Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial Weverse Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pada Penggemar K-Pop Di Weverse Zakia, Rifa; Dianita, Indria Angga; Rochimah, Haris Annisari Indah Nur
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya Korea Selatan yang dikenal sebagai Korean Wave telah menyebar luas di dunia. Popularitas budaya Koreatersebut mencakup industri hiburan seperti drama, film, dan musik. Perkembangan teknologi yang pesat melalui mediaonline, memudahkan penyebaran budaya populer dari Korea Selatan ke seluruh dunia. Penggemar industri hiburanKorea Selatan, terutama penggemar K-Pop, sering kali terlibat dalam perilaku mencari informasi yang terkait denganidolanya. Salah satu elemen yang penting dalam memenuhi kebutuhan informasi oleh penggemar K-Pop adalahmenggunakan Weverse, yang merupakan salah satu media sosial populer di kalangan K-Pop. Penelitian inimempunyai tujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh media sosial Weverse terhadap pemenuhan kebutuhaninformasi penggemar K-Pop di Weverse. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif.Teori Uses and Gratification diterapkan pada penelitian ini. Subjek penelitian terdiri dari penggemar K-Pop yangmengetahui Weverse dan pernah menggunakan Weverse. Data dikumpulkan dengan cara menyebarkan kuesionerkepada 100 responden dalam bentuk Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel media sosialmemiliki pengaruh yang besar mencapai 90,4% terhadap kebutuhan informasi pada penggemar K-Pop di Weverse.Sedangkan sisanya 9,6% tidak berpengaruh terhadap kebutuhan informasi. Penelitian ini membuktikan bahwa variabelX yaitu media sosial, mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Y yaitu kebutuhan informasi. Kata Kunci-pengaruh media sosial, Weverse, kebutuhan informasi, K-Pop
PENDAMPINGAN PENYANDANG DISABILITAS DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI DI PUSAT PELAYANAN SOSIAL GRIYA HARAPAN DIFABEL (PPSGHD) DINAS SOSIAL PROVINSI JAWA BARAT Rezi Ramadhana, Maulana; Qana'a, Mutia; Indah Nur Rochimah, Haris Annisari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5384-5398

Abstract

Proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri para penyandang disabilitas melalui program terstruktur yang berkaitan dengan Pendidikan Berkualitas dan berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Modul kepercayaan diri terdiri dari lima sesi: kesadaran diri, konseling kelompok, kelas kepercayaan diri (termasuk menggambar, bernyanyi, dan menari), komunikasi, serta pameran dan pertunjukan seni. Setiap sesi meningkatkan kepercayaan diri, harga diri, keterampilan sosial, dan komunikasi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung selama sesi dan wawancara dengan peserta, fasilitator, dan instruktur. Temuan menunjukkan peningkatan yang nyata dalam tingkat kepercayaan diri pasca intervensi. Sesi Kesadaran Diri dan Konseling Kelompok membantu peserta dalam memahami dan mengelola emosi mereka, sementara Kelas Kepercayaan Diri mempromosikan ekspresi kreatif, yang berdampak positif pada kesejahteraan emosional. Sesi Komunikasi meningkatkan keterampilan sosial, terutama bagi mereka yang memiliki gangguan pendengaran, dan Pameran dan Pertunjukan Seni memberikan pengakuan sosial, meningkatkan kebanggaan dan rasa memiliki dalam komunitas. Modul pengembangan diri ini mendukung program pengembangan psikososial di Graha Harapan Difabel dengan menciptakan lingkungan yang inklusif dan memberdayakan melalui seni, komunikasi, dan konseling, sehingga menjadi model yang direkomendasikan untuk program-program selanjutnya.
Analisis Semiotika Representasi Makna Perlawanan Perempuan Pada Film Penyalin Cahaya Deivita, Agnes Tyas Nirmala; Putri, Yuliani Rachma; Rochimah, Haris Annisari Indah Nur
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan seksual di era digitalisasi ini merupakan masalah yang marak terjadi khususnya pada sebagian besarperempuan dan anak. Hal tersebut terjadi dikarenakan atas pandangan terhadap perempuan yang kerap dijadikansebagai objek visual. Tak jarang fenomena yang ada diangkat dalam berbagai media sebagai perantara dalammenginformasikan sebuah pesan. Salah satu media yang dapat memperngaruhi khalayak yakni melalui mediamassa. Salah satu media dalam komunikasi massa yakni film merupakan sebuah representasi realitas sosial yangada dalam suatu masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikanrepresentasi makna perlawanan perempuan dalam melawan tindak kekerasan seksual berbasis digital yangmengeksploitasi tubuh perempuan yang dalam Film Penyalin Cahaya. Fokus penelitian yaitu mengenairepresentasi makna perlawanan perempuan melalui beberapa scene dalam film Penyalin Cahaya. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif serta data yang terpilih dianalisis dengan menggunakan pendekatan semiotikaJohn Fiske. Data yang diperoleh dalam penelitian ini didapatkan melalui observasi dan dokumentasi. Hasilpenelitian menunjukan bahwa pada level realitas tergambar dalam aspek ekspresi, gestur, serta dialog. Padalevel representasi tergambar dalam aspek pencahayaan, kamera, musik, suara dan latar yang digunakan dalamfilm ini. Selanjutnya, pada level ideologi penggambaran terhadap sebuah perlawanan perempuan yang dapatdisimpulkan yaitu dalam ideologi kapitalisme dan feminis sosialis. Kata Kunci-film, perlawanan perempuan, representasi, semiotika
BENTURAN ETIKA KOMUNIKASI DI TENGAH PUSARAN ERA DIGITAL Priastuty, Chairunnisa Widya; Rochimah, Haris Annisari Indah Nur; Pramana, Pramana
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v7i2.4917

