Claim Missing Document
Check
Articles

Found 48 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Usulan Perbaikan Spesifikasi Alat Bantu Di Stasiun Kerja Pengikisan Alat Cap Dengan Menggunakan Metode (rula) Rapid Upper Limb Assessment (studi Kasus Rumah Batik Komar) Yuvie Mutiarasari; Rino Andias Anugraha; Yusuf Nugroho Doyo Yekti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Rumah Batik Komar adalah perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan kain batik. Proses pengikisan alat cap dilakukan dengan cara jongkok selama 30 – 60 menit. Postur kerja jongkok merupakan postur kerja canggung karena terdapat penyimpangan dari postur kerja yang ideal. Postur kerja canggu ng yang dibiarkan secara terus menerus dapat mengakibatkan tingginya risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) atau kerusakan jaringan pada bagian-bagian otot skeletal. Postur kerja canggung operator di stasiun pengikisan alat cap disebabkan oleh pemakaian meja kerja dan alat kikis operator yang tidak ergonomis. RULA (Rapid Upper Limb Assessment) merupakan metode yang digunakan untuk menilai postur, kekuatan, dan gerakan tubuh bagian atas yang berhubungan dengan aktivitas yang tidak berpindah-pindah tempat. Penilaian postur kerja pengikisan alat cap di rumah batik komar menggunakan metode RULA dikarenakan aktivitas operator mengikis alat cap menggunakan tubuh bagian atas dan tidak berpindah-pindah tempat. Hasil penilaian metode RULA pada operator pengikisan alat cap diambil dari postur kerja operator yang paling berbahaya yaitu didapatkan skor akhir 7 pada bagian kanan dan kiri yang berarti penyelidikan dan perubahan dibutuhkan sesegera mungkin. Postur kerja usulan dengan menggunakan spesifikasi alat bantu usulan menghasilkan skor 3 di kanan dan di kiri yang berarti diperlukan penyelidikan lebih jauh dibutuhkan dan mungkin saja perubahan diperlukan. Disimpulkan bahwa alat bantu usulan dapat mengurangi risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada operator pengikisan alat cap di Rumah Batik Komar. Kata Kunci : Musculoskeletal Disorders (MSDs), Pengikisan alat cap batik, RULA (Rapid Upper Limb Assessment), Postur Kerja Canggung.
Pengembangan Detail Desain Feeder Pada Cnc Haas Turning St-20 Dengan Menggunakan Metode Machine Design Pada Laboratorium Proses Manufaktur Putra Ramadhan Heru; Rino Andias Anugraha; Teddy Sjafrizal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium Proses Manufaktur merupakan salah satu laboratorium yang berada di Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom. Laboratorium Proses Manufaktur memiliki mesin CNC Turning/Lathe untuk menunjang kegiatan Laboratorium. Jenis Mesin CNC Turning yang dimiliki adalah tipe ST-20 yang diproduksi oleh perusahaan HAAS Automation, Inc. Disamping kegiatan penelitian untuk mahasiswa, mesin ini juga digunakan untuk memproduksi part. Salah satu part yang diproduksi adalah part XYZ yang menggunakan material dural yang tersedia di pasaran dengan ukuran panjang 2-4 meter. Part XYZ merupakan part yang diproduksi dalam jumlah besar (massal), sehingga perlu diproduksi secara kontinu. Untuk melakukan produksi secara kontinu pada mesin CNC Turning diperlukan tambahan feeder. Pada penelitian yang sebelumnya yang berjudul “Perancangan Konsep Feeder Mesin HAAS CNC Turning ST-20 Pada Laboratorium Proses Manufaktur Menggunakan Tahapan Perancangan Produk Generik” menghasilkan target spesifikasi, arsitektur produk, dan spesifikasi produk terpilih yang dapat menyelesaikan permasalahan yang ada. Dengan menggunakan tahapan machine design secara umum, yaitu tahap pengenalan kebutuhan, tahap mekanisme, tahap analisis gaya, tahap pemilihan material, tahap analisis gaya, tahap pemilihan material, tahap desain elemen, tahap modifikasi, tahap detail gambar, dan tahap produksi. Keluaran hasil dari penelitian ini didapatkan detail desain produk feeder yang membahas gaya yang bekerja, material, dimensi ukuran, dan gambar teknik dengan dimensi 2300 x 700 mm yang dapat menyangga dan mendorong stok pada CNC Haas Turning ST20. Kata kunci : perancangan detail , feeder, CNC Turning, metode machine design
