Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Deteriorasi Benih pada 25 Sumber Tetua Padi Tahan Tungro Firmansyah, Firmansyah; Ismayanti, Rini; Ibrahim, Elisurya; Muis, Asmary; Komalasari, Ema
Vegetalika Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.85550

Abstract

Ketersediaan sumber benih sebagai tetua bahan persilangan padi tahan tungro perlu diperhatikan sebagai salah satu aspek dalam merakit varietas tahan tungro. Kondisi ruang penyimpanan yang tidak tepat dapat menyebabkan terjadinya deteriorasi selama masa penyimpanan benih. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan simpan benih 25 varietas padi sumber tetua persilangan selama masa penyimpanan satu tahun. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap diulang empat kali, Apabila berbeda nyata dilakukan Uji DMRT dan dilakukan pengelompokan menggunakan PCA Biplot. Pengukuran sampel mengikuti standar ISTA. Hasil menunjukkan sebanyak 16 varietas mengalami deteriorasi namun varietas Cigeulis, Towuti, Situpatenggang dan Inpari 40 memiliki potensi tumbuh maksimal terbaik dengan kadar air dibawah 13 % sesuai dengan standar ISTA selama masa penyimpanan satu tahun. Kelompok varietas dengan potensi tumbuh terbaik yaitu Varietas Cigeulis, Towoti, Situ Patenggang, Inpari 40, Tukad Petanu, Ciherang, Tukad Balian, Bondoyudo dan Mekongga. Adapun Varietas Cibogo, Mekongga dan Inpara 7 berkelompok memiliki Bobot 1000 biji yang tinggi. Potensi tumbuh maksimum sangat nyata dan berkorelasi positif dengan Bobot 1000 biji, namun menunjukkan kecenderungan pola hubungan yang negatif pada kadar air benih. Kadar air dan bobot 1000 biji memiliki korelasi lemah dengan pola hubungan negatif.
Characterization and Evaluation of Tungro Resistence of Local Rice from Mataram, Toraja, and South Kalimantan Ismayanti, Rini; Ibrahim, Elisurya; Komalasari, Ema; Sidik, Effi Alfiani
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 50 No. 2 (2022): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.798 KB) | DOI: 10.24831/jai.v50i2.40255

Abstract

Varietas lokal dapat berpotensi memilki sifat tahan terhadap cekaman penyakit tungro, sehingga diharapkan mampu meningkatkan keragaan varietas padi yang dibudidayakan baik di lahan sawah maupun lahan rawa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter morfologi dan ketahanan varietas lokal asal Mataram, Toraja, dan Kalimantan Selatan terhadap penyakit tungro. Karakterisasi dilakukan pada 15 varietas lokal dan 5 varietas pembanding, yaitu Ciherang, Utri Merah, TKM6, Situ Patenggang dan Inpari 30. Evaluasi menggunakan varietas tahan wereng hijau (T1-T4) dan tahan tungro (V1-V4). Setiap varietas diamati karakter morfologinya, lalu data yang diperoleh dianalisis dengan aplikasi NTSYS 2.02 untuk memperoleh dendrogram. Kegiatan kedua yaitu evaluasi varietas lokal, masing-masing lima tanaman diinokulasikan wereng hijau. Indeks penyakit dihitung mengikuti panduan SES IRRI, dan keberadaan RTBV dikonfirmasi dengan PCR. Terdapat persamaan pada semua varietas pada karakter warna leher daun, bentuk lidah daun, dan tipe keluar malai yang sempurna. Varietas lokal yang memiliki kemiripan morfologi paling dekat dengan varietas yang disukai petani serta tahan terhadap penyakit tungro dan wereng hijau adalah Siam Kuning dan Karukut, sehingga dapat direkomendasikan tetua perakitan varietas baru tahan tungro. Kata kunci: karakter morfologi, padi tahan tungro, plasma nutfah, uji preferensi
PEMBERDAYAAN KELOMPOK KADER MELALUI PROGRAM DAPUR GIZI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI POSYANDU DAHLIA DESA KABASIRAN Irawan, Andi Muh Asrul; Yusuf, Andi Mukramin; Komalasari, Ema; Ananda, Alfina; Putri, Naila Maritza; Aulia, Khanza
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i1.3161

Abstract

Stunting is a condition of growth failure in children due to chronic malnutrition that has become a primary concern at Posyandu Dahlia. This is concerning considering Bogor Regency ranks as the second highest for stunting in West Java with a prevalence of 27.6%. The purpose of this community service program is to address three priority issues at Posyandu Dahlia: the lack of knowledge among cadres about stunting, limited kitchen facilities, and insufficient variety of supplementary food for toddlers. The implementation method was conducted at Posyandu Dahlia, Kabasiran Village, Parung Panjang District, Bogor Regency, involving 13 posyandu cadres as the main targets. This program was implemented through socialization, nutrition education, training on planting and processing local foods, and the application of hydroponic technology. The results showed that the stunting prevention program based on three pillars—nutrition education, hydroponic cultivation training, and local food utilization—significantly improved cadre capacity. Nutrition education increased knowledge (p<0.05) in detecting and preventing stunting. NFT-based hydroponic training enhanced cadre skills by 87%, enabling the production of nutritious vegetables for supplementary feeding. Meanwhile, local food processing training encouraged food diversification and community self-reliance. The synergy among these three pillars establishes a sustainable intervention model for reducing stunting prevalence effectively at the community level. In conclusion, the Nutrition Kitchen Program successfully increased the capacity of posyandu cadres in stunting prevention efforts through local food-based interventions. The suggestion for future activities is to conduct activities up to the harvesting process, with the results distributed to toddlers visiting the posyandu.
Peningkatan Keterampilan Anak Binaan Melalui Pelatihan Pembuatan Pempek Sayur Frozen Kemas Vakum di LPKA Kelas II Jakarta Azis, Lukman; Komalasari, Ema; Safitri, Riri; Romadhan, Mohammad Fajri; Surya, Fazriel Mahesa; Putri, Safira Aprilia; Hamidatun, Hamidatun
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i3.4717

Abstract

AbstrakPempek sayur frozen merupakan salah satu produk inovasi pangan, menambahkan irisan sayuran dan  ekstrak sari sayuran dalam adonan pempek. Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jakarta telah membudidayakan sayur pakcoy hidroponik dengan hasil yang berlimpah. Namun, pemanfaatan sayur ini tidak optimal karena keterbatasan pengetahuan dalam mengolah menjadi produk dengan masa simpan yang panjang. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak binaan di LPKA Kelas II Jakarta tentang pembuatan pempek sayur kemas vakum. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 minggu dengan kedatangan sebanyak 3 kali dan diikuti oleh 10 anak binaan. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari (1) Sosialisasi; (2) Pelatihan dan praktik pembuatan pempek sayur frozen kemas vakum; (3) Pelatihan label kemasan pangan olahan, (4) Monitoring dan evaluasi; serta (5) Keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan anak binaan mengalami peningkatan dari hasil pre- dan post-test sebesar 26,3%. Selain itu, anak binaan juga diketahui mampu mempraktekan kembali pembuatan pempek sayur yang telah dijelaskan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak binaan di LPKA Kelas II Jakarta.Kata kunci: Anak Binaan, Label Kemasan, Kemasan Vakum, Pempek Sayur.