Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Studi Literatur: Nilai-Nilai dan Keterbatasan Sains Ditinjau Dari Pembelajaran Fisika Berbasis Perkembangan Teknologi Dewi, Kartika Sari; Hapsari, Annita Dwi; Dzulhaq, Adefia Larasati; Mahardika, I Ketut; Handono, Sri; Ernasari, Ernasari
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai dan keterbatasan ilmu pengetahuan dalam pembelajaran berbasis fisika serta perkembangan teknologi. Nilai-nilai ini membentuk fondasi yang tak tergantikan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Objektivitas memastikan bahwa inovasi teknologi didasarkan pada bukti ilmiah yang kuat, sementara metode ilmiah menyediakan pendekatan sistematis yang diperlukan dalam pengembangan teknologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tinjauan pustaka. Integritas dan etika ilmiah menjadi landasan untuk menjaga kualitas penelitian dan teknologi. Selain itu, tanggung jawab sosial dan lingkungan menekankan bahwa teknologi harus digunakan untuk kesejahteraan manusia dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menyoroti bahwa nilai-nilai ilmiah bukan hanya aspek teknis dalam penelitian dan teknologi; nilai-nilai tersebut juga mencerminkan sudut pandang etis dan tanggung jawab sosial yang sangat penting. Dalam dunia yang terus berkembang, pemahaman terhadap nilai-nilai ini sangat penting dalam merancang teknologi yang memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan mematuhi dan menerapkan nilai-nilai ilmiah ini, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik yang didukung oleh teknologi yang etis dan berkelanjutan.
PERAN PEMBELAJARAN FISIKA DALAM TRANSFORMASI SAINS DAN TEKNOLOGI Nisa, Putri Kholifatun; Makida, Zilfiyatul; Liana, Nur; Ernasari, Ernasari; Mahardika, I Ketut; Handono, Sri
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 7 No 1 (2024): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v7i1.3410

Abstract

Fisika adalah cabang ilmu pengetahuan penting yang membantu kita memahami prinsip-prinsip dasar dunia fisik. Dengan mempelajari fisika, individu dapat mengembangkan dasar pengetahuan yang kuat tentang dunia di sekitar mereka, termasuk topik-topik seperti mekanika, termodinamika, dan elektromagnetisme. Pemahaman tentang alam sangat penting bagi perkembangan teknologi yang maju dan modern, hal ini dikarenakan ilmu fisika dapat menjadi landasan bagi banyak inovasi teknologi. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki landasan yang kuat dalam bidang fisika untuk berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
How Do Physics Teachers Implement the Merdeka Curriculum in Learning Activities? Nila Mutia Dewi; Sutarto Sutarto; Ernasari Ernasari; Rangga Alif Faresta
Journal of Education and Teaching (JET) Vol 6 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jet.v6i1.530

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum in Indonesia since 2022 has encountered various challenges, particularly in physics learning. This study aims to identify and address these challenges by examining how physics teachers implement the Merdeka Curriculum. Using a qualitative case study approach, data were collected over four months from 14 physics teachers in five high schools in Jember Regency. The study employed interviews, observations, and documentation, analyzed through the Miles and Huberman model: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal three key stages in the learning process: introduction, core, and closing. While teachers present objectives and problem orientation in the introductory phase, motivation and initial assessments are lacking. Core activities involve discussions and practicums but are mainly lecture-based, with minimal application of differentiated learning. The closing stage includes reflection, summary, and assignments. However, inconsistencies between observations and interviews indicate the suboptimal implementation of differentiated learning. To enhance curriculum effectiveness, teacher training in lesson planning and formative assessments is essential. This study's limitation is its small participant pool, suggesting future research should expand the sample size for broader validation.
Pelatihan pembelajaran berdiferensiasi bagi guru guru SMP Negeri 4 Sukowono Nila Mutia Dewi; Albertus Djoko Lesmono; Ernasari Ernasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25514