Pengembangan Detail Desain Meja Pencelupan Di Workstation Perwarnaan Di Rumah Batik Fiky Riyan Darmawan Pratama; Rino Andias Anugraha; Teddy Syafrizal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rumah Batik komar merupakan badan usaha perseorangan yang fokus terhadap produk-produk yang terbuat dari kain batik. Kain batik yang di produksi oleh Rumah Batik komar diantaranya adalah batik tulis dan batik cap. Dalam proses pembuatannya kain yang telah diberi motif lilin tersebut akan diwarnai dengan cara dicelupkan ke sebuah bak yang berisi cairan pewarna. Pada penelitian sebelumnnya mekanisme pencelupan batik menggunakan metode diguncang , namun setelah dilakukan pengujian RULA nilai yang didapat adalah 6 sehingga diperlukan investigasi lebih lanjut dan perubahan segera. Pada Penelitian yang berjudul “Perancangan Spesifikasi Meja Pencelupan Pada Workstation Pewarnaan Rumah Batik Komar Menggunakan Tahapan Proses Pengembangan Ulrich Eppinger” didapatkan target spesifikasi dan konsep produk terpilih yang dapat mengatasi masalah-masalah yang diakibatkan oleh desain alat eksisting. Dengan tahapan desian mesin umum yaitu tahap pengenalan kebutuhan, tahap mekanisme, tahap analisis gaya, tahap pemilihan material, tahap desain elemen,tahap modifikasi, detail gambar dan produksi. Luaran pada penelitian ini didapatkan detail desain dari target spesifikasi dan konsep alat yang telah terpilih berupa rangka kain yang beberntuk lingkaran sehingga pewarnaan karain dapat lebih sempurna dan tidak merusak motif kain batik akibat lilin yang pecah. Kata kunci : perancangan produk, perancangan detail , pewarnaan kain
User Requirements Specification (urs) Automation System Design For Stopper Valve Chamfering Process On Bench Lathe Sd-32a Machine At Pt Dharma Precision Parts Amalia Syafitri; Rino Andias Anugraha; Haris Rachmat
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract PT Dharma Precision Parts is manufacturing company that produces metal components from machining process, one of the product is stopper valve. Due to increasing in competition and demand, the company must be able to decrease the process time to fulfill the demand. The process time of existing syste m is around 9.92 seconds/part. The way that company use to decrease process time is by modifying Bench Lathe SD-32A machine which used for stopper valve chamfering process by applying automation technology. Applying automation technology in the company will get some advantages such as reducing process time, increasing production capacity and product quality. Implementation of automation system needs a good planning and consideration to function expected well and to prevent system redesign. This research focused on User Requirement Specification (URS) design which contains a collection of information needed to design the automation systems in the industrial manufacture. URS design consists of process description, the description of the flow of electricity connected with each equipment, and control philosophy that allows the end user to understand the determined basic control system. Based on the research conducted conclude that the design of URS for stopper valve chamfering process on Bench Lathe SD-32A machine successfully implemented and the new process time is around 5 seconds/parts. The results consist of the explanation of process description, electrical diagrams, and control philosophy. Keywords: user requirement specification, process description, electrical diagram, control philosophy
Perancangan Sistem Otomasi Pengepakan Teh Hitam Orthodoks Menggunakan Generic Product Development Dan Scada Di Ptpn Viii Rancabali Nathaniel Ardy Perdana; Rino Andias Anugraha; Denny Sukma Eka Atmaja
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses pengepakan di PTPN VIII Rancabali terdapat beberapa masalah yang menimbulkan berkurangnya keakuratan dan kecepatan proses pengepakan. Masalah utama yang terjadi pada proses pengepakan adalah bottleneck diantara mesin tea bulker dan timbangan. Untuk menanggulangi masalah tersebut, dilakukan observasi penyebab terjadinya masalah. Setelah ditemukan penyebab terjadinya masalah tersebut, maka dilakukan proses redesign pada mesin tea bulker dan timbangan dengan menggunakan metode pengembangan produk generik oleh Ulrich-Eppinger. Metode pengembangan produk dilakukan dari planning sampai testing & refinement. Mesin tea bulker usulan yang dirancang adalah dengan menggunakan otomasi pada mekanisme katup yang memiliki fungsi penimbang, sehingga mesin timbangan dapat dieliminasi. Setelah konsep produk terpilih, dilakukan perancangan SCADA agar mempermudah dalam melakukan kontrol dan monitoring pada sistem pengepakan teh. Komponen yang diperlukan dalam mengimplementasikan SCADA adalah program script pada PLC SIEMENS Simatic S7- 1200, human machine interface menggunakan Wonderware InTouch 10.1 dan database menggunakan SQLServer. Dengan adanya sistem usulan, waktu proses dari pengepakan teh hitam akan seragam sehingga tidak akan terjadi bottleneck dan produktivitas harian akan meningkat. Kata kunci : Pengembangan Produk Generik, Otomasi, PLC, SCADA, Siemens S7-1200, Database.
