Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Al-Islam Kemuhammadiyahan di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 2 Surakarta Kunti Innayah Sabarniati; Istanto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.584

Abstract

Salah satu penerapan Kurikulum Merdeka yaitu mengadakan pembelajaran berbasis proyek, yang dimana pembelajaran tersebut bertujuan untuk menanamkan karakter pancasila kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Al-Islam Kemuhammadiyahan di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu koordinator pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan peserta didik SMA Muhammadiyah 2 Surakarta. Dalam mengumpulkan data peneliti melaksanakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil dari yang peneliti laksanakan yaitu SMA Muhammadiyah 2 Surakarta menerapkan kurikulum merdeka, dan merupakan sekolah penggerak. Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila diawali dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, dan juga evaluasi. Semua warga sekolah yang terdiri dari peserta didik, wali murid, serta seluruh warga sekolah sangat antusias dalam mengikuti kegiatan P5. Kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini terdapat tiga tema yaitu “gaya hidup berkelanjutan”, “kearifan lokal”, dan “suara demokrasi”. Terdapat nilai-nilai yang dapat diambil setelah adanya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila mulai dari gotong royong, kemandirian, kerjasama, serta meningkatnya partisipasi peserta didik terhadap kegiatan di sekolah. Selain itu juga dapat memberikan nilai-nilai yang positif yang sejalan dengan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sehingga peserta peserta didik dapat menerapkan nilai kesabaran, keadilan, kejujuran, tanggung jawab dalam aktivitas kesehariannya.
KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM PENANAMAN NILAI-NILAI RELIGIUS SISWA DI MTSN 4 KARANGANYAR Anita Isnaini; Istanto
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 13 No 3 (2025): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v13i3.6959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan kepala madrasah dalam penanaman nilai-nilai religius siswa di MTsN 4 Karanganyar. Penelitian menggunakan pendekatan fenomenologis dengan metode penelitian lapangan, melibatkan kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian divalidasi menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah tercermin melalui program pembiasaan ibadah, pembinaan karakter melalui keputrian, pidato, dan tahfidz, penanaman akhlak dan disiplin, inovasi moderasi beragama, serta sistem evaluasi dan partisipasi guru. Keberhasilan kepemimpinan ini didukung oleh budaya madrasah yang religius dan moderat, keterlibatan aktif kepala madrasah, kolaborasi internal dengan guru, dukungan orang tua, serta responsif terhadap tantangan teknologi dan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala madrasah yang partisipatif, spiritual, dan adaptif berperan signifikan dalam internalisasi nilai-nilai religius serta pembentukan karakter Islami siswa.
Pelatihan Pemanfaatan AI (Chat Gpt & Gemini) Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Interaktif Berlandaskan Nilai AIK Istanto; Muh. Nur Rochim Maksum; Nurul Latifatul Inayati; Mutohharun Jinan; Zainal Arifin; Sukirman; Mahasri Shobabiya; Arilana Nur Izzi; Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi; Fadhilla Nangroe Anggraini; Intan Dian Saputri; Linda Asmara; Latifah Insani Muslimah Murni; Diah Eka Sulistia Rini; Fahrudin
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i2.24308

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan literasi digital guru melalui pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran interaktif yang berlandaskan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di SD Muhammadiyah Tegalgede Karanganyar. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih terbatasnya pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran di sekolah dasar berbasis keagamaan, khususnya dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka serta peningkatan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Kegiatan pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan mengkombinasikan data kuantitatif dan kualitatif. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan dalam bentuk workshop dan praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test 58,40 dan post-test 84,60, observasi, dan wawancara semi-terstruktur. Peserta kegiatan berjumlah 18 guru yang terlibat secara aktif dalam seluruh rangkaian pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, kesiapan, dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi AI, seperti ChatGPT, Gemini, dan media pembelajaran berbasis gamifikasi, sebagai alat bantu pembelajaran. Implementasi AI di kelas berdampak positif terhadap peningkatan keterlibatan dan motivasi belajar siswa melalui pembelajaran yang lebih interaktif, partisipatif, dan kontekstual. Selain itu, kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dapat diintegrasikan secara bijak dan selaras dengan nilai AIK, tanpa menggantikan peran guru sebagai pendidik utama. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran interaktif di sekolah dasar Islam serta dapat menjadi model praktik baik pemanfaatan AI dalam pendidikan dasar berbasis nilai keislaman.
TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP OF THE PRINCIPAL AS AN EFFORT TO REALIZE THE VISION AT SMPIT NUR HIDAYAH SURAKARTA Amara Nairani Safhira; Istanto
Jurnal Visipena Vol 16 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v16i2.3473

Abstract

The principal’s leadership plays a crucial role in determining the direction and success of schools in realizing their vision and mission. In the context of integrated Islamic education, transformational leadership is particularly relevant as it emphasizes role modeling, motivation, innovation, and individualized attention to mobilize all school members. This study aims to examine how transformational leadership is practically enacted by the principal in realizing the vision of SMPIT Nur Hidayah Surakarta (Nur Hidayah Surakarta Integrated Islamic Junior High School), namely “To create an Islamic generation with strong character, high achievement, and leadership qualities.” This study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews with the school principal and the vice principal of curriculum, observations, and documentation. The data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, consisting of data condensation, data display, and conclusion drawing/verification. The findings reveal that the principal consistently implements the four dimensions of transformational leadership. Idealized influence is reflected in exemplary behavior and a strong commitment to Islamic values; inspirational motivation is demonstrated through spiritual motivation and the consistent internalization of the school vision; intellectual stimulation is realized through educational innovations such as ICT-based classes, digitalization of school information systems, bilingual programs, and community empowerment initiatives; while individualized consideration is shown through personal attention, spiritual guidance, and systematic teacher professional development through workshops. The novelty of this study lies in its detailed analysis of how the four dimensions of transformational leadership are concretely implemented to internalize the school vision within an integrated Islamic junior high school context. This study contributes theoretically to transformational leadership studies in Islamic education and practically provides insights for school leaders in translating vision into sustained educational practices.