Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN MODEL TATA KELOLA PENGETAHUAN PROSES INOVASI PRODUK PADA TECHNO PARK Putra Fajar Alam; Asti Amalia Nur Fajrillah; Anik Hanifatul Azizah; Ahmad Almaarif
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.969 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol4.iss2.2018.160

Abstract

[Id] Techno Park merupakan salah satu jenis dari organisasi/perusahaan yang membutuhkan inovasi yang berkelanjutan dalam memenuhi fungsinya sebagai lembaga riset dan komersialisasi produk. Namun hingga saat ini proses inovasi produk yang dijalankan Techno Park belum berhasil menciptakan produk yang optimal dan belum memanfaatkan pengetahuan yang tercipta di dalam proses pengembangan produk sebelumnya. Pada penelitian ini diajukan suatu model tata kelola pengetahuan untuk meningkatkan kualitas inovasi produk yang dikembangkan. Perancangan model tata kelola pengetahuan dibentuk berdasarkan sistem tata kelola COBIT 5.0 dan tata kelola pengetahuan berbasis inovasi terbuka. Untuk melihat pencapaian level kapabilitas tata kelola pengetahuan, dilakukan penilaian melalui Process Assesement berdasarkan model tata kelola pengetahuan yang telah disusun. Proses riset dan komersialisasi adalah fokus utama dalam pembentukan model tata kelola pengetahuan pada Techno Park. Proses - proses pendukung seperti peningkatan jejaring serta proses inkubasi start-up juga diperhatikan peranannya dalam mendukung proses riset dan pengembangan bisnis. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah membuat model tata kelola pengetahuan pada proses inovasi produk di Techno Park. Hasil dari penelitian ini berupa model tata kelola dengan 3 komponen berupa: enabler tata kelola pengetahuan; lingkup tata kelola pengetahuan; peran, aktivitas dan tata kelola pengetahuan. Model ini diharapkan dapat membantu Techno Park untuk menciptakan produk inovasi yang lebih optimal dengan memanfaatkan pengelolaan pengetahuan yang tercipta sebelumnya melalui suatu model tata kelola pengetahuan. Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk meningkatkan efektifitas model agar semakin relevan dengan tujuan pengembangan produk inovasi pada Techno Park. Kata kunci :Techno Park, riset & komersialisasi, tata kelola pengetahuan [En] Techno Park is an organization in need of continuous innovation because of it functions a research facility and product commercialization. To date, their products of innovations haven successfully been commercialized. Their product isn being optimized properly. They also not utilizing their previous knowledge of developing product fully yet. This research proposed a knowledge governance model to increase the quality of product that being developed. The model is designed based on COBIT 5.0 governance system and an open innovation based of knowledge governance. To see an achievement level of knowledge governance capability a rating is made. The rating made through Assessment Process based on knowledge governance system that has been made earlier. Research process and commercialization is the main focus in making a knowledge governance system on Techno Park. Other supporting process such as networking and start-up incubation is also observed closely of their role in research support and business development. The objective of this research is to create a model of knowledge governance in product innovation process in Techno Park. The result of this research in form of governance model with 3 components: the enablers of knowledge governance; the scope of knowledge governance; role and activity of knowledge governance. This model is expected to help Techno Park to create a more optimized product innovation by utilizing the knowledge management that was created before through a model of knowledge governance. Further research is needed to improve the effectiveness of the model to be more relevant to the purpose of innovation product development in Techno Park.
Pengembangan SDM Dalam Arsitektur Bisnis Sebagai Strategi Dalam Optimasi Produktivitas Kinerja SDM Tanni Maisari; Asti Amalia Nur Fajrillah
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer) Vol 9, No 1 (2020): MARET
Publisher : ISB Atma Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.265 KB) | DOI: 10.32736/sisfokom.v9i1.804

