Claim Missing Document
Check
Articles

Found 48 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Manufaktur Terhadap Kepuasan Konsumen Di Cv Astrindo Ghita Mandiri Dengan Metode Multiple Regression Ghita Devira; Budi Praptono; Rino Andias Anugraha
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. Astrindo Ghita Mandiri merupakan salah satu perusahaan manufaktur terkemuka di Kota Pekanbaru yang sudah berdiri sejak tanggal 18 may 2012. Perusahaan ini memiliki focus usaha pada pembuatan mould/dies dan produk plastic injection moulding.CV Astrindo Ghita Mandiri mempunyai rata-rata penghasilan perbulan yang masih rendah. Hal ini terbukti dengan pencetakan perbulan hanya dapat mencetak 50.000 biji (keping) dan memproduksi 2500-3500 tutup galon perharinya dengan memiliki 2 mesin. Melihat masih lemahnya kualitas pelayanan dan kualitas manufaktur di CV Astrindo Ghita Mandiri ini, peneliti menjadikan produk CV Astrindo Ghita Mnadiri sebagai objek penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan rumusan masalah deskriptif dan verifikatif. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh pegawai yang ada di CV. Astrindo Ghita Mandiri dengan menggunakan rumusan slovin maka Sampel dari penelitian ini pelanggan CV. Astrindo Ghita Mandiri yaitu sebanyak 103 orang. Hasil menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan konsumen sebesar 32.47%. Kualitas Manufaktur berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan konsumen sebesar 37.95%. dan Secara simultan Kualitas Pelayanan, Kualitas Manufaktur berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan konsumen. besarnya pengaruh menunjukan bahwa Transparansi, Akuntabilitas memberikan pengaruh simultan sebesar 70.4% terhadap Kepuasan konsumen Sedangkan sisanya sebesar 29,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diamati di dalam penelitian ini. Kata kunci : Kualitas Pelayanan, Kualitas Manufaktur, Kepuasan Konsumen, Multiple Regression
Pengujian Dan Perbaikan Desain Material Handling Equipment Buncis Di Pt. Abofarm Untuk Meningkatkan Efisiensi Kerja Menggunakan Metode Pengembangan Produk Ulrich Eppinger I Gede Wisuda Pura; Rino Andias Anugraha; Yusuf Nugroho Doyo Yekti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hasil implementasi desain material handling equipment menujukan terdapat beberapa masalah antara lain tingkat keberhasilan operator dalam menggunakan alat 57%, jumlah kesalahan penggunaan alat yang besar, terdapat keluhan operator terkait teknis alat, Hal tersebut menunjukan perlu perbaikan pada desain produk. Pada penelitian ini perbaikan desain menggunakan metode pengembangan produk Ulrich Eppinger. Selanjutnya dilakukan pengujian hasil perbaikan dengan menggunakan usability testing dan fisiologi kerja, sehingga diperoleh perbandingan antara prototype material handling equipement improvement 1 dan prototype material handling equipment improvement 2 berdasarkan aspek usability produk dan ergonomi fisiologi kerja.Hasil penelitian ini adalah prototype material handling equipment yang mudah digunakan, efektif, efisien dan memuaskan pengguna. Berdasarkan analisis usability testing dan fisiologi kerja diperoleh hasil prototype material handling equipment improvement 2 memiliki waktu kerja, tingkat keberhasilan penggunaan alat, jumlah kesalahan penggunaan alat, keluhan pengguna terkait teknis alat yang lebih sedikit dibandingkan prototype material handling equipment improvement 1. Dari hasil usability questionare diperoleh rata-rata tanggapan penguna terhadap aspek learability 4.19, aspek efficiency 4.84, aspek memorability 4.61, aspek error 4.6, aspek satisfaction 5,03 dari skala likert 1-5. Selain itu berdasarkan analisis pengaruh alat terhadap fisiologi kerja operator terdapat penurunan presentaee cardiovascular load kondisi exsisting 32% menjadi 20% pada kondisi menggunakan prototype material handling equipment improvement 2. Kata kunci : alat material handling, metode Ulrich Eppinger, perbaikan dan pengujian produk, usability testing, fisiologi kerja.
