Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perlindungan dan Pengembangan Usaha Mikro Kecil Bidang Perikanan sebagai Upaya Pengendalian Pencemaran Wilayah Pesisir dan Laut Ambarini, Nur Sulistyo Budi
Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia Vol 3, No 1 (2016): JULI
Publisher : Indonesian Center for Environmental Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.257 KB) | DOI: 10.38011/jhli.v3i1.33

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan mengkaji perlindungan usaha mikro kecil sebagai entitas ekonomi yang dapat dikembangkan agar mampu berperan dalam pengendalian pencemaran wilayah pesisir dan laut. Menggunakan metode penelitian hukum non doktrinal dengan pendekatan socio-legal research
Hubungan Hukum Pedagang Perantara Dan Pelaku Usaha Dalam Bisnis Perikanan Nasional Ambarini, Nur Sulistyo Budi; Sofyan, Tito; Satmaidi, Edra
Jurnal Hukum & Pembangunan
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper is part of non-doctrinal legal research using socio-legal research approach. The role of intermediary traders in the fishing business is very important. One side as an intermediary and on the other hand provides capital to fishermen and / or fish processors. The relationship creates an imbalance seen from the perspective of contract law because the position of intermediary traders as the owner of capital is stronger, so the balance principle among the parties can not met. In practice from the perspective of local law it is not an imbalance because the contribution of intermediary traders is not only in business relations but also in social relationships. Nevertheless, to develop the principle of legal balance in an effort to improve the welfare of fishery business actors, intervention to regulate is needed
The Role of the Ministry of Human Rights in Combating Radicalism againts Students Nita, Age Tiara; Kartika, Sherina Dwi; Ambarini, Nur Sulistyo Budi
Jurnal Idea Hukum Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Idea Hukum
Publisher : MIH FH UNSOED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jih.2025.11.1.451

Abstract

Radicalism poses a serious threat to state integrity and democracy. In Indonesia, it has increasingly affected the younger generation, including students. A human rights approach is crucial in fostering public understanding of tolerance and Pancasila as the foundation of state ideology. To counter radicalization effectively, collaboration between the government, educational institutions, and society is essential. One key institution in this effort is the Ministry of Human Rights, which plays a role in promoting legal awareness and human rights education. This study aims to examine its role in countering radicalism among students. Using a normative legal research method through literature and legal document analysis, this study explores how government policies address radicalization in educational environments. Findings indicate that preventing violence, intolerance, and terrorism requires a comprehensive strategy that integrates legal, educational, and social approaches. While a human rights perspective is vital, it must be supported by concrete actions, including legal education programs, student engagement initiatives, and policy reforms. The government must ensure that human rights protection is not merely conceptual but has real impacts on students and society. The Ministry of Human Rights can strengthen its role by developing collaborative programs with universities and civil society, integrating human rights education into curricula, and ensuring policies that safeguard students from radical influences. Through these efforts, radicalism can be countered effectively while upholding democratic values and national unity. Keywords: Basic; Rights; Radicalism; Students.
Bank Sampah sebagai Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan Dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan . Ambarini, Nur Sulistyo Budi; Sofyan, Tito; Septaria, Ema; Chanafiah, Yayah
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.38155

Abstract

Pengembangan pariwisata di Desa Tapak Gedung menjadi desa wisata merupakan upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan Masyarakat tetapi juga menimbulkan masalah sampah baik dari warga desa maupun pengunjung kawasan wisata. Permasalahannya di Desa Tapak Gedung belum ada Bank Sampah, karena BUMDes belum memiliki unit pengelola sampah. Hal tersebut dikarenakan pengelola BUMDes dan perangkat desa lainnya belum memiliki pengetahuan, kesadaran tentang Bank Sampah dan keterampilan mengelola Bank Sampah serta mengolah sampah. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pariwisata berkelanjutan dan meningkatkan keterampilan mengelola dan mengolah sampah melalui Bank Sampah sebagai upaya pencegahan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan metode ceramah, diskusi, dan pelatihan ini berupaya untuk memberikan motivasi dan kesadaran dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pentingnya mengelola dan mengolah sampah. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini telah memberikan pengetahuan melalui materi pariwisata berkelanjutan, sampah organik dan anorganik, pilah dan olah sampah serta kelembagaan Bank Sampah. Pelatihan pilah dan olah sampah organik menjadi eco-enzyme dan sampah anorganik menjadi eco-brick. Menyampaikan draft AD/ART dan struktur organisasi Bank Sampah. Setelah kegiatan PkM ini diharapkan di Desa Tapak Gedung melalui musyawarah desa dapat membentuk Bank Sampah Desa.