Abstract

As time goes by the needs and aspects of competence and productivity of Human Resources (HR) are increasingly diverse to form complex communication patterns. To balance and fulfill those needs and aspects, there needs to be an increase in performance, one of them is with enterprise architecture (EA). This study raises the case of one manufacturing company with a focus on the HR management function which has problems regarding the composition and competency of HR that is uneven so that HR productivity is low. One solution to this problem is by designing an EA. The solution produced in this research is expected to be able to meet the company's business requirements which will then be able to help meet the goals of the HR management function and also the company by considering aspects of HR. The design method of this research EA uses TOGAF ADM (The Open Group Architecture Framework) which is one of the frameworks for designing EA by connecting business architecture, data, applications, and technology. TOGAF ADM is flexible so it is possible to proceed with a different framework. In this research, EA design focuses on only three stages, namely the preliminary phase, architecture vision, and business architecture. Business architecture is a phase in the TOGAF ADM which acts as the main component capable of sustaining further architecture. The business architecture contains the definition of baseline architecture and targeting which will be used as guidelines for the basis for the development of integrated information systems for the HR Management Function. Business architecture is very instrumental in helping to handle the issues and risks that occur in the company, so it can facilitate the company to make the right decision.
Transformasi Digital bagi UMKM dengan Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan TOGAF ADM Rahmania Arina Alkha Saputri; Asti Amalia Nur Fajrillah; Irfan Darmawan
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 1 (2019): Jurnal TIARSIE 16.1
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.697 KB) | DOI: 10.32816/tiarsie.v16i1.40

Abstract

Dewasa ini, UMKM di hampir semua industri telah melakukan inisiatif untuk bertransformasi memanfaatkan teknologi. Adanya tranformasi digital yang berbasis sistem informasi, nilai bisnis diyakini akan semakin meningkat. Namun demikian, bisnis UMKM tidak selalu berjalan mulus dengan penerapan transformasi digital. Masih banyaknya hambatan dan kendala yang harus dihadapi UMKM. Beberapa kendala yang dialami oleh UMKM Penghasil Makanan Khas Daerah antara lain seperti keterbatasan mendapatkan pasokan bahan baku, banyaknya pesaing produk yang sama, catatan keuangan yang masih manual, belum adanya standarisasi produk, jangkauan pemasaran yang masih sempit, dan keterbatasan inovasi pengolahan kacang. Maka dari itu, perlunya pemanfaatan teknologi informasi pengelolaan operasional yang selaras dengan kebutuhan bisnis UMKM. Penyelarasan antara bisnis dan teknologi UMKM diperlukan adanya enterprise architecture. Dalam melakukan perancangan enterprise architecture pada penelitian ini menggunakan metode TOGAF ADM. Hasil dari perancangan enterprise architecture pada penelitian ini berupa enterprise architecture blueprint pada UMKM Penghasil Makanan Khas Daerah (company specific) dalam menunjang transformasi digital.
Enterprise Architecture dengan Pendekatan TOGAF untuk Transformasi Digital pada UMKM Ivana Tyora Oktavian; Asti Amalia Nur Fajrillah; Irfan Darmawan
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 1 (2019): Jurnal TIARSIE 16.1
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.692 KB) | DOI: 10.32816/tiarsie.v16i1.41

Abstract

Berlakunya pasar bebas di Indonesia mengakibatkan semakin ketatnya persaingan dalam industri bisnis. Hal ini mendorong pelaku bisnis khususnya UMKM untuk melakukan transformasi digital melalui perubahan dalam hal mengakses dan mendistribusikan informasi yang awalnya manual menjadi digital. Adanya transformasi digital akan meningkatkan operasional bisnis menjadi lebih efisien, memberikan peluang bisnis yang baru dan menghasilkan keuntungan yang besar bagi UMKM. Namun belum semua UMKM dapat melakukan transformasi digital. Hal ini disebabkan oleh beberapa permasalahan yang ada di UMKM seperti: belum meratanya tingkat penjualan di Indonesia, belum adanya kesiapan dalam membuka pasar yang baru, produk belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat, belum adanya kesiapan yang matang atas produk, belum mampu mengelola permintaan yang besar, dan pengelolaan feedback yang belum optimal. Permasalahan tersebut mengakibatkan adanya tantangan tersendiri bagi UMKM untuk mencapai visi UMKM. Oleh karena itu, dalam mencapai visinya diperlukan transformasi digital melalui Enterprise Architecture (EA) dimana EA akan menyelaraskan sisi bisnis UMKM dan IT. Dalam perancangan EA pada UMKM digunakan frawework TOGAF. Perancangan EA ini menghasilkan sebuah blueprint company specific yang dapat digunakan sebagai acuan untuk pengembangan sistem informasi pada UMKM sejenis berupa UMKM tipe menengah dengan bisnis Makanan Oleh-Oleh.
Perancangan Information System Architecture menggunakan TOGAF ADM Monica Areza Putri; Asti Amalia Nur Fajrillah; Berlian Maulidya Izzati
Jurnal Tiarsie Vol 17 No 3 (2020): Jurnal TIARSIE 17.3 (edisi ekstra)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/tiarsie.v17i3.86

