Articles
TERAPI REALITAS UNTUK MENANGANI REMAJA YANG MEMBOLOS SEKOLAH (STUDI KASUS)
Hasiana, Isabella
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol 4, No 2 (2020): Volume 4 Nomor 2 November 2020
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/bikotetik.v4n2.p62-67
Masa remaja merupakan masa transisi di dalam perkembangan yang terjadi antara masa kanak-kanak dan masa dewasa dan pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. Pada masa transisi ini pula remaja akan mengalami perubahan pada fisik maupun psikisnya. Selain itu remaja juga mengalami perubahan pada lingkungan sosialnya. Pada diri remaja, lingkungan pergaulan membawa pengaruh yang cukup besar dalam kehidupannya dan ia lebih sering menghabiskan waktu untuk berada di luar rumah. Jika remaja berada dalam lingkungan pergaulan yang positif tentu akan membawa perubahan yang baik bagi dirinya. Begitu juga sebaliknya. Penelitian yang dilakukan ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui pengaruh terapi realitas dalam menangani remaja yang membolos sekolah. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yaitu studi kasus. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Subyek dalam penelitian ialah seorang remaja yang berusia 13 tahun dan termasuk remaja yang bermasalah di sekolahnya. Analisis data di dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif komparatif.  Hasil akhir dari proses konseling ini dapat dikatakan cukup berhasil dan ditunjukkan dari perilaku konseli yang memiliki komitmen untuk tidak lagi membolos sekolah.
PENGARUH PERMAINAN KARTU HURUF TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA ANAK KELOMPOK A DI TK AMANDA CIPTA MENANGGAL SURABAYA
Hasiana, Isabella
incrementapedia Vol 3 No 01 (2021): Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi PG-PAUD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/incrementapedia.vol3.no01.a3851
This research is motivated by the lack of use of letter cards in learning in kindergarten, in this case to develop children's reading skills, it is very necessary to have interesting learning such as letter card games, because by using letter card games develop the ability of the right brain, can recognize letters easily, with letter cards children can learn while playing, so that children are not easily bored and bored, children in kindergarten Amanda are less developed reading skills because of that many children can not read, develop abilities reading children can help children in preparing themselves to enter elementary school, this can make it easier for children to read because children already know the basics. The purpose of this study was to determine whether there is an effect of the game of letter cards on the reading ability of group A children at TK Amanda Cipta Menanggal Surabaya. The method in this study is a quantitative research method using the type of Pre-Experiential Design in the form of One Group Protest-Postest Design. This quantitative research has 3 stages: pretest, treatment treatment and posttest. Data collection used is observation and documentation. The results of the study were that there was no effect of letter card games on the reading ability of group A children in Amanda Cipta Menanggal Kindergarten, this was evidenced from the pre-test and post-test data obtained using SPSS v.20 which showed that the sig value obtained was 0,21<0.05, then Ho is automatically accepted Ha is rejected.
Pengaruh Media Kardus Angka Terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan 1-10 Pada Anak Kelompok A
Hasiana, Isabella
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/pedagogi.v7i2.8352
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan kognitif anak dalam mengenal konsep bilangan 1-10 yang masih belum optimal. Hal ini disebabkan karena dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan belum memanfaatkan media secara konkrit untuk membantu anak belajar dan juga hanya menggunakan LKA (Lembar Kerja Anak) sehingga ada kecenderungan anak menjadi bosan dan orangtua yang mengerjakan LKA tersebut. Oleh sebab itu, penelitian ini menggunakan media kardus angka sebagai salah satu upaya untuk membantu anak dalam memahami konsep bilangan 1-10. Maka dari itu tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media kardus angka terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 pada anak kelompok A. Meskipun tergolong bahan bekas, tetapi kardus masih bisa dimanfaatkan sebagai media. Dalam hal ini kardus dibuat sebagai kardus angka yang digunakan untuk mengoptimalkan pengenalan konsep bilangan pada anak. Dalam mengenal konsep bilangan yang diberikan secara berulang-ulang diharapkan anak dapat lebih menguasai materi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pre-exsperimental design dengan jenis One-Group PretestPostets Design. Subjek dalam penelitian adalah anak kelompok A sejumlah 15 anak. Metode dalam pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus uji t. Media kardus angka yang digunakan menggunakan Hasil penelitian menunjukkan nilai t hitung= 15,6 lebih besar dari ada t tabel (1,77) pada taraf signifikan 0,05. Maka hipotesis Nol (H0) ditolak dan Hipotesis alternative (Ha) diterima, dengan demikian dapat dinyatakan bahwa ada pengaruh media kardus angka terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 pada anak kelompok A
