Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Determinan Tingkat Kemiskinan Di Pulau Madura Rusydina Rusydina; Santi Riana Dewi; Siska Mardiana
Jurnal Manajemen Vol. 9 No. 2 (2019): Jurnal Manajemen
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.523 KB) | DOI: 10.30656/jm.v9i2.1758

Abstract

ABSTRACTAlthough the poverty rate in Indonesia for several years has always decreased, but for provinces or districts that have underdevelopend or lagging regions indicate that the poverty rate in the area is still quite high, especially on Madura Island. Madura Island has a high poverty rate even int the Sampang district has the highest percentage on the island of Java. With abundant natural resources which are expected to increase economic growth and reduce poverty if managed properly. This study aims to determine whether the four independent variables influence the poverty rate on Madura Island in 2004-2015. The data used in this study is to use secondary data in the form of time series data in 2004-2015 and a cross section of 4 district in Madura Island. In this research the independent variables is open unemployment, human development index, gross regional domestik product, and minimum wages. While dependent variable is poverty level in Madura Island. With using panel data estimation models and fixed effect model approaches. Based on the results of the analysis it can be concluded that partially the open unemployment rate variables have a positive and significat effect on poverty level, human development index has a negative and significant effect on poverty, gross regional products have a negative and not significant effect on poverty level, minimum wages has a negative and significant effect simultaneous poverty level all independent variables have a significant effect on poverty level in Madura Island.Keywords: Poverty, Open Unemployment, HDI, GDRP, Minimum Wage
Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Minyak Jelantah Dengan Ekstrak Jeruk Dalam Perspektif Komunikasi Lingkungan Di Kelurahan Kaligandu Siska Mardiana; Rahmi Mulyasih; Rama Tamara; Ahmad Sururi
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.114 KB) | DOI: 10.29405/solma.v9i1.4800

Abstract

Kaligandu Village is one of the villages located in the District of Serang, Serang City. The use of waste cooking oil household waste repeatedly by the community and the environment, especially those who have culinary businesses, encourage innovation in the utilization of waste cooking oil household waste with orange extract in the perspective of environmental communication. This Community Service activity includes 4 (four) stages, namely material, energy, information and evaluation. The results of these community service activities can have an impact as expected. The entire PkM program is running 100%, there is a public understanding of the importance of maintaining environmental cleanliness and an increase in community understanding about the use of waste cooking oil household waste with citrus extracts that have economic value.
INPOWER-CARE Sebagai Implementasi Community Relations pada PT. Indonesia Power Suralaya PGU (Studi Kasus Program Mitra Binaan Omah Kreteg Anggana) M.Farhan Fahrudin; Siska Mardiana; Annisarizki Annisarizki
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 9 No. 2 (2021): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/lontar.v9i2.3341

Abstract

INPOWER-CARE programs as the implementation of Community Relations is the fostered partner of Omah Kreteg Anggana, this activity aims to develop skills and welfare for the community, especially around the company by promoting the Suralaya locality, namely sambal kreteg. The purpose of this study was to determine the implementation and development of the INPOWER-CARE program of Omah Kreteg Anggana's fostered partners as the implementation of the Community Relations program. This study used a qualitative approach with case study methods and data collection techniques by conducting observations, in-depth interviews with four informants, documentation and literature. The results of this study indicate that the Division of Public Relations and Community Development PT. Indonesia Power Suralaya PGU in implementing the program, Community Relations, namely by maintaining relationships with the community by conducting socialization needed by the community and establishing intimacy with the people who participate in the program. Meanwhile, in developing the program of Omah Kreteg Anggana's fostered partners, they carried out institutional strengthening in accordance with the RENSTRA and RENJA. With the implementation of this program, the relationship between the company and the community is getting closer and mutually beneficial to one another.
Pengaruh Terpaan Tayangan “Suara Hati Istri” di Indosiar Terhadap Tingkat Kecemasan Penonton (Studi pada Kalangan Ibu Rumah Tangga di Kota Serang) Nita Maediana Rusmawati; Siska Mardiana; Indrianti Azhar Firdausi
Jurnal Inovasi dan Kreativitas (JIKa) Vol. 1 No. 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1348.89 KB) | DOI: 10.30656/jika.v1i1.3160

