Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1DENGAN PEMBERIAN OIL ESSENSIAL LEMON UNTUK MENGURANGI MUAL DAN MUNTAH DI BPM DELIANA SARAGIH PEKANBARU TAHUN 2020 Tri Sasmita Putri Tri Sasmita Putri; Liva Maita Liva Maita
Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Kebidanan Terkini
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.217 KB) | DOI: 10.25311/jkt/Vol1.Iss1.309

Abstract

Mual (nause) dan muntah (emesisgravidarum) adalah gejala yang wajar dan seringdidapatkan pada kehamilan trimester 1.Mualbiasanya terjadi pada pagi hari, tetapi dapat pulatimbul setiap saat dan malam hari. Mual dan muntah merupakan keluhan yang paling sering dialami oleh sekitar 70-80% wanita hamil, mual dan muntah terjadi karena adanya estrogen dan progesterone yang meningkat. Berdasarkan survey yang dilakukan di BPM Deliana sebanyak 100 orang ibu hamil yang mengalami mual muntah pada trimester I (0-12 minggu) sekitar 30 orang. Laporan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian oil essensial lemon pada ibu hamil trimester 1 dengan mual dan muntah minimal 4 x kunjungan. Laporan tugas akhir dilakukan dirumah pasien di wilayah kerja BPM Deliana Saragih. Pada kajian 1 ibu mengalami mual dan muntah dengan frekuensi 5 kali dalam sehari, setelah dilakukan asuhankebidanan dengan pemberian oil essensial lemon maka hasil yang didapatkanpada kajian terakhir yaitu ibu tidak mengalami muntah dan frekuensi mual 2 kalidalam 24 jam dan hasilnya mual muntah dapat berkurang. Disarankan kepada BPM Deliana Saragih tidak hanya menyediakan farmakologis tapi jugamenyediakan non farmakologis untuk mengatasi mual muntah.
Pemberian Jantung Pisang Pada Ibu Menyusui di PMB Mai Susandra, S. Tr. Keb Pekanbaru Tahun 2021 Wiwin Tri Mulya; Liva Maita
Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Kebidanan Terkini
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.992 KB) | DOI: 10.25311/jkt/Vol1.Iss2.586

Abstract

Masalah yang ditimbulkan dari ibu menyusui adalah tidak maksimalnya produksi ASI. Jumlah ASI sedikit bisa diatasi ibu denganmengkonsumsi jantung pisang. Jantung pisang merupakan jenis tanaman yang mengandung laktagogum memiliki potensi dalam meningkatkan dan memperlancar produksi ASI. Pemberian olahan jantung pisang untuk kelancaran produksi ASI pada ibu nifas.Laporan studi kasus ini dibuat dengan tujuan melakukan asuhan kebidanan kepada ibu menyusui dengan melakukan pemberian jantung pisang untuk memperlancar produksi ASI di PMB Mai Susandra, S.Tr, Keb Tahun 2021. Metode yang digunakan adalah melalui pendekatan studi kasus teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara kepada ibu setelah konsumsi jantung pisang sebanyak 200gr 2 kali sehari selama 7 hari. Hasil yang didapat Pada kunjungan terakhir ASI meningkat menjadi 80 ml atau mengalami peningkatan produksi ASI sebanyak 50% dari 20 ml sebelum mengkonsumsi jantung pisang. peningkatan kelancaran produksi ASI pada ibu menyusui yang dilihat dari frekuensi BAK bayi, Karakteristik BAK bayi, Frekuensi BAB bayi, Karakteristik BAB bayi, lama bayi tidur setelah menyusu, frekuensi menyusu dalam sehari dan kenaikan BB bayi. Kesimpulan Jantung Pisang dapat dijadikan salah satu menu makanan ibu menyusui yang bermanfaat meningkatkan produksi ASI.
Sosialisasi Senam Covid Sebagai Upaya Peningkatan Imun Tubuh Warga RT. 01 Kelurahan Tangkerang Tengah, Pekanbaru Liva Maita
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v3i1.274

