Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Pelatihan Kondisi Fisik PB Liyansa Lombok Timur Intan Primayanti; Johan Wahyudi; Nazalus Syobri
Jurnal Dedikasi Madani Vol 3, No 1 (2024): July
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v3i1.12489

Abstract

Latihan kondisi fisik merupakan bagian terpenting dalam semua cabang olahraga. Setiap cabang olahraga membutuhkan kondisi fisik yang baik. Kondisi fisik sangat mendukung aspek-aspek lainnya seperti teknik, taktik dan mental. Kondisi fisik dapat berpengaruh dalam mendukung tugas atlet dalam latihan/pertandingan sehingga dapat tampil secara maksimal. Tujuan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memberikan pelatihan kondisi fisik kepada para pemain bulutangkis PB Liyansa Lombok Timur. Pelatihan ini perlu dilakukan karena adanya proses latihan fisik yang kurang maksimal. Untuk itu program pengabdian kepada masyarakat menghadirkan untuk memberikan pelatihan atlet adalah cara yang ditempuh untuk mengatasi masalah tersebut. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 3 sampai 4 Juni 2024 di Gedung Bulutangkis tempat pusat latihan PB Liyansa. Jumlah dari anggota tersebut adalah 18 orang usia remaja, yang terdiri dari 10 orang laki-laki dan 8 orang pemain. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui 2 kegiatan. Kegiatan yang pertama adalah metode pemaparan materi dan diskusi, serta kegiatan kedua pelaksanaan praktik latihan fisik.
Pengenalan Permainan Tradisional Lombok Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Untuk Siswa Dasar Di Kecamatan Bayan Edi Kurniawan; Kokom supriyatnak; Maulidin Maulidin; Nazalus Syobri; Lukaman Lukaman; Rindawan Rindawan; Lalu Suprawesta; Mujriah Mujriah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i4.1498

Abstract

Permainan tradisional memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan intelektual, sosial, dan karakter anak-anak. Oleh karena itu, diperlukan usaha untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional khas Lombok, dengan tujuan untuk membangkitkan minat anak-anak dalam bermain permainan tradisional tersebut serta meningkatkan aktivitas fisik mereka. Metodenya melibatkan kegiatan sosialisasi yang mencakup teori dan praktik langsung. Hasil dari kegiatan ini mencakup beberapa hal. Pertama, anak-anak usia sekolah dasar menjadi lebih aktif secara fisik dan terlibat dalam melestarikan permainan tradisional Lombok. Kedua, melalui pengenalan permainan tradisional yang dulu sering dimainkan oleh masyarakat kepada anak-anak, aktivitas fisik mereka meningkat, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesehatan dan tingkat kebugaran jasmani. Ketiga, sebagai hasil lainnya, artikel-artikel mengenai program pengenalan permainan tradisional juga dihasilkan. Secara keseluruhan, program ini bertujuan untuk mengenalkan permainan tradisional Lombok kepada anak-anak sekolah dasar melalui sosialisasi dan bermain bersama, yang dapat meningkatkan aktivitas fisik mereka dan mendukung pelestarian permainan tradisional. Introducing The Traditional Lombok Game To Preserve The Culture Of Elementary School Students In Bayan District Traditional games are closely related to children's intellectual, social and character development. Therefore, efforts are needed to reintroduce traditional Lombok games, with the aim of arousing children's interest in playing these traditional games and increasing their physical activity. The method involves outreach activities that include theory and direct practice.The results of this activity include several things. First, elementary school age children become more physically active and involved in preserving traditional Lombok games. Second, through introducing children to traditional games that people used to play, their physical activity increases, which in turn can improve their health and physical fitness levels. Third, as another result, articles regarding traditional game introduction programs were also produced. Overall, this program aims to introduce traditional Lombok games to elementary school children through socialization and playing together, which can increase their physical activity and support the preservation of traditional games.
Sosialisasi olahraga disabilitas di Kabupaten Lombok Timur Lukman; Nazalus Syobri; Kurnia Taufik; Satria Mulya Jaya; Muhammad Salabi; Nurtajudin
ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi, pengetahuan, dan motivasi penyandang disabilitas, keluarga, serta masyarakat mengenai pentingnya olahraga disabilitas dan peran National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) dalam pembinaan atlet disabilitas. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, pelaksanaan sosialisasi melalui ceramah dan diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 26 peserta yang terdiri atas penyandang disabilitas, orang tua, guru pendamping, dan pengurus NPCI Kabupaten Lombok Timur. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta meningkat dari 10% sebelum sosialisasi menjadi 90% setelah sosialisasi, dengan tingkat partisipasi peserta mencapai 90%. Selain itu, sekitar 80% peserta menyatakan berminat mengikuti program pembinaan olahraga disabilitas. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi efektif dalam meningkatkan literasi, mengubah persepsi masyarakat, serta mendorong partisipasi penyandang disabilitas dalam kegiatan olahraga. Oleh karena itu, sosialisasi olahraga disabilitas perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya memperluas akses pembinaan, meningkatkan prestasi atlet disabilitas, dan mendukung terwujudnya olahraga yang inklusif di Kabupaten Lombok Timur.