Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PENGUATAN IBU MENYUSUI MELALUI TERAPI SPIRITUAL MINDFULNESS DI RT 06, WONOKROMO, SURABAYA Nisa, Fauziyatun; Yunik Windarti; Uliyatul Laili; Rizki Amalia
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 9 No 01 (2025): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol9.no01.a10577

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi merupakan fondasi penting bagi kesehatan dan perkembangan optimal bayi serta kesejahteraan ibu. Namun, berbagai faktor psikologis seperti stres postpartum, kecemasan, dan kelelahan dapat menghambat proses menyusui, mengakibatkan penurunan produksi ASI dan berpotensi mempersingkat durasi pemberian ASI eksklusif. Terapi spiritual mindfulness, yang menggabungkan praktik meditasi kesadaran penuh dan dimensi spiritual, menawarkan pendekatan holistik untuk memperkuat kesiapan mental, emosional, dan spiritual ibu menyusui. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pembinaan dan pengawalan ibu hamil hingga bisa melanjutkan menyusui selama anak berusia 2 tahun. Pendekatan kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan asset based community development yang dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan terkait terapi spiritual mindfulness. Hasil yang didapat adalah perubahan tingkat pengetahuan sebelum edukasi sebesar 41% baik dan setelah edukasi menjadi 100% tingkat pengetahuan baik. Sedangkan keterampilan ibu tentang terapi spiritual mindfulness dari 29% baik meningkat menjadi 65% baik. Kesimpulan kegiatan terapi spiritual mindfulness ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui dalam keberhasilan ASI eksklusif dan kesehatan jangka panjang.
Peningkatan Pelayanan Kesehatan Ibu Nifas Berbasis Digital sebagai Upaya Pengelolaan Kesehatan Psikologis Ibu Nifas Amalia, Rizki; Windarti, Yunik; Laili, Uliyatul; Nisa’, Fauziyatun; Sulistiyani, Endang; Twistiandayani, Retno
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6292

Abstract

Pelayanan kesehatan ibu nifas memegang peranan penting dalam menjaga kesejahteraan fisik dan psikologis ibu pasca persalinan. Masa nifas kerap kali diiringi dengan tantangan psikologis seperti depresi postpartum. Penggunaan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan ibu nifas berpotensi menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan keterjangkauan, efektivitas, dan dukungan psikososial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu nifas berbasis digital sebagai upaya pengelolaan kesehatan psikologis ibu nifas di RW 04 Kelurahan Wonokromo, Surabaya. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan penggunaan aplikasi digital pemantauan kesehatan ibu nifas, serta evaluasi penerimaan dan kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 50 responden, mayoritas merespon secara positif terhadap intervensi digital ini, menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesediaan menggunakan layanan digital untuk memantau kondisi kesehatan fisik dan psikologis pasca persalinan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan digital dapat menjadi alternatif efektif dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu nifas secara berkelanjutan.
PENTINGNYA PERSIAPAN MENYUSUI DAN MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF SEJAK MASA KEHAMILAN Nisa, Fauziyatun; Windarti, Yunik; Laili, Uliyatul; Amalia, Rizki
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33579