Abstract

Kesegaran jasmani merupakan dasar utama pendukung setiap aktivitas manusia. Tingkat kesegaran jasmani yang berbeda akan mempengaruhi kemampuan setiap orang dalam melakukan aktivitas. Kesegaran jasmani berkaitan dengan kesehatan ketika aktivitas fisik dapat dilakukun tanpa kelelahan berarti. Menurut (Depdiknas, 2002) Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengajak serta memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan fisik melalui olaharga pada masa pandemic covid. Sasaran dalam kegiatan ini adalah warga RT 01 Kelurahan tangkerang tengah pekanbaru. Kegiatan yang dilakukan di RT 01 oleh warga dalam bentuk penyuluhan 3M  dan sosialisasi senam covid. Hasil yang didapatkan Warga menjadi tahu tentang COVID 19, terbentuknya grup senam  serta Warga antusias dalam sosialisasi senam covid 19 Kata kunci : sosialisasi,  senam covid, imun tubuh
ANALISIS FAKTOR INTERNAL KINERJA BIDAN DALAM PELAYANAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN Liva Maita
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i3.3639

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Pelayanan kebidanan secara berkesinambungan (Continuity of care/ CoC), yang bertujuan untuk mengetahui tumbuh kembang janin dan kesehatan ibu, yang diberikan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, serta pemilihan metode kontrasepsi keluarga berencana secara komprehensif sehingga mampu untuk melakukan deteksi dini sehingga ibu dan bayi sehat tidak ada penyulit maupun komplikasi. Terselenggaranya pelayanan ini berkaitan dengan kinerja seorang bidan. Kinerja bidan dapat dipengaruhi oleh faktor internal yaitu pendidikan, pelatihan,   sikap,   motivasi,   lama   bertugas,   pengetahuan,   dan   keterampilan. Seyogyanya RB/BPM sudah melaksanakan Pelayanan Kebidanan berkelanjutan ini, akan tetapi banyak kendala yang dihadapi diantaranya kunjungan kerumah pasien yang masih jarang dilakukan salah satunya karena besarnya pengaruh dari faktor internal bidanTujuan: Untuk mengetahui bagaimana factor internal yang mempengaruhi kinerja bidan dalam pelayanan kebidanan berkelBackground: The Sustainable midwifery services (Continuity of care / CoC), which aim to determine fetal growth and maternal health, are provided starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborns, as well as the selection of a comprehensive family planning contraceptive method in order to be able to carry out early detection so that mothers and babies are healthy without any complications. The implementation of this service is related to the performance of midwives. The midwife performance can be influenced by internal factors, knowledge, namely training, attitudes, motivation, and skills. The Maternity Hospitals or Midwife Clinics should have implemented these sustainable Midwifery Services, but there are many obstacles faced, one of them isthe patient home visits that are still rarely carried out,  which is influencedby the midwives’ internal factors.Objective: To find out how the internal factors which include knowledge, namely training, attitudes, motivation, and skills of midwives in sustainable midwifery services at Midwife Clinics in Pekanbaru city.Method: The type of research is qualitative.The population of this study consists of 3 (three) senior midwives.The data collection techniques are through in-depth interviews, and documentation.Results:The resondent interviews have not fully implemented the sustainable midwifery services, it is suggested for the organization to hold seminars on sustainable midwifery services.Conclusion:The internal factors of midwife performance in sustainable midwifery services which include knowledge, namely training, attitudes, motivation, and skills of midwives in sustainable midwifery services, it can be concluded that the midwives have never attended training and seminars on sustainable midwifery services, so that the midwives are lack of knowledge in carrying out sustainable midwifery services maximally.Suggestion:for the professional organizationis suggested to hold several trainings or seminars to midwives regarding the sustainable midwifery services. Keywords: Analysis, Internal Factors, Midwife Performance, Sustainable Midwifery Services. ABSTRAK Latar Belakang : Pelayanan kebidanan secara berkesinambungan (Continuity of care/ CoC), yang bertujuan untuk mengetahui tumbuh kembang janin dan kesehatan ibu, yang diberikan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, serta pemilihan metode kontrasepsi keluarga berencana secara komprehensif