Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita santiwi, Agus; Juliana, Diena; Nisma, Nisma
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v5i1.210

Abstract

Pendahuluan : Masa tumbuh kembang balita merupakan periode penting yang berlangsung cepat dan tidak akan terulang. Pada periode ini terjadi pertumbuhan fisik, perkembangan motorik, bahasa, emosi dan sosial, sehingga balita memerlukan gizi yang cukup dan seimbang agar mencapai tumbuh kembang yang optimal. Tujuan : untuk mengetahui status gizi balita dan faktor yang berhubungan di Wilayah Kerja Puskesmas Jungkat. Metode :  Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan populasi penelitian adalah ibu yang memiliki balita yang berkunjung ke posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Jungkat. Adapun teknik pengambilan sample menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel 72 balita dengan analisis bivariate menggunakan uji chi-square. Hasil : penelitian ini menemukan hasil bahwa balita gizi buruk sebesar 12,5 persen, faktor yang berhubungan dengan status gizi adalah sosial ekonomi meliputi tingkat pendidikan ibu (p=0,007;OR=0,11), pekerjaan ibu (p=0,025;OR=0,025), pendapatan keluarga (p=0,023;OR=7,000) dan pemberian ASI eksklusif (p=0,026;OR=0,18), jarak kelahiran anak (p=0,029;OR=5,31), jumlah anak (p=0,004;OR=0,072). Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara faktor sosial ekonomi, ASI eksklusif, jarak kelahiran anak, jumlah  balita dengan status gizi balita.
Edukasi Kesehatan Reproduksi: Vulva Hygiene pada Remaja Putri Fitriah; Juliana, Diena; Putri Diastuti, Sari
Jurnal Dharma Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Dharma Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jdi.v3i1.9437

Abstract

Genital hygiene is an important part of women's health to protect reproductive health. Lack of education on reproductive health can result in infections and other problems among adolescents. This activity aims to improve understanding of reproductive health and provide specific information on vulva hygiene. The service was conducted using lecture and discussion methods on 25 May 2024. The activity was attended by Mujahidin Mosque Teenagers with 25 people. The results of this service activity are, there is an increase in good knowledge from 88% to 100%. It is necessary to make more specific interventions so that good knowledge can have an impact on proper vulva hygiene behavior. Abstrak Kebersihan alat kelamin merupakan bagian penting dari kesehatan perempuan untuk melindungi kesehatan reproduksi. Kurangnya pendidikan tentang kesehatan reproduksi dapat mengakibatkan infeksi dan masalah lain di kalangan remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang kesehatan reproduksi dan memberikan informasi spesifik mengenai vulva hygiene. Pengabdian dilakukan menggunakan metode ceramah dan diskusi pada tanggal 25 Mei 2024. Kegiatan tersebut diikuti oleh Remaja Masjid Mujahidin dengan jumlah 25 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yakni, terjadi peningkatan pengetahuan baik dari 88% menjadi 100%. Perlu melakukan intervensi yang lebih spesifik agar pengetahuan yang sudah baik dapat berdampak pada perilaku vulva hygiene yang tepat. 
Analisis Problematika Ibu Pekerja dalam Mendidik Anak Tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Dimasa Pandemi Covid-19 Masmuri, Masmuri; Juliana, Diena; Sari, Lintang
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v5i2.234

Abstract

Latar Belakang: Pandemi covid-19 yang terjadi saat ini telah mengakibatkan terjadinya perubahan sosial yang luar biasa masif. Orangtua dituntut mendampingi anak-anak mereka dalam menerapkan PHBS. Tetapi ini jelas menjadi kendala bagi ibu-ibu pekerja. Tujuan: untuk melihat problematika yang dihadapi ibu-ibu pekerja dalam memberikan pemahaman pentingnya PHBS pada anak-anak mereka di masa pandemi covid-19. Metode: menggunakan desain kualitatif dengan analisis tematik yang mengeksplorasi secara mendalam beragam problematika yang dihadapi ibu-ibu pekerja melalui pengamatan secara langsung keadaan masyarakat, melakukan wawancara mendalam, dan mendokumentasikan apa-apa yang relevan terkait penelitian ini. Hasil: Berdasarkan hasil analisis tematik dapat diidentifikasi lima tema utama yaitu: Partisipan mengungkapkan pandemi Covid-19 berdampak pada kehidupan mereka, kecemasan akan kesehatan anak-anak, menyeimbangkan pekerjaan dengan kewajibannya melindungi anak-anak dari Covid-19, mengajarkan PHBS pada anak, kesulitan beradaptasi proses belajar mengajar secara daring. Kesimpulan: Meskipun semula banyak problematika yang harus dialami oleh ibu-ibu, namun dengan pendidikan PHBS yang terus menerus diberikan oleh orang tua dapat menanamkan perilaku yang diharapkan.
Hubungan Karakteristik Responden Budaya Dan Pemberian MPASI Dini Dengan Kejadian Stunting Di Desa Padi Jaya Kecamatan Kuala Mandor B Nadia, Nadia; Juliana, Diena; Yousriatin, Fajar
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v5i2.255

