Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Selfie Jilbab : Produksi Identitas Virtual Perempuan di Instagram Kurniawati, Juliana; Yuliani, Fitria; Safitra, Linda
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i3.4568

Abstract

Selfie jilbabs are an interesting selfie style to study because jilbabed women often seem to have no freedom in producing virtual identities. Some religious norms are considered to limit self-representation in cyberspace. This article aims to examine the production of virtual identity formed by women wearing headscarves through selfies on compilation accounts on Instagram. Theo van Leeuwen's social semiotics and Michel Foucault's concept of technology of the self are used to examine uploads of selfie jilbabs on the compilation accounts @jilbab_chantik, @selfie_mukena and @jilbab_sweet. The third account of this compilation was chosen because it represents three representations of selfie style. Instagram is a space that offers freedom for women who wear hijab to express themselves through photos. However, when the photo is submitted to the admin compilation account for editing, a modification of the authority for the photo occurs. A study of three photo compilation accounts shows three dominant virtual identities generated by admins, namely beautiful women, sexy women, and pious women. Viewers confirmed these three identities by liking and actively commenting on photos uploaded to the Instagram newsfeed.
TIGA KEKUATAN UTAMA LEMBAGA PENDIDIKAN MUHAMMDIYAH DALAM MENAKLUKAN TANTANGAN PENDIDIKAN DI ERA 4.0 Safitra, Linda; Heriyanti, Lesti; Kurniawati, Juliana
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 1 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i1.4085

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang tiga kekuatan utama Lembaga Pendidikan Muhammdiyah dalam menaklukan tantangan pendidikan di Era 4.0 melalui studi literatur dari jurnal-jurnal yang sesuai dengan tema. Sebagaimana kita ketahui kehidupan umat manusia selalu berdinamika mengikuti perkembangan zaman. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengarahkan masyarakat kepada kehidupan yang radikal. Perubahan terjadi dalam berbagai aspek kehidupan manusia, perilaku menyimpang mulai dianggap biasa dan mendapatkan tolerasi dari masyarakat, tatanan moral mulai dipertanyakan, serta munculnya permasalahan kemasyarakatan yang semakin komplek. Salah satu langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi problematika tersebut adalah melalui penguatan pada sistem pendidikan di Indonesia yang berlandaskan nilai dan moral. Muhammdiyah merupakan salah satu organisasi besar yang selalu istiqomah melaksanakan dakwahnya, salah satunya melalui lembaga pendidikan Muhammdiyah. Muhammdiyah sebagai sebuah persyarikatan mempunyai 3 kekuatan utama yang dapat dioptimalkan dalam menghadapi tantangan lembaga pendidikan muhammadiyah di era 4.0 ini. Tiga kekuatan itu disebut sebagai kekuatan nilai, kekuatan sistem, dan kekuatan orang. Optimalisasi dalam mengkombinasikan dan menginternalisasikan ketiga kekuatan tersebut dalam lembaga pendidikan muhammdiyah akan mampu membuat pendidikan muhammadiyah berkontribusi, serta menjaga eksistensinya ditengah gempuran perkembangan zaman.
STRATEGI KOMUNIKASI HUMAS PMI PROVINSI BENGKULU DALAM MELAKSANAKAN SOSIALISASI PENANGGULANGAN BENCANA ALAM DI KELURAHAN SUMBER JAYA KOTA BENGKULU Bintoro, Muhammad; Kurniawati, Juliana
Jurnal Ilmiah Humas dan Media Kontemporer Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.452 KB) | DOI: 10.36085/madia.v3i1.4626

