Sastra Munafri, Sastra
Unknown Affiliation

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Musica: Journal of Music

Andung-Andung Ni Sordam Purba, Albiner; Sina, Ibnu; Munafri, Sastra
Musica: Journal of Music Vol 3, No 2 (2023): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v3i2.3928

Abstract

Komposisi musik Andung-andung Ni Sordam merupakan komposisi yang terinspirasi dari instrumen musik tradisional dan kesenian tradisional Batak Simalungun yaitu Sordam dan Andung-andung. Komposisi ini menggunakan idiom musik dan karakter suara alat musik Sordam. Andung-Andung Ni Sordam merupakan musik komposisi gaya Fantasia yang digarap dalam bentuk tiga bagian dengan format orkestra. Dalam komposisi musik ini melodi dan pola ritme yang berangkat dari Andung-andung dan Sordam diambil sebagai gagasan yang digarap dalam sebuah komposisi musik instrumental. Dalam penggarapan komposisi musik Andung-andung Ni Sordam digunakan beberapa teknik pengolahan variasi motif seperti repitation, sequencing, imitasi, interpolasi, permutasi dan teknik komposisi seperti conterpoint,  ABSTRACTThe composition of music Andung-andung Ni Sordam is a composition inspired by instrument music traditional and traditional arts Batak Simalungun namely Sordam and Andung-andung.  This composition uses musical idioms and the sound characters of Sordam instruments. Andung-Andung Ni Sordam is a composition music with a Fantasia style worked in the form of three parts with an orchestral format. In this musical composition, melodies and rhythm patterns that depart from Andung-andung and Sordam are  taken as ideas that are worked on in an instrumental music composition. In the cultivation of Andung-andung Ni Sordam music composition,  several techniques for processing variations of motifs such as repitation, sequencing, imitation, interpolation, permutations and compositional techniques such as conterpoint, without losing the characteristics of Andung-andung and Sordam music
Electric Bass Solo Performance in the Repertoire: Spain Mahendra, Yogi; Munafri, Sastra; Herdianto, Ferry; Hendri, Yon
Musica: Journal of Music Vol 4, No 1 (2024): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v4i1.4370

Abstract

This performance is a performance by an electric bass soloist who presents a repertoire entitled: spain, a technical approach applied in preparing to play the instrument, namely the Extreme Slap Bass etude guide: A Dictionary Of Grooves. The aim of this solo performance is to be able to present a repertoire of electric bass instruments through a technical approach based on applicable scientific principles. The resulting repertoire performance was 7 minutes long, presented at the Hoerijah Adam ISI Padangpanjang performance building. The solo performance was presented with a big band formation. The application of the technique to the Spanish repertoire uses electric bass instruments, and a slap technique approach that applies the etude Extreme Slap Bass: A Dictionary Of Grooves.
Fantasia Taur-Taur Purba, Jayanto; Herdianto, Ferry; Sina, Ibnu; Munafri, Sastra; HR, Hafif
Musica: Journal of Music Vol 4, No 2 (2024): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v4i2.4720

Abstract

Komposisi musik Fantasia Taur-taur  adalah komposisi yang berangkat dari salah satu kesenian Batak Simalungun yaitu Taur-taur Simbandar. Komposisi musik Fantasia Taur-taur merupakan musik komposisi dengan gaya Fantasia digarap dalam bentuk dua bagian dengan format orkestra. Pada komposisi musik ini, melodi dan pola ritme yang berangkat dari lagu Taur-taur Simbandar diambil sebagai ide garapan yang digarap dalam sebuah komposisi musik instrumental. Dalam penggarapan komposisi musik Fantasia Taur-taur digunakan beberapa teknik pengolahan variasi motif seperti repitisi, sequen, imitasi, diminusi tanpa menghilangkan ciri khas dari lagu Taur-taur Simbandar tersebut.. Kata Kunci: Taur-Taur, Inggou, Doding,Fantasia dan Orchestra
Komposisi Sound Design Rumah Potong Hewan Padang Panjang Riyadi, Risky; Munafri, Sastra; Sina, Ibnu; Hendri, Yon; Zaidi, Ahmad
Musica: Journal of Music Vol 5, No 1 (2025): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v5i1.5446

