Cut Sah Kha Mei Zsazsa
Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MENDORONG GENERASI MUDA SEHAT : EDUKASI GAYA HIDUP AKTIF DAN POLA HIDUP SEHAT BERKELANJUTAN Fatin Nadifa Tarigan; Alwi Fahruzy Nasution; Ismayani; Cut Sah Kha Mei Zsazsa; Yochi Elanda; Ainur Rizki
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19176

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya gaya hidup aktif dan pola hidup sehat berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Simpang Empat, Kecamatan Merbau, dengan melibatkan 30 peserta berusia 15–22 tahun. Metode yang digunakan meliputi seminar edukatif, penyuluhan interaktif, dan demonstrasi aktivitas fisik sederhana. Materi mencakup pentingnya aktivitas fisik, pola makan seimbang, manajemen stres, serta pentingnya tidur yang cukup. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai manfaat gaya hidup sehat dan munculnya komitmen untuk menerapkan aktivitas fisik rutin dalam kehidupan sehari-hari. Sekitar 85% peserta yang sebelumnya tidak rutin berolahraga mulai berencana untuk beraktivitas fisik minimal 30 menit per hari, sementara 50% peserta menyatakan akan mengurangi konsumsi makanan cepat saji. Kegiatan ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran awal dan motivasi perubahan perilaku, meskipun keberlanjutan masih memerlukan dukungan lingkungan dan program tindak lanjut.
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN BUCKET GUNA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN DI KELURAHAN SITIREJO III Cut Sah Kha Mei Zsazsa; Ramadha Yanti Parinduri; Boby Indra Prayoga
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v5i2.5156

Abstract

This activity is a community service program focused on government policy regarding community empowerment to improve welfare through "bucket" (gift arrangement) making training in Sitirejo III. The objective of this initiative is to empower the community to enhance their well-being. The training provided to the residents of Sitirejo III covered the creation of flower buckets and snack buckets. The activity involved 35 participants divided into seven groups and was conducted through stages comprising preparation, training and implementation, and evaluation. The results of the training demonstrated a significant improvement. This was evident across various assessed aspects—including awareness, speed, skill, proficiency, innovation capability, and motivation—where scores rose from low levels prior to the training to higher levels afterward. Overall, the bucket-making training made a positive contribution toward empowering the community and improving welfare. However, such outcomes rely on optimal support and motivation derived from government policy in the Sitirejo III Urban Village, as the role of leadership is crucial in determining community welfare. Fortunately, the Sitirejo III Urban Village consistently provides facilities for community empowerment training.
Implementasi Artificial Intelligence pada Pelayanan Publik Cut Sah Kha Mei Zsazsa; Elisabeth Sitepu
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 3 No. 3: September 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v3i3.452

Abstract

Kecerdasan Buatan Artificial Intelligence atau AI telah menjadi elemen kunci dalam transformasi layanan publik di seluruh dunia Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan sebuah tinjauan tentang implementasi AI dalam layanan publik dan dampaknya terhadap efisiensi aksesibilitas dan kualitas layanan tersebut Kami mengeksplorasi berbagai aspek AI yang telah diadopsi dalam sektor layanan publik termasuk analisis data cerdas chatbot pengolahan bahasa alami dan sistem rekomendasi Studi ini juga mengkaji manfaat yang diperoleh oleh pemerintah dan masyarakat dari implementasi AI dalam layanan publik seperti peningkatan kecepatan respon pengambilan keputusan yang lebih akurat dan penghematan anggaran Namun implementasi AI juga menghadirkan tantangan termasuk masalah privasi data etika dan kebijakan yang harus diatasi Melalui analisis kasus dan penelitian empiris kami mempertimbangkan contoh nyata di berbagai negara yang telah sukses mengintegrasikan AI dalam layanan publik mereka serta mengidentifikasi pelajaran yang dapat diambil dari pengalaman mereka Akhirnya kami menyimpulkan bahwa implementasi AI dalam layanan publik telah membawa perubahan signifikan dalam cara pemerintah berinteraksi dengan warganya dan memberikan layanan yang lebih efisien dan adaptif Namun perlu ada pendekatan yang berimbang antara inovasi teknologi dan perlindungan hak hak individu serta transparansi dalam penggunaan AI dalam layanan publik agar menciptakan kepercayaan masyarakat
Sosialisasi Peraturan Pemerintah tentang Pengelolaan Kawasan Wisata di Bukit Lawang Kabupaten Langkat Sumatera Utara Khomaini Khomaini; Ahmad Karim; Winta Hayati; Mohd. Idris Dalimunthe; Muhammad Nurohim; Cut Sah Kha Mei Zsazsa
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 2: Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i2.762

Abstract

Kawasan wisata bukit lawang kabupaten langkat sumatera utara memilki daya tarik wisata alam dan satwa. Keindahan perbukitan, alam yang asri, aliran sungai yang indah dan bersih serta dihuni oleh satwa dilindungi seperti orang hutan. Kawasan wisata bukit lawang potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan sesuai dengan program pemerintah, sehingga pelaksana pengabdian kepada masyarakat tertarik untuk melakukan PKM di lokasi tersebut dengan tujuan memberikan kontribusi berupa sosialisasi tentang Peraturan Pemerintah tentang Pengelolaan Kawasan Wisata. Dengan harapan akan menambah pengetahuan bagi pengelola dan masyarakat sekitar kawasan wisata bukit lawang dan diharapkan dapat terinspirasi dengan materi PKM yang dilaksanakan dan disampaikan. Pelaksanaan PKM di kawasan wisata bukit lawang mendapat respon positif dan antusias dari pengelola dan masyarakat sekitarnya, sehingga apa yang direncanakan dalam kegiatan PKM dapat dicapai yaitu sosialisasi tentang Peraturan Pemerintah tentang Pengelolaan Kawasan Wisata. Adapun bahasan utama yang disampaikan adalah: Menjelaskan bahwa kawasan wisata bukit lawang termasuk dalam kriteria destinasi bagian D yaitu Keberlanjutan Lingkungan dengan 3 sub bagian, meliputi: 1) Konservasi warisan alam, 2) Pengelolaan sumberdaya, 3) Pengelolaan limbah dan emisi. Dan dalam sosialisasi yang diuraikan secara mendalam adalah unsur sub bagian 1 saja yaitu tentang Konservasi warisan alam. Hal ini disebabkan keterbatasan waktu pelaksanaan PKM. Kata Kunci : Sosialisasi; Peraturan Pemerintah; Kawasan Wisata.