Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Deteriorasi Benih pada 25 Sumber Tetua Padi Tahan Tungro Firmansyah, Firmansyah; Ismayanti, Rini; Ibrahim, Elisurya; Muis, Asmary; Komalasari, Ema
Vegetalika Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.85550

Abstract

Ketersediaan sumber benih sebagai tetua bahan persilangan padi tahan tungro perlu diperhatikan sebagai salah satu aspek dalam merakit varietas tahan tungro. Kondisi ruang penyimpanan yang tidak tepat dapat menyebabkan terjadinya deteriorasi selama masa penyimpanan benih. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan simpan benih 25 varietas padi sumber tetua persilangan selama masa penyimpanan satu tahun. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap diulang empat kali, Apabila berbeda nyata dilakukan Uji DMRT dan dilakukan pengelompokan menggunakan PCA Biplot. Pengukuran sampel mengikuti standar ISTA. Hasil menunjukkan sebanyak 16 varietas mengalami deteriorasi namun varietas Cigeulis, Towuti, Situpatenggang dan Inpari 40 memiliki potensi tumbuh maksimal terbaik dengan kadar air dibawah 13 % sesuai dengan standar ISTA selama masa penyimpanan satu tahun. Kelompok varietas dengan potensi tumbuh terbaik yaitu Varietas Cigeulis, Towoti, Situ Patenggang, Inpari 40, Tukad Petanu, Ciherang, Tukad Balian, Bondoyudo dan Mekongga. Adapun Varietas Cibogo, Mekongga dan Inpara 7 berkelompok memiliki Bobot 1000 biji yang tinggi. Potensi tumbuh maksimum sangat nyata dan berkorelasi positif dengan Bobot 1000 biji, namun menunjukkan kecenderungan pola hubungan yang negatif pada kadar air benih. Kadar air dan bobot 1000 biji memiliki korelasi lemah dengan pola hubungan negatif.
Characterization and Evaluation of Tungro Resistence of Local Rice from Mataram, Toraja, and South Kalimantan Ismayanti, Rini; Ibrahim, Elisurya; Komalasari, Ema; Sidik, Effi Alfiani
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 50 No. 2 (2022): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.798 KB) | DOI: 10.24831/jai.v50i2.40255

Abstract

Varietas lokal dapat berpotensi memilki sifat tahan terhadap cekaman penyakit tungro, sehingga diharapkan mampu meningkatkan keragaan varietas padi yang dibudidayakan baik di lahan sawah maupun lahan rawa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter morfologi dan ketahanan varietas lokal asal Mataram, Toraja, dan Kalimantan Selatan terhadap penyakit tungro. Karakterisasi dilakukan pada 15 varietas lokal dan 5 varietas pembanding, yaitu Ciherang, Utri Merah, TKM6, Situ Patenggang dan Inpari 30. Evaluasi menggunakan varietas tahan wereng hijau (T1-T4) dan tahan tungro (V1-V4). Setiap varietas diamati karakter morfologinya, lalu data yang diperoleh dianalisis dengan aplikasi NTSYS 2.02 untuk memperoleh dendrogram. Kegiatan kedua yaitu evaluasi varietas lokal, masing-masing lima tanaman diinokulasikan wereng hijau. Indeks penyakit dihitung mengikuti panduan SES IRRI, dan keberadaan RTBV dikonfirmasi dengan PCR. Terdapat persamaan pada semua varietas pada karakter warna leher daun, bentuk lidah daun, dan tipe keluar malai yang sempurna. Varietas lokal yang memiliki kemiripan morfologi paling dekat dengan varietas yang disukai petani serta tahan terhadap penyakit tungro dan wereng hijau adalah Siam Kuning dan Karukut, sehingga dapat direkomendasikan tetua perakitan varietas baru tahan tungro. Kata kunci: karakter morfologi, padi tahan tungro, plasma nutfah, uji preferensi