Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Digital-Based Educational Strategies For Msmes In Border Areas To Implement A Green Economy Yeremia Niaga Atlantika; Benedhikta Kikky Vuspitasari; Eligia Monixa Salfarini; Rison Rison
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 13 No 1 (2025): Januari
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ekombis.v13i1.6792

Abstract

This research aims to describe effective educational strategies for digital-based MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) to implement a green economy in the border areas. The methodology used is a qualitative-descriptive approach. Data sources were collected through interviews employing 8 informants from 4 clusters of SMEs in the border areas. Data analysis was conducted through the processes of reduction, presentation, and conclusion drawing. It reveals the issues faced by SMEs in enhancing their knowledge, perceptions, and behaviors towards the green economy. The summarized data is then validated through FGD (Focus Group Discussion) activities based on PBL (Problem-Based Learning) involving all the informants. This PBL-based FGD process yields educational strategies aimed at developing digital technology-based literacy for the implementation of a green economy by SMEs in border areas.
Study Of The Effectiveness Of The Cultural Practice Of “Balale” (Gotong Royong) Planting Rice Of The Dayak Benyadu Tribe Supporting Family Food Security In Border Area Communities Eligia Monixa Salfarini; Maya Sari; Nikodemus Talis
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 13 No 2 (2025): April
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ekombis.v13i2.7067

Abstract

Food security and family welfare will be realized if farmers are able to meet the needs of their families. Local farmers still live the culture in their lives including in farming. One of the local cultures that is still alive in agriculture is the balale culture. Balale culture is carried out by border communities in planting rice together which is their main livelihood. Therefore, it is necessary to examine the effectiveness of balale culture as local wisdom in supporting the food security of local farming families. Using qualitative methods, data were obtained through observation and interviews with participants. The selected participants are local farmers who still apply the belale culture. Data were analyzed using the triangulation method where data were organized, reduced and codified to draw conclusions about the effectiveness of belale culture in supporting the food security of farming families. The results showed that belale culture is still very effective in maintaining the resilience of local farmers and even improving the family economy.
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL DINAS KOMINFO M ELALUI PROGRAM MAGANG MAHASISWA DI KABUPATEN BENGKAYANG Nova Eliza Lestari; Eligia Monixa Salfarini
Jurnal Pengabdian Bukit Pengharapan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengarapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/jurdian.v6i1.1134

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong instansi pemerintah untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi publik. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkayang telah menggunakan media sosial untuk menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat, namun masih menghadapi beberapa kendala, seperti belum tersusunnya jadwal publikasi konten secara konsisten, keterbatasan ide konten kreatif, serta keterbatasan perangkat lunak pendukung pengelolaan media sosial. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung optimalisasi pengelolaan media sosial melalui program magang mahasiswa. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan mahasiswa dalam dokumentasi kegiatan, penyusunan konten, penulisan caption, peliputan, dan publikasi informasi digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan memberikan dampak positif terhadap pengelolaan media sosial instansi. Konten yang dipublikasikan menjadi lebih terstruktur, tampilan informasi lebih menarik, serta mulai memperoleh respons dan interaksi dari masyarakat. Selain memberikan manfaat bagi instansi dalam meningkatkan kualitas penyebaran informasi publik, kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam bidang komunikasi digital dan pengelolaan media sosial. Dengan demikian, program pendampingan melalui magang mahasiswa dapat menjadi bentuk kolaborasi yang efektif antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam mendukung penguatan komunikasi publik berbasis digital.
Edukasi Internalisasi Mentalitas Entrepreneur Tangguh: Membangun Resiliensi Dan Kemandirian Ekonomi Siswa SMA Sabinus Beni; Benedhikta Kikky Vuspitasari; Eligia Monixa Salfarini
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/abdimaspolibatam.v8i1.12680

Abstract

The PkM activity at Santo Fransiskus Asisi Bengkayang High School was motivated by the dominant mindset of job seekers and low resilience of students in facing business risks due to exposure to instant trends on social media. The main objective of this program is to internalize a strong entrepreneurial mentality in order to change the paradigm of students into job creators who are economically independent. The implementation method is carried out through three stages: (1) Preparation Stage, in the form of needs observation and coordination with the school; (2) Implementation Stage, including growth mindset workshops, interactive business simulations, and inspirational sessions with practitioners; and (3) Evaluation Stage, through pre-tests and post-tests to measure changes in student attitudes. The result, after the pre-test and post-test, there was an increase in student understanding regarding the material presented. The Pk Mini activity has an in-depth knowledge impact on high school students in building resilience and economic independence of high school students.
Literasi Pengemasan Ramah Lingkungan Untuk Penguatan Nilai Produk dan Aspek Higiene Pada Kelompok Wanita Tani Kecamatan Bengkayang Yeremia Niaga Atlantika; Dedy Dedy; Maria Angela Siokalang; Eligia Monixa Salfarini; Sabinus Beni; Totok Victor Didik Saputro; Yosua Damas Sadewo; Nani Curapwati
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8312