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan pada anak yang harus mendapat perhatian. Stunting ditandai dengan tinggi badan yang lebih pendek dari rata-rata usia anak yang seharusnya. Stunting dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak dan anak mudah mengalami resiko penyakit seperti obesitas. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara karakteristik responden, budaya dan pemberian MPASI dini dengan kejadian stunting. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan deskriptif korelasional dengan pendekatan cross Sectional, serta menggunakan kuesioner ataupun angket sebagai instrumen. Tehnik sampling yang digunakan merupakan tehnik non probalility sampling dengan jenis purposive sampling dengan jumlah sampel 62 responden. Analisis menggunakan chi square dengan nilai p Value < 0.05. Hasil: Tidak ada hubungan pedidikan ibu dengn kejadian stunting dengan hasil nilai analisis yang diperoleh p value= 0,094. Ada hubunan pekejaan ibu dengan kejadian stunting dengan nilai p value = 0,007. Tidak ada hubungan usia ibu dengan kejadian stunting dengan nilai p value = 0.953. Ada hubungan budaya dengan kejadian stunting dengan nilai p value yang peroleh 0,000. Ada hubungan pemberian MPASI dini dengan kejadian stunting dengan nilai p value = 0,000. Kesimpulan: tidak ada hubungan pendidikan ibu dan usia ibu dengan kejadian stunting. Ada hubungan pekerjaan ibu, budaya dan pemberian MPASI dini dengan kejadian stunting.
Hubungan Tingkat Kecemasan dan Kebutuhan Informasi Preoperatif dengan Derajat Nyeri pada Pasien Sectio Caesarea dengan Anastesi Spinal Yusmadiah, Yusmadiah; Juliana, Diena; Yousriatin, Fajar
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 6 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v6i2.261

Abstract

Latar Belakang: Proses persalinan dengan Sectio Caesarea, fenomena yang dijumpai adalah masih ditemukan pasien yang merasa kurang informasi tentang pembedahan dan proses pembiusan serta merasakan kecemasan sebelum tindakan operasi, serta pasien juga masih merasakan nyeri pada saat intra operatif, walaupun sudah dilakukan pembiusan dengan Anastesi Spinal. Tujuan: penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dan kebutuhan informasi preoperatif dengan derajat nyeri pada pasien Sectio Caesarea dengan anastesi Spinal. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dan desain penelitian dengan menggunakan cross sectional study dengan sampel sebanyak 30 di Instalasi Bedah Sentral RSUD Sambas, teknik pengambilan sampel yang digunakan berupa purposif sampling. Pengukuran tingkat kecemasan dan kebutuhan informasi menggunakan kuesioner Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS) dan derajat nyeri menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS). Hasil: Hasil uji statistik dengan Rank Spearman untuk tingkat informasi dengan derajat nyeri diperoleh nilai α= 0,047 dan untuk tingkat kecemasan dengan derajat nyeri diperoleh nilai α= 0,021, yang artinya ada hubungan antara tingkat kecemasan dan kebutuhan informasi dengan derajat nyeri. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan ada hubungan signifikan antara tingkat kecemasan dan kebutuhan informasi preoperatif dengan derajat nyeri pada pasien Sectio Caesarea dengan Anastesi Spinal di Rumah Sakit Umum Daerah Sambas.
Efektivitas Buku Saku Perilaku Profesional Caring Perawat Model “Praktis” terhadap Peningkatan Pengetahuan Perawat Yousriatin, Fajar; Priyatnanto, Hendra; Juliana, Diena
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.19933

