Claim Missing Document
Check
Articles

Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pada Domain Aplikasi di Lingkungan Daerah Kabupaten Kuningan Vina Dwiana Putri; Soni Fajar Surya Gumilang; Ryan Adhitya Nugraha
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v6i2.2118

Abstract

Pemerintah Kabupaten Kuningan merupakan salah kabupaten di Jawa Barat yang menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik yang selanjutnya disingkat SPBE, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 Mengenai  Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) penyelenggaraan pemerintahan yang menggunakan TIK untuk memberikan layanan kepada Pengguna SPBE. Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Kuningan mencatat bahwa nilai indeks SPBE Kabupaten Kuningan masih belum mencapai target yang dikarenakan penerapan SPBE di Kementerian atau Lembaga atau Daerah yang belum terintegrasi dan masih dilaksanakan secara sendiri-sendiri.Oleh karena itu agar nilai indeks SPBE mencapai target perlu adanya sebuah aplikasi yang mampu mengintegrasi data serta informasi yang ada pada Pemerintah Kabupaten Kuningan. Dalam penelitian ini akan membahas perancangan Arsitektur Enterprise domain aplikasi sebagai solusi dari permasalahan yang ada pada Pemerintah Kabupaten Kuningan. Perancangan Arsitektur Enterprise menggunakan TOGAF ADM karena fase ini dianggap memiliki fase yang lengkap. Penelitian ini menghasilkan artefak berupa catalog. Adapun hasil akhir penelitian ini adalah berupa rancangan blueprint Arsitektur Enterprise yang menjelaskan mengenai gambaran umum usulan proyek dalam mendukung proses bisnis dan layanan pada Pemerintah Kabupaten Kuningan.   Kata Kunci: Arsitektur Enterprise; Domain Aplikasi; SPBE;
PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE LAYANAN SPBE (E-GOVERNMENT) DI LINGKUNGAN PEMKAB SUKABUMI Devita Wulandari; Soni Fajar Surya Gumilang; Rahmat Mulyana
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 8, No 1 (2021): Desember 2021
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v8i1.1204

Abstract

Abstract: To increase the Electronic-Based Government System (SPBE) maturity level and comply with Presidential Regulation no. 95 of 2018, the Sukabumi Regency Government needs to standardize the SPBE design to be implemented appropriately integrated with utilizing technological advances optimally. One of the frameworks used to design the SPBE architecture is using the Enterprise Architecture (EA). EA aims to meet the gap between the needs of stakeholders and the availability of government administration services. The journal's focus on the design of this SPBE EA is on the SPBE Service Domain in the Electronic-Based Government Administration Service. The design is carried out using a combination of references to the SPBE Presidential Regulation and the National SPBE Master Plan Attachment and one of the main components of the EA framework, namely TOGAF ADM. This design produces an output in the form of an Electronic-Based Government Administration Service Catalog. It is expected to be used as a reference in developing technology in the Regency Government Sukabumi both from practical contributions and academic contributions. Keywords: Enterprise Architecture; Service Architecture; SPBE; TOGAF ADM  Abstrak: Dalam rangka meningkatkan tingkat kematangan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) dan mematuhi Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Sukabumi perlu melakukan standarisasi terhadap perancangan SPBE agar dapat terimplementasi dan terintegrasi dengan baik dalam memanfaatkan kemajuan teknologi secara optimal. Salah satu kerangka kerja yang bisa digunakan untuk merancang Arsitektur SPBE yaitu menggunakan Enterprise Architecture (EA). EA bertujuan untuk memenuhi kesenjangan antara kebutuhan pemangku kepentingan dengan ketersediaan layanan administrasi pemerintahan. Fokus jurnal pada perancangan EA SPBE ini yaitu pada Domain Layanan SPBE di bagian Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik. Perancangan yang dilakukan memanfaatkan kombinasi antara referensi pada Perpres SPBE dan Lampiran Rencana Induk SPBE Nasional serta salah satu komponen utama framework EA yaitu TOGAF ADM. Perancangan ini menghasilkan keluaran berupa Katalog Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik dan diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam melakukan pengembangan teknologi di Pemkab. Sukabumi baik dari kontribusi praktis maupun kontribusi akademik.    Kata kunci: Arsitektur Layanan; Enterprise Architecture; SPBE; TOGAF ADM
Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan Framework Togaf Adm Pada Pada Dinas Komunikasi,Informatika, Dan Statistik Kabupaten Bandung Lucky Surya Permadi; Yuli Adam Prasetyo; Soni Fajar Surya Gumilang
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak DISKOMINFO merupakan salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Bandung yang berfokus kepada “layanan pengelolaan informasi publik, pengelolaan komunikasi publik, layanan TIK, layanan e-Government, dan layanan statistik dan persandian”. Dalam meningkatkan pelayanan dibidangnya, terutama pada fungsi manajemen TI, DISKOMINFO didukung dengan adanya perkembangan TI yang semakin pesat. DISKOMINFO harus mampu melakukan optimasi dimana strategi bisnis dan strategi TI harus selalu selaras. Enterprise Architecture adalah metode yang dapat digunakan untuk menyelaraskan antara strategi bisnis dan strategi TI. Pada penelitian ini architecture framework yang digunakan adalah TOGAF ADM yang terdiri dari 9 fase, namun pada peneletian ini fase-fase yang dilakukan hanya terbatas pada 6 fase yaitu: preliminary phase, architecture vision, business architecture, information architecture, technology architecture, dan opportunities and solution. Dari penelitian ini akan dihasilkan output berupa blueprintblueprint dari hasil perancangan enterprise architecture pada SKPD DISKOMINFO. Kata Kunci: enterprise architecture, TOGAF ADM, DISKOMINFO, Statistik, e-Government, Pemkab. Abstract DISKOMINFO is one of the Regional Device Work Units (SKPD) owned by the Bandung Regency Government that focuses on "public information management services, public communications management, ICT services, eGovernment services, and statistical and coding services".In improving services in their scope, DISKOMINFO, especially on IT management function, is supported by the rapid development of IT. DISKOMINFO should be able to optimize where business strategy and IT strategy should always be aligned. Enterprise Architecture is a method that can be used to align business strategy and IT strategy. In this research, the architecture framework used is TOGAF ADM which consists of 9 phases, but in this research the phases are limited to 6 phases: preliminary phase, architecture vision, business architecture, information architecture, technology architecture, and Solution. With this research will be produced the output of blueprints from the design of enterprise architecture on SKPD DISKOMINFO. Keywords: enterprise architecture, TOGAF ADM, DISKOMINFO, Statistics, e-Government, Pemkab.
Membangun Aplikasi E-commerce Diet Sehat Menggunakan Metode Scrum Rika Rihana Ilmar; Soni Fajar Surya Gumilang; Taufik Nur Adi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diet merupakan pengaturan pola makanan dengan tujuan untuk memberikan makanan ke dalam tubuh sesuai dengan kebutuhan gizi, sedangkan kesadaran masayarakat Indonesia akan pentingnya menjaga pola makan sehat masih sangat rendah. Namun hal tersebut disebabkan oleh kurangnya informasi mengenai makanan sehat dan penyedia jasa makanan sehat sebagai penunjang diet. Ketersediaan penyedia jasa makanan sehat saat ini belum banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia. Membangun aplikasi e-commerce berbasis web ini menggunakan pemrograman PHP terstruktur, database MySQL, dan metode pengembangan aplikasi scrum. Pengembangan aplikasi dengan metode scrum menggunakan sprint dalam pengembangan fiturnya. Tujuan dari sprint adalah untuk membangun fitur-fitur yang dibutuhkan pada aplikasi e-commerce diet sehat. Hasil akhir dari penelitian ini adalah aplikasi ecommerce diet sehat dapat berjalan melalui situs website, dapat membantu penyedia jasa makanan melakukan transaksi penjualan, dan penyedia jasa makanan mampu memperluas jangkauan pasar. Kata Kunci : Diet Sehat, E-Commerce, Penyedia Jasa Makanan, Scrum
