Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pelatihan inovatif alat peraga sains: Mengasah keterampilan Abad 21 melalui Arduino Faradiba Faradiba; Nya Daniaty Malau; Taat Guswantoro; Manogari Sianturi; Ngia Masta; Septina Severina Lumbantobing; Randi Wardani; Romi Saputra; Faliza Fasya Siagan; Eki Evendi Samaloisa
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3341

Abstract

Pelatihan alat peraga sains berbasis Arduino dilaksanakan di SMAN 19 Kota Bekasi dengan melibatkan 57 peserta dari kelas XII MIPA. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan penerapan mikrokontroler dalam pembuatan media pembelajaran sains yang interaktif dan kontekstual. Pelatihan dirancang melalui tiga tahapan utama, yaitu paparan materi mengenai dasar-dasar Arduino, demonstrasi penerapan berupa alat Palang Pintu Otomatis dan Jemuran Otomatis, serta praktik sederhana menggunakan program blink LED. Melalui tahapan tersebut, siswa memperoleh pengalaman langsung dalam pemrograman mikrokontroler sekaligus memahami keterkaitan antara teknologi dan fenomena dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan praktik, yang menunjukkan ketertarikan terhadap pengembangan teknologi sederhana berbasis Arduino. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan literasi teknologi siswa, tetapi juga mendorong kreativitas dan kemampuan berpikir kritis dalam merancang alat peraga inovatif untuk mendukung pembelajaran sains di tingkat sekolah menengah. Pelaksanaan pelatihan berlangsung dengan lancar dan mendapatkan respon yang sangat positif dari peserta. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi terhadap seluruh aspek pelatihan, baik dari segi materi, penyampaian, maupun praktik langsung. Dengan demikian, pelatihan ini berhasil memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah.
Upaya Peningkatan Kesadaran Energi Terbarukan Melalui Pelatihan Media Edukasi Panel Surya Mini di SMAN 19 Bekasi Ngia Masta; Manogari Sianturi; Septina Severina Lumbantobing; Faradiba; Nya Daniaty Malau; Aldiman Firdaus; Timothy; Alwan Yohanis Lolo; Yolanda Zebua; Novanto Nomleni
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.27923

Abstract

Indonesia sebagai salah satu negara dengan penduduk terpadat di dunia, menghadapi tantangan permintaan pasokan energi yang terus meningkat. Hal ini mendorong urgensi transisi energi fosil ke energi terbarukan, dimulai dengan penumbuhan kesadaran terhadap yang berkelanjutan. Sejalan dengan itu, program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran energi terbarukan pada siswa SMA. Keterbatasan alat peraga menjadi salah satu penyebab hambatan dalam penumbuhan kesadaran akan energi terbarukan, yang dikonfirmasi oleh hasil observasi awal di SMAN 19 Bekasi. Sebagai bentuk solusi dari permasalahan yang dialami, pada tanggal 21 Agustus 2025 Prodi Pendidikan Fisika FKIP UKI menyelenggarakan PKM berupa pelatihan perakitan dan pengoperasian kit panel surya mini di SMAN 19, yang terdiri dari kit aplikasi panel surya dan kereta panel surya. Peserta dalam PKM ini adalah 43 orang siswa kelas XII konsentrasi teknik. Evaluasi kegiatan dilakukan untuk mengetahui keberhasilan kegiatan, yang dilakukan melalui observasi keberhasilan peserta dalam merakit dan mengoperasikan kit panel surya, serta survei kepuasan peserta. Instrumen evaluasi berupa kuisioner dengan skala likert 1-5. Indikator yang digunakan untuk mengukur tumbuhnya kesadaran terhadap energi terbarukan yaitu: kesesuaian kegiatan PKM untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan, ada dorongan minat terhadap teknologi energi terbarukan, serta tumbuh inspirasi secara pribadi untuk merakit teknologi terkait energi terbarukan. Hasil observasi menunjukkan bahwa seluruh kelompok (100%) berhasil merakit dan mengoperasikan kit panel surya. Sementara hasil survei menunjukkan masing-masing 78,33% siswa setuju bahwa kegiatan pelatihan mendorong minat dan memberi inspirasi merakit peralatan terkait energi terbarukan,serta  76,68% pelatihan menambah wawasan dan keterampilan. Lebih lanjut, program ini berpotensi berkelanjutan karena guru berkomitmen untuk menggunakannya dalam pembelajaran sains di masa mendatang. Model program ini berpotensi direplikasi di sekolah lain guna mendukung agenda nasional dalam meningkatkan literasi energi terbarukan.
Pelatihan Peningkatan Literasi Digital bagi Guru di SD Negeri Citra Indah Sukamaju Septina Severina Lumbantobing; Andreas Rian Nugroho; Taat Guswantoro; Marta Laura A. Pane; Randi Wardani Saogo; Dian Kristin N. Manullang
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v7i2.7590

Abstract

The advancement of information and communication technology has not only introduced sophisticated digital devices, but also demanded changes in teaching and learning processes. Integrating technology into education has become essential to meet curriculum demands and keep pace with the dynamic developments of the times. Therefore, teachers need to possess adequate digital literacy, including the ability to utilize interactive e-modules through applications such as flipbooks. Flipbooks enable the integration of text, animation, video, and audio, allowing students not only to read but also to interact directly with digital learning materials. This Community Service (PkM) activity was conducted over two days and participated in by 36 teachers. The training results showed an 81% improvement in teachers’ digital literacy skills, based on pretest and posttest comparisons covering indicators such as digital access, understanding, creative production skills, and attitudes toward digital impact. The training received highly positive responses: the material was considered relevant and supportive of teacher creativity (93.9%), the combination of theory and practice was deemed effective (88.9%), the resource persons were rated as competent and communicative (93%), and the supporting facilities were evaluated as adequate (91.6%). Overall, the training received a positive response of 92%, indicating that the activity successfully enhanced teachers' digital competence, creativity, and confidence in developing engaging and interactive flipbook-based learning media
The Effect of Contextual Teaching and Learning Model Assisted by Physics Education Technology Simulation on Motivation and Physics Learning Outcomes Septina Severina Lumbantobing; Mariana Gu; Ngia Masta; Manogari Sianturi
EduMatSains : Jurnal Pendidikan, Matematika dan Sains Vol 10 No 1 (2025): July
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/edumatsains.v10i1.6698

Abstract

Motivation and physics learning outcomes among students remain low. One approach to improving both aspects is the use of contextual teaching assisted by PhET. This study aims to determine whether and to what extent the application of the contextual teaching and learning model assisted by PhET influences students' motivation and physics learning outcomes. This research employs a quantitative quasi-experimental method and was conducted at SMA Negeri 71 Jakarta, with samples selected through purposive sampling. The instruments used include a questionnaire to measure learning motivation and a test to assess learning outcomes on Ohm's law, resistor circuits, and Kirchhoff's first law. Hypothesis testing using an independent sample t-test resulted in a significance value of 0.000 < 0.05, indicating a significant effect of PhET-assisted contextual learning on motivation and learning outcomes. The effect size analysis showed values of 0.289 for motivation and 0.655 for learning outcomes, categorized as moderate and high, respectively. Thus, it can be concluded that PhET-assisted contextual learning has a moderate impact on motivation and a strong influence on learning outcomes.