Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENANAMAN MANGROVE DALAM PERBAIKAN EKOSISTEM DAN LINGKUNGAN HUTAN MANGROVE DI DESA NELAYAN SEBERANG BELAWAN Aulia Putra Daulay; Sahat Raja Marigo Girsang; Ratna Sari; Ulil Amri Daulay
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 9 No 2 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v9i2.7271

Abstract

The mangrove forest in Nelayan Seberang Medan Belawan Village is fully utilized by the community. Currently, the condition of the mangrove forest has been damaged due to excessive encroachment and conversion into fish ponds, which has destroyed the mangrove ecosystem. The objective of this community service activity is to restore the mangrove ecosystem by replanting mangrove species in the mangrove ecosystem, as well as to raise awareness among the Seberang Fishing Village community about the importance of mangrove forests in providing ecological, economic, and social benefits to coastal communities. The methods used in this activity included community participation in restoring the mangrove ecosystem, caring for the mangrove forest ecosystem by conducting continuous monitoring to reduce damage to the mangrove forest, and planting Rhizophora apiculata as a fast-growing species to accelerate the restoration of the mangrove ecosystem. The results of this activity were the restoration of the mangrove ecosystem by planting 500 seedlings in locations that had been cleared due to logging. community participation in planting as a form of preserving the mangrove forest ecosystem for the ecological and economic interests of coastal communities. The community is also expected to maintain the mangrove species that have been planted at these locations and replace dead mangrove species with new seedlings. The conclusion of this activity is that mangrove forest planting aims to improve the condition of mangrove forests in Nelayan Seberang Village that have been damaged and to raise awareness among the community to protect the environment by planting trees, thereby reducing the percentage of erosion and disasters that can damage the Nelayan Seberang Village area.  
Pemberdayaan Masyarakat Desa Tanjung Rejo dalam Pengendalian Perubahan Iklim melalui Kampung Iklim Dini Hardiani Has; Nirwansyah Sukartara; Sahat Raja Marigo Girsang
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1131

Abstract

Daerah pesisir sebagai daerah yang cukup besar ditinggali penduduk Indonesia, juga sangat rentan terhadap perubahan iklim yang kompleksitas dampaknya berlangsung dalam waktu lama sehingga menyebabkan perubahan struktur ekologis wilayah, yang berskala luas diantaranya yaitu peningkatan suhu air, meningkatnya paras laut dan pengasaman laut. Desa Tanjung Rejo yang berada di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, adalah salah satu desa yang letaknya berada di wilayah pesisir pantai timur Sumatera. Persoalan kondisi sumber daya terkait Program Kampung Iklim (Proklim) di Desa Tanjung Rejo mencakup berbagai tantangan seperti kurangnya kesadaran masyarakat tentang mitigasi perubahan iklim, rendahnya partisipasi dalam upaya adaptasi lingkungan, dan keterbatasan sumber daya untuk mendukung kegiatan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif melalui forum group discussion, sosialisasi, pelatihan pengelolaan limbah organik menjadi eco-enzyme, penanaman mangrove, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program yang dilaksanakan mampu meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Sosialisasi memberikan kontribusi terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat, sedangkan penanaman mangrove dan pelatihan pengelolaan limbah organik menjadi bentuk nyata upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di wilayah pesisir. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat melalui ProKlim di Desa Tanjung Rejo dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung pengelolaan lingkungan pesisir yang berkelanjutan.