Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Risk Factors Causing Stunting in the Community at Sicanang Health Center Lubis, Dita Anggriani; Agustia, Dilma'aarij Riski; Br Gultom, Ria Fazelita; Hidayati, Yusmalia; Girsang, Rut Yohana; Sipayung, Novitri; Meidita, Dinda Dian
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 4 No. 2 (2025): January-May
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v4i2.1281

Abstract

Stunting is the inadequate intake of nutrients from the womb in children until the age of five, which is characterized by stunted height. As a result of these chronic malnutrition conditions, it can systemically inhibit the development of children in the first two years of life so that children become stunted.  This study is a quantitative study with a cross-sectional design conducted at the Sicanang Medan Health Center. For respondent collection, the sampling procedure was carried out using the total sampling technique on stunting data from the Sicanang Medan Health Center. Analysis was carried out with descriptive, bivariate and multivariate analysis using multiple logistic regression analysis test. The analysis was carried out to find the most influential risk factors for the incidence of stunting cases at the Sicanang Health Center.  The results of multivariate analysis by considering confounding factors showed that the most influential factors on the incidence of stunting were mothers who married too young (aOR = 0.64; 95% CI = 0.21-1.49; p-value = 0.046) and child spacing below 2 years young (aOR = 1.53; 95% CI = 0.22-2.83; p-value = 0.023). 
Implementasi Pemeriksaan KPSP untuk Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Perkembangan Anak Ria Fazelita Gultom; Novitri Adelina Sipayung; Yusmalia Hidayati; Dinda Meidita
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/2959fh82

Abstract

Pemeriksaan perkembangan anak usia dini merupakan langkah penting dalam mendeteksi potensi keterlambatan tumbuh kembang agar dapat diberikan intervensi dini yang tepat. Anak usia prasekolah berada pada periode emas perkembangan, sehingga keterlambatan yang tidak terdeteksi dapat berdampak terhadap kesiapan belajar di sekolah dasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan perkembangan anak usia 4-5 tahun menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) di TK Sultan Iskandar Muda. Metode pelaksanaan berupa pemeriksaan langsung terhadap 19 anak dengan indikator kemampuan motorik halus dan motorik kasar, meliputi: memegang kertas dengan baik, berdiri seimbang, melepas dan memasang kancing baju, menulis nama sendiri, serta menggambar garis lurus atau lingkaran. Hasil menunjukkan sebagian besar anak telah mencapai perkembangan sesuai usianya, meskipun masih terdapat anak yang belum berhasil disebabkan oleh faktor riwayat penyakit hepatomegali, terutama menulis nama sendiri dan menggambar bentuk sederhana. Temuan ini menunjukkan perlunya stimulasi lebih lanjut dari orang tua maupun guru untuk mengoptimalkan kemampuan anak. Pemeriksaan perkembangan dengan KPSP penting dilakukan secara berkala guna mendeteksi dini hambatan perkembangan dan mencegah dampak jangka panjang terhadap kesiapan anak memasuki pendidikan dasar.