Abstract

Abstrak Masalah yang dihadapi para guru ini adalah merancang pembelajaran yang mampu memenuhi kebutuhan karakterisik belajar siswa yang beragam, baik yang regular maupun anak berkebutuhan khusus. Salah satu strategi yang bisa dilakukan untuk mengupayakan hal tersebut di era Merdeka Belajar ini adalah dengan Pembelajaran Differensiasi. Pelaksanaan pembelajaran berdiferesnsiasi melibatkan unsur yang menjadi fokus pembelajaran abad 21. Tujuan kegiatan pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pembelajaran berdiferensiasi sehingga kualitas pembelajaran sesuai tuntutan abad 21 dapat terpenuhi dalam era merdeka belajar ini. Metode pelaksanaan meliputi pemberian materi oleh narasumber, diskusi serta tanya jawab antara peserta dengan narasumber, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan dilakukan pada 9 guru SMP Negeri 4 Sukowono pada Mei , Juni dan Juli 2024. Pada akhir pelatihan, peserta melakukan posttest  dan mengisi survei melalui angket respon yang hasilnya diukur menggunakan Skala Likert, dan diperoleh nilai rata-rata 80 dan skor 87% untuk komponen pengetahuan peserta. Berdasarkan data yang diperoleh dari isian posttest dan angket respon menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta pelatihan mengenai pembelajaran berdiferensiasi. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mengikuti keseluruhan kegiatan pelatihan. Kata kunci: pelatihan; guru; pembelajaran diferensiasi. Abstract The problem faced by these teachers is designing learning that is able to meet the needs of the diverse learning characteristics of students, both regular and children with special needs. One strategy that can be used to achieve this in this era of Independent Learning is Differentiated Learning. The implementation of differentiated learning involves elements that are the focus of 21st century learning. The aim of this training activity is to increase knowledge about differentiated learning so that the quality of learning according to the demands of the 21st century can be met in this era of independent learning. Implementation methods include providing material by resource persons, discussions and questions and answers between participants and resource persons, mentoring and evaluation. The training was conducted on 9 teachers at SMP Negeri 4 Sukowono in May and June 2024. At the end of the training, participants took a posttest and filled out a survey via a response questionnaire, the results of which were measured using a Likert Scale, and obtained an average score of 80 and a score of 87% for the participants' knowledge component. Based on data obtained from the posttest and response questionnaire, it shows that there has been an increase in the training participants' knowledge regarding differentiated learning. The enthusiasm of the participants can be seen from their active participation in all training activities. Keywords: training; teachers; differentiated learning.
Development of an Assessment Instrument for Understanding Physics Concepts and Nationalism Attitudes of Learners on Newton's Laws Material Ernasari; Nila Mutia Dewi; Ike Lusi Meilina; Rangga Alif Faresta
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 11 (2025): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i11.12735

Abstract

This study aimed to develop and validate an assessment instrument to measure students’ understanding of Newton’s laws and their nationalism attitudes. The instrument consisted of 15 essay questions on Newton’s laws and a 30-item Likert-scale questionnaire on nationalism attitudes. Content validity was evaluated by eight experts (lecturers, teachers, and peers) using Aiken’s V index, showing high validity. Empirical validation was conducted with 275 students from public senior high schools in Bima Regency, West Nusa Tenggara. Data were analyzed using Item Response Theory with the Partial Credit Model (PCM) via QUEST. Results indicated that all concept understanding items fit the PCM criteria, with acceptable reliability values ranging from 0.72 to 0.98. For the nationalism instrument, 29 items met the fit criteria, while one item was rejected. Overall, the developed instruments demonstrated strong validity and reliability, and are suitable for assessing both cognitive understanding of Newton’s laws and students’ nationalism attitudes.
Developing Contextual Android-Based Thermodynamics Learning Media Integrating Local Coffee Drying Practices: An MDLC Approach Singgih Bektiarso; Ernasari Ernasari; Lailatul Nuraini; Ike Lusi Meilina; Subiki Subiki; Maryani Maryani; Diana Erista Ferli; Hita Mara Cecilia; Ummi Qonitatin
Journal of Education and Teaching (JET) Vol 7 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jet.v7i2.805

Abstract

This study aims to develop Android-based physics learning media on Thermodynamics material by raising the local context in the form of coffee drying process in Bondowoso Regency. The model used in the development of this media is Multimedia Development Life Cycle (MDLC) which consists of six stages, namely concept, design, material collecting, assembly, testing, and distribution. The media was designed using Android Studio, Articulate Storyline, Scratch, and Canva software, with the integration of visual, audio, animation, and interactive video elements to create interesting and contextualized learning. The design process is based on the results of field observations to obtain real data related to the stages of coffee processing, especially the drying process. The results of validation by expert validation and material validation showed an average media feasibility of 83.26%, which is included in the “very suitable” category. Thus, the learning media developed is declared suitable to be used as an alternative support for physics learning based on local wisdom, and has the potential to improve concept understanding in a more meaningful way.
Diagnosing High School Students’ Misconceptions in Dynamic Electricity Using a Web-Based Four-Tier Test Ernasari, Ernasari; Hermansyah, Moh Dimas Feri; Faresta, Rangga Alif
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol. 10 No. 2 (2026): July
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/e-saintika.v10i2.4449