Abstract

Pemberian awal air susu ibu sangat dianjurkan karena banyak memberikan manfaat kesehatan untuk ibu dan bayi. Sejak lahir bayi dibekali reflex kehidupan untuk mempertahankan kehidupannya. Minggu pertama setelah persalinan merupakan periode kritis untuk menyusui. Produksi ASI biasanya sedikit dalam 1-2 hari pertama setelah bersalin, tetapi kemudian meningkat pada hari ke 2-3 sebagai respon dari penurunan hormone progesteron. Pada masa ini ibu dan bayinya belajar bagaimana menyusui. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pembinaan dan pengawalan ibu hamil agar bisa memberikan ASI eksklusif dan bisa melanjutkan menyusui sampai anak berusia 2 tahun. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan Kesehatan tentang pentingnya onset laktasi dan ASI eksklusif. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan dan diikuti oleh 22 responden (Ibu hamil, Ibu yang mempunyai bayi, kader kesehatan). Sebelum diberikan edukasi, dilakukan pre test dan post test mengenai Onset laktasi dan ASI eksklusif. Setelah edukasi didapatkan sebagian besar 77% responden memiliki tingkat tingkat pemahaman yang baik tentang onset laktasi dan ASI eksklusif. Hasil dari pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat mengoptimalkan persiapan Ibu hamil agar siap secara fisik dan psikis dalam memberikan ASI eksklusif.
Eco Printing as an Environmentally Friendly Effort in Malaysia Laili, Uliyatul; Rohmawati, Riska; Hasina, Siti Nur; Septianingrum, Yurike; Rahayu, Esty Puji
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 5 No. 1 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v5i1.3986

Abstract

Eco print is not widely known by the wider community. Although this method, apart from being an effort to preserve nature, can also be used as a creative economic development. Therefore, this community service aims to provide skills training to Universiti Malaysia Kelantan students to be able to become entrepreneurs using Eco print techniques by utilizing the potential of leaf media. This community service activity was carried out at Nahdlatul Ulama University Surabaya, namely by providing prior education regarding Eco printing. Then, it was continued by providing training on Eco print making techniques which consisted of scouring, mordanting and finally scouring. The partners for this community service activity were 14 students from Unirversiti Malaysia Kelantan. The results of this community service show an increase in participants' knowledge regarding Eco print techniques. Before the counseling was carried out, some of the participants had less knowledge of 73%. After the Eco print counseling and training was carried out, almost all of the participants had good knowledge of 80%. This ecoprint counseling and training is hoped that students from Universiti Malaysia Kelantan can initiate an Eco print entrepreneurship development program in their country
Hubungan antara Status Gizi dan Status Ekonomi dengan Kejadian Menarche Uliyatul Laili; Fanty A'in Noer Malitasari
Journal of Ners and Midwifery Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v3i1.ART.p028-031

Abstract

Menarche is the first menstruation occurs in someone women, and usually occurs at age 11–13 years. Incident of menarche in adolescents is influenced by several factors, such as nutritional status, economic, genetic, and environmental. This study aimed to analyze the correlation of nutritional status and economic status with the incidence of menarche. This study used an analytical method with cross sectional prospective design. The sampling used stratified random sampling technique. The independent variable was the nutritional status and economic status, while the dependent variable was the incidence of menarche. The data were analyzed using chi square.The results showed an association between nutritional status and the incidence of menarche with significant value 0.000<, and also there was a correlation between economic status with the incidence of menarche with significant value 0.002 < , by significant value it was known that nutritional status was more dominant factor than economic status on the incidence of menarche. Conclusions from this research was getting better nutritional status and economic status possessed child would affect the occurrence of menarche in children.
PEMBERDAYAAN KADER ASI MELALUI INOVASI SPA IBU NIFAS UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN IBU DAN EKONOMI LOKAL Laili, Uliyatul; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Masruroh, Nur; Amalia, Fahrunnisa; Hidayah, Reysa Zulfa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34327

