Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

URGENSI KEBIJAKAN SEKOLAH RAMAH ANAK DALAM PENCEGAHAN KASUS BULLIYING DI TKN 23 DODU Yuyun Nurul Zannah; Ahmadin; Ade S. Anhar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48033

Abstract

In the field of education, there is a growing trend of bullying behavior among early childhood students, which requires systematic intervention through the implementation of child-friendly school policies. TKN 23 Dodu in Bima City is the focus of this study because the school has been striving to implement various preventive strategies to create a safe, supportive, and violence-free learning environment. The objective of this study is to analyze the urgency of child-friendly school policies in preventing bullying incidents and to identify the forms of implementation and their impact on students’ social behavior. This study employs a qualitative approach using a case study design. Data sources include teachers, the school principal, parents, and supporting documents related to the implementation of child-friendly school policies. Data collection methods included direct observation of learning activities, in-depth interviews, and a review of policy documents and children’s behavioral records. Data analysis utilized the Miles and Huberman model, which involves a continuous process of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results indicate that the implementation of child-friendly schools has a significant impact on fostering a culture of positive interaction, strengthening children’s character, enhancing a sense of safety within the school environment, expediting conflict resolution, and promoting more intensive collaboration between teachers and parents. This policy has proven effective as a preventive strategy in minimizing the risk of bullying among young children, particularly at TKN 23 Dodu in Bima City.
PENDIDIKAN KARAKTER BAGI ANAK USIA DINI DITINJAU DARI PERSPEKTIF ISLAM PADA ANAK KELAS B RA PERWANIDA XIV NUNGGI Endang Kurniawati; Ahmadin Ahmadin; Anwar Sadat
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.3383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis pendidikan karakter bagi Anak Usia Dini dari perspektif Islam di kelas B RA Perwanida XIV Nunggi. Pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam pembentukan pribadi anak yang bermoral dan berakhlak mulia. Islam sebagai agama yang komprehensif memberikan pedoman yang jelas tentang nilai-nilai moral dan etika yang harus ditanamkan sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru, orang tua, dan analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter di RA Perwanida XIV Nunggi telah berjalan dengan baik melalui berbagai kegiatan pembelajaran yang disesuaikan dengan nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, kesabaran, dan kasih sayang. Penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan dalam penerapan pendidikan karakter, seperti keterbatasan waktu dan sumber daya, serta perbedaan pemahaman dan penerapan nilai-nilai karakter antara lingkungan sekolah dan rumah. Oleh karena itu, kolaborasi antara guru, orang tua, dan lingkungan sekitar sangat diperlukan untuk menciptakan keselarasan dalam pendidikan karakter anak. Kesimpulannya, pendidikan karakter berbasis Islam di RA Perwanida XIV Nunggi memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia. Penguatan kerjasama antara sekolah dan keluarga serta pengembangan metode pembelajaran yang inovatif menjadi kunci sukses dalam penerapan pendidikan karakter bagi Anak Usia Dini.
Gerakan Literasi dan Numerasi di Desa Kalampa oleh Mahasiswa Program Studi PGMI Universitas Muhammadiyah Bima Fuaduddin; Abdussahid; Ahmadin
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v1i1.21

Abstract

Gerakan Literasi dan Numerasi di Desa Kalampa adalah sebuah inisiatif yang dilakukan oleh Mahasiswa Program Studi PGMI Universitas Muhammadiyah Bima untuk meningkatkan tingkat literasi dan numerasi di kalangan masyarakat Desa Kalampa. Melalui pendekatan berbasis masyarakat dan metode pembelajaran yang interaktif, program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca, menulis, menghitung, dan pemahaman konsep matematika dasar di antara peserta program, terutama anak-anak dan dewasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini telah memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan tingkat literasi dan numerasi, memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pembelajaran, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan di kalangan masyarakat Desa Kalampa. Faktor keberhasilan program ini antara lain adalah pendekatan berbasis masyarakat, penggunaan metode pembelajaran yang interaktif, sinergi antarstakeholder, peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat, serta evaluasi dan pengembangan berkelanjutan. Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, program Gerakan Literasi dan Numerasi di Desa Kalampa memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Desa Kalampa, serta menjadi model yang dapat diterapkan di daerah pedesaan lainnya untuk mencapai tujuan serupa
Local Wisdom Learning Plan: Pengembangan Desain Pembelajaran PAUD Berbasis Kearifan Lokal Untuk Memperkuat Karakter Anak Usia Dini Ade S. Anhar; Nasaruddin Nasaruddin; Agus Salam; Syarifuddin Syarifuddin; Luthfiyah Luthfiyah; Ahmadin Ahmadin; Muslim Muslim; Fathurrahman Fathurrahman
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v2i2.270