Perbaikan Rancangan Arsitektur Mesin Pemecah Kedelai Kering Di Cv. Zanada Corporation Untuk Kemudahan Perakitan Menggunakan Metode Boothroyd Dewhurst Dan Detail Design Nikki Rizky Pradipta; Rino Andias Anugraha; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obsevasi telah dilakukan pada proses pemecah kedelai kering, presentase terjadinya defect dalam 1 siklus pengolahan tempe masih tinggi, yaitu rata-rata 15% kedelai cacat dalam 1 siklus pengolahannya.Penelitian sebelumnya telah menghasilkan konsep optimal yang menjadi dasar pembuatan arsitektur produk. Tujuan selanjutnya yaitu melakukan re-design pada mesin eksiting dengan melihat aspek kemudahan dalam perakitan, menggunakan metode Boothroyd Dewhurst pendekatan untuk menghasilkan desain yang baru dan optimal, arsitektur produk menentukan elemen fungsional produk akan dipengaruhi oleh perubahan pada komponen tertentu, dan komponen mana yang harus diubah untuk mencapai perubahan yang diinginkan ke elemen fungsional produk (Ulrich Eppinger, 1995 p 419-440). Kata kunci: Arsitektur Produk, Design for Manual Assembly, Mesin Pemecah Kedelai Kering
Pengujian Meja Pengikisan Alat Cap Batik Usulan Dengan Menggunakan Finite Element Method Dan Usability Testing Luqman Abdul Hakim; Rino Andias Anugraha; Teddy Syafrizal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Kasus penelitian ini berada pada proses pembuatan cap Rumah Batik Komar khususnya pada saat pengikisan, dimana sebelumnya sudah diteliti dan memiliki skor RULA 7/7, yang merupakan skor terakhir dan mengindikasikan bahwa memiliki resiko tertinggi untuk mengalami MSDS. Lalu sudah dirancang desain usulan meja pengikisan yang memiliki skor 3/3. Permasalahannya adalah belum teruji kekuatan baik dari segi stress maupun displacement ketika dikenakan gaya yang berkaitan meja usulan. Kemudian belum diuji bagaimana kegunaan dan reaksi pengguna terhadap meja usulan dan aspek nilai ekonomis meja itu sendiri. Maka dari dua masalah tersebut, penelitian ini terdiri dari dua metode, yaitu metode Finite Element Method , Usability Testing dan Cost – Benefit Analysis. Metode FEM digunakan dikarenakan metode ini bisa memproses dari desain konsep dan gaya – gaya yang terjadi, menghasilkan nilai plot stress – displacement, lalu digunakan sebagai analisis apakah meja usulan sudah layak atau belum dengan Factor of Safety dan Natonal Standard Displacement. Pengujian dari segi manusia terhadap meja usulan menggunakan Usability Testing, melihat seberapa efektif, efisien, dan tanggapan responden awam dan operator. Metode untuk masalah terakhir adalah Cost – Benefit Analysis dimana menilai biaya dan manfaat yang diberikan oleh meja usulan. Hasil yang dapat diambil dari penelitian ini adalah, bahwa dari segi kekuatan stress dan displacement, konsep desain masih layak dikarenakan melewati Factor of Safety dan National Standard Displacement. Juga untuk purwarupa meja usulan dengan usability, bahwa dari segi efektifitas, efisiensi dan tanggapan responden meja pengikisan usulan lebih baik daripada meja pengikisan eksisting. Hasil dari metode terakhir adalah menandakan cost lebih kecil benefit dikarenakan produktivitas yang bertambah dari segi waktu proses kerja. Kata Kunci— Finite Element Method, Pengikisan, Batik Cap, Usability Testing, Cost – Benefit Analysis