Abstract

Masalah: Tayangan Suara Hati Istri di Indosiar merupakan kisah drama tentang problematika rumah tangga dari sudut pandang seorang wanita yang terinspirasi dari curahan hati para istri yang terzalimi. Tayangan ini mempertontonkan adegan seorang istri yang tersakiti karena ulah suaminya sendiri. Tujuan: Mengetahui pengaruh menonton dan seberapa besar pengaruh tayangan Suara Hati Istri di Indosiar terhadap tingkat kecemasan penonton wanita di kalangan Ibu Rumah Tangga. Metodologi: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah survei dengan menyebar kuesioner kepada 398 responden Ibu Rumah Tangga di Kota Serang. Temuan/Hasil Penelitian: Hasil uji t dengan hasil koefisien determinasi sebesar 52,7% yang menandakan bahwa kecemasan Ibu Rumah Tangga di Kota Serang dipengaruhi oleh terpaan tayangan Suara Hati Istri di Indosiar, sementara 47,3% lainnya diterangkan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tayangan Suara Hati Istri di Indosiar memiliki pengaruh positif terhadap tingkat kecemasan penonton wanita pada kalangan Ibu Rumah Tangga di Kota Serang.. Jenis penelitian: Riset lapangan
Pendampingan Trauma Healing dan Edukasi Bencana Pada Anak-Anak Korban Bencana Banjir di Kelurahan Kasunyatan Kasemen Kota Serang Indrianti Azhar Firdausi; Rahmi Mulyasih; Endang Tri Santi; Marthalena Marthalena; Siska Mardiana; Dwi Nurina Pitasari; Annisarizki Annisarizki; Dwi Rizka; Liza Diniarizki Putri; Eva Fachriyah
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2022): Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v4i2.5864

Abstract

Dalam kegiatan pengabdian masyakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus hiburan (entertain) pasca bencana banjir yang terjadi hampir di seluruh wilayah kota serang pada Mei 2022. Bencana banjir yang melanda di Kota Serang mengakibatkan banyak kerugian secara fisik maupun non fisik. Kerugian non fisik meliputi trauma pada anak-anak yang pertama kalinya merasakan bencana banjir yang cukup besar. Pasca bencana banyak korban yang kehilangan harta benda serta fasilitas umum seperti sekolah, madrasah dan perkantoran yang tidak dapat digunakan sementara waktu. Tujuan pengabdian ini bertujuan memberi dukungan pendampingan serta edukasi tentang bencana banjir untuk mengurangi gangguan psikologis yang sedang dialami anak-anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan terapi bermain, story telling dan edukasi bencana. Hasil kegiatan adalah penyembuhan trauma pada anak-anak perlu proses berkesinambungan dengan cara mengajak bermain, berbagi rasa, dan menyampaikan informasi terkait apa yang mereka alami saat itu sehingga tujuan dari kegiatan ini tercapai dengan hilangnya rasa takut dan melupakan kesedihan atas trauma yang dialami
PENDAMPINGAN DESA BERKELANJUTAN DAN EDUKASI POLA HIDUP SEHAT ERA NEW NORMAL DI SERANG BANTEN Sigit Surahman; Annisarizki Annisarizki; Budi Hasanah; Siska Mardiana
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 2 MEI 2023
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v8i2.20260

