Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Rumah Tangga dengan Kejadian Diare Pada Balita Sudarman, Sumardi; Kurniawan, Rama Nur; Wijaya, Ivan; Nensi, Emilia
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1414

Abstract

Penyakit diare menjadi permasalahan utama di negara-negara berkembang termasuk di Indonesia. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan memperkirakan diare yang ditangani sebanyak 146.958 kasus (62,24%), dimana kejadian terbesar di Kota Makassar 19.592 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di tingkat rumah tangga dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Cendrawasih Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasiona dengan desain cross sectional study. sampel sebanyak 60 orang diperoleh dengan takenik simple random sampling. pengumpulan data menggunakan kuisioner dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pemberian ASI Ekslusif (p value=0,000), kebiasaan CTPS (0,000), penggunaan air bersih (0,000), jamban sehat (0,000) dengan kejadian diare pada balitadi wilayah kerja Puskesmas Cendrawasih Kota Makassar
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DARI SAMPAH RUMAH TANGGA Hamsi, Andi Magfirah; Asril, Asril; Sudarman, Sumardi
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v5i2.741

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga menjadi isu yang penting di Kota Makassar, di mana jumlah timbulan sampah terus meningkat dan sebagian besar berasal dari limbah domestik. Salah satu solusi strategis yang dapat dilakukan adalah pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos melalui pemberdayaan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga di RT 02/RW 04 Kelurahan Tamangapa, Kota Makassar dalam mengelola sampah rumah tangga melalui pelatihan pembuatan pupuk kompos sederhana. Metode kegiatan mencakup tiga tahapan, yaitu penyuluhan mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik, workshop praktik langsung pembuatan kompos menggunakan metode ember komposter dan takakura, serta evaluasi untuk menilai peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap teknik pengomposan, identifikasi bahan organik, dan rasio karbon-nitrogen yang tepat. Partisipasi aktif dan antusiasme peserta juga mencerminkan keberhasilan pendekatan edukatif yang digunakan. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membangun kesadaran masyarakat untuk mengurangi timbulan sampah sekaligus mendorong penerapan solusi lingkungan yang berkelanjutan di tingkat rumah tangga. Pengolahan sampah menjadi kompos terbukti menjadi alternatif ramah lingkungan dan bernilai ekonomis yang dapat diterapkan secara luas.