Abstract

ABSTRACT Nursing care is a crucial element in patient recovery. In Islam, the nursing care informed by the Quran and Sunnah is regarded as Islamic Caring, representing a professional conduct that demonstrates intellectual competence in delivering nursing services to patients, families, and communities in compliance with Islamic principles. This study aims to assess the efficacy of the "PRAKTIS" model pocketbook in increasing nurses' knowledge. This research employs quasy experiment design using a one-group pretest-posttest methodology without a control group. The research findings indicated that prior to the intervention, knowledge was predominantly classified bad (40.0%), however subsequent to the intervention, it elevated to the good group (70.0%). The PRAKTIS model pocketbook is a learning resource designed to augment nurses' understanding, particularly in relation to Islamic professional caregiving conduct. Exemplary caregiving is anticipated to be a crucial factor for increasing patient recovery rates. Keywords: Islamic Caring, Knowledge, Nurse, Pocketbook, PRAKTIS  ABSTRAK Caring perawat menjadi salah satu kunci kesembuhan pasien. Dalam islam, caring perawat yang dilakukan dengan landasan alquran dan sunnah merupakan Caring Islami sebagai bentuk perilaku profesional yang kompeten secara intelektual dari seorang perawat dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien, keluarga, dan masyaraka yang berlandaskan nilai islami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai efektivitas buku saku perilaku profesional caring perawat model “PRAKTIS” dalam meningkatkan pengetahuan perawat. Desain penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperiment dengan one grup pretest posttest without control group. Hasil penelitian dimana pengetahuan sebelum diberikan intervensi sebagian besar pada kategori kurang (40.0%), kemudian setelah diberikan intervensi meningkat menjadi kategori baik (70.0%). Buku saku model PRAKTIS salah satu media pembelajaran yang dikembangkan untuk meningkatkan pengetahuan perawat terutama tentan perilaku professional caring islami. Dengan perilaku caring yang baik, diharapkan menjadi salah satu komponen meningkatnya angka kesembuhan pasien.  Kata Kunci: Buku Saku, Caring Islami, Pengetahuan, Perawat, PRAKTIS
Hubungan Perilaku Caring Perawat dalam Konteks Islam dengan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Umum (RSU) Yarsi Pontianak Yousriatin, Fajar; Kirana, Wahyu; Anggreini, Yunita Dwi; Juliana, Diena; Safitri, Dewin
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i1.10054

Abstract

ABSTRACT Patient satisfaction is one indicator of the success of hospital services. Patient satisfaction, especially those who are Muslim is influenced by several factors including Islamic caring behavior shown by nurses. This study aims to determine the relationship between caring behavior of nurses in the islami context and patient satisfaction. The research method used a cross-sectional study. The research was conducted at YARSI General Hospital (RSU) with a total of 88 patients as respondens. Data collection used research instruments consisting of an Islamic behavior questionnaire to measure caring behavior in an Islamic context, and a RATER questionnaire (Reliability, Assurance, Tangible, Empathy, Responsiveness) to measure patient satisfaction. The result of statistical test with Spearman-rank correlation showed that there was a positive relationship between nurse caring behavior in the Islamic context and patient satisfaction with a significance value of 0.0005 (p value < 0.05). The better the nurse’s caring behavior in the Islamic context, the patient’s satisfaction will increase Keywords: Caring behavior, Nurse, Islam, Patient’s satisfaction  ABSTRAK Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator keberhasilan pelayanan di rumah sakit. Kepuasan pasien terutama yang beragama islam dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya perilaku caring yang ditunjukkan oleh perawat dengan memperhatikan nilai-nilai islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara perilaku caring perawat dalam konteks islam dengan kepuasan pasien. Desain penelitian menggunakan studi cross-sectional. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum (RSU) YARSI Pontianak dengan jumlah responden sebanyak 88 pasien. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian yang terdiri dari kuesioner perilaku islami untuk mengukur perilaku caring dalam konteks islam, dan kuesioner RATER (Reliability, Assurance, Tangible, Emphaty, Responsiveness) untuk mengukur kepuasan pasien. Hasil uji statistik dengan korelasi Spearman Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara perilaku caring perawat dalam konteks islam dengan kepuasan pasien dengan nilai signifikansi 0,005 (p < 0,05).Semakin baik perilaku caring perawat dalam konteks islam maka kepuasan pasien akan semakin meningkat. Kata Kunci: Perilaku Caring, Perawat, Islam, Kepuasan Pasien
Uji Efektivitas Model Self Management Education for Pregnancy Risk (SMEERI) dalam Meningkatkan Kemampuan Diri Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan Nisma, Nisma; Juliana, Diena; Hidayah, Nurul; Fitriah, Fitriah
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.15166