Abstract

Program pendampingan berkelanjutan ini melibatkan dosen, mahasiswa dan masyarakat di lingkungan Tamiang Kelurahan Tegalsari Kecamatan Walantaka Kota Serang Banten. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi merdeka belajar pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan selama 40 hari. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan lahan dan potensi yang ada menjadi pijakan untuk program pendampingan ini. Program meliputi pembekalan materi dari dosen, penentuan daerah pelaksaan program pengabdian, pengumpulan dana, persiapan perlengkapan, sosialisasi kepada masyarakat, dan pelaksanaan program pendampingan edukasi dan pola hidup sehat di era New Normal. Program pengabdian terlaksana meliputi, membuat apotek hidup, membuat tempat sampah dari bambu, seminar lokal untuk memotivasi warga dalam berinovasi, gotong royong, belajar membuat kerajinan tangan di lingkungan Tamiang, membuat tempat cuci tangan, senam minggu pagi, penanaman 150 bibit tanaman, mengajar anak-anak di Tamiang serta edukasi pola hidup sehat.Target dari program ini adalah meningkatkan kualitas potensi wilayah dan masyarakat di lingkungan Tamiang di masa era New Normal. Berjalannya program ini membantu masyarakat di lingkungan sekitar untuk dapat berinovasi kegiatan usaha kerajinan tangan bambu serta pentingnya pemanfaatan lahan untuk membuat apotek hidup yang dapat bermanfaat bagi masyarakat. Kata kunci: Pendampingan, edukasi, New Normal, berkelanjutan. ABSTRACT      This ongoing mentoring program involves lecturers, students and the community in Tamiang, Tegalsari Village, Walantaka District, Serang City, Banten. This activity is one form of the implementation of independent learning to serve the community, which is carried out for 40 days. The lack of community knowledge about land use and the existing potential is the basis for this mentoring program. The program includes providing material from lecturers, determining the implementation area for the service program, collecting funds, preparing equipment, outreach to the community, and implementing educational assistance programs and a healthy lifestyle in the New Normal era. The service programs implemented include, making a living pharmacy, making bamboo trash cans, local seminars to motivate residents to innovate, mutual cooperation, learning to make handicrafts in the Tamiang environment, making hand washing stations, Sunday morning gymnastics, planting 150 plant seeds, teaching children -children in Tamiang as well as education on healthy lifestyles. The target of this program is to improve the quality of the potential of the region and the community in Tamiang's environment during the New Normal era. The running of this program helps communities in the surrounding environment to be able to innovate bamboo handicraft business activities and the importance of land use to make a living pharmacy that can benefit the community. Keywords: Mentoring, education, New Normal, ongoing.
Strategi Komunikasi Humas Polda Banten dalam Menginformasikan Program “Lancar Ambulanku Selamatkan Pasienku” Eneng Fitri Aprianti; Annisarizki; Siska Mardiana
Communicator Sphere Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55397/cps.v3i1.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang dilakukan oleh Humas Polda Banten dalam menginformasikan program unggulan “Lancar Ambulanku Selamatkan Pasienku”.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang didapat melalui hasil pemaparan dan penjelasan berdasarkan wawancara dan observasi dilapangan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan oleh Humas Polda Banten adalah dengan memilih media sebagai saluran komunikasi yaitu menggunakan aplikasi IMM (Intelegent Management Media), media social instagram, facebook dan youtube, serta radio local, selain itu juga menggunakan strategi penyusunan pesan berdasarkan teknik pemilihan bahasa yang sesuai kode etik sehingga informasi yang disebarluaskan dapat terjangkau luas di semua kalangan di wilayah Banten. Strategi komunikasi sangat memerlukan ketepatan pemilihan media untuk menyebarluaskan informasi mengenai suatu program ataupun kegiatan lainnya, dan Pemilihan media yang tepat harus disandingkan dengan penyusunan pesan yang baik dan benar.
KOMUNIKASI KONSELING SEBAGAI UPAYA PENANGANAN KASUS KEKERASAN PADA ANAK Siska Mardiana; Annisarizki Annisarizki
Jurnal Riset Komunikasi Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v14i2.21931