Abstract

Pelaksanaan kegiatan kemanusiaan atau sosialisasi tentang penanggulangan bencana alam, PMI yang berada di Provinsi Bengkulu sangat membutuhkan peran humas dalam pelaksanaanya. Tentu mereka mempunyai strategi komunikasi yang telah ditetapkan sebelumnya agar tujuan dapat tercapai,terukur serta dapat diterima masyarakat Provinsi Bengkulu. Seperti yang diketahui, bahwasanya Provinsi Bengkulu sangat rawan terjadi bencana alam seperti gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menggali mengenai Strategi Komunikasi Humas PMI Bengkulu Dalam Melaksanakan Sosialisasi Penanggulangan Bencana Alam Di Kelurahan Sumber Jaya. Penelitian ini menggunakan teori Harold D. Laswell sebagai penggambaran proses komunikasi, yakni : 1) sumber, 2) pesan, 3) saluran atau media, 4) penerima, dan 5) efek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan 1 informan kunci yang merupakan Ketua PMI Provinsi Bengkulu dan 2 informan yaitu Ka. Divisi Humas PMI Bengkulu dan Koordinator Lapangan Program Pertama dan informan pendukung yaitu masyarakat Kelurahan Sumber Jaya. Hasil dari penelitian ini adalah PMI sebagai informasi menyampaikan pesan kepada masyarakat Kelurahan Sumber Jaya melaksanakan sosialisasi adalah koordinasi kepada masyarakat , pembuatan pamflet, sticker, dan brosur, pembentukan SIBAT (Siaga Bencana Masyarakat), pembuatan video, dan penyediaan bibit mangrove. Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Sosialisasi, Bencana Alam
KOMUNIKASI PEMASARAN JASA MUA @MAKEUPBY_FIRDHA DI KOTA BENGKULU Harahap, Felisya Oktarina; Kurniawati, Juliana
Jurnal Ilmiah Humas dan Media Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v5i1.7584

Abstract

Strategi komunikasi pemasaran melalui media sosial Instagram merupakan salah satu bentuk perancangan yang diterapkan oleh @makeupby_firdha untuk meningkatkan minat konsumen. Komunikasi memainkan peran penting dalam pemasaran. Ketika komunikasi menjadi sulit, begitu pula upaya pemasaran. Tujuan kegiatan pemasaran adalah untuk menyajikan barang/jasa yang ditawarkan kepada masyarakat. kenaikan pangkat memastikan konsumen mengetahui serta tertarik buat membeli/menggunakan jasa yang ditawarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah buat mengetahui komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh @makeupby_firdha pada media sosial khususnya media sosial Instagram buat menaikkan minat konsumen. dan pelajari faktor-faktor strategi komunikasi pemasaran @makeupby_firdha. Penelitian ini menggunakan teori bauran pemasaran/ marketing mix yg terdiri asal empat bagian yaitu produk, harga, trmpat, dan promotion Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Narasumber terdiri dari 5 orang yaitu. pemilik/pemilik @makeupby_firdha, seorang asisten/karyawan dan 3 orang pelanggan yang telah berkalikali menggunakan jasa @makeupby_firdha. Data dikumpulkan melalui tahap obervasi,wawancara serta dokumentasi. Penelitian ini mendeskripsikan strategi pemasaran media sosial Instagram @makeupby_firdha untuk menciptakan minat konsumen terhadap layanan yang ditawarkan. Kajian menunjukkan bahwa faktor kuncinya adalah kualitas layanan tata rias (product) yang ditawarkan dan strategi penetapan harga (price) yang kompetitif dan transparan. melibatkan konsumen dan menonjolkan layanan melalui pemasaran online (place) dan penggunaan konten promosi (promotion) yang kreatif dan interaktif seperti tutorial tata rias, umpan balik pelanggan, dan banyak lagi. Keywords: Strategi Pemasaran, Media Sosial, Instagram, Minat Konsumen
REPRESENTASI PRAKTEK PERGAULAN BEBAS DALAM FILM JAKARTA VS EVERYBODY Valentin, Rizki Kelvin; Kurniawati, Juliana
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v5i1.7847