Perancangan Material Handling Equipment Pada Proses Oksidasi Enzimatis Ke Pengeringan Bubuk Teh Menggunakan Metode Perancangan Produk Rasional (studi Kasus Pt Perkebunan Nusantara Viii Rancabali) Rahmat Habibie Bariyanto; Rino Andias Anugraha; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teh merupakan salah satu komoditas yang memiliki peranan cukup penting dalam kegiatan perekonomian yaitu menjadi komoditas ekspor tertinggi setelah minyak dan gas yang menghasilkan devisa bagi negara. PT Perkebunan Nusantara VIII Rancabali merupakan perusahaan besar yang bergerak dibidang perkebunan teh hitam ortodoks di Indonesia. Pada proses pengolahan teh hitam ortodoks, proses oksidasi enzimatis merupakan proses terpenting dari seluruh proses lainnya karena hasil dari proses ini akan menentukan hasil dari bubuk teh. Waktu oksidasi enzimatis setiap jenis bubuk rata-rata 120 menit dimulai dari pucuk layu dimasukkan ke dalam mesin OTR hingga mulai masuk ke mesin pengeringan. Ketidaksesuaian terhadap waktu oksidasi (over-fermentation) akan menyebabkan karakteristik teh hitam (rasa, warna pekat, dan kenampakan hitam) akan tidak sesuai. Salah satu penyebab over fermentation adalah terjadinya penumpukan bubuk teh saat akan dimasukan ke dalam mesin pengeringan selama 4-6 menit. Penumpukan terjadi karena tidak kontinu-nya proses pemasukan bubuk teh ke dalam mesin. Dengan menggunakan proses perancangan produk rasional Nigel Cross melalui enam tahapan yaitu clarifying objectives, establishing functions, setting requirements, determining characteristics, generating alternatives dan evaluating alternatives, menghasilkan material handling equipment yang dapat menghindarkan terjadinya penumpukan bubuk teh pada mesin pengeringan dan over-fermentation tidak terjadi yaitu dengan belt conveyor dengan lima titik perpindahan (transfer point) untuk membantu mengarahkan bubuk teh menuju lima mesin pengering. Kata kunci: Conveyor, Material handling equipment, Nigel Cross, Perancangan Produk Rasional, Teh Hitam Ortodoks
Improvement Suggestion Of Solair Incinerator Waste Entry Door Size Specification And Position Using Hierarchy Of Control Framework Dian Ayu Aprianti; Rino Andias Anugraha; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Awkward posture refers to positions of the body while performing work activities that deviate significantly from the neutral position and may pose risks such as damage traumatic work Musculoskeletal Disorders (MSDs). Solair incinerator controlled by one operator. The position of operator enter the waste indicates as awkward position. The existing work posture assessment score with RULA obtain 7. The value indicates that the working posture is necessary investigate and change immediately. Because the operator working with the hand(s) above the head, or the elbow(s) above the shoulders more than 2 hours total per day. This study focus on observation to work posture and the facility (entry door of incinerator) when operator enter the waste. The existing dimension of the entry door is L x W x H x D = 100 cm x 70 cm x 169 cm x 83 cm. The suggestion size is 80-101 cm for height. The waste container load 1-1.5kg with diameter 27 and height 40. And suggestion standard screw container is 9 inch. After analysis and get score 2 for the improvement size of incinerator entry door purpose to avoid the awkward position and reduce the risk of MSDs to the operator. Keywords: awkward position, incinerator entry door, musculoskeletal disorders (MSDs), RULA
