Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SELODANG MAYANG

PENGARUH PROFESIONALISME DAN LOCUS OF CONTROL TERHADAP KINERJA AUDITOR PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI PEKANBARU RIAU Badewin Badewin; Sarmiati Sarmiati; Rosliana Rosliana
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 7 No 3 (2021): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v7i3.226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mendapatkan bukti empiris pengaruh profesionalisme dan locus of control terhadap kinerja auditor pada kantor akuntan publik di Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada 9 KAP di Pekanbaru. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik convenience sampling. Responden dalam penelitian ini berjumlah 60 auditor yang bekerja di KAP Pekanbaru. Jumlah kuesioner yang disebar 60 kuesioner. Namun, yang kembali dan dapat digunakan untuk analisis lebih lanjut sebanyak 42 kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS 26.00. Model analisis data digunakan adalah uji validitas, dan reabilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa, variabel profesionalisme dan locus of control(Loc) berkontribusi sebanyak 20,4 persen pada Kinerja auditor sedangkan sisanya 79,6 persen dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan ke model penelitian.
INVENTARISASI POTENSI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) PADA USAHA AGEN TRAVEL PERJALANAN DARAT DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR SESUAI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2022 TENTANG HUBUNGAN KEUANGAN ANTARA PEMERINTAH PUSAT DAN PEMERINTAHAN DAERAH (HKPD) Rosliana Rosliana; Ranti Melasari; Badewin Badewin
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 9 No 2 (2023): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v9i2.316

Abstract

Private minibus car travel is currently the choice of the people of Indragiri Hilir in supporting activities. Based on a preliminary survey and comparison with Law Number 22 of 2009 concerning road traffic and transportation, information was obtained that: black plate travel does not have a route permit; vehicles do not pass due diligence; and operators do not pay various levies set for passenger transportation. The high growth of travel agents for land travel business in Indragiri Hilir did not make a positive contribution to the regional original income of the Indragiri Hilir Regency. This study aims to take inventory of the potential for regional original revenue sourced from the operations of travel agents in the land travel business. The results of the study are the potential of PAD that needs to be optimized for land travel business, namely route permit fees; (2) terminal levies; (3) motor vehicle testing retribution; (4) motorized vehicle title transfer fee; (5) advertising tax; (6) PBB-P2 and (7) Parking tax. This research suggests to the government that it should be able to enforce the regulations that have been published in order to increase local revenue. Travel Mobil Minibus pribadi saat ini menjadi pilihan masyarakat Indragiri Hilir dalam menunjang aktivitas. Berdasarkan survey pendahuluan dan dikomparasi dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, diperoleh informasi bahwa: Travel Plat Hitam tidak memiliki izin trayek, Kendaraan tidak melalui uji kelayakan, serta tidak membayar berbagai retribusi yang ditetapkan untuk angkutan penumpang. Tingginya pertumbuhan Travel Agen Usaha Perjalanan Darat di Indragiri Hilir tidak memberikan kontribusi positif bagi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisir potensi – potensi Pendapatan Asli Daerah bersumber dari Operasional Travel Agent Usaha Perjalanan Darat. Hasil Penelitian yaitu potensi PAD yang perlu di optimalisasi pada Travel Usaha Perjalanan Darat yaitu Retribusi Izin Trayek; (2) Retribusi Terminal; (3) Retribusi Pengujian Kendaraan bermotor; (3) Pajak Kendaraan Bermotor; (4) Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor; (5) Pajak Reklame; (6) PBB-P2; (7) Retribusi Parkir di tepi jalan umum. Penelitian ini menyarankan kepada pihak Pemerintah untuk dapat menegakkan Regulasi-regulasi yang telah di terbitkan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.
PENGARUH KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA, PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH DAN PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR (Studi Empiris Pada OPD Kabupaten Indragiri Hilir) Gustina, Ira; Badewin, Badewin; Rosliana, Rosliana; Misnah, Misnah; Kinanda, Rezky
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 8 No. 3 (2022): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v8i3.272

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Kompetensi Sumber Daya, Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah dan Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Pada OPD Kabupaten Indragiri Hilir. Populasi penelitian Kasubbag Keuangan dan Bendahara Keuangan yang melaksanakan fungsi terkait penyusunan laporan keuangan. Sampel penelitian sebanyak 54 orang mengisi kuesioner yang disebarkan. Melalui SPSS 26 regresi linier berganda, pengujian uji asumsi klasik yaitu uji normalitas data, uji multikolinieritas dan uji heterokedastisitas. Hasil Uji hipotesa secara parsial Kompetensi Sumber Daya Manusia (X1) berpengaruh terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Standar Akuntansi Pemerintah (X2) berpengaruh terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Sistem Akuntansi Keuangan Daerah (X3) berpengaruh terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Uji koefisien determinasi nilai Adjusted R Square sebesar 0,529 artinya bahwa terdapat sebanyak 52,9% pengaruh variabel Kualitas Laporan Keuangan dipengaruhi oleh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Standar Akuntansi Pemerintah, dan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah. Sedangkan sisanya 47,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan atau diteliti dalam penelitian ini.