Abstract

Perkembangan Teknologi Informasi (TI) yang cepat sekarang ini telah mendorong pelaku bisnis untuk terus-menerus meningkatkan usahanya. Pengaruh teknologi informasi di dalam dunia bisnis dapat memberikan dampak yang cukup besar untuk kemajuan bisnis suatu perusahaan. Dampak teknologi informasi yang sangat besar tidak hanya berpengaruh pada perusahaan-perusahaan besar melainkan pada organisasi kecil seperti UMKM J&C Cookies Bandung yang juga tidak kalah saing dengan menerapkan teknologi informasi untuk mendukung proses bisnis mereka. Dalam menerapkan tujuan tersebut maka dilakukan perancangan Enterprise Archiecture pada UMKM yang lebih terstruktur dan sistematis. Dalam perancangan Enterprise Architecture sebaiknya mengikuti suatu pedoman atau best practice framework yaitu menggunakan TOGAF ADM. Dimana fase-fase pada TOGAF ADM meliputi fase Preliminary Phase, Phase A: Architecture Vision, Phase B: Business Architecture, dan Phase C: Information System Architecture. Hasil dari perancangan pada penelitian ini berupa Information System Architecture blueprint yang dapat digunakan sebagai arah bisnis UMKM kedepan sehingga tujuan bisnis tercapai. Hasil analisis dari penelitian ini diharapkan menjadi solusi dalam mengembangkan bisnis UMKM agar tidak tertinggal dengan perkembangan teknologi digital saat ini.
Optimasi Proses Pada Fungsi Pengelolaan Fasilitas Dalam Arsitektur Bisnis Menggunakan TOGAF ADM Meidiani Juwita Rachmawati; Asti Amalia Nur Fajrillah
@is The Best : Accounting Information Systems and Information Technology Business Enterprise Vol 5 No 1 (2020): @is The Best : Accounting Information Systems and Information Technology Business
Publisher : Labkat Press KA FTIK UNIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.219 KB) | DOI: 10.34010/aisthebest.v5i1.3111

Abstract

In this digital era, the expansion of information technology has made IT a way for companies to achieve their goals. Not only helps in the work process but also can be a solution to problems and achieve the company strategies. In the process of implementing IT, design is needed with in-depth analysis in accordance with company conditions. It is intended that IT applied can be a solution, strategy, effective and efficient for the company. The development of IT also encourages manufacturing type companies to continue to grow. In one of the manufacturing companies in Bandung, especially in the Facility Management Function, there are constraints, namely asset control and application needs. This has become the driving force for manufacturing companies to develop IT in their companies. One of the tools for creating information technology that is in line with business goals is to use Enterprise Architecture (EA). Through EA can maximize investment in the use of IT in an organization. In this study, EA design uses The Open Group Architecture Framework (TOGAF ADM). This research was conducted at a manufacturing company in Bandung and focused from the preliminary phase to the business architecture phase, on the Facility Management Function and using the TOGAF ADM framework. This study uses descriptive methods and aims to provide business architecture design as a solution to the facility management function to optimize business processes and by using IT.
ANALISIS RELEVANSI INFORMATION SYSTEM ARCHITECTURE BERDASARKAN KERANGKA KERJA KUALITAS MODEL ENTERPRISE ARCHITECTURE Indah Faradhila Putri; Berlian Maulidya Izzati; Asti Amalia Nur Fajrillah
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 7, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v7i3.1044

