Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

RESPONS SISWA TERHADAP LKPD BERBANTUAN MEDIA GAMBAR PADA PEMBELAJARAN MENULIS DESKRIPSI Muhamad Anwar Latif; Ika Mustika; Reka Yuda Mahardika
Parole : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 4 (2023): VOLUME 6 NOMOR 4, JULI 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/parole.v6i4.21038

Abstract

Descriptive text learning is studied at the junior high school level, especially class VII, which is still not optimal because learning activities are still less popular with students and do not utilize technology so that students only use textbooks and student worksheet materials which are not interesting. This is due to limited facilities and infrastructure in schools, so learning innovation through practical and simple applications is needed. Thus, researchers tried to use LKPD assisted by image media to overcome this problem. The aim of conducting this research is to see how students respond to the use of LKPD assisted by image media in learning descriptive text. The research method used is quantitative descriptive with an instrument in the form of a questionnaire. Based on the research results, it is known that the results of the distribution of questionnaires, questions with a (+) character obtained a result of 90.6% with very good criteria and questionnaire questions with a (-) character obtained a result of 33.2 with good criteria. Thus, it can be concluded that the student response to the use of LKPD assisted by image media in learning descriptive text for class VIII students at SMP Negeri 2 Cimahi in this research is included in the very good category.
RESPONS SISWA TERHADAP PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN APLIKASI YOUTUBE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN Adinda Thalia; Teti Sobari; Reka Yuda Mahardika
Parole : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): VOLUME 7 NOMOR 1, JANUARI 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/parole.v7i1.22650

Abstract

Pembelajaran menulis cerpen telah diajarkan mulai dari jenjang sekolah menengah pertama. Seharusnya siswa sudah mulai bisa menyampaikan gagasan, ide, pesan, pikiran, dan perasaannya dalam bentuk tulisan. Akan tetapi, pembelajaran karya sastra yang tidak diimbangi dengan metode dan media pembelajaran yang tepat menjadi faktor penghambat hingga membuat siswa menganggap bahwa menulis cerpen tidaklah mudah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respons siswa terhadap penerapan model problem based learning berbantuan aplikasi YouTube untuk meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa kelas IX SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, melibatkan 34 siswa sebagai populasi data. Hasil analisis data dari respons siswa dapat disimpulkan bahwa mayoritas siswa menunjukkan respons positif terhadap metode pembelajaran ini, dengan persentase respons positif dari siswa rata-rata mencapai 77%, menunjukkan adanya dukungan kuat dari siswa terhadap efektivitas model problem based learning berbantuan aplikasi YouTube.
Analisis Bentuk Pemakaian Prinsip Kesantunan pada Tuturan Direktif dalam Interaksi Mahasiswa Indra Nugrahayu Taufik; Diyas Puspandari; Reka Yuda Mahardika
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i1.6139

Abstract

This study discussed directive speech (direct speech) in student conversations in the form of suggestions, requests, and orders. Direct speech is classified as productive in daily activities, so it is possible to find the use of maxims that are violated by students. This study also describes the form of politeness usage and the use of politeness principle maxims in students' direct speech. To describe and explain this, a qualitative descriptive research method was used, so that the forms and violations of maxims in the speech practices of the students were clearly explained. The results of the study show that the interaction between students in using directive utterances shows the use of the principle of the maxim of discretion; generosity/generosity; award; simplicity/humility; agreement; and sympathy. All the principles of politeness arise because of a combination of educational patterns in the family, community, and campus environment. AbstrakDalam penelitian ini dibahas terkait tuturan direktif (tuturan langsung) pada percakapan mahasiswa berupa saran, permintaan, dan perintah. Tuturan langsung tergolong produktif dalam aktivitas sehari-hari, sehingga memungkinkan ditemukan penggunaan maksim yang dilanggar oleh mahasiswa. Dalam penelitian ini juga dideskripsikan bentuk pemakaian kesantunan serta penggunaan maksim prinsip kesantunan pada tuturan langsung para mahasiswa. Untuk mendeskripsikan dan menjelaskan hal tersebut digunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, sehingga dipaparkan dengan jelas bentuk dan pelanggaran maksim dalam praktik tuturan para mahasiswa. Hasil penelitian memperlihatkan interaksi antar-mahasiswa dalam  menggunakan tuturan direktif menunjukkan pemakaian prinsip maksim kebijaksanaan; kedermawanan/kemurahan hati; penghargaan; kesederhanaan/kerendahan hati; permufakatan; dan kesimpatian. Semua prinsip kesantunan muncul karena gabungan pola pendidikan di keluarga, masyarakat, dan lingkungan kampus. 
LGBT dalam Perspektif Tempo.com dan Republika.com: Kajian Wacana Kritis Reka Yuda Mahardika
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 13, No 2 (2024): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v13i2.7231

Abstract

This research is based on news reports with different perspectives on LGBT in various mass media. The purpose of this study is to describe LGBT from the perspective of online media coverage Tempo.com and Republika.com. This research is a qualitative study with a critical approach. Based on the results of the analysis of diction and sentences, it was found that Tempo chose a human rights perspective in viewing LGBT. Through this perspective, Tempo will be free to defend LGBT and their existence in Indonesia. The humanist perspective in human rights is the basis for Tempo to lead readers' opinions that LGBT have the right to obtain their human rights. On the other hand, Republika prefers a religious perspective with its dogmas to assess LGBT. Through this, Republika has a basis for leading readers' opinions to reject LGBT behavior in Indonesia.AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi pemberitaan dengan sudut pandang berbeda mengenai LGBT di berbagai media massa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memaparkan LGBT dalam perspektif pemberitaan media daring Tempo.com dan Republika.com. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan kritis. Berdasarkan hasil analisis diksi dan kalimat didapat temuan bahwa Tempo memilih perspektif  HAM dalam memandang LGBT. Melalui perspektif ini, Tempo akan leluasa untuk membela LGBT dan eksistensi mereka di Indonesia. Sudut pandang humanisme dalam HAM menjadi dasar bagi Tempo untuk menggiring opini pembaca bahwa LGBT berhak untuk mendapatkan hak-hak kemanusiaannya. Di sisi lain, Republika lebih memilih perspektif agama dengan dogma-dogmanya untuk menilai LGBT. Melalui hal ini Republika memiliki dasar menggiring opini pembaca untuk menolak perilaku LGBT di Indonesia.