Abstract

Sejak era digital berkembang semakin pesat seperti saat ini, tentu banyak hal yang berbenturan salah satunya yaitu etika. Etika terutama etika komunikasi yang semula berlaku dan disepakati di lingkungan tertentu kini tak lagi sama ketika memasuki ruang dan dimensi yang begitu dinamis di pusaran digitalisasi era. Hal yang semula tabu, kini tak lagi demikian, atau bahkan sebaliknya. Konsep etika komunikasi menjadi menarik untuk dikaji lebih mendalam melalui analisis yang dilakukan dengan studi literature review. Review utama yang dilakukan yaitu dari karya Charles Ess pada buku Ethical Dimensions of New Technology/Media dalam The Handbook of Communication Ethics. Konsep yang ditawarkan relevan dengan realita yang kini banyak terjadi. Hadirnya media baru tentu menambah ramainya kancah persoalan etika komunikasi di mana berbagai elemen bahkan level dari komunikasi sendiri agaknya mulai tumpang tindih karena semua memiliki porsi sama dan hierarki yang setara. Hasilnya menunjukkan bahwasannya, di era digital seperti saat ini etika komunikasi tidak lagi soal baik dan buruk, benar dan salah melainkan bagaimana sikap dan tindakan dapat diambil berdasarkan perspektif, pengalaman, dan kesepakatan dalam ruang dan waktu yang berbeda akan menghasilkan bentuk komunikasi yang beragam. Dengan memahami etika komunikasi dengan baik artinya mampu memahami setiap lawan bicara maka permasalahan yang mungkin muncul di ranah media baru dapat ditekan karena ada toleransi yang dikedepankan dengan menaruh empati disetiap etika dalam berkomunikasi.
ANALISIS PARTISIPASI LAKI -LAKI DALAM PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI INDONESIA: SEBUAH PENDEKATAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOUR Rochimah, Haris Annisari Indah Nur; Priastuty, Chairunnisa Widya; Wicaksono, Jefri
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v7i2.4919

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) adalah inisiatif pemerintah Indonesia untuk mengatur pertumbuhan penduduk dan membentuk keluarga yang berkualitas. Meskipun diakui secara internasional sebagai program yang berhasil menurunkan angka kelahiran, KB seringkali dianggap sebagai tanggung jawab perempuan, sehingga partisipasi laki-laki rendah. Studi ini memfokuskan pada data subjek penelitian sebelumnya yakni laki- laki  remaja dewasa, yang mayoritas belum menikah. Penelitian ini ingin melihat partisipasi laki-laki terutama remaja dewasa dari sudut pandang Theory of Planned Behavior yang melihat sikap, norma subjektif dan kontrol perilaku mereka terhadap partisipasi mereka pada program KB di Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis studi pustaka dan literatur terkait penelitian tentang KB, remaja laki-laki dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku mereka.Temuan dari penelitian ini adalah pengaruh keluarga, tenaga kesehatan, teman, media, dan lingkungan tinggal berperan dalam membentuk sikap positif terhadap program KB. Faktor psikologis, seperti kekhawatiran akan impotensi, dan stigma sosial juga mempengaruhi sikap dan partisipasi laki-laki. Dukungan tokoh agama juga memainkan peran penting dalam membentuk norma subjektif. Peningkatan pengetahuan, informasi, edukasi, serta kampanye media massa dapat mengubah sikap dan meningkatkan partisipasi laki-laki dalam KB. Hasil penelitian ini dapat membantu merumuskan strategi dan program yang lebih efektif untuk meningkatkan peran laki-laki dalam program KB di Indonesia. 
Organizational Communication Strategy of Forest Management in Mundeh Kauh Village, Selemadeg District, Tabanan Rochimah, Haris Annisari Indah Nur
COMMUSTY Journal of Communication Studies and Society Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/commusty.v2i1.4978