Abstract

Abstract: The development of information technology has grown rapidly and has made information systems important in running an enterprise’s business. Therefore, companies need to increasingly adopt Enterprise Architecture (EA). EA is the basis for problems that occur in an enterprise by utilizing technological innovations in meeting the expectations of information system architecture. The design quality of the Information System Architecture model has been recognized as an important factor for the success of EA design in enterprises. In meeting this quality, it is necessary to test the relevance of EA to the needs of the enterprise. This study focuses on testing the relevance of Information System Architecture design using the Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). The quality principle of relevance has derived attributes, which are EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, and Level of Detail. Each attribute has an assessment method, whether qualitative, quantitative, or Yes / No. Relevance testing in this study will produce an Information System Architecture model in EA design that meets the quality principle of relevance in the EA quality framework. Keywords: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevance Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah berkembang pesat dan menjadikan sistem informasi penting dalam menjalankan bisnis suatu perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu perusahaan semakin mengadopsi Enterprise Architecture (EA). EA merupakan landasan untuk permasalahan yang terjadi dalam suatu perusahaan dengan memanfaatkan inovasi teknologi dalam memenuhi harapan arsitektur sistem informasi. Kualitas perancangan model Information System Architecture telah diakui sebagai faktor penting untuk kesuksesan perancangan EA di perusahaan. Dalam memenuhi kualitas tersebut, maka diperlukan suatu pengujian relevansi EA terhadap kebutuhan perusahaan. Penelitian ini berfokus pada pengujian relevansi perancangan Information System Architecture menggunakan Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). Prinsip kualitas relevansi memiliki atribut turunan, yaitu berupa EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, serta Level of Detail. Setiap atribut memiliki metode penilaian, baik yang bersifat kualitatif, kuantitatif, atau Ya / Tidak. Pengujian relevansi pada penelitian ini akan menghasilkan model Information System Architecture pada perancangan EA yang memenuhi standar prinsip kualitas relevansi pada kerangka kerja kualitas EA. Kata kunci: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevansi
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF DAN IMPLEMENTASI APLIKASI MYBIDAN SEBAGAI UPAYA UNTUK PENURUNAN ANGKA STUNTING Berlian Maulidya Izzati; Asti Amalia Nur Fajrillah; Rahmat Fauzi; Widia Febriyani
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5, No 3 (2022): In progress (November)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i3.16711

Abstract

Menurut laporan pelaksanaan Integrasi Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), prevalensi stunting untuk kabupaten Temanggung adalah 25,79% dimana angka tersebut lebih tinggi dari standar yang diberikan oleh WHO yaitu sebesar 20%. Stunting (kerdil) adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Dampak panjang dari stunting adalah terganggunya perkembangan secara fisik, mental, intelektual, serta kognitif. Berkaitan dengan hal tersebut, Telkom University bekerjasama dengan DPPPAPPKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Temanggung berencana meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait stunting dan kolaborasi masyarakat dalam mendukung program pemerintah Kabupaten Temanggung dengan mengembangkan platform edukasi yang interaktif, sekaligus menjadi platform kolaborasi yang dapat memfasilitasi masyarakat dan institusi untuk ikut serta dalam membantu pencegahan stunting di Kabupaten Temanggung. Harapan dari implementasi aplikasi ini dapat membantu dalam peningkatan efektifitas dan efisiensi terhadap penyampaian pesan dan kampanye terhadap permasalahan stunting yang merupakan salah satu program milik DPPPAPPKB Temanggung.
DESIGN OF ENTERPRISE ARCHITECTURE IN E-GOVERNMENT DEVELOPMENT USING TOGAF ADM 9.2 FRAMEWORK IN ELECTRICITY SECTOR OF DEPARTMENT ENERGY AND MINERAL RESOURCE OF WEST JAVA PROVINCE Adam Satya Kencana; Asti Amalia Nur Fajrillah; Ridha Hanafi
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v7i4.3203

Abstract

Over the past few years, the Government has used information and communication technology to integrate its internal functions and improve service delivery. As part of the West Java Provincial Government, the Department of Energy and Mineral Resources has an active role in the West Java provincial government. The West Java Government's target is to improve electrical energy infrastructure that supports economic growth and access to electricity for households in remote areas so that they can contribute to improving electronic-based government system services in West Java Province. This research will be aimed at helping the effectiveness and efficiency of public services through the design of Enterprise Architecture (EA). This research will focus on business processes, data and information, applications, and services (excluding infrastructure and security). The final result of this research is an EA design blueprint that contains proposed solutions for business process improvements, data integration, application development, and fulfillment of public service needs concerning the Electricity Sector of the West Java Province ESDM Department in the hope of facilitating access to electricity services in West Java.
ANALISIS DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR ENTERPRISE PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH (BKD) PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT MENGGUNAKAN TOGAF ADM 9.2 Ayu Syafira Alfain; Asti Amalia Nur Fajrillah; Ridha Hanafi
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v8i1.3311

