Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Madaniya

Pelatihan Geogebra Sebagai Media Pembelajaran Inovatif Bagi Guru Matematika SMP Kota Samarinda Petrus Fendiyanto; Safrudiannur Safrudiannur; Kurniawan Kurniawan
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.630

Abstract

Teknologi komputer dapat digunakan sebagai media pembelajaran inovatif matematika sehingga guru dapat menyampaikan materi secara lebih mudah, dan siswa menjadi mudah memahami konsep matematika dengan baik serta antusias dalam mengikuti pembelajaran matematika. Pada kesempatan wawancara dengan ketua MGMP Matematika SMP kota Samarinda menuturkan bahwa pemanfaatan komputer dalam pembelajaran matematika di sekolah belum maksimal. Selain karena kurangnya keterampilan dalam menggunakan software yang berkaitan dengan pembelajaran matematika, guru-guru lebih memilih untuk menggunakan cara manual dan konvensional. Padahal dalam kurikulum merdeka, guru diharuskan wajib dan mampu menguasai teknologi yang digunakan dalam pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru matematika dalam pembelajaran di sekolah adalah Geogebra. Geogebra dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk mengontruksi, mendemontrasikan atau memvisualisasikan masalah abstrak pada matematika khususnya pada bidang geometri yang tidak dapat diselesaikan secara manual. Hasil yang diperoleh dalam pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini adalah 1) guru MGMP Matematika SMP Kota Samarinda dapat menggunakan dan memanfaatkan software Geogebra; 2) guru MGMP Matematika SMP Kota Samarinda terampil dan mampu membuat media pembelajaran matematika berbasis geogebra. Adapun hasil evaluasi dari peserta terkait pelaksanaan pelatihan ini adalah sangat memuaskan dan materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan peserta. Selain itu, evaluasi terkait keterampilan dan komunikasi pemateri menunjukan respon yang positif dari peserta, yang dalam hal ini adalah guru MGMP matematika SMP Kota Samarinda.
Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) di SDN 004 Sambutan Zainuddin Untu; Nanda Arista Rizki; Azainil Azainil; Petrus Fendiyanto
Madaniya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.800

Abstract

Bahan ajar merupakan salah satu unsur dari perangkat ajar yang sangat menentukan keberhasilan dari suatu pembelajaran, terutama pembelajaran di SD. Namun di SDN 004 sambutan yang terletak di kota Samarinda, beberapa gurunya masih bingung dan mengalami kesulitan dalam menyusun bahan ajar berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 004 Sambutan, dengan tujuan untuk memberikan pendampingan terhadap guru dalam penyusunan bahan ajar berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Pelaksanaan kegiatan pendampingan ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu identifiaksi masalah, perencanaan, pengembangan materi, pelaksanaan pendampingan, dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan ini adalah metode ceramah, demonstrasi, dan praktik. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pendampingan penyusunan bahan ajar berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) adalah 1) guru SDN 004 Sambutan dapat memahami bahan ajar Higher Order Thinking Skills (HOTS); 2) guru SDN 004 Sambutan dapat menyusun bahan ajar berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) dengan baik dan benar. Adapun hasil evaluasi dari peserta terkait kegiatan pendampingan ini adalah sangat positif, begitu juga dari segi kebermanfaatan materi yang diberikan.
Workshop Pembuatan LKPD Menggunakan Canva yang Terintegrasi dengan Liveworksheet di SMPN 22 Samarinda Petrus Fendiyanto; Firanda Firanda
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1078

Abstract

Pada era digital, integrasi teknologi dalam pendidikan menjadi kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di SMPN 22 Samarinda dalam pembuatan Lembar Kerja Peserta didik (LKPD) berbasis teknologi menggunakan Canva yang terintegrasi dengan Liveworksheet. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 24 September 2024, yang diikuti oleh 14 guru Matematika dan IPA. Metode pelaksanaan meliputi ceramah untuk memberikan penjelasan teoritis, praktik langsung dengan pendampingan, serta diskusi melalui grup Whatsapp. Kegiatan workshop pembuatan LKPD menggunakan Canva yang terintegrasi dengan Liveworksheet di SMPN 22 Samarinda dapat terlaksana dengan baik dan memperoleh respon yang positif dari peserta, mulai dari penyelenggaraan kegiatan sampai dengan evaluasi narasumber. Adapun hasil dari kegiatan workshop ini adalah (1) guru SMPN 22 Samarinda mengetahui tentang Canva dan Liveworksheet, (2) guru SMPN 22 Samarinda dapat membuat LKPD menggunakan Canva yang terintegrasi dengan Liveworksheet.
Peningkatan Kompetensi Guru SD se-Kecamatan Muara Badak Melalui Penguatan Literasi Numerasi untuk OSN Bidang Studi Matematika Asyril Asyril; Abdul Basir; Haeruddin Haeruddin; Petrus Fendiyanto; Nur Insan Ramadhani
Madaniya Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1213

Abstract

Literasi numerasi merupakan slah satu kompetensi esensial yang harus dimiliki oleh guru untuk mendukung keberhasilan siswa dalam pembelajaran dan kompetisi akademik, termasuk Olimpiade Sains Nasional (OSN). Namun, rendahnya kompetensi ini di kalangan guru SD sering menjadi hambatan dalam pembinaan siswa. Program pelatihan literasi numerasi yang dilaksanakan selama dua hari di Kecamatan Muara Badak, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui metode ceramah, praktik, dan diskusi partisipatif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam menyelesaikan soal berbasis HOTS serta antusiasme tinggi untuk memperdalam strategi pembinaan siswa. Meski demikian, durasi pelatihan dirasakan masih kurang, sehingga diperlukan keberlanjutan melalui diskusi daring di grup WhatsApp. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi guru dan siswa, khususnya dalam konteks pembelajaran numerasi dan persiapan OSN.