Abstract

Pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih didominasi penggunaan media dan perangkat pembelajaran yang bersifat umum, sehingga pemanfaatan kearifan lokal sebagai sumber belajar belum optimal. Kondisi ini menyebabkan proses pembelajaran kurang kontekstual dan belum mampu menginternalisasikan nilai-nilai karakter yang sesuai dengan budaya lingkungan anak. Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan keterlibatan anak, kreativitas, pembentukan karakter, serta pengembangan moral sejak usia dini. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan mengembangkan Local Wisdom Learning Plan, yaitu desain pembelajaran PAUD berbasis kearifan lokal yang mampu memperkuat karakter anak usia dini melalui integrasi cerita rakyat, permainan tradisional, lagu daerah, seni budaya, dan pembiasaan nilai-nilai lokal dalam kegiatan belajar. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, identifikasi potensi budaya lokal, perancangan perangkat pembelajaran (modul, RPPH, media edukatif), implementasi pada mitra PAUD, serta evaluasi melalui observasi, wawancara, dan angket kepada guru. Hasil pelaksanaan PKM menunjukkan bahwa guru mampu menyusun dan menerapkan perangkat pembelajaran berbasis kearifan lokal secara sistematis. Anak menunjukkan peningkatan keterlibatan dalam pembelajaran, kemampuan bekerja sama, tanggung jawab, disiplin, kepedulian, dan rasa cinta terhadap budaya daerah. Guru juga memberikan respons positif terhadap kemudahan penggunaan perangkat yang dikembangkan serta menilai pembelajaran menjadi lebih menarik, kontekstual, dan bermakna. Hasil ini sejalan dengan penelitian yang menyatakan bahwa pembelajaran berbasis kearifan lokal berkontribusi terhadap penguatan karakter dan kreativitas anak usia dini. Disimpulkan bahwa Local Wisdom Learning Plan merupakan inovasi pembelajaran yang efektif untuk memperkuat pendidikan karakter anak usia dini sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya lokal. Model ini berpotensi direplikasi pada berbagai satuan PAUD sebagai alternatif pembelajaran yang kontekstual, berkelanjutan, dan berorientasi pada penguatan karakter.
Collaboration of the Three Centers of Education in Implementing a Home-Based Qur’anic Reading Control Program and Its Implications for Students’ Qur’anic Literacy Firmansyah Firmansyah; Ilham Ilham; Ahmadin Ahmadin
Gawi: Journal of Action Research Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v6i1.318

Abstract

This study examines the collaboration of the three-center education system consisting of family, school, and community in the implementation of a home-based Qur’anic reading control program and its contribution to improving students’ Qur’anic literacy. The study addresses three main issues, namely how collaboration is structured and implemented, how the program improves students’ reading ability, and what factors support and hinder its implementation. This research uses a qualitative descriptive approach with data collected through observation, interviews, and documentation involving teachers, students, parents, and community members. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that collaboration is systematically organized through clear role distribution, continuous communication, and the use of a reading control book as a monitoring tool. The program significantly improves students’ Qur’anic literacy in terms of reading fluency, pronunciation accuracy, application of tajwid, and consistency in reading habits. In addition, the program fosters discipline and intrinsic motivation among students. The main supporting factors include teacher commitment, parental involvement, and community support through Qur’anic learning activities, while the main inhibiting factors are limited parental time and variations in Qur’anic literacy among parents. The study concludes that structured collaboration supported by a monitoring mechanism is an effective strategy for sustaining Qur’anic literacy development. The implication of this study highlights the importance of integrating home, school, and community roles through continuous supervision to enhance religious literacy in primary education.