Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA TERHADAP KENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU MENYUSUI Anggriani Ance Dunggio; Fatmah Zakaria; Siskawati Umar; Nour Arizza Dwi Melani
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i2.7708

Abstract

Abstrak Anemia postpartum mempengaruhi ibu seperti dalam kegiatan keseharian, kelelahan, postpartum blues dan terjadinya penurunan kemampuan kognitif pada ibu. Salah satu buah yang dipercaya untuk mengatasi anemia adalah buah naga. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh pemberian jus buah naga terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu menyusui. Metode penelitian yang digunakan adalah pra exsperimental dengan pendekatan one-group pra-post test design. Jumlah sampel sebanyak 22 atau total sampling. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan kadar hemoglobin pada ibu menyusui sebelum pemberian intervensi yaitu ibu dengan anemia sedang sebanyak 20 orang sedangkan ibu dengan anemia ringan sebanyak 2 orang, sesudah pemberian intervensi yaitu ibu dengan anemia ringan sebanyak 14 orang sedangkan ibu tidak anemia/normal sebanyak 8 orang dengan nilai Pvalue = 0.000<0.05. Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian jus buah naga terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu menyusui. Saran untuk pihak rumah Puskesmas agar selalu memberikan edukasi pada Masyarakat khususnya ibu hamil dan menyusui tentang pencegahan anemia serta dampak anemia.      Kata kunci : Anemia, Buah Naga, Kadar Hemoglobin, Menyusui.  
PENGARUH DUKUNGAN SUAMI DAN KADER KESEHATAN TERHADAP PRAKTIK PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Adinda Putri Dehi; Fatmah Zakaria; Nour Arizza Dwi Melani; Zuriati Muhamad
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i2.7736

Abstract

Abstrak ASI eksklusif adalah proses pemberian Air Susu Ibu kepada bayi sejak dilahirkan hingga berusia enam bulan tanpa disertai makanan atau minuman lain. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif tidak hanya bergantung pada faktor ibu, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh dukungan dari lingkungan terdekat yaitu suami dan kader kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dan kader kesehatan terhadap praktik pemberian ASI Eksklusif. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 166 ibu dengan jumlah sampel sebanyak 45 ibu. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebanyak 33 orang memberikan ASI esklusif dan 12 orang tidak memberikan ASI esklusif, untuk dukungan suami tertinggi yaitu ibu yang mendapatkan dukungan sebanyak 36 orang sedangkan ibu yang tidak mendapatkan dukungan sebanyak 9 orang dengan nilai Pvalue 0,000, dukungan kader tertinggi yaitu ibu mendapatkan dukungan sebanyak 33 orang sedangkan ibu yang tidak mendapatkan dukungan sebanyak 12 orang dengan nilai Pvalue 0,000. Kesimpulan terdapat hubungan dukungan suami dan kader kesehatan terhadap praktik pemberian ASI Eksklusif. Saran untuk pihak Puskesmas agar selalu memberikan edukasi pada Masyarakat khususnya ibu menyusui tentang manfaat pemberian ASI Esklusif dan dampak tidak ASI Esklusif.   .   Kata kunci : ASI Eksklusif, Dukungan Suami, Dukungan Kader, Menyusui, Cross Sectional
Efektivitas Edukasi Gizi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Tentang Pencegahanobesitas Di Puskesmas Limboto Puspita Hunowu; Fatmah Zakaria; Yuliandry Yunus
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan dansikap remaja putri tentang pencegahan obesitas di Puskesmas Limboto. Penelitian ini menggunakan desainpre-eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Pengukuran dilakukan sebelumdan sesudah pemberian edukasi gizi untuk mengetahui perubahan pengetahuan dan sikap responden.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap tentang pencegahan obesitas. Analisisdata dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Subjek penelitian adalah 31 remaja putriyang berada di wilayah kerja Puskesmas Limboto. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive samplingsesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Sebelum diberikan edukasi gizi, sebagianbesar responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 24 responden (77,4%) dan pengetahuan baiksebanyak 7 responden (22,6%). Setelah diberikan edukasi, seluruh responden (100%) memilikipengetahuan baik. Pada variabel sikap, sebelum edukasi terdapat 10 responden (32,3%) dengan sikapnegatif dan 21 responden (67,7%) dengan sikap positif, sedangkan setelah edukasi seluruh responden(100%) memiliki sikap positif. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p-value sebesar0,000 (p&lt;0,05) pada variabel pengetahuan dan sikap, sehingga edukasi gizi terbukti efektif dalammeningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang pencegahan obesitas di Puskesmas Limboto.