sehingga mampu untuk melakukan deteksi dini sehingga ibu dan bayi sehat tidak ada penyulit maupun komplikasi. Terselenggaranya pelayanan ini berkaitan dengan kinerja seorang bidan. Kinerja bidan dapat dipengaruhi oleh faktor internal yaitu  pengetahuan, pelatihan, sikap, motivasi, dan keterampilan. Seyogyanya RB/BPM sudah melaksanakan Pelayanan Kebidanan berkelanjutan ini, akan tetapi banyak kendala yang dihadapi diantaranya kunjungan kerumah pasien yang masih jarang dilakukan salah satunya karena besarnya pengaruh dari faktor internal bidanTujuan: Untuk mengetahui bagaimana faktor internal antara lain pengetahuan, pelatihan, sikap, motivasi, dan keterampilan yang mempengaruhi kinerja bidan dalam pelayanan kebidanan berkelanjutan di PMB kota PekanbaruMetode: Jenis penelitian Kualitatif, responden dalam penelitian ini adalah bidan delima sebanyak 3 orang bidan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dan dokumentasi.Hasil: Wawancara belum seluruhnya melaksanakan pelayanan kebidanan berkelanjutan, saran diharapkan organisasi mengadakan seminar tentang pelayanan kebidanan berkelanjutanKesimpulan: Faktor internal bidan dalam pelayanan kebidanan berkelanjutan yang mencakup pengetahuan, pelatihan, sikap, motivasi, dan keterampilan dalam pelayanan kebidanan berkelanjutan maka dapat disimpulkan Bidan belum pernah mengikuti pelatihan dan seminar tentang pelayanan kebidanan berkelanjutan sehingga menyebabkan  pengetahuan bidan kurang untuk melakukan pelayanan kebidanan berkelanjutan secara maksimalSaran : kepada Organisasi Profesi untuk dapat memberikan peyegaran berupa pelatihan atau seminar kepada para bidan mengenai pelayanan kebidanan berkelanjutan. Kata Kunci : Analisis, Faktor Internal, Kinerja Bidan, Pelayanan Kebidanan Berkelanjutan anjutan di PMB kota PekanbaruMetode :. Jenis penelitian Kualitatif, polulasi dalam penelitian ini adalah informen bidan delima sebanyak 3 orang bidan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dan studi dokumentasi.Hasil:  Wawancara informen belum seluruhnya melaksanakan pelayanan kebidanan berkelanjutan, saran diharapkan organisasi mengadakan seminar tentang pelayanan kebidanan berkelanjutanKesimpulan : Bidan belum pernah mengikuti dan mendapatkan pelatihan dan seminar tentang pelayanan kebidanan berkelanjutan dan keterbatasan tenaga dan waktu yang menyebabkan bidan tidak dapat melakukan pelayanan kebidanan berkelanjutan secara maksimalSaran : kepada Organisasi Profesi untuk dapat memberikan peyegaran berupa pelatihan atau seminar kepada para bidan mengenai pelayanan kebidanan berkelanjutan.Kata Kunci : Analisis, Faktor Internal, Kinerja Bidan, Pelayanan Kebidanan Berkelanjutan
KIE KB PASCA PANDEMI COVID 19 DI RW 12 KELURAHAN LEMBAH SARI KECAMATAN RUMBAI TIMUR KOTA PEKANBARU Liva Maita; Risa Pitriani
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 12: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontrasepsi berasal dari kata kontra yaitu mencegah sesuatu yang tidak dikehendaki.Sedangkan konsepsi yang dimaksud ialah pertemuan sel telur pada wanita dan sel sperma pada pria yang bisa mengakibatkan kehamilan.Kontrasepsi juga dimaksudkan fertilsasi yakni pembuahan karena bertemunya sel telur (ovum) dengan sel sperma (spermatozoa) melalui saluran sel telur.Alat yaitu sesuatu benda yang digunakan untuk mencapai tujuan.Variasi dalam penggunaan alat kontrasepsi pun masih rendah. Proporsi Peserta KB aktif menurut jenis kontrasepsi RW 12 Kelurahan Lembah Sari Kecamatan Rumbai Timur Kota Pekanbaru. Pengabdian ini bertujuan dapat meningkatkan jumlah pengguna Alat Kontrasepsi Jangka Panjang. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan tentang pentingnya penggunaan alat kontrasepsi di RW 12 Kelurahan Lembah Sari Kecamatan Rumbai Timur Kota Pekanbaru. Pada tahun 2022 akseptor IUD 15 orang dengan persentase (18,5%), Implan 5 orang dengan persentase (6,2%), Kondom 5 orang dengan persentase (6,2%), Suntik 28 orang dengan persentase (34,6%), PIL 19 orang dengan persentase (23,5%). Berdasarkan hasil wawancara dengan warga menunjukkan bahwa masih banyak ibu yang minim pengguna Alat Kontrasepsi Jangka Panjang dan sangat diperlukannya suatu penyuluhan dan konseling kepada WUS di Wilayah RW 12.
Literature Review: The Recent Midwifery Interventions Improving Public Attitudes and Knowledge in Stunting Prevention Neli Sunarni; Annisa Tsania Rizqiyani; Liva Maita
Genius Midwifery Journal Vol. 1 No. 1 (2022): GENIUS MIDWIFERY JOURNAL
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.538 KB) | DOI: 10.56359/genmj.v1i1.98

