Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENINGKATAN PERAN KADER KESEHATAN REMAJA (KKR) PADA PELAKSANAAN UKS: ENHANCING THE ROLE OF ADOLESCENT HEALTH CADRES (KKR) IN IMPLEMENTATION SCHOOL HEALTH UNITS (UKS) Africia, Fresty; Bambang Wiseno; Didik Susetiyanto Atmojo; Susanti Tria Jaya; Aris Dwi Cahyono
Jurnal Abdimas Pamenang Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas Pamenang - JAP
Publisher : STIKES Pamenang Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jap.v1i2.142

Abstract

Abstrak Seiring perkembangan zaman dan teknologi yang semakin maju mengakibatkan pola hidup yang kurang baik di kalangan remaja, antara lain merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol, kurangnya melakukakan aktivitas fisik, lebih banyak mengonsumsi makanan siap saji dan berpenyedap rasa yang berlebihan, dan kurang mengonsumsi buah dan sayur. Permasalahan remaja memerlukan penanganan yang komprehensif. Kader kesehatan remaja diharapkan dapat menjadi wadah untuk memfasilitasi remaja dalam menangani permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran kader kesehatan remaja dalam kegiatan usaha kesehatan sekolah melalui pelatihan. Kegiatan dilaksanakan tanggal 27 September 2022 di SMPN 1 Ngasem, sasaran 50 kader kesehatan remaja. Kegiatan berupa pendidikan kesehatan melalui media power point dengan materi kebijakan sekolah sehat, usaha kesehatan sekolah, peran kader kesehatan remaja, dan praktik skrining kesehatan. Evaluasi kegiatan menggunakan alat ukur kuesioner dengan hasil baik untuk peran kader kesehatan remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pelatihan terhadap kader kesehatan remaja dapat meningkatkan peran dan fungsi kader kesehatan remaja di SMPN 1 Ngasem. Kata kunci: peran, kader kesehatan remaja, usaha keseahatan sekolah Abstract The development of the times and increasingly advanced technology resulted in poor lifestyles among adolescents, including smoking, consuming alcoholic beverages, lacking of physical activity, consuming more fast foods and excessive taste, and consuming less fruits and vegetables. Adolescent problems require comprehensive treatment. The Adolescent health cadre is expected to be a forum to facilitate adolescents in dealing with adolescent health problems. This community service activity aims to increase the role of adolescent health cadres at the school health unit through training. The activity was held on August 27, 2022, at SMPN 1 Ngasem, targeting 50 youth health cadres. This activity is in the form of health education in PowerPoint, the material presented was about healthy school policies, school health units, the role of adolescent health cadres, and health screening practices. Evaluation of community service activities has used a questionnaire with good results for the roles of adolescent health cadres. The training of community service activity to adolescent health cadres can optimize the role and function of adolescent health cadres at SMPN 1 Ngasem.  Keywords: role, adolescent health cadres, school health unit
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT : EFFORTS TO INCREASE COMMUNITY EMPOWERMENT THROUGH SOCIALIZATION OF VILLAGE FUND MANAGEMENT IN INCREASING THE DEGREE OF COMMUNITY HEALTH Luluk Susiloningtyas; Aris Dwi Cahyono; Fannidya Hamdani Zeho
Jurnal Abdimas Pamenang Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Pamenang - JAP
Publisher : STIKES Pamenang Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jap.v2i2.219