Pengembangan Aplikasi E-commerce Berbasis Website Menggunakan Content Management System (cms) Wordpress Pada Startup Hardcraft.id Andi Agus Salim; Soni Fajar Surya Gumilang; Muhammad Azani Hasibuan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EKRAF merupakan salah satu sektor yang diharapkan mampu menjadi kekuatan baru ekonomi nasional di masa mendatang, karena EKRAF sendiri menjadi salah satu faktor meningkatnya groos domestic product (GDP). EKRAF di Indonesia sendiri didominasi oleh 3 subsektor industri besar yaitu industri kuliner, industri fashion serta industri kerajinan. Ada beberapa tantangan yang dihadapi dalam proses perkembangan SDM, salah satunya adalah teknologi dan internet. Efektifitas dan persaingan global harus dihadapi dengan sebuah sistem jaringan kerja yang tepat dan efisien. Sementara itu kualitas sumber daya manusia Indonesia di bidang kerajinan masih rendah. Hal ini menyebabkan para pengrajin tersebut tidak mampu bersaing dengan pasar yang lebih baik. Penelitan ini bertujuan menyelesaikan masalah EKRAF Indonesia khususnya pada subsektor kriya. Salah satu masalah subsektor kriya di Indonesia adalah kesulitan pada penetrasi pasar modern yang dikarenakan minimnya pengetahuan pemasaran dan belum menerapkan teknologi informasi. HARDCRAFT sebagai jembatan atau penghubung para pelaku usaha EKRAF Indonesia dimanapun dan kapanpun. Website e-commerce HARDCRAFT diharapkan dapat membantu pengrajin lokal di desa yang berpotensi untuk dapat menjual hasil karyanya ke para peminat EKRAF seluruh Indonesia bersama startup HARDCRAFT. Kata kunci : EKRAF, website, e-commerce, pengrajin, desa, Hardcraft
Pengembangan Marketplace Jual Beli Buku Bekas Pada Startup Gebbuk Berbasis Mobile Megananda Septianto; Soni Fajar Surya Gumilang; Faishal Mufied Al Anshary
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan masyarakat akan akses terhadap buku yang murah dan berkualitas menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan tingkat literasi nasional, startup Gebbuk merupakan ecommerce dalam bentuk marketplace yang dapat digunakan masyarakat untuk berjual-beli buku bekas, Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi mobile yang terintegrasi secara langsung dengan aplikasi web gebbuk.com. Aplikasi mobile gebbuk dikembangkan secara hybrid dengan memanfaatkan framework ionic sehingga aplikasi mobile gebbuk bisa mencakup beberapa platform OS utamanya Android dan iOS, dalam pengembangan aplikasi dilakukan pendekatan dengan model konseptual model 3P serta Model design science and behavior science juga dengan metode pengembangan iterative incremental. Hasil dari pengembangan aplikasi diharapkan menjadi aplikasi yang mempermudah pengguna dalam mencari, membeli, maupun menjual buku bekas pada marketplace gebbuk.com. Kata kunci : Marketplace. Aplikasi mobile, Iterative Incremental, Ionic Framework
Pengembangan Aplikasi Social Commerce Berbasis Gis Di Android Dengan Metode Iterative Dan Incremental I Made Prawira Indrawan; Soni Fajar Surya Gumilang; Muhammad Azani Hasibuan
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia adalah negara yang memiliki potensi dalam e-commerce dengan pembeli online yang sangat banyak. Namun ternyata sebagian besar pembeli ini lebih memilih berbelanja di media sosial atau forum- forum jual beli dibandingkan toko online konvensional. Selain itu, sebagian besar pembeli ini mengaku kesulitan mencari barang atau jasa di sekitar. Melihat karakteristik ini, maka perlu dibangun sebuah e- commerce yang memiliki unsur media sosial dan forum-forum jual beli. Selain itu perlu juga ditambahkan Geographic Information System (GIS) untuk memudahkan pengguna mencari barang atau jasa di sekitar. Pengembangan aplikasi social commerce berbasis GIS dilakukan berdasarkan empat lapisan utama social commerce yaitu lapisan individual, community, conversation dan commerce dengan metode iterative dan incremental. Pengembangan aplikasi dengan metode ini dilakukan dengan menggunakan beberapa iterasi dalam mengembangkan fiturnya. Tujuan dari iterasi ini adalah untuk memberikan perbaikan terhadap fitur yang sudah ada atau untuk menambah fitur baru. Hasil akhir dari penelitian ini adalah aplikasi social commerce berbasis GIS yang bisa berjalan di banyak perangkat Android dan memiliki tampilan yang menarik, cukup mudah digunakan dan dapat membantu mempertemukan penjual dan pembeli. Kata kunci: sosial, commerce, GIS, android, iteratif, incremental
Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasidi Pt. Industri Telekomunikasi Indonesia (inti)menggunakan Framework Cobit 5 Pada Domainalign, Plan, And Organize (apo) I Ketut Adi Putra Prananta; Murahartawaty Murahartawaty; Soni Fajar Surya Gumilang
