Claim Missing Document
Check
Articles

The Relationship Between Postpartum Depression and Breastfeeding Laili, Uliyatul; Amalia, Rizki
Jurnal Midpro Vol. 12 No. 2 (2020): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v12i2.228

Abstract

One of the effects of postpartum depression is a decrease in the ability of mothers to care for themselves and their babies, including in the effort to provide breastfeeding. Based on this background, the researcher wanted to research the relationship between postpartum depression and breastfeeding.The research method used was cross sectional research with a total sample of 67 postpartum mothers in the first month. The independent variable in this study was postpartum depression while the dependent variable was breastfeeding. Data were collected using the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) to measure depression during the puerperium.The results showed that 22 respondents who did not experience depression gave breast milk to their babies. Based on data analysis with statistical tests, it was found that p <0.016.There is a relationship between the incidence of postpartum depression and breastfeeding. It is advisable to carry out psychological health monitoring in postpartum mothers to increase the achievement of breastfeeding.
IMPLEMENTASI PENGUATAN IBU MENYUSUI MELALUI TERAPI SPIRITUAL MINDFULNESS DI RT 06, WONOKROMO, SURABAYA Nisa, Fauziyatun; Yunik Windarti; Uliyatul Laili; Rizki Amalia
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 9 No 01 (2025): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol9.no01.a10577

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi merupakan fondasi penting bagi kesehatan dan perkembangan optimal bayi serta kesejahteraan ibu. Namun, berbagai faktor psikologis seperti stres postpartum, kecemasan, dan kelelahan dapat menghambat proses menyusui, mengakibatkan penurunan produksi ASI dan berpotensi mempersingkat durasi pemberian ASI eksklusif. Terapi spiritual mindfulness, yang menggabungkan praktik meditasi kesadaran penuh dan dimensi spiritual, menawarkan pendekatan holistik untuk memperkuat kesiapan mental, emosional, dan spiritual ibu menyusui. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pembinaan dan pengawalan ibu hamil hingga bisa melanjutkan menyusui selama anak berusia 2 tahun. Pendekatan kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan asset based community development yang dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan terkait terapi spiritual mindfulness. Hasil yang didapat adalah perubahan tingkat pengetahuan sebelum edukasi sebesar 41% baik dan setelah edukasi menjadi 100% tingkat pengetahuan baik. Sedangkan keterampilan ibu tentang terapi spiritual mindfulness dari 29% baik meningkat menjadi 65% baik. Kesimpulan kegiatan terapi spiritual mindfulness ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui dalam keberhasilan ASI eksklusif dan kesehatan jangka panjang.
Peningkatan Pelayanan Kesehatan Ibu Nifas Berbasis Digital sebagai Upaya Pengelolaan Kesehatan Psikologis Ibu Nifas Amalia, Rizki; Windarti, Yunik; Laili, Uliyatul; Nisa’, Fauziyatun; Sulistiyani, Endang; Twistiandayani, Retno
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6292

Abstract

Pelayanan kesehatan ibu nifas memegang peranan penting dalam menjaga kesejahteraan fisik dan psikologis ibu pasca persalinan. Masa nifas kerap kali diiringi dengan tantangan psikologis seperti depresi postpartum. Penggunaan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan ibu nifas berpotensi menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan keterjangkauan, efektivitas, dan dukungan psikososial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu nifas berbasis digital sebagai upaya pengelolaan kesehatan psikologis ibu nifas di RW 04 Kelurahan Wonokromo, Surabaya. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan penggunaan aplikasi digital pemantauan kesehatan ibu nifas, serta evaluasi penerimaan dan kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 50 responden, mayoritas merespon secara positif terhadap intervensi digital ini, menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesediaan menggunakan layanan digital untuk memantau kondisi kesehatan fisik dan psikologis pasca persalinan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan digital dapat menjadi alternatif efektif dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu nifas secara berkelanjutan.
PENTINGNYA PERSIAPAN MENYUSUI DAN MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF SEJAK MASA KEHAMILAN Nisa, Fauziyatun; Windarti, Yunik; Laili, Uliyatul; Amalia, Rizki
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33579