Abstract

This study aimed to identify the conceptual understanding and types of misconceptions demonstrated by senior high school students in dynamic electricity using a web-based Four-Tier Diagnostic Test. The study employed a quantitative descriptive design involving 91 twelfth-grade students from a public senior high school in Jember, Indonesia, selected through purposive sampling. The validated instrument consisted of 30 items, each comprising a conceptual answer, answer-confidence rating, supporting reason, and reason-confidence rating. Expert validation yielded an overall feasibility score of 96%, indicating that the instrument was feasible for use. Students’ responses were classified as understanding the concept, not understanding the concept, misconception, or error based on the combinations of answers, reasons, and confidence levels. Across the student-item responses, 18% were classified as understanding the concept, 27% as not understanding the concept, 42% as misconceptions, and 13% as errors. Among the misconception-classified responses, theoretical misconceptions accounted for the largest proportion at 19.3%, followed by correlational misconceptions at 17.8%, calculation misconceptions at 16.9%, basic misconceptions at 16.4%, language-interpretation misconceptions at 15.3%, and systematic misconceptions at 14.3%. These findings show that students experienced substantial difficulties in understanding fundamental principles and connecting related concepts in dynamic electricity. The instrument can provide teachers with diagnostic information for designing targeted instructional and remedial activities.
Pengembangan LKM Berbasis Tracker Video Analysis sebagai Media Pembelajaran pada Materi Koefisien Gesek Nila Mutia Dewi; Umi Uswatun Khasanah; Alimah Nuryanti; Ernasari Ernasari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis Tracker Video Analysis pada materi koefisien gesek yang valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran fisika dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan mengadaptasi model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek uji coba terbatas terdiri dari 9 mahasiswa pendidikan fisika. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli dan angket respons mahasiswa. Data dianalisis menggunakan persentase deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKM yang dikembangkan memperoleh nilai validitas sebesar 95% dengan kategori sangat valid. Sementara itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan nilai rata-rata sebesar 82% dengan kategori sangat praktis. Hasil tersebut menunjukkan bahwa LKM berbasis Tracker Video Analysis layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk membantu mahasiswa memahami konsep koefisien gesek melalui kegiatan praktikum berbasis analisis video.
Anatomi Suhu Dan Kalor Dalam Teori Koefisien Muai Pada Logam : Fisika Dasar 1 I Ketut Mahardika; Ernasari; Sri Handono; Agustin Putri Mardiawan; Fitriyah; Rina Dwi Rahayu
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 4 (2023): NJMS - November 2023
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalorimetri merupakan sebuah cara yang digunakan unruk melakukan pertukaran energi secara kuantitatif. Kalor merupakan salah satu materi fisika yang membahasan tentang segala sesuatu yang dapat berpindah antara sistem dan lingkungannya yang disebabkan karena adanya perbedaan temperatur, sehingga dapat menentukan nilai kalor jenis dari suatu bahan. Bentuk dari kalor adalah energi, dengan satuan kalori. Metode yang digunakan dalam penentuan koefisien muai pada logam adalah metode difraksi celah tunggal, dengan langkah kerja yang dimulai dari mengukur panjang awal logam sebelum dipanaskan dan mengukur panjang akhir logam setelah dipanaskan. Hasil akhir setelah logam dipanaskan, sudah dipastikan logam mengalami pertambahan panjang dan memuai. Hal ini dikarenakan logam menerima kalor.
Pendampingan Pengembangan E-Book Interaktif Berbasis TPACK untuk Mendukung Transformasi Digital Pembelajaran di SMAS Asy-Syuja'i Habibah Khusna Baihaqi; Maryani Maryani; Rayendra Wahyu Bachtiar; Singgih Bektiarso; Subiki Subiki; Lailatul Nuraini; Ike Lusi Meilina; Ernasari Ernasari
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 4 (2026): Juli 2026
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v4i4.12565

Abstract

Minimnya penggunaan bahan ajar digital dan rendahnya pemanfaatan kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) menjadi tantangan utama dalam digitalisasi bahan ajar di SMAS Asy-Syuja'i Jember. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memfasilitasi dan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang e-book interaktif berbasis TPACK dengan luaran produk berekstensi .apk. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi empat tahapan: planning (persiapan dan pemetaan kebutuhan), action (pelatihan iSpring Suite dan Web2APK), reflection (pendampingan personal), dan evaluation (monitoring produk dan tes). Subjek pengabdian terdiri dari 12 orang guru dari berbagai mata pelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi digital dan pemahaman TPACK guru yang ditunjukkan oleh nilai N-gain sebesar 0,965 (kategori sangat tinggi). Guru berhasil mengonversi materi ajar statis menjadi aplikasi e-book interaktif yang dilengkapi fitur video dan kuis. Keberlanjutan program dijamin melalui penyerahan modul panduan dan template PowerPoint siap pakai. Pendampingan ini terbukti efektif menjembatani digitalisasi bahan ajar dan mendorong kemandirian guru dalam menciptakan buku elektronik yang lebih adaptif dan inovatif.