Analysis of Needs For Using Android-Based KPSP Applications In Monitoring The Growth of Together
Nuraini, Indria;
Hasiana, Isabella;
Gamas, Nabila Sayangbati
Journal Of Nursing Practice Vol. 5 No. 1 (2021): Journal Of Nursing Practice
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30994/jnp.v5i1.162
Background: The development process occurs simultaneously with growth, so that every growth is accompanied by a change in function. Development is the result of the interaction of the maturity of the central nervous system with the organs it affects. The development of the early phase in the form of cognitive, motor, emotional, social, and language functional abilities, is a determinant of the development of the next phase. If there is a deficiency in one aspect of development, it can affect other aspects, so there is a need for early detection of toddler growth and development.Purpose: This study aimed to find out the need for KPSP applications in monitoring the growth and development of toddlers.Methods: This research uses a descriptive-analytic design, cross-sectional approach. The population of this study amounted to 36 respondents, with a purposive sampling technique. The research site is in the Surabaya area by distributing questionnaires in the form of Google Form. Analyze data with Descriptive Analysis.Results: The results of this study stated that before the pandemic monitoring of toddler growth and development was carried out at the Posyandu using the KIA Handbook Instrument/Tool, while during the pandemic monitoring of toddler growth and development could not be carried out directly because of a policy. In this regard, respondents need an instrument/tool that can be used for independent monitoring of growth and development.Conclusion: Monitoring the growth and development of toddlers during the pandemic by utilizing technological advances and being up to date
KEMAMPUAN SOSIAL ANAK KELOMPOK BERMAIN DITINJAU DARI POLA PENGASUHAN ORANGTUA
Isabella Hasiana
incrementapedia Vol 1 No 2 (2019): Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi PG-PAUD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/incrementapedia.vol1.no02.a2091
This research can be informed by neightborsaround the residence that there were children who were not able to socialize with their peers. The aim of this study was to find out the social abilities of the children in the play group in terms of the pattern of Permissive Parenting. The subjects used in this study were two children with the same parenting pattern. (1) This research method uses descriptive Qualitative, so that it can explain in detail how the Socialization capabilities carried out by group children play with the pattern of Permissive Parenting from the Tuanua people. Observation and interview are data retrieval carried out in this study, (2) The results of this study get a new finding, where the first subject has not had a good development at this time, the habit of Permissive Parenting makes it difficult for children to Socialize and tend to be spoiled by their parents. While the second subject is equally nurtured with Permissive Parenting patterns, but the second subject has been able to achieve the desired Socialization according to the level of his age, the difference is in habituation to the second subject even though he is spoiled by his parents because of the first child but he is parents because of the first child but he is getting used to knowing which is good and bad so that children are able to reach their Social sense easily.
PENGARUH PERMAINAN KARTU HURUF TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA ANAK KELOMPOK A DI TK AMANDA CIPTA MENANGGAL SURABAYA
Isabella Hasiana
incrementapedia Vol 3 No 1 (2021): Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi PG-PAUD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/incrementapedia.vol3.no01.a3851
This research is motivated by the lack of use of letter cards in learning in kindergarten, in this case to develop children's reading skills, it is very necessary to have interesting learning such as letter card games, because by using letter card games develop the ability of the right brain, can recognize letters easily, with letter cards children can learn while playing, so that children are not easily bored and bored, children in kindergarten Amanda are less developed reading skills because of that many children can not read, develop abilities reading children can help children in preparing themselves to enter elementary school, this can make it easier for children to read because children already know the basics. The purpose of this study was to determine whether there is an effect of the game of letter cards on the reading ability of group A children at TK Amanda Cipta Menanggal Surabaya. The method in this study is a quantitative research method using the type of Pre-Experiential Design in the form of One Group Protest-Postest Design. This quantitative research has 3 stages: pretest, treatment treatment and posttest. Data collection used is observation and documentation. The results of the study were that there was no effect of letter card games on the reading ability of group A children in Amanda Cipta Menanggal Kindergarten, this was evidenced from the pre-test and post-test data obtained using SPSS v.20 which showed that the sig value obtained was 0,21<0.05, then Ho is automatically accepted Ha is rejected.
