Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pelatihan Pengelasan dan Pembuatan Alat Penunjang Laboratorium Pengelasan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Pertambangan Bungku Setiawan, Angga Tegar; Amiruddin; Wijayanto, Hendi Lilih; Siswanto, Yudi; Putra, Eriek Aristya Pradana; Alfafa, Abduh Malik; Saputra, Aditiyo Tri
Journal of Industrial Community Empowerment Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/jice.v2i2.232

Abstract

Higher education has an important role in the Tri Darma, namely participating in truly educating the lives of the nation and state in society. One step is to make humans no longer objects of development but subjects of development. As a development subject, abilities and skills in mastering science and technology are certainly required. The use of welding technology has developed and is widely used and exploited in the wider community, especially in meeting industrial needs. One of the welding methods is Shielded Metal Arc Welding (SMAW), namely welding using an electric arc. The aim of this activity is to increase the welding competency of Bungku Mining Vocational School students by adding special skills in the form of SMAW welding and providing encouragement and assistance so that Bungku Mining Vocational School students are able to provide welding equipment that supports learning in the laboratory. The benefit of this activity is to provide knowledge and train skills in SMAW welding so that it can be used to develop laboratory facilities.
Pelatihan dan Pendampingan Operasional Mesin Bubut Bagi Karyawan di Kawasan Industri Logam Morowali Setiawan, Angga Tegar; Alfafa, Abduh Malik; Putra, Eriek Aristya Pradana; Wijayanto, Hendi Lilih; Nugroho, Vincentius Sulistyoaji; Saputra, Adityo Tri; Kamaruddin, Kamaruddin
Journal of Industrial Community Empowerment Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/jice.v3i2.316

Abstract

In the increasingly advanced and dynamic world of the manufacturing industry, the need for a skilled and qualified workforce is becoming increasingly important. One of the key skills required in the industry is the ability to operate a lathe effectively and efficiently. Lathes are used to shape and smooth workpieces by rotating the workpiece against a stationary tool. These machines enable precise and high-quality manufacturing processes, so employees need to master the correct and efficient operation of lathes. However, there is still a problem with employees who are not skilled enough to operate lathes in companies in the Morowali metal industry area. This condition can certainly hamper the productivity and efficiency of the company, and have an impact on the quality of the products produced. So, it is necessary to conduct training and mentoring to improve their knowledge and skills. Training is carried out using several methods, namely surveys through interviews to determine the appropriate type of training. Providing material to improve knowledge using the lecture method. Direct observation to train participants' skills in operating the lathe. Evaluation of training to measure the level of achievement. The evaluation results obtained an average pre-test score of 54.3 and a post-test of 84.6. There was an increase of 30.7 points after the participants participated in the training activities. Thus, the training activities showed success in improving employees' knowledge of lathe operation. In addition, each employee also showed skills in completing the job sheet that had been given. So, the training carried out provides various benefits for employees in developing careers and for companies in increasing their productivity.
Perbandingan Pack Carburizing Mata Pahat Bubut Karbida dan Mata Pahat dari Kikir Bekas Praktikum Kerja Bangku Wijayanto, Hendi Lilih; Amiruddin, Amiruddin; Putra, Eriek Aristya Pradana; Sari, Dewi Purnama; Putra, Aditya Perdana
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 8 No 1 (2023): Volume 8 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v8i1.1070

Abstract

Dalam setiap siklus pemesinan, khususnya pada sistem pembubutan, tingkat kehalusan merupakan salah satu penanda untuk mencapai akurasi benda kerja. Dalam kondisi itu, sifat pahat sangat esensial dalam menciptakan benda kerja dengan tingkat kekasaran yang masuk kategori akurasi presisi. Maka dari itu kekerasan mata pahat sangat berpengaruh, sehingga penulis berupaya membuat mata pahat bubut karbida menjadi lebih keras dari standarnya dengan metode pack carburizing. Mata pahat karbida merupakan mata pahat potong yang memiliki nilai kekerasan HRc = 90–93. Pada penelitian ini juga bertujuan menghasilkan pahat bubut dengan memanfaatkan kikir bekas praktikum kerja bangku dengan metode pack carburizing. Sehingga dapat dibandingkan nilai kekerasan dan pengamatan mikro hasil pack carburizing dari pahat karbida dan mata pahat dari kikir bekas sebelum dikarburasi dengan yang sudah dikarburasi. Sehingga didapatkan hasil nilai kekerasan mata pahat karbida sebelum karburasi adalah 1615,37 HV dan setelah karburasi 1746,94 HV. Sedangkan mata pahat dari kikir bekas sebelum karburasi adalah 564,7 HV dan setelah karburasi didapatkan nilai kekerasan vickers adalah 666,18 HV.
PENGARUH LAMA WAKTU DAN SUHU PEMANASAN PADA PROSES BLACKENING TERHADAP KEKERASAN HASIL PELAPISAN Aristya Pradana Putra, Eriek; Mac Hilkia Boerju Pasaribu; Angga Tegar Setiawan; Erwin Ardias Saputra
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3267