Improvement Suggestion Of Incinerator Waste Entry Door Design Using Ulrich-eppinger Method Randy Pradana; Rino Andias Anugraha; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waste problem Indonesia is one of problems that quite difficult to be resolved. Bandung is one of the cities that has a quite serious waste problem. It can be proved by lots of waste that piled   up in some main point in Bandung. Then, additional waste treatment is needed for undistributed wastes for reducing wastes accumulation that happens continuously. One types of incinerator is Solair Incinerator that developed by Bandung Techno Park. In this incinerator usage, was found problems related to operator’s body posture and work accident possibilities in the operational usage. By referring to Ulrich-Eppinger product development process that consisted of some stages of development matched with user reuirements, will be generated improvement incinerator concepts for reducing possibilities of problems likely to be happen in usage related to user operator. Improvement concepts obtained from data gathering, analysis and discussions with stakeholders referring to existing Solair Incinerator condition for generating recommendation of improvement incinerator concept for reducing possibilities of problems related to operator’s body posture, and work accident in this Solair Incinerator usage. The result of the design improvement tested using RULA and Finite Element Analysis. The score of RULA assessment is 2 and the load applied to the design still in the feasible range that makes the design considered as feasible to be applied.
Pengembangan Detail Desain, Pembuatan Prototype Dan Pengujian Mesin Autoloader Spotwelding Dengan Menggunakan Metode Perancangan Produk Generik Di Pt Dharma Precision Parts Riskika Dea Pratama; Rino Andias Anugraha; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Dharma Precision Parts adalah salah satu anak perusahaan Dharma Group yang didirikan pada tahun 1997 dan bergerak dalam bidang pengadaan sukucadang kendaraan bermotor (roda dua dan empat). Salah satu fokus produksi di PT Dharma Precision Parts ini adalah Arm Stay. Berdasarkan Upah Minimum Regional yang setiap tahunnya dikeluarkan oleh gubernur Jawa Barat, nilai Upah Minimum Kabupaten Bekasi kelompok 2 rata rata naik 21% dari tahun ke tahun dan diprediksikan nilai ini akan terus meningkat setiap tahunnya. Untuk mengatasi permasalah kenaikan UMR, diperlukan alat bantu/ mesin yang dapat menggantikan operator sebagai pengoprasi mesin. Produk sebagai alat bantu/ mesin tersebut harus dirancang sesuai kebutuhan fungsional. Pada penelitian sebelumnya sudah didapatkan target spesifikasi dan konsep produk terpilih yang dapat mengatasi masalah-masalah yang ada. Dengan pembahasan detail desain akan diketahui produk seperti apa yang dibutuhkan lengkap dengan spesifikasi dan gambar teknik, pembuatan prototipe dengan keluaran mesin yang sudah dalam bentuk fisik beserta diagram alur perakitan dan testing yang membuktikan apakah mesin usulan sudah layak untuk menggantikan posisi operator. Kata kunci : Detail Desain, Prototipe, Eksperimen