Abstract

Penelitian ini menyelidiki penggambaran pergaulan bebas dalam karya sinematik “Jakarta vs. Everybody” menggunakan kerangka analisis semiotik yang ditetapkan oleh Roland Barthes. Tujuan dari penyelidikan ini adalah untuk menggambarkan faktor-faktor yang berkontribusi pada keterlibatan remaja dalam perilaku bebas, untuk menganalisis konteks sosiokultural dan emosional yang mendukung perilaku tersebut, dan untuk memastikan konsekuensi dari representasi ini pada persepsi yang dipegang oleh audiens. Investigasi ini mengadopsi metodologi deskriptif kualitatif menggunakan teknik analisis semiotik Roland Barthes, yang meneliti makna yang dikemas dalam denotasi, konotasi, dan mitos dalam urutan film yang menggambarkan pergaulan bebas.Temuan menunjukkan bahwa film “Jakarta vs. Everybody” mengartikulasikan pergaulan bebas melalui tiga dimensi utama: hubungan seksual kasual, konsumsi minuman beralkohol, dan penyalahgunaan narkotika. Analisis semiotik menjelaskan bahwa perilaku seperti itu tidak hanya menandakan krisis moral di kalangan remaja tetapi juga melambangkan tekanan sosial ekonomi dan perasaan keterasingan yang meresap di lingkungan perkotaan. Narasi ini menggambarkan protagonis, Dom, yang aspirasi awalnya mengejar karir akting membawanya ke ranah pergaulan bebas, dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk keteganganekonomi, tekanan lingkungan, dan regulasi sosial yang tidak memadai.Studi ini menyimpulkan bahwa penggambaran pergaulan bebas dalam film berfungsi sebagai kritik sosial terhadap pengalaman hidup remaja di Jakarta, sekaligus berfungsi sebagai kisah peringatan mengenai bahaya yang terkait dengan pergaulan bebas. Karya sinematik melampaui hiburan belaka, mendorong kontemplasi mendalam tentang pentingnya pendidikan moral dan dukungan sosial dalam menavigasi tantangan yang dihadapi oleh remaja dalam konteks metropolitan. Keywords :Pergaulan Bebas, Analisis Semiotika, Remaja
ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH TERHADAP KONFLIK AGRARIA DALAM FILM DOKUMENTER 'BARANG PANAS Putra, David Ade; Kurniawati, Juliana
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v5i1.7860

Abstract

Penelitian ini secara menyeluruh meneliti sengketa agraria yang digambarkan dalam film dokumenter “Barang Panas” yang diproduksi oleh Ekspedisi Indonesia Baru melalui lensa metodologi analisis wacana kritis Norman Fairclough. Tujuan utama dari penyelidikan ini adalah untuk membedakan dan mengevaluasi penggambaran konflik agraria yang muncul antara masyarakat lokal dan entitas pemerintah dalam kaitannya dengan inisiatif Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB). Metodologi penelitian yang digunakan mengadopsi kerangka kualitatif menggunakan teknik analisis wacana kritis seperti yang diuraikan dalam model Norman Fairclough, yang terdiri dari tiga dimensi yang saling berhubungan: analisis tekstual, praktik wacana, dan praktik sosiokultural. Data empiris bersumber dari film dokumenter “Barang Panas,” yang disiarkan di saluran YouTube Expeditions Indonesia Baru. Temuan menunjukkan bahwa konflik agraria yang diilustrasikan dalam film dokumenter mencakup empat dimensi mendasar: (1) perselisihan kepemilikan tanah dan relokasi masyarakat, (2) dampak kesehatan yang berasal dari polusi udara yang terkait dengan proyek PLTPB, (3) degradasi ekologi berdampak buruk pada produktivitas pertanian, dan (4) marginalisasi penduduk asli dalam perumusan kebijakan. Analisis menunjukkan bahwa film “Hot Goods” dengan mahir membangun wacana kritis mengenai ketidakseimbangan kekuasaan antara otoritas pemerintah dan masyarakat adat dalam kerangka pengembangan proyek energi terbarukan. Keywords: Konflik agraria, analisis wacana kritis, film dokumenter, masyarakat adat
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL TIKTOK SEBAGAI ALAT PROMOSI THRIFT FASHION (ANALISIS KONTEN AKUN @thriftby.ara) Astina, Dhona; Kurniawati, Juliana
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v6i1.8485

