Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Catalytic Cracking of Polypropylene-Low Density Polyethylene Pyrolysis Oil over Hierarchical H-ZSM-5 Catalyst Dwi Cahyani, Silvia; Marlinda, Lenny; Evrianti, Yuli; Rimawan, Bagas; Heriyanti, Heriyanti; Rahmi, Rahmi; Sutrisno, Sutrisno
IPTEK The Journal for Technology and Science Vol 35, No 3 (2024)
Publisher : IPTEK, DRPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j20882033.v35i3.19188

Abstract

The conversion of plastic waste into liquid fuel has become the center of attention by researchers as a way to overcome environmental problems. According to last research, the polypropylene (PP) and low-density polyethylene (LDPE) pyrolysis oil mixture was classified into hydrocarbon range diesel which have the number of carbon atom from C12-C24. Because that, the effect of LDPE/PP pyrolysis oil over hierarchical H-ZSM-5 catalyst on hydrocarbon composition of liquid fuel oil using the catalytic cracking reactor at 200 oC was investigated. Hierarchical H-ZSM-5 catalyst (hH-ZSM-5) was obtained from H-ZSM-5 modified by desilication method using NaOH. Gas chromatography-mass spectrometry showed that the liquid fuel oil from the catalytic cracking of all variations consisted of aliphatic hydrocarbons with some cycloaliphatic compounds. In ratio of 250 mL/0.5 g (oil/catalyst) aromatic hydrocarbon increased from 1.69 area% to 15.58 area% over H-ZSM5 and hH-ZSM-5 respectively. The higher oil quality with shorter hydrocarbon chains in all variations was obtained over hH-ZSM-5 catalyst, namely in the range of C7-C14 or comparable to hydrocarbon range gasoline and kerosene.
PENGARUH PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BALAI BESAR METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA WILAYAH II KOTA TANGERANG SELATAN Diah Yuna; Sutrisno
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai di Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif untuk mengetahui pengaruh antar variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II Kota Tangerang Selatan yang berjumlah 80 pegawai. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear sederhana dan berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, serta uji hipotesis melalui uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan persamaan regresi Pelatihan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan diperoleh persamaan regresi Y=20,125+0,530X1, dengan kontribusi pengaruh sebesar 28,9. Pengembangan karir juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan persamaan regresi Y = 25,202 + 0,388X2  dan kontribusi pengaruh sebesar 19,6%. Secara simultan, pelatihan dan pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan persamaan Y = 12,025 + 0,449X1 + 0,288X2. dan kontribusi pengaruh sebesar 62,5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan dan pengembangan karir memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja pegawai. Oleh karena itu, instansi diharapkan dapat meningkatkan kualitas program pelatihan serta menyusun sistem pengembangan karir yang lebih terstruktur guna mendukung peningkatan kinerja pegawai secara berkelanjutan.
Analisis Yuridis Terhadap Efektivitas Regulasi Perlindungan Hak Aksesbilitas Penyandang Disabilitas Di Transportasi Kereta Api Indonesia Maharani, Dian Sasmitha Dwi; Sutrisno
Lex Stricta : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia's diverse geographic conditions demand the provision of appropriate transportation infrastructure. Its primary function is to ensure ease of access and optimize mobility for people and goods, using means such as airplanes, ships, buses, cars, motorcycles, and others. However, in practice, transportation accessibility still faces unique challenges, particularly for passengers with disabilities. The research method used is a normative juridical approach with a legislative approach through an analysis of regulations governing the rights of persons with disabilities, namely Law No. 8 of 2016 and Law No. 23 of 2007 concerning railways. The results of the study indicate that legally, the legal basis for guaranteeing accessibility rights is quite strong, but its implementation is still far from optimal. The implementation of applicable regulations is not fully aligned with the reality on the ground. These problems include the uneven distribution of disability-friendly facilities across all stations, the lack of training for railway personnel, and the absence of an effective oversight mechanism. Therefore, increased synergy between the government and relevant parties is needed to oversee the consistent implementation of regulations.
Implementasi Peer learning terhadap Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal di LPQ AMM Yogyakarta Ainun Wafiq; Nadilla Aleyda Maqhfira; Ahmad Syawal; Sutrisno; Suwadi
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi peer learning dalam memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di LPQ AMM Yogyakarta, khususnya dalam konteks peningkatan kompetensi pendidik dan efektivitas siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan informan yang meliputi pengelola lembaga, tim pelatih, tim supervisi, dan pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peer learning berperan signifikan dalam membangun budaya reflektif dan kolaboratif di antara pendidik melalui mekanisme observasi sejawat, forum refleksi, dan pelatihan internal. Implementasi peer learning terbukti membantu memperkuat pelaksanaan PPEPP, terutama pada aspek evaluasi dan peningkatan mutu pembelajaran Al-Qur’an. Namun, penelitian juga menemukan hambatan berupa keterbatasan waktu pendidik, variasi kompetensi guru, dan belum optimalnya dokumentasi mutu. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa peer learning dapat menjadi model peningkatan mutu yang relevan dan kontekstual bagi lembaga pendidikan Al-Qur’an, karena mampu mengubah paradigma mutu dari administratif menjadi partisipatif serta mendorong terbentuknya budaya mutu yang berkelanjutan.