Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS TEKNIK TERJEMAHAN AMPLIFIKASI DAN REDUKSI PADA TAKARIR SERI LUPIN MELALUI PLATFORM STREAMING NETFLIX Lesmana, Nayasha Anandita; Gumilar, Dudung; Racmadhany, Ariessa
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik terjemahan amplifikasi dan reduksi pada takarir seri Lupin episode 1 yang ditayangkan melalui platform streaming Netflix. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan kedua teknik tersebut serta bagaimana teknik tersebut mempengaruhi struktur kalimat dalam takarir. Hasil analisis menunjukkan bahwa teknik reduksi lebih dominan digunakan, dengan 42 takarir mengaplikasikan teknik reduksi, sementara 29 takarir menggunakan teknik amplifikasi. Selanjutnya, analisis terhadap kalimat simpleks dan kompleks menunjukkan bahwa dari 42 takarir yang menggunakan teknik reduksi, terdapat 30 kalimat simpleks dan 11 kalimat kompleks. Di sisi lain, dari 29 takarir yang menggunakan teknik amplifikasi, ditemukan 22 kalimat simpleks dan 7 kalimat kompleks. Temuan ini memberikan gambaran tentang bagaimana teknik terjemahan amplifikasi dan reduksi diterapkan dalam konteks penerjemahan takarir, serta bagaimana hal tersebut mempengaruhi kesederhanaan dan kompleksitas kalimat.
Analisis Perbandingan Teknik Penerjemahan Humor Verbal pada Takarir Film Intouchables (2011) dan Amélie (2001) Firman Surya Pranata; Farida Amalia; Dudung Gumilar
PRANALA: Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis Vol. 8 No. 1 (2025): PRANALA: Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/pranala.v8i1.841

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan teknik penerjemahan humor verbal pada takarir film Intouchables (2011) dan Amélie (2001). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknik-teknik penerjemahan yang digunakan dan mengevaluasi efektivitasnya dalam mempertahankan esensi humor lintas budaya. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis konten, data diperoleh melalui penyimakan dialog dan pencatatan sistematis dari kedua film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik seperti adaptasi, padanan lazim, dan reduksi sering digunakan untuk menyampaikan humor kepada audiens bahasa target. Pada beberapa kasus, teknik literal translation menyebabkan kehilangan konteks humor, sementara pendekatan adaptasi mampu menjaga relevansi budaya. Perbandingan antara kedua film menunjukkan bahwa Intouchables lebih banyak menggunakan metode penerjemahan semantik yang mempertahankan elemen budaya sumber, sementara Amélie cenderung menggunakan metode komunikatif untuk menjangkau audiens lokal. Kesimpulannya, pemilihan teknik penerjemahan yang tepat sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara makna asli dan adaptasi budaya, sehingga humor verbal dapat tersampaikan secara efektif kepada audiens lintas budaya.
Analisis Kesepadanan Makna dalam Penerjemahan Teater L'Avare Molière ke Bahasa Indonesia dengan Adaptasi Budaya Sunda Alvina Nurrahmi Fitri; Dadang Sunendar; Dudung Gumilar
PRANALA: Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis Vol. 8 No. 1 (2025): PRANALA: Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/pranala.v8i1.844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penerjemahan Bahasa Indonesia dengan adaptasi budaya sunda pada dialog yang terdapat dalam naskah teater L’Avare karya Molière dan naskah terjemahannya berjudul D’Koret oleh Nur S. Iskandar dan penyutradaraan IGN Arya Sanjaya dengan melihat kesepadanan maknanya, metode dan Teknik penerjemahan yang digunakan dan bagaimana adaptasinya dalam kehidupan budaya Sunda. Teori yang digunakan adalah teori penerjemahan yang berupa kesepadanan, ideologi, metode, teknik, dan kualitas keberterimaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif-deskriptif dengan menggunakan Teknik Simak dan catat. Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil yang menunjukkan adanya 328 kasus berupa dialog terjemahan yang bermuatan budaya, humor, dan umpatan menyesuaikan bahasa sumber, yang 224 kasus pada naskah drama ini diterima dengan baik, yang mengalami berbagai teknik penerjemahan yang terbagi atas teknik adaptasi dengan jumlah 120 kasus, teknik transposisi 60 kasus, teknik modulasi 30 kasus, dan teknik reduksi sebanyak 25 kasus. Selain itu, diperoleh 39 kasus yang kurang berterima dan 91 kasus yang tidak mengalami kesepadanan.