Abstract

Abstrak UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 melibatkan dua aspek utama yaitu Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat. Kemampuan pemerintah desa dari segi aspek pengelolaan dana desa  selalu mengalami  perbaikan dari tahun ke tahun, akan tetapi dari segi pemberdayaan masyarakat dalam hal partisipatif masyarakat penentuan program kerja dalam penggunaan dana Desa secara partisipatif oleh masyarakat desa masih minim, peran pemberdayaan masyarakat dalam partisipasi masyarakat belum sepenuhnya berfungsi untuk mendukung akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan desa. Pemberdayaan masyarakat hanya bisa terjadi apabila warganya ikut berpartisipasi. Desa Darungan di Kabupaten Kediri adalah sebuah desa yang juga melaksanakan program-program dana desa dalam berbagai bidang. Pengelolaan dana desa merupakan salah satu kunci penentu keberhasilan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan desa dalam kerangka nation and state building. Pengelolaan yaitu mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan pertanggungjawaban. Pemberdayaan masyarakat desa dalam pengelolaan Dana Desa dapat dilihat pada kemampuan pemerintah desa dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pembangunan desa yang dilaksanakan secara swakelola oleh desa, mengembangkan program dan kegiatan pembangunan desa secara berkelanjutan. Oleh karena itu upaya peningkatan pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi pengelolaan dana desa sangat diperlukan untuk meningkatkan derajat  kesehatan masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan dana desa bidang kesehatan untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Desa Darungan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Metode yang digunakan untuk merealisasikan program pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi, pendampingan, evaluasi. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa kemampuan pemerintah desa Darungan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri dari segi aspek pengelolaan dana desa sudah baik, akan tetapi dari segi pemberdayaan masyarakat dalam hal partisipatif masyarakat penentuan program kerja dalam penggunaan Dana Desa yaitu dalam menyelenggarakan peningkatan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia masyarakat desa dan pembangunan desa yang dilakukan secara partisipatif oleh masyarakat desa masih minim. Salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu masyarakat desa yaitu kurang berpartisipasi secara aktif dalam menentukan kegiatan. Diharapkan Masyarakat ikut serta dalam  perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi dari program  pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan dana desa sehingga diharapkan derajat kesehatan masyarakat di Desa Darungan dapat lebih Optimal. .Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Dana Desa, Kesehatan Masyarakat   Abstract UU no. 19 of 2023 concerning the APBN and Village Ministerial Decree no. 7 of 2023 concerning Details of Priorities for the Use of Village Funds in 2024 includes Priorities for the Use of Village Funds in 2024 involving two main aspects, namely Village Development and Community Empowerment. The capacity of the village government in terms of managing village funds always improves from year to year, however, in terms of community empowerment in terms of community participation, determining work programs for participatory use of Village funds by village communities is still minimal, the role of community empowerment in community participation has not yet fully functioned to support accountability in village government administration. Community empowerment can only occur if citizens participate. Darungan  Village in Kediri Regency is a village that also implements village fund programs in various fields. Village fund management is one of the keys to determining the success of development and implementation of village government within the framework of nation and state building. Management starts from the planning, implementation, reporting and accountability stages. Empowerment of village communities in managing Village Funds can be seen in the village government's ability to encourage community participation in village planning and development which is carried out independently by the village, developing sustainable village development programs and activities. Therefore, efforts to increase community empowerment through socialization of village fund management are very necessary to improve the level of community health. This  community service aims to increase community empowerment in managing village funds in the health sector to improve the level of community health in Darungan Village, Pare District, Kediri Regency. The methods used to realize this community service program are socialization, mentoring, evaluation. The results of community service show that the ability of the Darungan village government, Pare District, Kediri Regency in terms of village fund management aspects is good, but in terms of community empowerment in terms of community participation in determining work programs in the use of Village Funds, namely in carrying out improvements in the quality and capacity of community human resources. villages and village development carried out in a participatory manner by village communities is still minimal. One of the influencing factors is that the village community does not participate actively in determining activities. It is hoped that the community will participate in planning, implementing, utilizing the results and evaluating the community empowerment program in managing village funds so that it is hoped that the level of community health in Darungan Village can be more optimal.  Keywords : Community Empowerment, Village Funds, Public Health
PEMANFAATAN DANA DESA UNTUK KESEHATAN DI DESA DARUNGAN KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI: UTILIUTILIZATION OF VILLAGE FUNDS FOR HEALTH IN DARUNGAN VILLAGE, PARE DISTRICT, KEDIRI DISTRICT Luluk Susiloningtyas; Cahyono, Aris Dwi; Hamdani Zeho, Fannidya
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Imiah Pamenang (JIP)
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jip.v6i1.217