Pengembangan Konsep Meja Pencelupan Dengan Tujuan Perbaikan Nilai Rula Pada Workstation Pewarnaan Rumah Batik Komar Menggunakan Kerangka Kerja Ulrich-eppinger Diki Elfan Reksawana; Rino Andias Anugraha; Teddy Syafrizal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rumah Batik Komar adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam produksi batik, Rumah Batik Komar didirikan oleh H. Komarudin Kudiya S.Ip., M.Ds bersama dengan Hj.Nuryanti Widya pada tahun 1998 di Bandung. Pada Rumah Batik Komar proses pewarnaan dibagi mejadi dua cara yaitu pencelupan dan gradasi. Proses pencelupan dilakukan oleh seorang operator menggunakan suatu meja kerja dengan mekanisme guncang. Namun terdapat kekurangan pada meja kerja eksisting diantaranya operator beresiko mengalami postur canggung atau fatigue yang dapat menyebabkan operator mengalami MSDS (Musculoskeletal Disorders), selain itu kekurangan dari meja kerja eksiting yaitu mekanisme guncang dapat membuat pewarna pada kain tidak merata sehingga tingkat cacat produk tinggi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dilakukannya redesign pada meja kerja eksisting yang dapat berupa perubahan bentuk, ukuran maupun mekanisme pewarnaan. Meja usulan dirancang menggunakan tahap pengembangan produk Ulrich-Eppinger yang memalui 3 tahap yaitu perancangan, pengembangan konsep dan fase perancangan tingkat sistem. Hasil pengembangan produk tersebut adalah terciptanya suatu perbaikan konsep yang lebih baik yang dapat mengurangi kecelakaan kerja pada operator yang diakibatkan oleh postur canggung yaitu berupa konsep terpilih dimana konsep tersebut lebih baik dari segi ergonomi yang diukur menggunakan nilai RULA maupun mekanisme kerja sehingga dapat mengurangi cacat produk dan mempercepat proses produksi. Kata kunci : perancangan produk, pengembangan konsep, usulan perbaikan, Ulrich-Eppinger, meja pewarnaan batik.
Design Of Work Method In Order To Decreaseillness Rate Caused By Muscle And Nerve Dueto Unproper Work Method Using Ocra Index Ininstallation Department Pos Install Woodenlh And Routing Wiring In Pt. Xyz Muhammad Nusem Hudiantoko; Rino Andias Anugraha; Yusuf Nugroho Doyo Yekti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Health is an important form of human capital. It can enhance worker’s productivity by increasing their physical capacities, such as strength and endurance, as well as their mental capacities, such as cognitive functioning and reasoning ability. Such in Vehicle logistics division, there is still 16% of total disease in PT XYZ are caused by nerve and muscle. By divide it into departement category, the most common disease is in Installation Operation which contributed 60%, it means that from the 16% disease caused by nerve and muscle 60% of infected operator are work in Installation Operation. In Installation Department operation there are five lines that have responsibility to install the available or given car. From the five lines, the most common is in line 2 which contribute 25%. Then identify each job in line 2 is the next step, and the most common is in Pos 2D which responsibility to install the wooden LH and routing. Then, the exisitng condition is assess by OCRA Index which evaluate four main collective risk factors based on their respective duration, which are repetitiveness, force, awkward posture and movements, and lack of proper recovery periods. Then, from the given result of assessment will be used as parameter to give an improvement which in term of an improvement work method. By improving the work system, the gap that has been categorized in OCRA Index has been fixed. In other words the OCRA Index for improvement condition is lower than the existing one. Means that the improvement process are sucessfully decreased the risk of illness from 2,449 to 1,054 by the OCRA Index assessment process. Key words: OCRA Index, Wooden LH, Nerve and Muscle, Routing, Repetitiveness, Awkward posture