Abstract

Introduction: Stunting is still a public health problem in developing countries such as Indonesia with a fairly high prevalence. The consequences of stunting can lead to poor child development and affect learning abilities, increased risk of infection and non-communicable diseases in adulthood, and reduced productivity. Changes in community behavior through health promotion programs and community empowerment about the importance of fulfilling nutritional status can help reduce stunting in children. Aim: The purpose of this study is to examine the literature, articles and research documents regarding the latest intervention activities to improve public attitudes and knowledge in stunting prevention. Method: The research method used is Literature Review. The data used comes from reputable journal articles through databases of international journal providers such as Google Scholar and SINTA published in the last 5-year period (2017-2022). Analysis of research results using the PICO-T method (Population, Intervention, Compare/intervention, Outcome, Time). Results: The results of the 10 research journals analyzed showed that the interventions provided varied greatly in terms of content, methods, media and duration. Interventions carried out in the form of audiovisuals, demonstrations, questionnaires and the provision of processed home products were able to increase knowledge and attitudes about stunting prevention. Conclusion: The conclusion of this study is that intervention in stunting prevention efforts is to provide education/health promotion, demonstrations of the creation of balanced complementary food and the empowerment of the community and posyandu cadres can significantly increase stunting prevention efforts
Pengenalan KPSP Dan Pemeriksaan KPSP Pada Balita Di Posyandu Kuntum Berkait Kuntum Kota Pekanbaru Liva Maita
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.2768

Abstract

Skrining secara dini dan berkala sangat penting untuk dilakukan untuk tujuan pencegahan penyimpangan perkembangan pada balita, sehingga setiap penyimpangan yang terjadi dapat ditangani sedini mungkin. Melalui skrining pertumbuhan dapat diketahui status gizi anak. Sementara itu, skrining perkembangan balita dapat dilakukan dengan menggunakan metode KPSP Berdasarkan (Kemenkes RI, 2016 )Di Posyandu Kuntum Berkait Kuntum kota pekanbaru memiliki jumlah balita sebanyak 20 orang, pada kesempatan ini dilakukan pengabdian masyarakat dosen S1 Kebidanan Universitas Hangtuah Pekanbaru untuk melakukan pengenalan KPSP dan pemeriksaan KPSP kepada ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita di Posyadu Kuntum Berkait Kuntum. Tujuan pengabdian memberikan pengetahuan kepada ibu tentang tumbuh kembang si kecil dan pemeriksaan KPSP pada balita menggunakan buku KIA. Metode pengabdian dengan pemberian penyuluhan dan pemeriksaan KPSP pada balita. Jumlah responden sebanyak 20 orang dan hasil penyuluhan di dapatkan peningkatan pengetahaun ibu tentang KPSP dan hasil pemeriksaan KPSP anak dinyatakan Normal. Kesimpulan perlunya kerjasama antara ibu dan petugas kasehatan dalam pemeriksaan KPSP pada saat pelaksaan di Posyandu.
PEMANFAATAN TEPUNG AMPAS KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN KUE SERAT TINGGI UNTUK PENCEGAHAN KONSTIPANSI PADA IBU HAMIL Ani Triana; liva Maita
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): MEI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v3i1.322

Abstract

Sembelit adalah suatu kondisi di mana sekresi sisa metabolisme metabolisme tubuh dalam bentuk feses menjadi keras dan menimbulkan kesulitan saat buang air besar. Perubahan pola makan pada wanita hamil berkontribusi terhadap sembelit. Tujuan: Terapi lini pertama dan utama untuk sembelit adalah meningkatkan asupan serat dan cairan. Kebutuhan serat dapat diperoleh dengan upaya alternatif, salah satunya adalah penggunaan bubur kelapa. ampas kelapa memiliki beberapa keunggulan, yang memiliki kandungan protein 18%, lemak 8%, dan 12% serat kelapa mentah juga mengandung 61% galaktomanan. Kandungan galaktomanan berfungsi sebagai sumber serat makanan dan sangat bermanfaat bagi kesehatan dan pencernaan yang lancar. Metode: Kegiatan dilakukan melalui dua tahap, yaitu pengolahan ampas kelapa menjadi tepung (pengumpulan bahan, pengolahan bahan dan proses penggilingan) dan tahap kedua, pengolahan tepung kelapa menjadi kue serat tinggi. Hasil: Terdapat 8 wanita hamil yang mengalami sembelit dan telah diberi kue dari tepung bubur kelapa dan setelah 1 minggu evaluasi ada 7 orang yang tidak lagi mengalami sembelit (87,5%) dan 1 orang (12,5%) yang masih memiliki sembelit
Penerapan AFI (Audio Afirmasi) Massage Untuk Bidan Di PMB Hasna Dewi Kota Pekanbaru Liva Maita; Ika Putri Damayanti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3294

