaya bahasa tegas, lugas, apa adanya, dan transparan sesuai dengan semboyan yang diusung Metro Tv. Dari segi retoris, penekanan-penekanan yang dilakukan Najwa yaitu dengan beberapa pilihan kata dan ungkapan yang semakin mendukung pertanyaan. 
Film Dokumenter sebagai Media Peningkatan Kualitas Pendidikan Karakter dan Literasi Budaya di Perguruan Tinggi payuyasa, payuyasa; Ida Bagus Hari Kayana Putra; Gangga Lawranta; Ni Nyoman Ayu Suciartini
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 11 No 02 (2025)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jpm.v11i02.6503

Abstract

The artistic journey in Bali has been ongoing for a long time. Various artistic activities taking place today are the result of a long journey of devotion by artists to art itself. One of the few art maestros now in his twilight years, with an extraordinary legacy, is I Ketut Muji. Based on initial research conducted by the author on maestro I Ketut Muji, there are many values and lessons that must be passed down to the artists in Bali. I Ketut Muji is a dance maestro with a strong character and style that, to this day, has not been inherited by anyone. The legacy of I Ketut Muji, as presented in this documentary film, is rich in educational and cultural literacy values, especially in preserving the traditional art of Balinese dance. The movements conveyed by the maestro in his dances embody educational philosophies that can serve as inspiration for pursuing education in its truest and most vibrant form. The primary goal of documenting the maestro's knowledge in film is to preserve and develop the values, ethics, and intellectual journey of I Ketut Muji for future generations, particularly for the artists in Bali. Featuring maestro I Ketut Muji in his twilight years in a documentary is of utmost importance. This film is produced to convey the knowledge, attitudes, and life perspectives of I Ketut Muji regarding dance and dancers to current and future Balinese dance practitioners. Therefore, "The Legacy of Maestro I Ketut Muji in a Documentary Portrait" is essential to be continued as a work beneficial to the broader community. The creation of this documentary film is supported by research employing a phenomenological approach to interpret phenomena and explore the knowledge of Maestro I Ketut Muji. The data collection methods used include observation and interviews. The design of the proposed creation is a portrait documentary film with an expository approach. The stages in producing this documentary film include three main points: pre-production, production, and post-production. The results of this research show that the documentary film "The Legacy of Maestro I Ketut Muji" provides insights related to character education and cultural literacy. Values such as honesty, independence, perseverance, love for culture, patriotism, resilience, and courage are exemplary traits of the maestro. The cultural literacy education in this documentary relates to the history of dance traditions, the rules or standards for performing Balinese dance, costumes, the religious functions of Balinese dance, and the principles of dedication to traditional arts.
Model Media Keranjang Majas melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam untuk Mendorong Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Kelas VI SD Suciartini, Ni Nyoman Ayu; Payuyasa, I Nyoman Payuyasa
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 10 No 2 (2025): Vol 10 No 2 (2025): Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v10i2.5790

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara mendalam implementasi Media Keranjang Majas dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk mendorong terwujudnya pembelajaran mendalam (deep learning) dan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada siswa kelas VI SD Negeri 3 Bebalang Bangli. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan observasi kelas, wawancara mendalam, serta analisis artefak pembelajaran untuk menggali dinamika penggunaan media dan pengalaman kognitif serta afektif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media Keranjang Majas mampu memfasilitasi proses konstruksi makna secara bertahap melalui aktivitas eksploratif, kolaboratif, dan reflektif. Siswa menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi, menafsirkan, dan menciptakan majas secara kontekstual serta mampu berargumentasi dan mengelaborasi hubungan antar gagasan secara lebih kritis. Temuan penelitian juga mengungkap bahwa media ini mendorong keterlibatan belajar yang lebih aktif, memunculkan interaksi dialogis antar siswa, serta memperkuat literasi interpretatif dan kemampuan metakognitif. Secara keseluruhan, implementasi Keranjang Majas terbukti menjadi strategi pedagogis yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, khususnya dalam pengembangan literasi dan HOTS berbasis pembelajaran mendalam. Kata kunci: keranjang majas, pembelajaran mendalam, HOTS, literasi, pembelajaran Bahasa Indonesia SD.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Media Puzzle Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SD Nomor 2 Munggu Badung Ni Kadek Ayu Pramudia Cahyani; Ni Made Muliani; I Made Sukariawan; Ni Nyoman Ayu Suciartini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7222

Abstract

Proses pembelajaran IPAS di sekolah dasar menuntut siswa memahami konsep secara bermakna melalui pengalaman belajar yang aktif. Namun, pembelajaran masih cenderung bersifat teacher centered sehingga hasil belajar siswa belum maksimal. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran seperti model Problem Based Learning berbantuan media puzzle untuk meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media puzzle terhadap hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS di SD No. 2 Munggu Badung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-eksperimen dan desain One Group Pre-test - Post-test Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas V. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, studi pustaka, serta tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test siswa sebesar 53,92, sedangkan nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 86,60 setelah penerapan model Problem Based Learning berbantuan media puzzle. Hasil uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model Problem Based Learning berbantuan media puzzle terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas Vdi SD No. 2 Munggu Badung.
Media Fabel Digital Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas II SD Negeri 4 Jehem Kabupaten Bangli Ida Ayu Putu Linda Wulandari; Gek Diah Desi Sentana; Ni Nyoman Ayu Suciartini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7252