Automation System Design For Stopper Valve Chamfering Process On Bench Lathe SD-32A Machine At PT. Dharma Precision Parts Mohamad Ilham Fauzan; Haris Rachmat; Rino Andias Anugraha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract As the rapid development of technology, encourages manufacturing companies to be able to implement the technology into its production process, one of the technologies is automation that can improve the productivity. PT. Dharma Precision Parts is one of the manufacturing company that producing machining parts with various types of products, one of them is stopper valve. The problems that arise in stopper valve production process is the manufacturing process still manual that rely on the operator's involvement and also the inability of the company to fulfill production targets. Automation system design using a Programmable Logic Controller (PLC) as the main controller in the process and pneumatic technology as driver is done in order to resolve the these problems and can be applied to the chamfering process of stopper valve part. From research conducted it can be concluded that, automation system design for chamfering process stopper valve parts on Bench Lathe machine SD-32A at PT. Dharma Precision Parts has been completed and the new process time for chamfering process is around 5 seconds/parts. Using automation system in the stopper valve part production process is expected to increase production capacity and reduce the use of labor then provide a positive impact to the company. Keywords: Automation, Programmable Logic Controller, PLC Programming, Pneumatic, Omron PLC
Perancangan Conveyor Berbasis Otomasi Pada Proses Penggilingan Teh Hitam Orthodoks Menggunakan Metode Rasional Di Pt. Perkebunan Nusantara Viii Rancabali Luqman Makarim; Rino Andias Anugraha; Denny Sukma Eka Atmaja
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu proses yang memiliki pengaruh besar dalam menentukan kualitas teh adalah proses penggilingan. Tidak terjaganya proses perpindahan antar mesin pada proses penggilingan menyebabkan terjadinya pemborosan waktu, tidak terjaganya ketebalan bubuk sehingga tidak maksimalnya proses pada mesin pengayakan. Untuk melakukan perpindahan material antar mesin pada workstation penggiling an rata-rata waktu yang dibutuhkan adalah 2 menit, waktu perpindahan ini merupakan sebuah pemborosan yang menyebabkan bertambahnya waktu produksi sehingga untuk menghilangkannya diperlukan adanya material handling berupa conveyor yang dapat membuat proses pemindahan menjadi kontinu sehingg dapat mengurangi waktu perpindahan serta membantu menjaga proses perpindahan material antar mesin pada proses penggilingan. Untuk merancang sebuah conveyor yang tepat untuk proses penggilingan dibutuhkan sebuah metode yang dapat memberikan hasil rancangan sesuai dengan kebutuhan. Dengan menggunakan proses perancangan produk rasional melalui beberapa tahapan yaitu clarifying objectives, setting requirements, determining characteristics, generating alternatives dan evaluating alternatives. Metode rasional dapat membantu peroses perancangan menjadi sistematis dan tepat sasaran sehingga hasilnya akan sesuai dengan kebutuhan user . Hasil dari perancangan ini berupa conveyor dengan panjang lintasan conveyor 21,5 meter, dengan tinggi akhir conveyor 9,75 meter dan tinggi awal (input) conveyor 3,75 m, lebar conveyor 50 cm , dan kemiringan conveyor yaitu 27o dengan sistem otomasi pada conveyor yang dibuat dengan menggunakan PLC siemens S7-1200 dan dilengkapi dengan Human Machine Interface yang dapat mempermudah proses monitoring dan controlling terhadap plant. Kata kunci : Conveyor, perancangan produk rasional, SCADA, Otomasi Industri, Teh Hitam Orthodoks.