Abstract

Pemberian awal air susu ibu sangat dianjurkan karena banyak memberikan manfaat kesehatan untuk ibu dan bayi. Sejak lahir bayi dibekali reflex kehidupan untuk mempertahankan kehidupannya. Minggu pertama setelah persalinan merupakan periode kritis untuk menyusui. Produksi ASI biasanya sedikit dalam 1-2 hari pertama setelah bersalin, tetapi kemudian meningkat pada hari ke 2-3 sebagai respon dari penurunan hormone progesteron. Pada masa ini ibu dan bayinya belajar bagaimana menyusui. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pembinaan dan pengawalan ibu hamil agar bisa memberikan ASI eksklusif dan bisa melanjutkan menyusui sampai anak berusia 2 tahun. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan Kesehatan tentang pentingnya onset laktasi dan ASI eksklusif. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan dan diikuti oleh 22 responden (Ibu hamil, Ibu yang mempunyai bayi, kader kesehatan). Sebelum diberikan edukasi, dilakukan pre test dan post test mengenai Onset laktasi dan ASI eksklusif. Setelah edukasi didapatkan sebagian besar 77% responden memiliki tingkat tingkat pemahaman yang baik tentang onset laktasi dan ASI eksklusif. Hasil dari pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat mengoptimalkan persiapan Ibu hamil agar siap secara fisik dan psikis dalam memberikan ASI eksklusif.
Eco Printing as an Environmentally Friendly Effort in Malaysia Laili, Uliyatul; Rohmawati, Riska; Hasina, Siti Nur; Septianingrum, Yurike; Rahayu, Esty Puji
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 5 No. 1 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v5i1.3986

Abstract

Eco print is not widely known by the wider community. Although this method, apart from being an effort to preserve nature, can also be used as a creative economic development. Therefore, this community service aims to provide skills training to Universiti Malaysia Kelantan students to be able to become entrepreneurs using Eco print techniques by utilizing the potential of leaf media. This community service activity was carried out at Nahdlatul Ulama University Surabaya, namely by providing prior education regarding Eco printing. Then, it was continued by providing training on Eco print making techniques which consisted of scouring, mordanting and finally scouring. The partners for this community service activity were 14 students from Unirversiti Malaysia Kelantan. The results of this community service show an increase in participants' knowledge regarding Eco print techniques. Before the counseling was carried out, some of the participants had less knowledge of 73%. After the Eco print counseling and training was carried out, almost all of the participants had good knowledge of 80%. This ecoprint counseling and training is hoped that students from Universiti Malaysia Kelantan can initiate an Eco print entrepreneurship development program in their country
Hubungan antara Status Gizi dan Status Ekonomi dengan Kejadian Menarche Uliyatul Laili; Fanty A'in Noer Malitasari
Journal of Ners and Midwifery Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v3i1.ART.p028-031

Abstract

Menarche is the first menstruation occurs in someone women, and usually occurs at age 11–13 years. Incident of menarche in adolescents is influenced by several factors, such as nutritional status, economic, genetic, and environmental. This study aimed to analyze the correlation of nutritional status and economic status with the incidence of menarche. This study used an analytical method with cross sectional prospective design. The sampling used stratified random sampling technique. The independent variable was the nutritional status and economic status, while the dependent variable was the incidence of menarche. The data were analyzed using chi square.The results showed an association between nutritional status and the incidence of menarche with significant value 0.000<, and also there was a correlation between economic status with the incidence of menarche with significant value 0.002 < , by significant value it was known that nutritional status was more dominant factor than economic status on the incidence of menarche. Conclusions from this research was getting better nutritional status and economic status possessed child would affect the occurrence of menarche in children.