Abstract

Pelapisan logam adalah suatu cara yang dilakukan untuk memberikan sifat tertentu pada suatu permukaan benda kerja, dimana diharapkan benda tersebut akan mengalami perbaikan baik dalam hal ketahanannya, dan tidak menutup kemungkinan pula terjadi perbaikan terhadap sifat fisiknya. Pelapisan logam tanpa menggunakan energi listrik biasa disebut dengan conversion coating. Conversion coating merupakan suatu metode pelapisan yang memanfaatkan reaksi kimia untuk membentuk lapisan pelindung pada permukaan logam. Salah satu metode pelapisan logam adalah blackening atau pelapisan black oxide. Blackening atau black oxide merupakan sebuah proses penghitaman atau pemberian warna hitam pada sebuah permukaan besi, stainless steel dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat pelapisan logam metode blackening dan melihat pengaruh lama waktu dan suhu pemanasan pada proses blackening baja ST 37 terhadap kekerasan. Hasil dari penelitian ini yaitu kekerasan sampel hasil proses pelapisan berbanding lurus dengan peningkatan lama waktu dan suhu pemanasan pada proses blackening baja ST 37. Nilai kekerasan tertinggi yaitu 287,757 HV pada suhu pemanasan 140°C-150°C dan lama waktu pemanasan 30 menit.
APLIKASI AGLOMERASI MENGGUNAKAN CAO DAN OLI BEKAS DALAM UPAYA PENINGKATAN NILAI KALORI BATUBARA SUB-BITUMINOUS Setiarto Pratigto; Gladis Chertins Angel; Eriek Aristya Pradana Putra; Dewi Purnama Sari
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3289

Abstract

Coal is an energy source with enormous benefits, especially in the industrial world. Coal in Indonesia is mostly used as fuel for power plants. The use of low-calorie coal as fuel produces elements of impurities that will increase the ash and sulfur content of low-calorie coal combustion. So that it can cause exhaust gas emissions in the form of SOX, CO, and NOX. Agglomeration is one of the desulfurization technologies by washing clean coal in increasing the calorific value of coal by washing coal physically and chemically with the addition of water and oil as a separator. The purpose of this study was to determine the increase in the calorific value of coal after the agglomeration process. The results of agglomeration with CaO media and used oil can increase the calorific value of sub-bituminous coal with an average effectiveness of 21.49%. The average calorific value of coal samples after agglomeration increased from 5808 Cal/g to 7056.05 Cal/g.
Visualisasi dan Analisis Bibliometrik Terhadap Tren Penelitian Menara Pendingin Tegar Setiawan, Angga; Aristya Pradana Putra, Eriek; hair, Jumaddil
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 3 No 02 (2024): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v3i02.777

Abstract

Salah satu cara paling praktis dan ekonomis untuk menghilangkan sejumlah besar panas yang dihasilkan oleh berbagai jenis peralatan adalah dengan menggunakan menara pendingin tertutup, karena menara pendingin menawarkan keuntungan penting berupa kontak langsung antar cairan. Untuk mendukung pengembangan penelitian baru yang memberikan kontribusi penting terhadap topik tersebut, perlu dilakukan analisis tren penelitian. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis bibliometrik publikasi yang terindeks dalam database Scopus selama sepuluh dekade terakhir (1922-2023). Dalam studi ini, total 178 publikasi menara pendingin dievaluasi untuk menilai tren produksi publikasi, negara, bahasa utama, institusi, penulis, jurnal besar, dan kata kunci. Hasil penelitian menunjukkan tren jumlah artikel yang fluktuatif selama periode tersebut dengan fokus utama pada cooling tower. Negara-negara seperti China dan Amerika Serikat menunjukkan produktifitas yang tinggi dalam penelitian ini. Penulis seperti guan dan gurgenci memiliki konstribusi yang signifikan dalam penelitian cooling tower. Kata kunci yang umum digunakan meliputi cooling tower dan design cooling tower. Implikasi dari temuan ini dapat membantu peneliti, akademisi, penerbit, dan pemangku kepentingan lainnya dalam memahami dan mengoptimalkan kontribusi mereka dalam bidang studi cooling tower. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi berharga dalam memperkaya pemahaman tentang perkembangan penelitian dalam domain cooling tower.