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar memerlukan media yang menarik agar siswa lebih aktif dan mudah memahami materi. Berdasarkan hasil observasi di kelas II SD Negeri 4 Jehem Kabupaten Bangli, penggunaan media pembelajaran digital masih terbatas sehingga diperlukan pemanfaatan media yang sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media fabel digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada Bab 5 Berteman dalam Keragaman, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya, serta mengetahui respon dan keterlibatan siswa selama pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi PLT Kepala Sekolah, guru wali kelas II, dan siswa kelas II SD Negeri 4 Jehem yang berjumlah 16 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media fabel digital dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penutup pembelajaran dengan memanfaatkan video fabel “Kancil dan Jerapah” yang ditayangkan melalui Smart TV. Faktor pendukung implementasi media meliputi dukungan sekolah, ketersediaan sarana dan prasarana, serta antusias siswa, sedangkan faktor penghambat meliputi gangguan listrik, jaringan internet, dan keterbatasan kemampuan siswa dalam penggunaan media digital. Penggunaan media fabel digital memperoleh respon positif dan meningkatkan keterlibatan siswa yang ditunjukkan melalui perhatian, antusiasme, serta partisipasi aktif selama pembelajaran berlangsung.
HUMAN LITERACY IN TANTRI: PEREMPUAN YANG BERCERITA AS A CHARACTER EDUCATION MEDIA Ni Nyoman Ayu Suciartini; I Nyoman Subrata
INTERNATIONAL JOURNAL ON HINDU CULTURE Vol. 2 No. 01 (2024)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balinese society considers ancestral narratives as an inevitability. Ancestral narratives, adapted into various forms such as traditions, rituals, songs, performances, dances, and even classical or modern literary works, always hold a place of significance and attention among the people. One of the well-known traditional ancestral narratives is the story of Tantri. This Tantri narrative has inspired artists, writers, and cultural scholars to present more modern works. One of them is the literary work titled "Tantri: Perempuan yang Bercerita." The aim of this study is to analyze the value of human literacy in the literary work " Tantri: Perempuan yang Bercerita." The method used is qualitative descriptive method. In the narrative of this novel, the values of human existence or human literacy are prominent. One of them is the significant role of women in maintaining civilization. The important role of women, depicted in the character of Tantri, who can overcome all the evil desires of a Prabu Eswaryadala with her words and language. This story also builds an understanding of human literacy contextualized with the present era, where women have equality and can strive for justice based on their knowledge and life skills. Values of character education, leadership, wise attitude towards changes and developments in technology and the digital world also become important values in the narrative of Tantri.
Implementasi Asesmen Literasi Multimodal Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Murid Kelas V SDN 2 Dangin Puri Dewa Ayu Made Ratih Kusumadewi; Ni Made Muliani; Kadek Dedy Herawan; I Made Arsa Wiguna; Ni Nyoman Ayu Suciartini
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8774

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan tuntutan pembelajaran abad ke-21 mendorong perlunya penguatan literasi multimodal dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Literasi multimodal mencakup kemampuan memahami dan menghasilkan makna melalui berbagai mode, seperti verbal, visual, dan digital. Oleh karena itu, diperlukan asesmen yang mampu mengukur kemampuan literasi murid secara lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen asesmen literasi multimodal, penerapan asesmen literasi multimodal, serta kendala dan upaya guru dalam penerapannya pada pembelajaran bahasa Indonesia murid kelas V di SDN 2 Dangin Puri. Penelitian ini didasarkan pada teori perkembangan kognitif dan teori konstruktivisme yang memandang bahwa pengetahuan dibangun melalui pengalaman belajar yang bermakna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru wali kelas V, dan murid kelas V SDN 2 Dangin Puri. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen asesmen literasi multimodal meliputi komponen linguistik, verbal, dan spasial. Penerapan asesmen dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam pembelajaran berbasis proyek pembuatan poster pantun digital menggunakan Canva. Pembelajaran ini meningkatkan antusiasme, kreativitas, dan keterlibatan murid. Kendala yang ditemukan meliputi perbedaan kemampuan teknologi, keterbatasan jaringan internet, pengelolaan waktu, dan kurangnya rasa percaya diri saat presentasi. Upaya guru dilakukan melalui pendampingan bertahap, pemberian contoh penggunaan Canva, kerja sama antarmurid, dan pemberian motivasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa asesmen literasi multimodal mampu mendukung pembelajaran bahasa Indonesia yang lebih aktif, kreatif, dan sesuai dengan tuntutan abad ke-21.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share Berbantuan Metode Repeated Reading Terhadap Kemampuan Pemahaman Membaca Siswa Kelas III SD N 1 Penatih Denpasar Ni Komang Ayu Lestari Dewi; Ni Nyoman Mariani; Ni Nyoman Ayu Suciartini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7386

