Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

BEAT-SCREEN (Blood, Body-mass, & Tension Screening) dalam Upaya Mitigasi Risiko Kardiovaskuler pada Remaja di SMAN 8 Tasikmalaya Yuningsih, Aneng; Sambas, Etty Komariah; Nurliawati, Enok; Rismawan, Wawan; Anwar, Syaefunnuril; Marpatmawati, Idhfi; Yulianti, Yeli; Suprapti, Betty; Wayunah, Wayunah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2669

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap munculnya faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) akibat perubahan gaya hidup, seperti pola makan tidak seimbang dan rendahnya aktivitas fisik. Upaya deteksi dini melalui skrining kesehatan berbasis sekolah menjadi penting untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap kesehatan kardiovaskuler dan status gizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memetakan profil kesehatan remaja melalui program BEAT-SCREEN (Blood, Body-mass, & Tension Screening) di SMAN 8 Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Januari 2026 dengan melibatkan 120 siswa dalam edukasi kesehatan, serta pemeriksaan kesehatan komprehensif pada 37 siswa yang meliputi pengukuran tekanan darah, indeks massa tubuh, dan kadar hemoglobin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tekanan darah normal (48,65%) dan status gizi normal (62,16%), namun masih ditemukan siswa dengan prehipertensi dan hipertensi sebesar 40,54%, serta status gizi berlebih (overweight dan obesitas) sebesar 27,03%. Selain itu, sebanyak 24,32% siswa teridentifikasi mengalami anemia. Temuan ini menunjukkan adanya potensi masalah kesehatan remaja yang memerlukan perhatian dan intervensi dini. Kegiatan BEAT-SCREEN terbukti efektif sebagai pendekatan promotif dan preventif melalui integrasi skrining, edukasi, dan konseling kesehatan. Diperlukan keberlanjutan program dan kolaborasi dengan pihak sekolah untuk memperkuat upaya pencegahan PTM dan peningkatan derajat kesehatan remaja.
Pemberdayaan Pelajar SMA sebagai First Responder Awam melalui Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) Yulianti, Yeli; Wayunah, Wayunah; Huda, Syaefunnuril Anawar; Sambas, Etty Komariah; Yuningsih, Aneng; Suprapti, Betty; Nurliawati, Enok; Rismawan, Wawan; Marpatmawati, Idhfi
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2666

Abstract

Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan tindakan awal kegawatdaruratan yang penting dalam mempertahankan kehidupan korban sebelum bantuan medis lanjutan diberikan. Pelajar SMA memiliki potensi sebagai first responder awam dalam situasi kegawatdaruratan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pelajar SMA sebagai first responder awam melalui simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD). Metode kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan sederhana, edukasi kegawatdaruratan kardiovaskular, serta simulasi BHD. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif dengan sasaran 37 siswa kelas X SMA Negeri 8 Tasikmalaya. Hasil observasi menunjukkan sebagian besar siswa mampu mengenali kondisi henti jantung, memanggil bantuan, dan mengikuti tahapan dasar BHD. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan pelajar dalam menghadapi kegawatdaruratan kardiovaskular.