Optimasi Parameter Pada Proses Pemecahan Kacang Kedelai Untuk Meminimasi Defect Pada Proses Kering Produksi Tempe Menggunakan Metode Taguchi (studi Kasus Cv Zanada Corporation) Muhammad Yogaswara Wiraditya; Rino Andias Anugraha; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rumah Tempe Zanada (RTZ) merupakan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memproduksi tempe. RTZ merupakan anak perusahaan dari Rumah Tempe Indonesia. RTZ memproduksi tempe dengan menggunakan proses kering produksi tempe. Menurut data perusahaan pada proses kering produksi tempe terdapat defect sebanyak 14.5%. Defect terbesar adalah defect kedelai pecah menjadi bubuk pada proses pemecahan kedelai. Penelitian ini menggunakan metode six sigma untuk meminimasi defect kedelai menjadi bubuk. Tahapan yang dilakukan dalam menerapkan metode six sigma menggunakan model DMAIC (Define, Measure, Analyse, Improve, Control). Tahap define melakukan analisis CTQ, SIPOC, dan membuat diagram pareto untuk menentukan tujuan serta batasan penelitian. Tahap Measure menghitung kapabilitas proses dengan mencari nilai DPMO dan sigma level. Analisis pareto untuk mennetukan defect priority dilakukan pada tahap measure. Tahap analyse menggunakan metode Delphi untuk mengidentifikasi akar permasalahan penyebab defect pada proses pemecahan kedelai. Pada tahap improve menggunakan pendekatan Design of Experiment (DOE) dengan menggunakan metode Taguchi untuk mendapatkan parameter optimum. Objective function yang digunakan dalam menerapkan metode Taguchi adalah smaller-the-better. Orthogonal array yang digunakan adalah kombinasi 3 faktor dengan masingmasing memiliki 3 level dengan jumlah eksperimen 9 yang dilakukan 3 kali uji coba. Analysis of Variance (ANOVA) dilakukan untuk mendapatkan presentase kontribusi dari parameter yang terpilih. Usulan perbaikan berupa usulan untuk proses dapat mencapai parameter optimum. Kata kunci: Produksi Tempe, Six Sigma, CTQ, Delphi, Design Of Experiment, Taguchi Abstract Rumah Tempe Zanada (RTZ) is a Small and Medium Enterprises (SMEs) producing tempeh. RTZ is a subsidiary of Rumah Tempe Indonesia. RTZ produces tempeh using dry process of tempe production. According to company data on the dry process of tempeh production there is a defect of 14.5%. Defect is the largest defect of soybeans broken into powder in the process of solving soybeans. This research uses six sigma method to minimize the defect of soybean into powder. Stages performed in applying the six sigma method using DMAIC model (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). The define phase performs a CTQ, SIPOC, and pareto diagram to determine the objectives and limits of the study. The Measure stage calculates the process capability by finding DPMO and sigma level values. Pareto analysis to defect priority is done at phase measure. The analysis phase uses the Delphi method to identify the root cause of the defect in the soy-breaking process. At the improve stage use the Design of Experiment (DOE) approach using Taguchi method to get the optimum parameter. The objective function used in applying the Taguchi method is smaller-the-better. Orthogonal array used is a combination of 3 factors with each having 3 levels with the number of experiments 9 conducted 3 times trial. Analysis of Variance (ANOVA) is done to obtain the contribution percentage of selected parameters. Proposed improvements in the form of proposals for the process can achieve optimum parameters. Keywords: Production of Tempe, Six Sigma, CTQ, Delphi, Design Of Experiment, Taguchi.
Perancangan Otomatisasi Deteksi Cacat Pada Samak Kulit Berbasis Computer Vision Dengan Menggunakan Artificial Neural Network Di Pt.karyamitra Budisentosa Anasta Baye Adhi; Rino Andias Anugraha; Denny Sukma Eka Atmaja