Abstract

In general, communication occurs in a particular situation. The process of communication, of course, requires a communication strategy. A communication strategy is essential in the organization, as it aims to plan work programs to be carried out correctly to achieve the expected goals. Good communication can increase motivation, and the information conveyed can be well received, improving performance. Social Forestry Organization As an organization that regulates forest management under the auspices of the Environment and Forestry Service, it is obligated always to be prime in performance and community service. Therefore, the Social Forestry Organization is aware that it is necessary to take concrete steps to improve the quality of communication between group members and leaders. This study aims to determine the organization's communication strategy and how it is carried out to achieve the goal. The research results obtained by drawing this conclusion are organizational communication strategies that are very well established between members of the organization and leaders.
Analysis of Generation Z Communication Identity in Novo Club Online Community Members Revina, Angelia; Indah Nur Rochimah, Haris Annisari
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 8 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i8.1111

Abstract

Generation z in Indonesia has a high interest in joining online communities or groups. Through online communities, Generation Z can interact via digital media or directly with people who have similar interests. So, it will be easier for them to show their identity. However, there are several irresponsible parties who take advantage of Generation Z's enthusiasm by exploiting their creative ideas. In this way, there is a potential that the identity that one wants to show and develop cannot be achieved. Therefore, it is important for a community to support generation z in forming the identity that its members want. This research aims to analyze the communication identity of Generation Z who are members of the Novo Club online community. The research method used is a qualitative approach using interviews and observation as data collection methods. The research results show that the communication identity that Novo Club members want to show is very diverse, including being an innovator, and in accordance with the positive characteristics of Generation Z. They show their identity through social media or in person, through their style of speaking and dressing.
Penerapan Customer Journey Dalam Optimalisasi Akun Instagram @csrtwc Nareswari, Indira Putri; Rochimah, Haris Annisari Indah Nur
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT TWC mengupayakan pembangunan citra positif perusahaan melalui aktivitas program Corporate SocialResponsibility (CSR). Program CSR juga butuh untuk dipublikasikan baik secara offline maupun online dalam rangkamendapatkan perhatian dari masyarakat dan melalui hal tersebut citra positif perusahaan perlahan akan mulaiterbangun. PT TWC memanfaatkan media sosial Instagram sebagai media publikasi program CSR, salah satunyaprogram InJourney Hospitality House. Namun aktivitas pemasaran melalui media digital tersebut perlu dioptimalkankarena mengalami penurunan aktivitas. Perancangan karya social media campaign dilakukan sebagai solusioptimalisasi sekaligus untuk memasarkan program InJourney Hospitality House batch 4 tahun 2024. Konsep customerjourney juga diterapkan sebagai strategi optimalisasi pengalaman audiens dan penyajian informasi. Metodepengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dokumentasi, observasi, riset dan studi pustaka. Konsep danteori yang diterapkan di antaranya komunikasi pemasaran digital, media sosial, social media campaign, customerjourney, empat pilar strategi media sosial, dan tahapan produksi. Sembilan konten yang dihasilkan juga mempengaruhiperubahan angka insight reach dan impression sebagai keuntungan dari optimalisasi akun. Masing-masing kontenmemiliki peran dan tujuannya masing-masing.Kata Kunci-customer journey, social media, Instagram, corporate social responsibility
PENERAPAN TEORI LOGIKA DESAIN PESAN PADA AKTIVITAS COPYWRITER DALAM KONTEN INSTAGRAM @SEABANK.ID Anggreny, Tri Marcella; Rochimah, Haris Annisari Indah Nur
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri perbankan ke arah digital telah mendorong perubahan strategi pemasaran, dari interaksilangsung menjadi digital marketing yang memanfaatkan teknologi digital secara menyeluruh. Digital marketingmengandalkan berbagai media seperti media sosial, search engine optimization (SEO), email, search engine marketing(SEM) dan pesan singkat sebagai saluran komunikasi utama. Dalam era persaingan yang semakin ketat, brand dituntutuntuk terus berinovasi, salah satunya dengan memaksimalkan penggunaan media sosial dan menciptakan konten yangmenarik dan relevan. Teknik copywriting menjadi strategi penting untuk meningkatkan efektivitas melaluipenyampaian pesan yang menarik dan persuasif. Berdasarkan hal tersebut, karya ini dirancang dengan menerapkanteori logika desain pesan dalam aktivitas copywriting pada akun Instagram @seabank.id. Teori ini menjadi dasardalam mengelompokkan pesan ke dalam tiga pilar utama, yaitu engagement, promo, dan giveaway. Prosesperancangan dibagi menjadi tiga tahap: pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Masing-masing pilar dianalisismenggunakan pendekatan logika pesan konvensional dan retoris berdasarkan konsep dari Barbara O’Keefe, yangmembantu dalam menentukan gaya penyampaian pesan yang paling sesuai dengan jenis konten. Hasil dari prosesperancangan ini adalah terciptanya 77 konten visual lengkap dengan caption yang telah disusun menggunakan elemencopywriting dan call to action (CTA) untuk mendorong interaksi audiens dan memperkuat komunikasi brand secarastrategis melalui media sosial.Kata kunci: Digital marketing, teori logika desain pesan, copywriting, konten pilar, call to action.