Abstract

Abstrak Prioritas pemanfaatan dana desa yang ditetapkan dalam Permendes PDTT No. 13 Tahun 2023 tentang Petunjuk operasional atas fokus penggunaan Dana Desa 2024 menunjukkan adanya prioritas pemanfaatan dana desa, khususnya dibidang kesehatan         salah satunya adalah program pencegahan dan penurunan stunting skala Desa. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pemanfaatan dana desa untuk kesehatan di Desa Darungan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, khususnya mengetahui pemanfaatan dana desa untuk pencegahan dan penurunan stunting. Fokus penggunaan Dana Desa untuk pencegahan dan penurunan stunting skala desa melalui intervensi spesifik, intervensi sensitive, tata kelola pelaksanaan percepatan pencegahan dan penurunan stunting sesuai kebutuhan dan kewenangan Desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemanfaatan dana Desa untuk kesehatan di Desa Darungan Kecamatan    Pare  Kabupaten Kediri. Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan  dan  metode  kualitatif.  Lokasi  penelitian  berada  di  Desa  Darungan,  Kecamatan  Pare Kabupaten  Kediri di laksanakan pada  bulan  Juli  2023 – Agustus  2023.  Peneliti menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data penelitian dilakukan menggunakan pendekatan interaktif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara terstruktur, dokumentasi, dan observasi. Objek penelitian adalah perangkat desa di Desa Darungan, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil kajian menunjukkan  bahwa ,Desa Darungan telah menganggarkan dana desa untuk kesehatan pada tahun 2022, yaitu pada pencegahan dan penurunan stunting di desa. Namun, masih terdapat beberapa kegiatan yang masuk dalam prioritas penggunaan dana desa, hanya          saja adanya regulasi yang berganti menjadi penyebab perubahan realisasi kegiatan lain yang sudah dianggarkan oleh pemerintah desa karena   harus diubah untuk menyesuaikan dengan regulasi yang baru. Faktor pendukung di Desa Darungan pemerintah desa berkooperatif dan berkomunikasi efektif dalam meregulasikan pemanfaatan dana desa sehingga pelaporan pertanggung jawaban dapat dilaporkan dengan waktu yang telah ditentukan. Faktor yang perlu ditingkatkan antara lain pemberdayaan masyarakat dalam partisipasi  masyarakat dalam kegiatan desa. Oleh karena itu pemerintah desa perlu meningkatkan pemberdayaan masyarakat terutama partisipasi masyarakat, meningkatkan sikap mental pemerintah desa yang transparan, akuntabel dalam memanfaatkan dana desa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan dana desa dengan kegiatan pelatihan dan melalui lebih banyak keterlibatan pemberdayaan masyarakat sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Desa Darungan lebih optimal. Abstrak Priority utilization of village funds is stipulated in PDTT Ministerial Decree No. 13 of 2023 concerning Operational Instructions for Focus on the Use of Village Funds in 2024, shows that there is a priority on the use of village funds, especially in the health sector, one of which is the village-scale stunting prevention and reduction program. The aim of this research is to find out the use of village funds for health in Darungan Village, Pare District, Kediri Regency, in particular to find out the use of village funds for preventing and reducing stunting. Focus on using Village Funds to prevent and reduce stunting on a village scale through  specific  interventions,  sensitive interventions, governance for accelerated implementation of prevention and reduction of stunting according to the needs and authority of the Village. This research aims to identify the use of village funds for health in Darungan Village, Pare District, Kediri Regency. This research uses a qualitative approach and methods. The research location was in Darungan Village, Pare District, Kediri Regency and was carried out in July 2023 - August 2023. Researchers used purposive sampling. Research data collection was carried out using an interactive approach with data collection methods in the form of structured interviews, documentation and observation. The research object is village officials in Darungan Village, Pare District, Kediri Regency, East Java Province. Data analysis techniques through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity uses source triangulation and method triangulation techniques. The results of the study show that Darungan Village has budgeted village funds for health in 2022, namely for preventing and reducing stunting in the village. However, there are still several activities that are included in the priority use of village funds, it's just that changing regulations has caused changes in the realization of other activities that have been budgeted by the village government because they have to be changed to adapt to the new regulations. Supporting factors in Darungan Village are that the village government is cooperative and communicates effectively in regulating the use of village funds so that accountability reports can be reported within the specified time. Factors that need to be improved include community empowerment in community participation in village activities. Therefore, the village government needs to increase community empowerment, especially community participation, improve the village government's mental attitude which is transparent, accountable in utilizing village funds, increasing the level of community health through the use of village funds with training activities and through more involvement in community empowerment so that it can improve the level of community health. in Darungan Village is more optimal