Abstract

Pengabdian pada masyarakat mengenai literasi pengemasan dengan pendekatan ramah lingkungan ini bertujuan dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mengenai pengemasan ramah lingkungan dan pemasaran hasil produk pertanian KWT berbasis digital yang merupakan strategi penguatan nilai produk dan pemenuhan aspek higiene. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pendampingan langsung melalui observasi awal, penjadwalan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 5 sesi melalui metode ceramah, tanya jawab, literasi pengemasan, literasi strategi pemasaran berbasis digital, workshop desain serta pengemasan produk yang berorientasi pada nilai Kesehatan dan ramah lingkungan, dan evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian ini menggambarkan peningkatan nilai produk sebebsar 20% setelah dilakukannya pengemasan dan proses pemasaran. Dengan tingkat pemberdayaan KWT sebesar 89,23%. Selain itu, secara teknis dan digital pada aspek pengemasan dan pemasaran mendukung transformasi ekonomi berbasis pangan lokal yang inklusif, berkelanjutan, dan kompetitif secara sosial-ekonomi, sehingga menjadi model efektif dalam pengembangan usaha mikro dan kecil di daerah perbatasan.
Flood Disaster-Induced Water Inundation Potential Monitoring System in Bengkayang Regency Based on Remote Sensing Imagery and Machine Learning Christian Cahyaningtyas; Eligia Monixa Salfarini; Egi Saputra
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer) Vol. 15 No. 2 (2026): MAY
Publisher : ISB Atma Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32736/sisfokom.v15i02.2597

Abstract

Based on data from the Bengkayang Regency Regional Disaster Management Agency (BPBD), in early 2025, 11 sub-districts were affected by flooding, with 12,023 affected people and 3,468 homes submerged. Efforts to minimize the impact of this flood disaster require an effective data-driven monitoring system. A floodwater monitoring system in Bengkayang Regency is essential for effective disaster management, reducing losses and damage, and providing early warnings to the surrounding community. One approach that can be used is remote sensing technology, which can be a solution, especially when combined with machine learning algorithms that can accelerate and improve the accuracy of data analysis. One such machine learning algorithm is the Support Vector Machine (SVM) algorithm. This study has produced a final dataset of five variables: rainfall, slope gradient, land use, VV, and NDWI. This dataset is used for the classification process using the Support Vector Machine algorithm. After preprocessing and dividing the training data by 75% and the test data by 25% of the total 512 data sets. The image classification results using SVM demonstrated quite good performance. The resulting accuracy was 80%, with precision and recall values ​​ranging from 0.67 to 0.98. Based on these results, the model demonstrated excellent ability to identify waterlogging points. The classification results were then integrated into a web-based geographic information system that displays an interactive map of the distribution of waterlogging points.
Peran Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Dalam Mendorong Pertumbuhan Dan Kesejahteraan Daerah Perbatasan Sabinus Beni; Yeremia Niaga Atlantika, Eligia Monixa Salfarini, Usman Usman, Siprianus Jewarut
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 9, No 1
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v9i1.10436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran transformatif Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan, mengisi kesenjangan penelitian empiris yang spesifik. Menggunakan metode penelitian campuran (Mixed Methods) dengan desain sekuensial eksplanatori, data kuantitatif diperoleh dari survei 120 pelaku UMKM dan data sekunder (volume perdagangan, pelintas batas), yang kemudian dianalisis menggunakan uji-T dependen dan regresi sederhana, serta diperdalam dengan wawancara mendalam kualitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa PLBN Jagoi Babang telah berhasil menjalankan peran strategisnya, dibuktikan dengan peningkatan yang sangat signifikan pada nilai ekspor legal komoditas lokal dan volume pelintas batas legal (Nilai Sig ≤ 0.001), serta Aktivitas Perdagangan Legal secara positif dan signifikan memengaruhi peningkatan pendapatan rumah tangga (kesejahteraan) masyarakat perbatasan (Sig.= 0). Meskipun demikian, tantangan seperti akses perizinan dan standarisasi kualitas bagi UMKM lokal masih menjadi hambatan utama dalam mengoptimalkan peran PLBN sebagai motor penggerak ekonomi yang merata.
ANALYSIS OF ADDED VALUE AND PROFITABILITY OF PEPPER BUSINESSES IN BENGKAYANG DISTRICT Japo Alberto; Linda Wahyuni; Septiana; Dedy; Eligia Monixa Salfarini
Business, Economics dan Entrepreneurship Vol 7 No 2 (2025): Business, Economics and Entrepreneurship
Publisher : Institut Shanti Bhuana, Program Studi Kewirausahaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/bee.v7i2.1078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah yang dihasilkan pada tingkat petani lada serta menggambarkan struktur pemasaran melalui perhitungan margin pemasaran dan farmer's share pada berbagai saluran pemasaran di Kabupaten Bengkayang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 98 responden yang terdiri dari petani, pengumpul desa, pedagang besar, UMKM, dan pengecer. Analisis yang dilakukan meliputi penyiaran saluran pemasaran, perhitungan margin pemasaran, farmer's share, serta nilai tambah menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pada tingkat petani masih tergolong rendah, yakni sebesar Rp 12.670/kg dengan nilai tambah tambah rasio 14,76%, yang mencerminkan bahwa aktivitas pascapanen yang dilakukan petani belum memberikan peningkatan nilai yang signifikan. Sementara itu, perhitungan margin pemasaran dan farmer's share menampilkan adanya perbedaan proporsi pendapatan harga pada setiap saluran pemasaran; Saluran II memberikan farmer's share tertinggi sebesar 93,01%, sedangkan saluran lain menunjukkan akibat perbedaan margin variasi panjang saluran dan fungsi pemasaran. Temuan ini menegaskan bahwa struktur pemasaran dan aktivitas pascapanen petani sangat menentukan besarnya nilai tambah dan bagian harga yang diterima petani lada di Bengkayang.
DETERMINANTS OF ACTUAL FINTECH USE IN MSMES: A MEDIATION EFFECT OF BEHAVIORAL INTENTION ON ATTITUDE AND ACTUAL USE Dedy Dedy; Maya Sari; Eligia Monixa Salfarini; Aldy Agustian
Journal of Management Small and Medium Enterprises (SMEs) Vol 18 No 3 (2025): JOURNAL OF MANAGEMENT Small and Medium Enterprises (SME's)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jom.v18i3.26162

