Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Menggali Potensi Berpikir Kritis Siswa melalui Penerapan Problem Based Learning pada Pembelajaran IPS Kelas VII SMP Negeri 13 Semarang Diva Inti Nurani; Ferani Mulianingsih
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 9 No. 2 (2025): Vol IX Edisi II 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan model pembelajaran yang tepat akan berdampak pada keberhasilansuatu proses pembelajaran. Penerapan model Problem Based Learning padapembelajaran IPS akan berdampak pada keterampilan berpikir krtitis peserta didik.Karena ilmu IPS merupakan ilmu sosial yang berkaitan dengan kehidupan sehari-harimaka peserta didik dapat mengkaji secara kritis. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui dampak dari penggunaan model pembelajaran Problem Based Learningdapat mendorong berpikir kritis peserta didik khususnya pada pembelajaran IPS kelas VIISMP Negeri 13 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengandesain deskriptif yang bertujuan menggambarkan secara mendalam fenomena yangdialami subjek penelitian. Hasil penelitain menunjukan bahwa penerapan modelpembelajaran Problem Based Learning dapat mendorong keterampilan berpikir kritispeserta didik pada pembelajaran IPS. Oleh karena itu, model pembelajaran ini efektifdigunakan untuk mengembangkan kemapuan berpikir kritis peserta didik dalampembelajaran IPS.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kerajinan Sampah Desa Campurejo Maulida Dewi Nur Alifiah; Ferani Mulianingsih
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 10 No. 1 (2026): Vol X Edisi I 2026 (In-Press)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan tingkat kemahiran teknis dan kesadaran masyarakat, khususnya di kalangan ibu-ibu dan pemuda, dalam mengubah limbah non-organik menjadi produk kerajinan berkualitas tinggi. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif komprehensif, data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara dengan peserta kunci (seperti fasilitator dan tokoh desa), dan analisis dokumentasi program. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program kerajinan sampah tidak hanya berhasil mengurangi jumlah sampah anorganik dan meningkatkan keberlanjutan lingkungan, tetapi juga secara signifikan meningkatkan perekonomian dan model sosial masyarakat
Menjawab Dilema Kurikulum Merdeka: Diferensiasi Pembelajaran Dan Motivasi Belajar IPS Fitria Salsabilla; Ferani Mulianingsih
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 10 No. 1 (2026): Vol X Edisi I 2026 (In-Press)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis gaya belajar dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Semarang, Indonesia, untuk menjembatani kesenjangan antara teori ideal dan realitas praktis di era Kurikulum Merdeka yang menuntut pendidikan personal dan adaptif. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh tes diagnostik gaya belajar terhadap strategi diferensiasi guru serta mengungkap pengalaman siswa dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi intrinsik. Metode studi kasus kualitatif digunakan, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada satu guru IPS dan enam siswa, observasi partisipatif di kelas, serta analisis dokumen asesmen diagnostik. Temuan utama menunjukkan dilema praktis seperti keterbatasan waktu yang diatasi dengan solusi adaptif seperti sosiodrama dan video, serta peningkatan motivasi intrinsik siswa yang selaras dengan teori motivasi intrinsik. Penelitian ini memperkuat peran diferensiasi dalam pendidikan inklusif, mendukung heterogenitas siswa sesuai Kurikulum Merdeka. Implikasi praktis meliputi rekomendasi asesmen diagnostik sederhana dan variasi media bagi guru, mendorong diferensiasi sebagai proses adaptif. Meskipun terbatas pada satu kasus, triangulasi data memastikan validitas, berkontribusi pada praktik pendidikan Indonesia yang lebih responsif.