Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Problematika Ibu Pekerja dalam Mendidik Anak Tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Dimasa Pandemi Covid-19 Masmuri, Masmuri; Juliana, Diena; Sari, Lintang
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v5i2.234

Abstract

Latar Belakang: Pandemi covid-19 yang terjadi saat ini telah mengakibatkan terjadinya perubahan sosial yang luar biasa masif. Orangtua dituntut mendampingi anak-anak mereka dalam menerapkan PHBS. Tetapi ini jelas menjadi kendala bagi ibu-ibu pekerja. Tujuan: untuk melihat problematika yang dihadapi ibu-ibu pekerja dalam memberikan pemahaman pentingnya PHBS pada anak-anak mereka di masa pandemi covid-19. Metode: menggunakan desain kualitatif dengan analisis tematik yang mengeksplorasi secara mendalam beragam problematika yang dihadapi ibu-ibu pekerja melalui pengamatan secara langsung keadaan masyarakat, melakukan wawancara mendalam, dan mendokumentasikan apa-apa yang relevan terkait penelitian ini. Hasil: Berdasarkan hasil analisis tematik dapat diidentifikasi lima tema utama yaitu: Partisipan mengungkapkan pandemi Covid-19 berdampak pada kehidupan mereka, kecemasan akan kesehatan anak-anak, menyeimbangkan pekerjaan dengan kewajibannya melindungi anak-anak dari Covid-19, mengajarkan PHBS pada anak, kesulitan beradaptasi proses belajar mengajar secara daring. Kesimpulan: Meskipun semula banyak problematika yang harus dialami oleh ibu-ibu, namun dengan pendidikan PHBS yang terus menerus diberikan oleh orang tua dapat menanamkan perilaku yang diharapkan.
Hubungan Karakteristik Responden Budaya Dan Pemberian MPASI Dini Dengan Kejadian Stunting Di Desa Padi Jaya Kecamatan Kuala Mandor B Nadia, Nadia; Juliana, Diena; Yousriatin, Fajar
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v5i2.255

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan pada anak yang harus mendapat perhatian. Stunting ditandai dengan tinggi badan yang lebih pendek dari rata-rata usia anak yang seharusnya. Stunting dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak dan anak mudah mengalami resiko penyakit seperti obesitas. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara karakteristik responden, budaya dan pemberian MPASI dini dengan kejadian stunting. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan deskriptif korelasional dengan pendekatan cross Sectional, serta menggunakan kuesioner ataupun angket sebagai instrumen. Tehnik sampling yang digunakan merupakan tehnik non probalility sampling dengan jenis purposive sampling dengan jumlah sampel 62 responden. Analisis menggunakan chi square dengan nilai p Value < 0.05. Hasil: Tidak ada hubungan pedidikan ibu dengn kejadian stunting dengan hasil nilai analisis yang diperoleh p value= 0,094. Ada hubunan pekejaan ibu dengan kejadian stunting dengan nilai p value = 0,007. Tidak ada hubungan usia ibu dengan kejadian stunting dengan nilai p value = 0.953. Ada hubungan budaya dengan kejadian stunting dengan nilai p value yang peroleh 0,000. Ada hubungan pemberian MPASI dini dengan kejadian stunting dengan nilai p value = 0,000. Kesimpulan: tidak ada hubungan pendidikan ibu dan usia ibu dengan kejadian stunting. Ada hubungan pekerjaan ibu, budaya dan pemberian MPASI dini dengan kejadian stunting.
Hubungan Tingkat Kecemasan dan Kebutuhan Informasi Preoperatif dengan Derajat Nyeri pada Pasien Sectio Caesarea dengan Anastesi Spinal Yusmadiah, Yusmadiah; Juliana, Diena; Yousriatin, Fajar
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 6 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v6i2.261

Abstract

Latar Belakang: Proses persalinan dengan Sectio Caesarea, fenomena yang dijumpai adalah masih ditemukan pasien yang merasa kurang informasi tentang pembedahan dan proses pembiusan serta merasakan kecemasan sebelum tindakan operasi, serta pasien juga masih merasakan nyeri pada saat intra operatif, walaupun sudah dilakukan pembiusan dengan Anastesi Spinal. Tujuan: penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dan kebutuhan informasi preoperatif dengan derajat nyeri pada pasien Sectio Caesarea dengan anastesi Spinal. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dan desain penelitian dengan menggunakan cross sectional study dengan sampel sebanyak 30 di Instalasi Bedah Sentral RSUD Sambas, teknik pengambilan sampel yang digunakan berupa purposif sampling. Pengukuran tingkat kecemasan dan kebutuhan informasi menggunakan kuesioner Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS) dan derajat nyeri menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS). Hasil: Hasil uji statistik dengan Rank Spearman untuk tingkat informasi dengan derajat nyeri diperoleh nilai α= 0,047 dan untuk tingkat kecemasan dengan derajat nyeri diperoleh nilai α= 0,021, yang artinya ada hubungan antara tingkat kecemasan dan kebutuhan informasi dengan derajat nyeri. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan ada hubungan signifikan antara tingkat kecemasan dan kebutuhan informasi preoperatif dengan derajat nyeri pada pasien Sectio Caesarea dengan Anastesi Spinal di Rumah Sakit Umum Daerah Sambas.
Hubungan Spiritualitas Dengan Keluhan Masa Menopause Pada Wanita Pra-Lansia Juliana, Diena; florensa, Florensa; Yousriatin, Fajar
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jka.v10i1.372

Abstract

Menopause merupakan fenomena biologis alami pada akhir fase reproduksi yang dialami setiap wanita pada masanya. Wanita menopause umumnya mengalami gejala fisik atau psikologis yang menyebabkan timbulnya berbagai macam keluhan. Berbagai faktor mempengaruhi keluhan masa menopause, salah satunya yaitu spiritualitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan spiritualitas dengan keluhan masa menopause pada wanita pra-lansia di Kota Pontianak.Penelitian ini merupakan studi kuantitatif deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Responden yaitu wanita berusia 45-59 yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Perumnas II Pontianak. Sampel diambil menggunakan purposive sampling untuk mendapatkan 82 responden. Penelitian ini menggunakan kuesioner Menopause Rating Scale (MRS) dan Spiritual Well Being Scale (SWBS). Data dianalisa dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara tingkat spiritual dengan keluhan masa menopause pada wanita pra-lansia dengan p-value ? 0,05. Tingkat spiritual mempunyai pengaruh terhadap keluhan masa menopause yang dialami wanita pra-lansia. Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat spiritual yang tinggi akan membantu menurunkan keluhan pada masa menopause, sehingga diharapkan wanita pra-lansia yang memasuki masa menopause dapat mempersiapkan kondisi spiritual untuk menghadapi keluhan pada masa menopause