Abstract

This study aims to determine the relationships among attitude toward use, behavioral intention to use, and actual use by utilizing the technology acceptance model. A quantitative research design was using multiple linear regressions. The study involved 90 samples from MSMEs in border areas selected through purposive sampling. The results indicate that attitude toward use significantly and positively affects actual use directly. Furthermore, behavioral intention to use also has a strong and significant effect on actual use. Behavioral intention to use as a mediator also gives a partial mediation between attitude toward use and actual use. These findings highlight that while positive attitudes can directly affect actual use, behavioral intention further enhances the likelihood of actual technology adoption. The study concludes that effective strategies to improve financial technology usage should simultaneously build positive attitudes and strengthen behavioral intention. Keywords: Attitude Toward Use; Behavior Intention To Use; Actual Use; Financial Technology
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KWT BERBASIS GROW COACHING MODEL DALAM MENGIMPLEMNTASIKAN GREEN ECONOMY: PENGEMASAN DAN DIGITALISASI PEMASARAN PRODUK Yeremia Niaga Atlantika; Eligia Monixa Salfarini; Candra Gudiato; Yuda Yuda; Elisabet Ariana; Jimmy Person
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33466

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang dihadapi Kelompok Wanita Tani (KWT) di wilayah kerja Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) adalah belum maksimalnya produktivitas dan keterampilan dalam pengemasan ramah lingkungan serta pemasaran berbasis digital produk hasil KWT. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan softskill dan hardskill anggota KWT melalui pendekatan pembinaan dan pendampingan berbasis GROW Coaching Model dalam upaya mengimplementasikan green economy di daerah perbatasan. Mitra pengabdian ini adalah KWT Tomat Intan dan Karya Tani. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, workshop, dan praktikum dengan melibatkan 20 orang anggota KWT. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan kuesioner pra dan pasca kegiatan dengan menetapkan target capaian keberhasilan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kemampuan pengemasan dan pemasaran digital, dengan peningkatan softskill dan hardskill KWT dengan rata-rata Ketercapaian Target Pelaksanaan Program sebesar 89,03%. Selain itu, nilai ekonomis produk meningkat sebesar 40% pemanfaatan inovasi kemasan dan strategi pemasaran digital berbasis green economy. Pengabdian ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi anggota KWT secara berkelanjutan dan bersaing di daerah perbatasan negara.Abstract: The problems faced by the Women Farmers Group (KWT) within the working area of the Agricultural Extension Center (BPP) include suboptimal productivity and skills in environmentally friendly packaging as well as digital marketing of KWT products. The objective of this community service program is to enhance the soft skills and hard skills of KWT members through a guidance and mentoring approach based on the GROW Coaching Model to implement the green economy in the border regions. The partner groups involved are KWT Tomat Intan and Karya Tani. The methods employed include socialization, extension services, workshops, and practicums involving 20 KWT members. Evaluation was conducted through direct observation and pre- and post-activity questionnaires, with success targets established. The results demonstrated improved packaging and digital marketing capabilities, with an average program implementation target achievement of 89.03%. Additionally, the economic value of products increased by 40% due to innovations in packaging and green economy-based digital marketing strategies. This community service is expected to strengthen the economic independence of KWT members sustainably and enhance their competitiveness in the border regions.