Abstract

Afirmasi massage adalah metode pemberian kalimat atau kata-kata yang positif yang disampaikan kepada ibu hamil sebelum dilakukan massage. Ibu hamil dengan posisi tidur atau duduk senyaman mungkin, sambil memegang perut nya dan memejamkan mata akan di perdengarkan kalimat-kalimat yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan kesehatan bayi, sehingga ibu dapat rileks, nyaman, dan tenang selama mejalankan kehamilannya. PMB Hasna Dewi sudah menjalankan praktik untuk pijat ibu dan bayi lebih kurang selama 3 tahun. Berdasarkan hasil wawancara, selama ini Bidan tidak melakukan afirmasi sebelum massage, dikarenakan memerlukan waktu yang banyak dan pengetahuan serta keterampilan afirmasi bidan yang masih kurang.Tujuan PkM adalah memberikan penyuluhan, pelatihan Afirmasi dan pemanfaatan software AFI kepada PMB. Hasil kegiatan PkM terjadi peningkatan pengetahuan bidan sebelum dan sesudah di berikan penyuluhan tentang afirmasi sebesar 100%. Saran diharapkan bidan dapat memberikan AFI ini kepada ibu hamil sebelum dilakukan massage Luaran yang ditargetkan yaitu terbit pada jurnal sinta dan software afirmasi dapat dimasukkan untuk pengembakan pembelaran mata kuliah teknologi tepat guna dalam kebidanan
Evaluasi Implementasi Sistem Informasi Manajeman Rumah Sakit (SIMRS) Dengan Metode Task Technology Fit (TTF) Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Annisa Pekanbaru Tahun 2021 Afianty. T, Icha Melia; Maimun, Nur; Maita, Liva
Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal) Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal)
Publisher : Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jrm.Vol2.Iss3.983

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) adalah suatu sistem teknologi informasi komunikasi yang memproses dan mengintegrasi seluruh alur proses pelayanan rumah sakit dalam bentuk jaringan koordinasi, pelaporan dan prosedur administrasi untuk memperoleh informasi secara tepat dan akurat. Metode Task Technology Fit (TTF) merupakan kesesuaian tugas teknologi untuk melihat seberapa besar suatu teknologi membantu seorang individual dalam melakukan tugas-tugasnya. Tujuan penelitian ini mengevaluasi implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dengan metode Task Technology Fit (TTF) di Rumah Sakit Ibu dan Anak Annisa PekanbaruJenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Informan penelitian ada 5 orang terdiri dari kepala rekam medis, penanggung jawab IT dan 3 orang petugas pendaftaran. Objek penelitian ini adalah SIMRS. Variabel yang diteliti adalah tugas (task), teknologi (technology), profil kesesuaian (fit profile) dan kinerja (performance) dalam metode evaluasi Task Technology Fit. Analisis data menggunakan analisis kualitatif berdasarkan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian SIMRS belum terintegrasi ke unit poliklinik, jaringan internet terkadang bermasalah, belum ada pelatihan dan sosialisasi khusus penggunaan SIMRS terhadap petugas, SIMRS belum membantu sepenuhnya dalam pembuatan laporan internal, kesulitan log in dan sistem error.Kesimpulan implementasi SIMRS belum sepenuhnya berjalandengan baik dilihat dari variabel metode evaluasi Task Technology Fit. Sebaiknya pihak RSIA Annisa khusunya unit IT lebih memperhatikan lagi terkait pengoperasian SIMRS di rumah sakit. Petugas pendaftaran juga perlu lebih memperhatikan penggunaan SIMRS dengan sebaik-baiknya demi meningkatkan kinerja individu.