Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM

Implikatur Percakapan dalam Bahasa Toraja Dialek Gandangbatu Nensilianti Nensilianti; Ambo Dalle; Mahmudah Mahmudah; Sarce Liling
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.876 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implikatur percakapan dalam bahasa Toraja dialek Gandangbatu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data penelitian ini adalah bahasa Toraja dialek Gandangbatu, sedangkan sumber datanya adalah sumber data lisan, yaitu wacana lisan yang dituturkan oleh penutur asli bahasa Toraja dialek Gandangbatu sebanyak lima orang. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan teknik obsevasi, teknik pencatatan, dan teknik intropeksi. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikatur percakapan dalam bahasa Toraja dialek Gandangbatu yang diperoleh dari wacana lisan meliputi:  (1) implikatur yang menyatakan penolakan suatu ajakan atau permintaan,    2) implikatur yang menyatakan perintah atau suruhan, (3) implikatur yang menyatakan alasan atas suatu pertanyaan, (4) implikatur yang menyatakan jawaban dengan mengimplikasikan pada objek yang lain, (5) implikatur yang menyatakan sindiran atas perbuatan atau tindakan  orang lain, dan (6) implikatur yang menyatakan suatu kecaman atau penilaian. Maksim yang digunakan untuk mengungkapkan dan memahami implikatur percakapan dalam bahasa Toraja dialek Gandangbatu meliputi: maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim cara. Dari hasil penelitian tersebut penulis menyarankan agar hasil peneltian ini dapat dijadikan bahan pengembangan pengajaran bahasa Toraja sebagai muatan lokal.  Kata Kunci: Implikatur Percakapan, Bahasa Toraja, Dialek Gandabatu
PENGGUNAAN BUNYI SEGMENTAL MELALUI PENERAPAN TEKNIK SHOW NOT TELL (MENUNJUKKAN BUKAN MEMBERITAHUKAN) Syamsudduha Syamsudduha; Mahmudah Mahmudah
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.187 KB)

Abstract

Bunyi segmental merupakan bunyi yang dapat disegmen-segmenkan, diruas-ruaskan, atau dipisah-pisahkan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan bunyi segmental melalui teknik show not tell (menunjukkan bukan memberitahukan) dalam pembelajaran fonologi bahasa Indonesia mahasiswa semester 1 prodi bahasa dan sastra indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data penelitian ini berupa cara mahasiswa menghasilkan bunyi-bunyi segmental sesuai dengan jenis dan klasifikasi bunyi segmental. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu (a) reduksi data, (b) penyajian data, (c) Verifikasi/kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) keterampilan menggunakan bunyi vokoid, terdiri dari: (a) ada tidaknya gangguan, (b) tinggi rendahnya lidah, (c) maju mundurnya lidah, dan (c) bentuk bibir dan (2) keterampilan menggunakan bunyi kontoid, terdiri dari: (a) ada tidaknya gangguan, (b) mekanisme udara, (c) arah udara, (d) pita suara, (e) lubang lewat udara, (f) mekanisme artikulasi. Kata Kunci: bunyi segmental, show not tell