Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

HUBUNGAN AKTIFITAS FISIK DENGAN KEJADIAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA LANSIA Galang Safari Yahya; Suaib Suaib; I Made Rio Dwijayanto
Nursing Arts Vol. 19 No. 2 (2025): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v19i2.135

Abstract

Nyeri punggung bawah merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami lansia seiring penurunan kemampuan fisik dan meningkatnya risiko gangguan kesehatan. Keluhan ini umumnya dipicu aktivitas fisik yang melebihi kapasitas, postur tubuh yang tidak tepat, serta kebiasaan bekerja terlalu lama tanpa istirahat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kejadian nyeri punggung bawah pada lansia di Desa Makmur Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 70 lansia yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner GPAQ dan kuesioner nyeri punggung bawah, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara aktivitas fisik dan nyeri punggung bawah (p=0,001). Temuan ini menegaskan perlunya pengaturan aktivitas fisik sesuai kapasitas tubuh untuk mencegah nyeri punggung bawah pada lansia. Disarankan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui edukasi dan pemantauan.
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK DENGAN TINGKAT INSOMNIA PADA REMAJA Intan Canthika; Suaib Suaib; Agnes Erlita Distriani Patade
Nursing Arts Vol. 20 No. 1 (2026): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v20i1.239

Abstract

Penggunaan media sosial TikTok yang semakin meningkat pada remaja berpotensi menimbulkan gangguan tidur, terutama insomnia. Penggunaan TikTok secara berlebihan, khususnya pada malam hari, dapat mengganggu pola dan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penggunaan media sosial TikTok dengan tingkat insomnia pada remaja di SMA Negeri 7 Palu. Penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional melibatkan 88 siswa kelas XI dan XII yang dipilih menggunakan stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner penggunaan TikTok dan tingkat insomnia yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan uji Fisher’s Exact Test. Hasil menunjukkan 88,6% responden memiliki penggunaan TikTok kategori tinggi dan 67,0% mengalami insomnia ringan. Terdapat hubungan signifikan antara penggunaan TikTok dan tingkat insomnia (p=0,014). Semakin tinggi penggunaan TikTok, semakin besar risiko terjadinya insomnia. Remaja perlu membatasi penggunaan TikTok, terutama pada malam hari, untuk menjaga kualitas tidur.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Terhadap Kualitas Hidup Lansia Di Panti Sosial Al-Kautsar Kota Palu Suaib Suaib; Basri Basri
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1463

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia, terutama pada kelompok lanjut usia (lansia). PPOK bersifat progresif dan menyebabkan keterbatasan aktivitas fisik, penurunan fungsi paru, serta berdampak terhadap kualitas hidup penderita. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia dengan PPOK adalah melalui pendidikan kesehatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam pengelolaan penyakit. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang PPOK terhadap kualitas hidup lansia di Panti Sosial Al-Kautsar Kota Palu. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian sebanyak 30 lansia dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa pendidikan kesehatan tentang PPOK diberikan dalam dua sesi menggunakan metode ceramah, diskusi, dan media leaflet. Kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF sebelum dan dua minggu setelah intervensi. Analisis data menggunakan uji Paired t-test dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil: Rata-rata skor kualitas hidup sebelum pendidikan kesehatan adalah 56,43 ± 8,52, sedangkan setelah intervensi meningkat menjadi 68,27 ± 7,31. Hasil uji Paired t-test menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara skor kualitas hidup sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan (p < 0,001). Kesimpulan: Pendidikan kesehatan tentang PPOK berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup lansia di Panti Sosial Al-Kautsar Kota Palu. Pendidikan kesehatan dapat menjadi salah satu intervensi keperawatan yang efektif dalam meningkatkan kemampuan lansia mengelola penyakit dan mempertahankan kualitas hidup
Hubungan Antara Beban Kerja dengan Turnover Intention pada Perawat di RSUD Anutapura: Penelitian Mohamad Rajab; I Made Rio Dwijayant; Suaib
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7661

Abstract

Beban kerja yang tinggi dan turnover intention di kalangan perawat berdampak negatif terhadap sektor kesehatan secara menyeluruh. Tingginya turnover intention dapat mengakibatkan kekurangan tenaga perawat, peningkatan biaya penggantian staf, serta mengganggu kontinuitas pelayanan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara beban kerja dengan turnover intention pada perawat Di RSUD ANUTAPURA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitik dan metode cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 281 perawat. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 74 responden yang di pilih menggunakan proportional stratified random sampling. Penelitian ini menunjukan adanya hubungan beban kerja berat (55,4%) dengan turnover intention sedang (54,1%), berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji pearson chi square menunjukan nilain p-value = 0,000 (>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar perawat memiliki beban kerja kategori berat sebanyak 41 responden (55,4%) dan mengalami turnover intention kategori sedang sebanyak 40 responden (54,1%). Hasil analisis juga menunjukkan adanya hubungan antara beban kerja dengan turnover intention pada perawat di RSUD Anutapura dengan nilai p value 0,000.