Abstract

Komposisi Sound Design Rumah Potong Hewan Padangpanjang adalah karya musik multimedia yang menggabungkan elemen bunyi organik dan buatan untuk menciptakan suasana yang menggambarkan aktivitas di Rumah Potong Hewan (RPH) Padangpanjang. Proses penciptaan melibatkan eksplorasi dan pengembangan bunyi, di mana berbagai suara lingkungan seperti jeritan hewan, asahan pisau, dan aktivitas pekerja direkam dan diolah menggunakan perangkat lunak Digital Audio Workstation (DAW) Studio One 6. Teknik sound design seperti splicing, equalizer, reverb, dan delay diaplikasikan untuk menghasilkan suara yang dinamis dan emosional.Karya ini terbagi menjadi dua bagian: pertama, menggambarkan semangat para pekerja melalui suara ritmis dan ceria; kedua, menciptakan suasana mencekam dari perspektif hewan yang dipotong. Dengan memadukan elemen alami dan teknologi, karya ini tidak hanya menghadirkan pengalaman audio yang mendalam tetapi juga memperkenalkan potensi sound design dalam musik digital kepada masyarakat luas. Selain itu, karya ini diharapkan menjadi referensi bagi mahasiswa seni musik untuk mengembangkan teknik sound design dalam komposisi multimedia.
Interpretasi Musikal Flight of the Bumblebee dalam Pertunjukan Solis Trombone Beriringan Big Band Rahmanda, Fajri; Nursyirwan, Nursyirwan; HR, Hafif; Munafri, Sastra; Nofridayati, Nofridayati
Musica: Journal of Music Vol 5, No 2 (2025): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v5i2.4722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi interpretasi musikal repertoar Flight of the Bumblebee karya Nikolay Rimsky-Korsakov dalam pertunjukan solis trombone dengan iringan big band. Objek kajian penelitian ini adalah partitur dan praktik pertunjukan Flight of the Bumblebee yang dianalisis melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, observasi pertunjukan, serta analisis teknik permainan trombone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interpretasi musikal dalam repertoar ini menuntut penguasaan teknik pernapasan, kecepatan (speed), artikulasi, serta pemahaman karakter musikal karya sebagai musik programa. Tempo cepat menjadi elemen utama dalam membangun imaji musikal pergerakan lebah, yang diwujudkan melalui teknik kromatis, staccato, legato, dan tonguing. Interpretasi yang efektif hanya dapat dicapai melalui pemahaman struktural karya, konteks historis penciptaan, serta latihan teknis yang terstruktur dan berkelanjutan.
Contrabass Solo Performance in Cross-Genre Repertoire: Technical and Interpretative Study Fathar, Mauladi; Munafri, Sastra; Martarosa, Martarosa; Hendri, Yon; Kustilo, Anton
Musica: Journal of Music Vol 5, No 2 (2025): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v5i2.5308

Abstract

Artikel ini membahas pertunjukan solis contrabass melalui tiga repertoar lintas genre, yaitu Sonata in G Minor karya Henry Eccles, Zapin Muara karya Dzul Rabbul, dan The Godfather karya Nino Rota. Pertunjukan ini bertujuan mengeksplorasi tantangan teknis dan interpretatif permainan contrabass sebagai instrumen solis dalam konteks musik Barok, tradisi Melayu, dan musik film modern. Pendekatan yang digunakan adalah praktik artistik berbasis penelitian (practice-based research), meliputi pemilihan repertoar, analisis teknis musikal, serta proses latihan individu dan ansambel. Hasil pertunjukan menunjukkan bahwa contrabass memiliki fleksibilitas teknis dan ekspresif yang memungkinkan adaptasi karakter musikal dari berbagai gaya. Repertoar Barok menuntut penguasaan ornamentasi dan artikulasi, Zapin Muara menekankan adaptasi idiom musikal Melayu pada register tinggi, sementara The Godfather menguji kemampuan interpretasi lintas gaya antara musik klasik dan populer. Selain itu, pertunjukan ini memperlihatkan peran penting aransemen dan pemilihan pendekatan interpretatif dalam memperluas fungsi contrabass sebagai instrumen solis. Pertunjukan ini berkontribusi pada pengayaan wacana akademik mengenai pertunjukan solis contrabass di lingkungan pendidikan seni musik Indonesia