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana akun TikTok @thriftby.ara secara efektif memanfaatkan fitur dan karakteristik platform TikTok untuk promosi bisnis thrift fashion. Fokus penelitian meliputi strategi hiburan dalam konten, pemanfaatan tren TikTok, interaksi personal dengan audiens, optimalisasi fitur TikTok, serta dampaknya terhadap perilaku konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan promosi dengan konten yang menghibur dan soft selling berhasil membangun keterlibatan emosional dan kedekatan brand dengan konsumen. Pemanfaatan tren dan hashtag viral meningkatkan visibilitas serta engagement akun. Interaksi personal yang responsif memperkuat loyalitas pelanggan dan membangun komunitas yang solid. Optimalisasi fitur seperti Story, polling, caption dengan call-to-action, dan video pendek efektif mempertahankan perhatian audiens dan mendorong tindakan pembelian. Dampak pada perilaku konsumen terlihat dari peningkatan kepercayaan melalui konten visual realistis dan pemicu urgensi pembelian melalui informasi stok terbatas dan promo. Penelitian ini menegaskan pentingnya kombinasi konten hiburan, interaksi personal, dan penggunaan fitur platform untuk keberhasilan pemasaran di TikTok. Kata Kunci: Optimalisasi Tiktok, Promosi, Fashion
REPRESENTASI KONSEP TOXIC FAMILY DALAM DRAMA KOREA QUEEN OF TEARS Betariya, Betariya; Kurniawati, Juliana
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v6i1.8538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi konsep toxic family dalam drama Korea Queen of Tears dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Melalui analisis terhadap lima adegan kunci, penelitian ini mengungkap bagaimana dinamika keluarga yang tampak harmonis ternyata menyimpan berbagai bentuk kekerasan emosional, kontrol berlebihan, dan komunikasi yang tidak sehat. Relasi suami istri, hubungan mertua dan menantu, serta interaksi ibu dan anak dalam drama ini menjadi cerminan dari struktur keluarga yang didominasi oleh nilai-nilai patriarkal dan hierarkis. Temuan menunjukkan bahwa Queen of Tears tidak hanya menyajikan kisah melodrama, tetapi juga menyampaikan kritik sosial terhadap mitos-mitos budaya yang menormalisasi represi emosi dan ketimpangan relasi dalam keluarga. Drama ini menjadi media reflektif yang menggugah kesadaran penonton akan pentingnya membangun komunikasi setara, empati, dan penghormatan terhadap otonomi emosional demi menciptakan keluarga yang lebih sehat secara psikologis dan sosial. Kata kunci: Representasi,Toxic Family,Drama Korea
Komunikasi Interpersonal Pelaku Judi Online (Game Slot) untuk Mengatasi Kecanduan Judi Online di Kelurahan Ibul Kota Manna Bengkulu Selatan Puri, M. Zahril; Kurniawati, Juliana
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v6i1.8586

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan guna mengetahui peran komunikasi interpersonal dalam membantu pelaku judi online (game slot) mengatasi kecanduan di Kelurahan Ibul, Kota Manna, Bengkulu Selatan. Penelitian memakai metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, dengan melibatkan 4 informan yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria yang relevan. Analisis data dilakukan memakai model interaktif Miles dan Huberman dengan validasi melalui triangulasi sumber dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal antar pelaku berlangsung intens dalam komunitas pertemanan seperti tongkrongan dan grup digital. Komunikasi yang terjalin bersifat terbuka, egaliter, dan emosional, yang di satu sisi memperkuat kebiasaan berjudi, namun di sisi lain mulai menjadi media saling mengingatkan tentang bahaya kecanduan. kata kunci : game slot,judi online,komunikasi interpersonal
RESEPSI MAHASISWA FISIP UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU TERHADAP KEKERASAN PSIKOLOGIS DALAM DRAMA WEAK HERO CLASS 1 Al Fayed, Ivan; Kurniawati, Juliana
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v6i1.8592

Abstract

Fenomena Korean Wave atau Hallyu telah menyebar luas ke seluruh dunia dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk konsumsi media oleh generasi muda. Salah satu produk budaya Korea yang banyak digemari adalah drama Korea, yang tidak hanya menyajikan hiburan tetapi juga mengangkat isu-isu sosial seperti kekerasan psikologis. Drama Weak Hero Class 1 merupakan salah satu contoh tayangan yang menggambarkan kekerasan psikologis di lingkungan sekolah secara intens. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mahasiswa FISIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu angkatan 2021 menerima dan memaknai representasi kekerasan psikologis dalam drama tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teori resepsi Stuart Hall, penelitian ini mengkaji cara mahasiswa menginterpretasikan pesan-pesan kekerasan non-fisik yang ditampilkan dalam drama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audiens tidak secara pasif menerima pesan, melainkan memberikan makna yang beragam tergantung pada latar belakang pengalaman dan pemahaman mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang bagaimana media populer membentuk kesadaran sosial remaja terhadap isu kekerasan psikologis.   Kata Kunci : Korean Wave, kekerasan psikologis, drama Korea, resepsi penonton, Stuart Hall