Abstract

Kekerasan pada anak masih menjadi hal yang memprihatinkan seperti fenomena gunung es, tidak semua korban mau melaporkan. Kekerasan pada anak terutama pelajar terjadi hampir di semua daerah, termasuk di Kota Cilegon. Untuk itu perlu diadakan peningkatan perlindungan oleh UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak melalui berbagai layanan yang diberikan, salah satunya adalah layanan konseling.  Tujuan penelitian ini untuk menganalisis proses komunikasi konseling dalam menangani kasus kekerasan pada anak di UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak di Kota Cilegon. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penentuan informan menggunakan purposive, dengan berdasarkan pada kriteria. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dilakukan pengecekan keabsahan data dan analisis data. Hasil menunjukkan bahwa proses komunikasi konseling dilakukan sejak tahap awal asesmen dengan manajer kasus, dan selanjutnya sesuai kebutuhan klien seperti layanan psikolog, dan mediasi.  Kemampuan komunikasi verbal dan non verbal yang baik sangat dibutuhkan.  Berbagai teknik konseling dilakukan dalam berkomunikasi diantaranya adalah building rapport diawal untuk membangun kepercayaan, katarsis, memberikan perhatian mendalam, pengulangan ketika klien anak bercerita, menggunakan kata-kata positif, menurunkan ego, dan klarifikasi.Kata Kunci : Komunikasi Konseling, Kekerasan, Perlindungan Anak Violence against children remains a concerning issue, much like the tip of an iceberg, not all victims are willing to report it. Child abuse, especially among students, occurs in nearly all areas, including the city of Cilegon. Therefore, there is a need for enhanced protection provided by the Women and Children Protection Agency (UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak) through various services, one of which is counseling. The aim of this research is to analyze the counseling communication process in handling cases of child abuse at the UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak in the city of Cilegon. The research is conducted using a qualitative approach with a case study method. Informant selection is done purposively, based on specific criteria. Data collection involves observation, interviews, and documentation, followed by data validation and analysis. The results indicate that the counseling communication process starts from the initial assessment stage with case managers and then continues according to the client's needs, such as psychological services and mediation. Good verbal and non-verbal communication skills are highly essential. Various counseling techniques are employed in communication, including building rapport at the beginning to establish trust, catharsis, providing deep attention, repeating when child clients share their stories, using positive words, lowering ego, and clarification. Keywords : Counseling Communication, Violence, Child Protection
Manajemen Komunikasi Dalam Menyosialisasikan Pencegahan Stunting Di Kecamatan Lebak Wangi Kabupaten Serang Tahun 2023 Devin Syahputra; Annisarizki Annisarizki; Siska Mardiana
Jurnal Inovasi dan Kreativitas (JIKa) Vol. 4 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jika.v4i1.8531

Abstract

Problems: Stunting is a health disease that causes chronic growth and development failure in toddlers whose nutritional needs are not met. Stunting also causes other health conditions such as intellectual disorders, motor nerve disorders, and immune disorders. Purpose: This research aims to determine the planning, organization, implementation and evaluation of Lebak Wangi Regency in socializing stunting prevention. Methodology: This research uses a qualitative approach with a case study method. This research data was obtained from observations and interviews with 6 informants in Lebak Wangi SubDistrict. Results/Findings: The results of this research provide information regarding the planning of Lebak Wangi Regency in socializing stunting prevention, namely mini workshops or coordination with government officials in order to strengthen Lebak Wangi cross-sectors in discussing stunting and conducting research on socialization participants. preventing stunting. Organizing, namely forming an evaluation monitoring team, determining direct communication methods. Implementation includes conducting outreach, implementing a healthy kitchen program to overcome stunting, and providing additional food and using face-to-face communication. Evaluation is a mini/coordination workshop that brings together administrators in the Lebak Wangi Regency area which is held every 3 months after the implementation of stunting prevention outreach activities and the achievement of the stunting prevention outreach program.
Learning based Communication Technology for Visually Impairments Students in the Digital Age Mardiana, Siska; Istiyanto, S. Bekti; Annisarizki, Annisarizki; Putra, Ari
Jurnal The Messenger Vol. 16 No. 2 (2024): May-August
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/themessenger.v16i2.6772

Abstract

Introduction: The aim to this research to determine and analyze how to learning by access and utilization digital technology for high school visually impaired students (SLBN A) at Bandung City, Indonesia, because only in this school provide computer information technology specialization class, so it is important to have learning communication that is appropriate to the conditions of students who study computer technology without using visuals. Methods: This research used qualitative with case study method, and data collection techniques use observation, interviews, and documentation. The participants consist of visually impaired students and teachers, the school principal, and a representative from the West Java Provincial Education Office. Findings: The research findings, reveal several essential aspects of access computers for visually impaired students, such as familiar with screen readers, the ability to remember and utilize shortcuts, proficient typing skills using all ten fingers, and the use of assistive tools. Digital-based learning involves using computers and smartphones due to the various supporting software applications. All participant have the computer skill use to type word, input data to excel, email and as well as search for materials on the internet and participants reported that smartphone was used to communicate, using conference applications, and searching for information online, and some participants used it to produce creative content. Originality: The novelty is a collaborative learning model based on communication technology for visually impaired students. Communication technology enables this collaboration through digital applications and devices that support communication and interaction between students and teachers, and interaction between students.