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini membahas mengenai otomatisasi inspeksi samak kulit pada PT. Karyamitra Budisentosa, suatu perusahaan manufaktur sepatu berbahan dasar kulit. Proses inspeksi samak kulit merupakan suatu kegiatan yang menjadi prosedur perusahaan untuk menjamin kualitas kulit mentah sebelum diolah lebih lanjut menjadi produk akhir berupa sepatu. Salah satu aktifitas yang dilakukan untuk menjamin kualitas kulit yang digunakan adalah dengan melakukan deteksi dan identifikasi cacat pada permukaan kulit secara visual dan dilakukan oleh manusia sebagai inspector kualitas kulit yang dimana memperbesar kemungkinan terjadinya kegagalan atau rendahnya akurasi deteksi dan identifikasi dikarenakan faktor human error yang tidak dapat dihindari. Dengan tingginya variasi dimensi pada cacat, penerapan ANN digunakan pada inpeksi pada objek kulit dikarenakan salah satu kelebihan ANN yang memiliki kemampuan untuk mempelajari objek yang menjadi masukan pada jaringannya. Otomatisasi pada deteksi dan identifikasi dapat mengurangi beban kerja beserta biaya tenaga kerja juga meningkatkan hasil dari proses inspeksi samak kulit. Pada penelitian ini, didapat tingkat akurasi pada sistem otomatisasi yang diusulkan sebesar 72.2% dengan waktu rata-rata 17 detik, lebih tinggi dibandingkan inspeksi manual yang dengan akurasi yang hanya mencapai 65% dengan waktu rata-rata 180 detik. Kata kunci: Cacat kulit, otomatisasi inspeksi visual, computer vision, artificial neural network
Co-Authors Agus Alex Yanuar Agus Kusnayat Ahmad Rizani Alam Fathurochman, Alam Amalia Syafitri Amalia Syafitri Amalia Syafitri, Amalia Amanda Puspita Permata Sari Anasta Baye Adhi Andhika Meiziano Arie Gede Putra Arief Yudha Indraswara Arief Yudha Indraswara, Arief Yudha Ayren Tantri Sofan Ayren Tantri Sofan Ayren Tantri Sofan, Ayren Tantri Bagus Rahadian Bela Pitria Hakim Budi Praptono Budi Santosa Deni Sukma Eka Atmaja Denny Sukma Eka Atmaja Dhiazzaki Dhiazzaki Dian Ayu Aprianti Dida Diah Damayanti Diki Elfan Reksawana Dodik Pradana Dwindo Lanang Yudhismara Dwindo Lanang Yudhismara, Dwindo Lanang Fahreza Fadhil Hakeki Faizal Wahyu Winarsa Fiky Riyan Darmawan Pratama Ghita Devira Haris Rachmat Hilman Syahir I Gede Wisuda Pura I Gede Wisuda Pura I Gede Wisuda Pura, I Gede Wisuda Ikhsan Rahmawan Ilma Mufidah Imelia Rizki Lestari Imelia Rizki Lestari Imelia Rizki Lestari, Imelia Rizki INDAH PUSPITASARI Intan Permatasari Kartika Andini Putri Kristanto, Fransiskus Kevin Lathifa Rozani Thaib Luqman Abdul Hakim Luqman Abdul Hakim, Luqman Abdul Luqman Makarim M Nusem Hudiantoko M Nusem Hudiantoko, M Nusem M. Fadli Setiawan M. Fadli Setiawan, M. Fadli Mardiyanti Harnita Mohamad Ilham Fauzan Mohamad Ilham Fauzan Mohamad Ilham Fauzan, Mohamad Ilham Mohammad Fadli Setiawan Mohammad Fadli Setiawan, Mohammad Fadli Muhammad Arya Mardiansyah Muhammad Iqbal Muhammad Luthfil Muhammad Nusem Hudiantoko Muhammad Rayes Fitra Gifari Muhammad Rivai Muhammad Rizky Paramarta Muhammad Sohibul Wafa Muhammad Yogaswara Wiraditya Muhammad Zamzam Anshori Murni Dwi Astuti Nathaniel Ardy Perdana Ni Made Yunita Sari Dewi Ni Made Yunita Sari Dewi, Ni Made Yunita Sari Nikki Rizky Pradipta Pangestu Rizky Purnama Pratya Poeri Suryadhini Priyangga Arya Sadewa Putra Ramadhan Heru Putri Nopitasari Putri, Icha Ebtiana Rahadian, Bagus Rahmat Habibie Bariyanto Rama Abdurrafi Mutaqi Rama Abdurrafi Mutaqi, Rama Abdurrafi Randy Pradana Riskika Dea Pratama Salsabila, Diana Satria Mandala Suyanto Suyanto Syafiq, Naufal Hilman Teddy Sjafrizal Teddy Syafrizal Tri Widarmanti Widia Juliani Wiyono Sutari Yasser Muhammad Syaiful Yusuf Nugroho Yusuf Nugroho Doyo Yekti Yusuf Nugroho, Yusuf Yuvie Mutiarasari