Abstract

Kemampuan pemahaman membaca merupakan keterampilan dasar yang penting dalam menunjang keberhasilan belajar siswa sekolah dasar. Namun, kemampuan pemahaman membaca siswa kelas III SD N 1 Penatih Denpasar pada topik teks naratif masih tergolong rendah karena pembelajaran yang digunakan masih bersifat konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) berbantuan metode repeated reading terhadap kemampuan pemahaman membaca siswa kelas III SD N 1 Penatih Denpasar.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori belajar behavioristik dan teori Zone of Proximal Development (ZPD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) melalui rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 33 siswa kelas III SD N 1 Penatih. Metode pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemahaman membaca. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, paired sample t-test, dan uji N-Gain Score.Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Nilai rata-rata pretest sebesar 71,21 meningkat menjadi 86,52 pada posttest. Selain itu, rata-rata N-Gain Score sebesar 0,5724 berada pada kategori sedang dengan tingkat efektivitas sebesar 57,2439% yang termasuk kategori cukup efektif. Dengan demikian, model pembelajaran Think Pair Share berbantuan metode repeated reading berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman membaca siswa kelas III SD N 1 Penatih Denpasar.
Literasi Membaca dalam Fenomena Membaca Permulaan Pada Kelas I C Sd Negeri 3 Sesetan Denpasar Ni Komang Dewi Anjani Paramita; Luh Dewi Pusparini; Ni Nyoman Ayu Suciartini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan literasi membaca yang mampu membentuk rasa ingin tahu siswa dan berpikir kritis siswa . Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan fokus pada pelaksanaan literasi membaca, kendala serta upaya guru dan siswa, dan dampak dari pelaksanaan literasi membaca. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1). Pelaksanaan literasi membaca dalam pembelajaran membaca permulaan pada kelas I C SD Negeri 3 Sesetan Denpasar, (2). Kendala dan upaya guru dan siswa dalam pelaksanaan literasi membaca pada kegiatan membaca permulaan pada kelas I C SD Negeri 3 Sesetan Denpasar, (3). dampak dari pelaksanaan literasi membaca pada kegiatan membaca permulaan pada kelas I C SD Negeri 3 Sesetan Denpasar.Dengan demikian, pelaksanaan literasi membaca dapat melatih motorik halus siswa dan melatih siswa percaya diri.
Co-Authors Agnes Fransisca Anak Agung Ngurah Budiadnyana Apriningsih, Ni Putu Asmara, Kadek Dwi Gina Darmini Darmini Dewa Ayu Made Ratih Kusumadewi Filisia Filisia, Filisia Gangga Lawranta Gek Diah Desi Sentana Gusti Ayu Dessy Sugihartini Harsananda, Hari I Dewa Gede Aditya Pradnyana Putra I Made Adi Brahman I Made Arsa Wiguna I Made Denny Chrisna Putra I Made Sukariawan I Nyoman Linggih I Nyoman Linggih, I Nyoman I NYOMAN PAYUYASA . I Nyoman Subrata I Nyoman Sueca I Nyoman Temon Astawa Ida Ayu Diah Larasanthi Ida Ayu Putu Linda Wulandari Ida Bagus Hari Kayana Putra Kadek Dedy Herawan Kadek Jaya Wiguna Kd Jayanthi Riva Prathiwi Luh Dewi Pusparini Luh Dewi Pusparini Made Nadia Anjani Putri Mariani, Ni Nyoman Ni Kadek Ariantini Ni Kadek Ayu Pramudia Cahyani Ni Komang Ayu Lestari Dewi Ni Komang Dewi Anjani Paramita Ni Luh PT Putriyani Dewi Ni Luh PT. Putriyani Dewi Ni Luh Putu Unix Sumartini Ni Luh Putu Unix Sumartini Ni Luh Putu Unix Sumartini Ni Luh Putu Unix Sumartini, Ni Luh Putu Unix Ni Made Anggreni Ni Made Muliani Ni Made Oktaviani Ni Nyoman Mariani Ni Nyoman Perni Ni Nyoman Tri Wahyuni Ni Nyoman Yunika Kurniarini Ni Putu Linda Pramesti Ni Wayan Arini Ni Wayan Karuni Arisa Putri Ni Wayan Sariani Binawati Ni Wayan Sariani Binawati Payuyasa, I Nyoman Payuyasa payuyasa, payuyasa Pratama, I Putu Wahyu Pratama, Putu Wahyu Putra, Ida Bagus Hari Kayana Putu Ayu Septiari Dewi Putu Indah Widhiandari Raraswari, Komang Ayu Sagung Wulan Prami Ningrat, A.A Sang Ayu Kompiang Diantari Sedana Suci, I Gede Sugiharni, Gusti Ayu Dessy Wedha, I Wayan Putu Artha Wina Adnyani, Ni Wayan