Abstract

ABSTRACT Pregnancy complications are one of the health problems that contribute to an increase in the prevalence of deaths during pregnancy, childbirth and the postpartum period. The ability to detect early pregnancy risks and danger signs is needed to know more quickly whether the mother is experiencing risks in her pregnancy. This study aims to test the effectiveness of the self management education for pregnancy risk (SMEERI) model in improving the ability to detect early pregnancy risks and danger signs during the pregnancy period of mothers.  The design used in this study will test the SMEERI model using a quantitative study with a quasi experiment design and a pre and post one group design. Based on the results of the paired t test, the p-value is 0.000. This shows the effectiveness of the SMEERI method in improving the mother's ability to detect early pregnancy danger signs.There is a difference in the average ability of mothers to detect early signs of danger of pregnancy before and after the SMEERI model. The SMEERI model effectively improves the ability of mothers in early detection of pregnancy danger signs. Keywords: Self Management Education, Early Detection, Pregnancy Danger Signs  ABSTRAK Komplikasi kehamilan menjadi salah satu diantara masalah kesehatan yang menyumbangkan peningkatan prevalensi kematian selama masa kehamilan, persalinan dan masa nifas. Kemampuan deteksi dini risiko dan tanda bahaya kehamilan sangat diperlukan untuk mengetahui lebih cepat apakah ibu mengalami risiko pada kehamilannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model self management education for pregnancy risk (SMEERI) dalam meningkatkan kemampuan deteksi dini risiko dan tanda bahaya kehamilan selama masa periode kehamilan ibu. Berdasarkan hasil uji paired t test diperoleh nilai p-value sebesar 0.000. hal ini menunjukan efektifitas metode SMEERI efektif meningkatkan kemampuan ibu dalam deteksi dini tanda bahaya kehamilan . Terdapat perbedaan rata-rata kemampuan ibu deteksi dini tanda bahaya kehamilan sebelum dan sesudah pemberian model SMEERI. Model SMEERI efektif meningkatkan kemampuan ibu dalam deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Kata Kunci: Self Management Education,  Deteksi Dini, Tanda Bahaya Kehamilan
Hubungan Spiritualitas Dengan Keluhan Masa Menopause Pada Wanita Pra-Lansia Juliana, Diena; florensa, Florensa; Yousriatin, Fajar
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jka.v10i1.372

Abstract

Menopause merupakan fenomena biologis alami pada akhir fase reproduksi yang dialami setiap wanita pada masanya. Wanita menopause umumnya mengalami gejala fisik atau psikologis yang menyebabkan timbulnya berbagai macam keluhan. Berbagai faktor mempengaruhi keluhan masa menopause, salah satunya yaitu spiritualitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan spiritualitas dengan keluhan masa menopause pada wanita pra-lansia di Kota Pontianak.Penelitian ini merupakan studi kuantitatif deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Responden yaitu wanita berusia 45-59 yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Perumnas II Pontianak. Sampel diambil menggunakan purposive sampling untuk mendapatkan 82 responden. Penelitian ini menggunakan kuesioner Menopause Rating Scale (MRS) dan Spiritual Well Being Scale (SWBS). Data dianalisa dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara tingkat spiritual dengan keluhan masa menopause pada wanita pra-lansia dengan p-value ? 0,05. Tingkat spiritual mempunyai pengaruh terhadap keluhan masa menopause yang dialami wanita pra-lansia. Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat spiritual yang tinggi akan membantu menurunkan keluhan pada masa menopause, sehingga diharapkan wanita pra-lansia yang memasuki masa menopause dapat mempersiapkan kondisi spiritual untuk menghadapi keluhan pada masa menopause