PENGARUH MEDIA BALOK TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA ANAK KELOMPOK A TK MUTIARA BANGSA SURABAYA
Astri Merdian Putri;
Aulia Insani;
Isabella Hasiana
PERNIK Vol. 5 No. 2 (2022): Vol 5, No 2 (2022): Pernik : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/pernik.v5i2.7914
This research was conducted on group A children in Mutiara Bangsa Surabaya Kindergarten which is motivated by the cognitive development of children in recognizing geometric shapes is still not optimal, this is because the teacher is not optimal in utilizing the use of media blocks to develop children's cognitive abilities .This research method is quantitative pre-experimental with One Group Pretest-Possttest Design. The subjects in this study were 30 children in group A. Data analysis techniques in this study, using the t test technique and calculations through SPSS. Â The statistical test in this study is to test whether the media beam influences the ability to recognize geometric shapes in children of group A TK Mutiara Bangsa Surabaya. Then from the results of the calculation of t test through SPSS. Obtained Sig (0,000) < 0.05. So, the conclusion of this study is that there is an effect of the beam media on the ability to recognize geometric shapes in children of group A TK Mutiara Bangsa Surabaya
OPTIMALISASI LINGKUNGAN SEKITAR SEBAGAI SUMBER BELAJAR ANAK USIA DINI DI DESA TAWAR KECAMATAN GONDANG KABUPATEN MOJOKERTO
Isabella Hasiana;
Aulia Insani;
Aisyah;
Ahmad Fachrurrazi
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 4 No 1 (2020): Juli
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/abadimas.v4.i1.a2379
Anak usia dini merupakan individu dengan usia 0-6 tahun yang sedang berkembang. Dimana dalam perkembangannya tersebut tentu ia membutuhkan stimulasi. Pemberian stimulus yang tepat tentu akan mengembangkan dan mengoptimalkan aspek perkembangan anak sehingga potensi anak untuk tumbuh kembangnya semakin pesat. Potensi pada anak yang perlu dikembangkan mencakup seluruh aspek perkembangan kemampuan dasar anak, yaitu aspek fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosi, seni serta moral dan agama. Oleh sebab itu, pemberian stimulus tidak hanya didapatkan dari alat permainan edukatif yang ada di pasaran, melainkan bisa dengan menggunakan bahan-bahan yang ada dilingkungan sekitar. Banyak hal yang bisa ditemukan dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar anak. Tidak hanya penekanan dari segi ekonomi, melainkan semakin mendekatkan hubungan antara anak dengan orangtua dan menanamkan kepada anak sejak dini rasa cinta kepada lingkungan.
mengembangkan karakter anak usia dini melalui permainan tradisional: karakter, permainan tradisional, anak usia dini
Isabella Hasiana
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1962.29 KB)
|
DOI: 10.36456/bp.vol11.no21.a1412
dewasa ini terjadi perubahan pada aktivitas bermain anak yang lebih suka dengan permainan modern berbasis teknologi seperti video games.
OPTIMALISASI PERAN ORANG TUA TERHADAP PEDIDIKAN SEKSUAL ANAK USIA DINI
Aisyah Aisyah;
Isabella Hasiana
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/penamas.vol4.no2.a2695
Orangtua memiliki peran terhadap pendidikan anak mulai dari usia sejak di dalam kandungan hingga dewasa. Peran yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak memiliki berbagai macam peraturan yang semuanya itu untuk memberikan pendidikan yang optimal bagi anak. Didalam program pengabdian pada masyarakat ini, memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan terhadap orang tua tentang pentingnya pendidikan seksual terhadap putra putrinya sejak di usia dini. Dalam hal pendidikan seksual tentu orangtua memiliki peran yang tidak sedikit. Orangtua harus menyadari bahwa dengan pendidikan seksual yang diterapkan sejak dini kepada anak, maka diharapkan anak akan terhindar dari perilaku-perilaku yang mengarah kepada kekerasan seksual. Peserta kegiatan pengabdian pada masyarakat ini ialah 25 wali murid TK Kristen Sejahtera. Pelaksanaan kegiatan menggunakan daring. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini ialah orangtua memiliki pengetahuan bahwa pendidikan seksual yang diberikan bukanlah hal yang tabu dan tentu saja yang diberikan kepada anak usia dini ialah sesuai dengan pemahaman kognitif mereka.