Abstract

Salah satu konsep pemanfaatan teknologi informasi yang digunakan pada pemerintahan sebagai bentuk penyelenggaraan dan peningkatan pelayanan publik yang dikenal dengan istilah e-governmentatau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dalam membantu meningkatkan indeks SPBE Pemerintah Provinsi Jawa Barat, diperlukan sinergi yang baik dari setiap instansi pemerintah daerah Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna meningkatkan penyelenggaraan SPBE, baik pada Pemerintah Pusat maupun pada Pemerintah Daerah. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam melaksanakan urusan pemerintahan di bidang yang berperan penting untuk dapat meningkatkan indeks arsitektur SPBE Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan menyelesaikan permasalahan yang terjadi di bidang kepegawaian. Penelitian ini akan berfokus pada perancangan Arsitektur Enterprisepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menggunakan kerangka kerja TOGAF ADM 9.2, pada sasaran Pemprov Jabar 'Terwujudnya inovasi tata kelola pemerintahan yang smart, bersih dan akuntabel'. Dalam penelitian ini, akan fokus pada domain Proses Bisnis, Data dan Informasi, Aplikasi, dan Layanan pada BKD Provinsi Jawa Barat urusan Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian. Hasil penelitian analisis dan perancangan Arsitektur Enterprise yang dilakukan pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat ini, menghasilkan keluaran berupa cetak biruEA yang dapat digunakan sebagai solusi atas permasalahan yang ada di BKD Provinsi Jawa Barat. Sehingga selanjutnya diharapkan penyelenggaraan SPBE pada Lingkungan Pemerintah Daerah dapat meningkat dan membantu Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan indeks SPBE.
Co-Authors Adam Satya Kencana Akbar Nurwahyu Arifin Putra Aldi Abriyanto Anik Hanifatul Azizah Annastasia, Syifa Ari Yanuar Ridwan Asri Novianto Ayu Syafira Alfain Baiq Vidisasca Suhita Berlian Maulidya Izzati Berlian Maulidya Izzati Bregas Aria Wicaksana Brian Argya Respati Devi Nindya Murti Devi Nindya Murti, Devi Nindya Ekky Novriza Alam Febrianto, Prima Febriyani, Widia Firdaus Adi Nugroho Fitriyana Dewi Galuh Wisnu Pambayun Gita Adira Gustriandita, Tiara Shalsabilla Hilal Arqaan Pratama Hilal Arqaan Pratama Indah Faradhila Putri Indra Aji Putra Irfan Darmawan Ivana Tyora Oktavian Ivana Tyora Oktavian Jannah, Putri Raudatul Jihan Audia Mulya Ken Rangga Dinar Khaerunisa Nur Ikrima Lolly Asri Widyastri Meidiani Juwita Rachmawati Monica Areza Putri Muhammad Barli Khairan Muhammad Ferdi Kurniawan Muhammad Ilham Alhari Muhammad Rasyid Ridho Tobing Muharman Lubis Mukti, Iqbal Yulizar Mukti, Iqbal Yulizar Nuraliza, Hilda Pasaribu, Magdalena Edelways Enjelina Putra Fajar Alam Qory Ummu Hanifah R. Wahjoe Witjaksono Rachmadita Andreswari Raden Roro Hanin Ramadhan Yusriyahti Rahmania Arina Alkha Saputri Rahmania Arina Alkha Saputri Rahmat Fauzi Rahmat Mulyana Restu Kuatno Ridha Hanafi Rizki Ananda Safitri, Intania Fadya Safitri, Shintya Rahma Simangunsong, Rahel Yohana Suhita, Baiq Vidisasca Sukrina Herman, Sukrina Syaffa, Naura Imanda Tanni Maisari Tien Fabrianti Kusumasari Tiofenny Angelina Tiofenny Angelina Wader Trisepa Jonson Wader Trisepa Jonson Wafiyah, Afifah Hasna Widyatasya Agustika Nurtrisha Yuli Adam Prasetyo Yusriyahti, Raden Roro Hanin Ramadhan