Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, SIKAP PRIBADI DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP KEPUTUSAN BERWIRAUSAHA PADA PELAKU USAHA SENTRA WISATA KULINER RUKO MANYAR INDAH (RMI) SURABAYA Lenya Ramadhani; Awin Mulyati; Ni Made Ida Pratiwi
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2779

Abstract

Ketidakseimbangan antara pertumbuhan angkatan kerja dan ketersediaan kesempatan kerja formal mendorong semakin banyak orang untuk beralih ke sektor informal, salah satunya melalui kegiatan kewirausahaan di sektor kuliner. Kondisi ini tercermin dalam peningkatan jumlah pekerja informal yang konsisten di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, yang menunjukkan pergeseran besar angkatan kerja menuju kewirausahaan sebagai pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan ekonomi. Pemerintah Kota Surabaya menanggapi fenomena ini dengan menyediakan Pusat Wisata Kuliner (SWK) sebagai forum bagi para pelaku usaha kuliner untuk berjualan secara kolektif dan terorganisir. Namun, tingkat pergantian pedagang yang tinggi, persaingan yang ketat, dan keterbatasan kemampuan manajemen bisnis tetap menjadi masalah yang dihadapi oleh para pelaku usaha, khususnya di Pusat Wisata Kuliner Ruko Manyar Indah (RMI) di Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tingkat Pendidikan, Sikap Pribadi, dan Lingkungan Sosial terhadap Pengambilan Keputusan Kewirausahaan di kalangan pelaku usaha di Pusat Wisata Kuliner Ruko Manyar Indah (RMI) di Surabaya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei dan distribusi kuesioner manual langsung kepada seluruh 56 pelaku usaha aktif sebagai responden melalui teknik Non-Probability Sampling. Penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik, regresi linier berganda, dan pengujian hipotesis dengan bantuan SPSS (Statistical Program for Social Sciences) untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Tingkat Pendidikan, Sikap Pribadi, dan Lingkungan Sosial memengaruhi Keputusan Kewirausahaan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengelola pusat, pelaku bisnis, dan pembuat kebijakan dalam merancang program pembangunan yang lebih tepat sasaran untuk mendorong keberlanjutan bisnis dan pertumbuhan ekonomi lokal dengan memperkuat ekosistem kewirausahaan.
PENGARUH VEGAN LABELING DAN BRAND IMAGE TERHADAP PURCHASE INTENTION PRODUK KOSMETIK ESQA PADA KONSUMEN GEN Z DI SURABAYA Aqila Shafa Zatalini; Ayun Maduwinarti; Awin Mulyati
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Labeling Vegan dan Citra Merek terhadap Niat Beli produk kosmetik ESQA di kalangan konsumen Generasi Z di Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan kausal asosiatif, di mana data dikumpulkan dari 96 responden melalui distribusi kuesioner online via Google Forms menggunakan teknik pengambilan sampel non-probabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 26, meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, pengujian hipotesis parsial (uji-t), pengujian simultan (uji-F), dan uji koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Labeling Vegan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Beli, dengan nilai t sebesar 2,740 dan nilai signifikansi 0,007, membuktikan bahwa sertifikasi etis yang jelas dapat merangsang Niat Beli konsumen. Variabel Citra Merek juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Beli, dengan nilai t sebesar 5,650 dan nilai signifikansi 0,000, menunjukkan bahwa Citra Merek yang positif memainkan peran penting dalam benak konsumen muda. Temuan ini menegaskan bahwa Citra Merek memiliki kontribusi yang lebih dominan dalam mendorong Niat Beli konsumen dibandingkan dengan variabel Pelabelan Vegan. Secara bersamaan melalui uji F, kedua variabel independen terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap Niat Beli konsumen. Oleh karena itu, disarankan agar praktisi bisnis kosmetik ESQA terus memperkuat Citra Merek kecantikan mereka di kalangan konsumen muda dan mengoptimalkan penyampaian informasi pelabelan produk yang kredibel. Studi ini memberikan wawasan penting bagi pelaku bisnis dalam meningkatkan efektivitas strategi Pemasaran Hijau untuk meningkatkan Niat Beli Generasi Z di daerah perkotaan dengan memanfaatkan kekuatan Citra Merek dan label produk etis sebagai alat utama untuk memengaruhi preferensi konsumen.
PENGARUH RISK TAKING, LOCUS OF CONTROL DAN FAMILY ENVIRONMENT TERHADAP ENTREPRENEUR INTENTION MAHASISWA ADMINISTRASI BISNIS UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SURABAYA Linda Puspita; Awin Mulyati; Ni Made Ida Pratiwi
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2789

Abstract

Tingkat pengangguran yang tinggi di kalangan lulusan pendidikan menengah dan tinggi mencerminkan ketidakseimbangan antara ukuran angkatan kerja dan ketersediaan lapangan kerja di Indonesia. Situasi ini menggarisbawahi pentingnya menumbuhkan semangat kewirausahaan, khususnya di kalangan mahasiswa—kelompok terdidik yang diharapkan menjadi pencipta lapangan kerja, bukan sekadar pencari kerja. Namun, pada kenyataannya, niat kewirausahaan mahasiswa masih relatif rendah, sebagaimana dibuktikan oleh sedikitnya jumlah mahasiswa yang telah memulai usaha dibandingkan dengan total populasi mahasiswa, termasuk mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pengambilan Risiko, Locus of Control, dan Lingkungan Keluarga terhadap Niat Kewirausahaan mahasiswa Administrasi Bisnis di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan melibatkan penyebaran kuesioner online (Google Forms) kepada responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Non-Probability Sampling dengan metode Purposive Sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan pengujian hipotesis, dibantu oleh SPSS (Statistical Package for the Social Sciences). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Pengambilan Risiko, Locus of Control, dan Lingkungan Keluarga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Kewirausahaan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi lembaga pendidikan dalam merancang program pengembangan kewirausahaan yang lebih tepat sasaran untuk mendorong siswa mengambil inisiatif dalam menciptakan peluang bisnis baru dan berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran di Indonesia.