Abstract

Abstrak: Masa nifas merupakan periode penting yang memengaruhi kesehatan ibu dan keberhasilan menyusui. Namun, masih banyak kader ASI yang belum memiliki keterampilan inovatif dalam mendampingi ibu nifas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader ASI melalui pelatihan Spa Ibu Nifas sebagai inovasi kesehatan sekaligus peluang usaha. Kegiatan dilaksanakan di Sidoarjo pada Agustus 2025 dengan melibatkan 40 kader ASI dan 40 ibu nifas. Metode yang digunakan meliputi analisis situasi, penyuluhan, praktik spa nifas, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta setelah pelatihan dengan rata-rata peningkatan ut=ntuk kader ASI 27,7% dan ibu nifas 29,8%. Selain mendukung pemulihan kesehatan ibu nifas dan keberhasilan ASI, program ini juga membuka peluang ekonomi lokal melalui jasa spa nifas.Abstract: The postpartum period is a critical phase that affects maternal health and breastfeeding success. However, many breastfeeding cadres still lack innovative skills to support postpartum mothers. This community service program aimed to enhance the capacity of breastfeeding cadres through Postpartum Spa training as both a health innovation and an economic opportunity. The program was conducted in Wage Village, Sidoarjo, on August 2025, involving 40 breastfeeding cadres and 40 postpartum mothers. The methods included situational analysis, counseling, practical spa training, and evaluation through pre-test and post-test. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge and skills after the training. In addition to supporting maternal recovery and breastfeeding success, the program also provided potential for local economic empowerment through postpartum spa services.
STIMULATING POSTPARTUM MASSAGE AS AN EFFORT TO OVERCOME POSTPARTUM DEPRESSION Laili, Uliyatul; Nisa', Fauziyatun; Windarti, Yunik; Amalia, Rizki; Tipwareerom, Worawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27464

Abstract

Abstrak: Pijat pasca melahirkan memberikan banyak manfaat bagi ibu postpartum, antara lain membantu relaksasi dan meningkatkan kualitas tidur, serta kondisi psikologis ibu, apalagi jika digunakan bersamaan dengan minyak aroma terapi. Selain itu, juga dapat membantu mengurangi stres, mendukung keseimbangan hormonal dan kadar hormon prolaktin. Jadi tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi baik di Indonesia maupun di Thailand mengenai kesehatan psikologis ibu nifas dengan menggunakan metode pijat nifasmemberikan pelatihan kepada petugas Kesehatan untuk melakukan effleurage massage.Pijat ini bertujuan untuk mengatasi masalah psikologis yang dihadapi ibu pada masa nifas Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan dan pelatihan pijat pasca persalinan. Kemudian pada akhir kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan evaluasi dengan menggunakan posttest terhadap serangkaian kegiatan yang meliputi penilaian peningkatan pengetahuan responden atau rasa nyaman responden setelah diberikan perawatan pijat pasca melahirkan . Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Thailand dengan responden 21 ibu nifas pada tanggal 24 Juni 2024. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebelum di berikan penyuluhan sebagian besar termasuk kategori kurang (86%). Dan setelah diberikan penyuluhan sebagian besar responden pengetahuannya cukup (48%), Selain itu Sebagian besar responden sebesar (81%) bersedia untuk mengulang Kembali tehnik pijat tersebut di posyandu. Sehingga diharapkan tenaga Kesehatan dapat menerapkan dan mengajarkan tehnik pijat masa nifas (pijat effleurage) pada ibu nifas.Abstract: Postpartum massage provides many benefits for postpartum mothers, including helping relaxation and improving sleep quality, as well as the mother's psychological condition, especially if used together with aromatherapy oils. Apart from that, it can also help reduce stress, support hormonal balance and prolactin hormone levels. So the aim of this community service is to provide solutions to problems that occur both in Indonesia and in Thailand regarding the psychological health of postpartum mothers by using the postpartum massage method. The method for implementing this community service is postnatal massage counseling and training. Then, at the end of the community service activities, an evaluation was carried out on a series of activities which included assessing the increase in the respondent's knowledge or the respondent's sense of comfort after being given postnatal massage treatment. The activity was carried out at the Thai Posyandu with 21 postpartum mothers as respondents on June 24 2024. The results of this community service activity show that the level of knowledge of respondents before being given counseling was mostly in the poor category (86%). And after being given counseling, most of the respondents had sufficient knowledge (48%), apart from that, the majority of respondents (81%) were willing to repeat the massage techniques at the posyandu. So it is hoped that health workers can apply and teach postpartum massage techniques (effleurage and oxytocin massage) to postpartum mothers.