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki beberapa anak perusahaan dengan jumlah tenaga kerjanya terdiri dari kurang lebih 600 orang. Pengelolaan Teknologi Informasi terkait aspek layanan organisasi dan SDM pada PT.Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) belum optimal dalam mendukung jalannnya proses bisnis dan tujuan perusahaan. Hal ini dapat dilihat dari menurunnya kepuasan pelanggan yang diakibatkan oleh tidak adanya mekanisme internal dalam mengidentifikasi dan mengukur persyaratan dan harapan pelanggan serta kepuasan pelanggan. Disamping itu, tidak ada pula mekanisme secara sistematis untuk membangun loyalty pelanggan dalam rangka customer retention. Maka dari itu diperlukan perancangan tata kelola teknologi informasi di PT.INTI untuk pengelolaan mutu dan kinerja teknologi inform asi yang mengelola SDM yang dimiliki agar tujuan dari perusahaan dapat tercapai. Penelitian ini menggunkaan framework COBIT 5 yang difokuskan pada domain APO (Align, Plan, and Organize). Proses penelitian ini dimulai dengan melakukan studi literatur dan studi lapangan terkait tata kelola teknologi informasi di PT.INTI. Selanjutnya dilakukan penilaian dan analisis terhadap tingkat kapabilitas PT.INTI saat ini berdasarkan COBIT 5. Hasil penilaian dan analisis kemudian dituangkan kedalam perancangan proses tata kelola TI dan perancangan dokumen untuk melengkapi hasil penilaian kapabilitas yang kurang berdasarkan COBIT 5. Kata kunci : Teknologi Informasi, Tata Kelola, COBIT 5, APO, PT.INTI
Design And Development Of Programming Learning Platform Based On Heuristic Approach In Assessment Module With Iterative And Incremental Method (case Study: Information System Telkom University) Dewansyah Adi Saputra; Soni Fajar Surya Gumilang; Muhammad Azani Hasibuan
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract — In general  programming learning  system there  should be a process of measurement. However, acommon  measurement process are still many shortcomings  and the high level of fraud. So the measurement is not accurate and  also there  are  absence of a continuous  learning  process. The  research   aims  to  develop  a  platform   learning   based  on  heuristic   approach  focussed  on assessment  module  especially in programming algorithm  course.  This module  used to measure  a student's ability more accurately and it will be part  of a heuristic  based learning  process. For this platform development,  it will use iterative  and  incremental methodology.  By using  the  learning platform, lecturer and  student  can  joy experience  learn  programming algorithm  with  attractive course.  Index Terms— e-learning,  platform  learning,  assessment, iterative and incremental 
Development Of Mobile Application Based On Crowdsourcing For Car Rental Management By Using Scrum Methodology (customer Side) Komang Aditya Respa Putra; Soni Fajar Surya Gumilang; Muhammad Azani Hasibuan
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract – Indonesia has about 250 million people. Mostly, Indonesian people not facilitated by private car [1] so when they are traveling outside the city they usually use motorcycle. The other alternative is public transportation, but most of the public transportation in Indonesia uncomfortable based on a survey conducted in this research. Base on this condition, the car rental business become popular among Indonesia people to meet their needs of vehicle for travel even though out of the city. However, the dissemination of information regarding the rental car itself is still done through banners, brochures and newspaper ads that make the dissemination of information about car rental is not effective. In fact, Indonesia people mostly has a smartphone that certainly can be used to get information faster. Dissemination of information through printed media can be transferred through digital media so make it spread out more quickly, especially information regarding the car rental through the website or mobile application. In this research will be discussed on the development of mobile applications based on crowdsourcing for the management car rental. With this application, dissemination of information about car rental can be centralized in a single application. In addition, there is a feature to give some comments to certain car from rental. If the prospective renter still doubt to hire a car, prospective renter can see the review that given by other users to determine whether a rental has a good reputation or not. Keyword: Car rental, crowdsourcing, e-commerce, mobile application, scrum methodology.