Simulasi Usulan Desain Meja Pencelupan Pada Workstation Pewarnaan Rumah Batik Komar Menggunakan Motion Study Analysis, Finite Element Analysis, Rapid Upper Limb Asssesment Dan Usability Testing Hilman Syahir; Rino Andias Anugraha; Teddy Syafrizal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rumah Batik Komar merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi batik. Proses pewarnaan kain di Rumah Batik Komar terbagi menjadi dua cara, yakni proses pencelupan dan gradasi. Proses pencelupan masih dilakukan dengan bantuan operator pada workstation pewarnaan. Mekanisme pewarnaan batik eksisting menggunakan teknik guncang. Mekanisme kerja kondisi eksisting membuat operator dalam postur kerja canggung dikarenakan postur membungkuk ketika melakukan proses pencelupan sehingga berdampak kurang baik terhadap operator. Hal ini menyebabkan operator merasa fatigue dan jika dibiarkan secara terus-menerus dapat menyebabkan cedera pada operator. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan redesign ulang pada meja pencelupan pada workstation pewarnaan. Sebuah desain baru meja pencelupan yang telah didesain pada penelitian sebelumnya bertujuan untuk meminimasi postur kerja canggung pada saat pengoperasian meja pencelupan belum melalui pengujian kelayakan desain. Oleh karena itu dilakukan simulasi menggunakan Motion Study Analysis, Finite Element Analysis, dan Rapid Upper Limb Assesment untuk diketahui kelayakan teknis dari desain. Setelah itu dilakukan pembuatan prototype dan dilakukan Usability Testing sehingga diketahui mekanisme kerja secara nyata. Dengan mengacu pada hasil beberapa pengujian tersebut maka secara teknis usulan desain produk dinyatakan layak. Kata kunci : simulasi, motion study analysis, finite element analysis, rapid upper limb assessment, usability testing, workstation pewarnaan, meja pencelupan
Co-Authors Agus Alex Yanuar Agus Kusnayat Ahmad Rizani Alam Fathurochman, Alam Amalia Syafitri Amalia Syafitri Amalia Syafitri, Amalia Amanda Puspita Permata Sari Anasta Baye Adhi Andhika Meiziano Arie Gede Putra Arief Yudha Indraswara Arief Yudha Indraswara, Arief Yudha Ayren Tantri Sofan Ayren Tantri Sofan Ayren Tantri Sofan, Ayren Tantri Bagus Rahadian Bela Pitria Hakim Budi Praptono Budi Santosa Deni Sukma Eka Atmaja Denny Sukma Eka Atmaja Dhiazzaki Dhiazzaki Dian Ayu Aprianti Dida Diah Damayanti Diki Elfan Reksawana Dodik Pradana Dwindo Lanang Yudhismara Dwindo Lanang Yudhismara, Dwindo Lanang Fahreza Fadhil Hakeki Faizal Wahyu Winarsa Fiky Riyan Darmawan Pratama Ghita Devira Haris Rachmat Hilman Syahir I Gede Wisuda Pura I Gede Wisuda Pura I Gede Wisuda Pura, I Gede Wisuda Ikhsan Rahmawan Ilma Mufidah Imelia Rizki Lestari Imelia Rizki Lestari Imelia Rizki Lestari, Imelia Rizki INDAH PUSPITASARI Intan Permatasari Kartika Andini Putri Kristanto, Fransiskus Kevin Lathifa Rozani Thaib Luqman Abdul Hakim Luqman Abdul Hakim, Luqman Abdul Luqman Makarim M Nusem Hudiantoko M Nusem Hudiantoko, M Nusem M. Fadli Setiawan M. Fadli Setiawan, M. Fadli Mardiyanti Harnita Mohamad Ilham Fauzan Mohamad Ilham Fauzan Mohamad Ilham Fauzan, Mohamad Ilham Mohammad Fadli Setiawan Mohammad Fadli Setiawan, Mohammad Fadli Muhammad Arya Mardiansyah Muhammad Iqbal Muhammad Luthfil Muhammad Nusem Hudiantoko Muhammad Rayes Fitra Gifari Muhammad Rivai Muhammad Rizky Paramarta Muhammad Sohibul Wafa Muhammad Yogaswara Wiraditya Muhammad Zamzam Anshori Murni Dwi Astuti Nathaniel Ardy Perdana Ni Made Yunita Sari Dewi Ni Made Yunita Sari Dewi, Ni Made Yunita Sari Nikki Rizky Pradipta Pangestu Rizky Purnama Pratya Poeri Suryadhini Priyangga Arya Sadewa Putra Ramadhan Heru Putri Nopitasari Putri, Icha Ebtiana Rahadian, Bagus Rahmat Habibie Bariyanto Rama Abdurrafi Mutaqi Rama Abdurrafi Mutaqi, Rama Abdurrafi Randy Pradana Riskika Dea Pratama Salsabila, Diana Satria Mandala Suyanto Suyanto Syafiq, Naufal Hilman Teddy Sjafrizal Teddy Syafrizal Tri Widarmanti Widia Juliani Wiyono Sutari Yasser Muhammad Syaiful Yusuf Nugroho Yusuf Nugroho Doyo Yekti Yusuf Nugroho, Yusuf Yuvie Mutiarasari