Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pembelajaran Berbasis STEM di Sekolah Dasar Guna Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Rangka Menyongsong Pencapaian Kompetensi Siswa Abad 21 Yuyun Elizabeth Patras; Clarissa Yolanita; Diki Akmal Wildan; Lili Fajrudin
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.87662

Abstract

Saat ini STEM banyak digunakan untuk meningkatkan berbagai kompetensi. Salah satunya kompetensi berpikir kritis siswa sekaligus untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran di abad 21. Pembelajaran STEM dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam empat bidang pengetahuan, yaitu keterampilan sains, keterampilan pengoperasian teknologi, pemecahan permasalahan secara teknis, dan keterampilan pada matematika. Namun pencapaian semua kompetensi tersebut haruslah dibarengi dengan kemampuan berpikir kritis sebagai mother of competence dari kompetensi utama dalam empat kompetensi di abad 21. Tujuan penulisan artikel ilmiah ini adalah untuk melihat bagaimana pembelajaran berbasis STEM yang dilakukan di sekolah, lalu bagaimana hasil yang didapatkan dari penerapan STEM tersebut terhadap siswa. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ilmiah ini ialah dengan studi kajian literatur dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Kajian literatur ini dilakukan dengan mengidentifikasi, mengkaji, mengevaluasi serta menafsirkan penelitian yang fokus pada topik penelitian. Berdasarkan hasil temuan, dapat disimpulkan bahwa STEM dapat meningkatkan perkembangan siswa dalam pemecahan masalah, keterampilan komunikasi, kreativitas, analisis sebuah pengetahuan dan kolaborasi. Selain itu dari kajian jurnal yang di review juga menunjukkan bahwa STEM bisa mengantarkan siswa untuk bisa memiliki keterampilan hidup yang dibutuhkan di abad sekarang, karena STEM dikenal dapat meningkatkan perkembangan siswa dalam pemecahan masalah, keterampilan komunikasi, kreativitas, analisis dan kolaborasi intelektual, yang dapat dianggap sebagai keterampilan siswa abad ke 21 yaitu 4C (Critical thinking, collaboration, communication and creativity yang tentunya dibutuhkan oleh siswa di abad 21.
STATEGI PEMBELAJARAN LITERASI DAN NUMERASI BERBASIS TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) DI SDN TEMBONG 2 KOTA SERANG Siti Nurafiah; Reksa Adya Pribadi; Lili Fajrudin
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9365

Abstract

Kemampuan literasi dan numerasi peserta didik yang beragam menuntut guru menerapkan pembelajaran yangsesuai dengan tingkat kemampuan belajar siswa. Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) menjadi salah satu strategi yang dapat digunakan untuk mengakomodasi perbedaan kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengimplementasikan pendekatan TaRL pada pembelajaran literasi dan numerasi di kelas V SDN Tembong 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam menerapkan TaRL dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan penilaian hasil belajar. Pada tahap persiapan, guru melaksanakan asesmen diagnostik untuk memetakan kemampuan peserta didik dan menyusun perangkat pembelajaran sesuai kebutuhan belajar. Pada tahap pelaksanaan, guru mengelompokkan peserta didik berdasarkan tingkat kemampuan serta menerapkan aktivitas pembelajaran yang terdiferensiasi. Pada tahap penilaian, guru menggunakan asesmen formatif dan sumatif untuk memantau perkembangan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan TaRL membantu guru menyelenggarakan pembelajaran yang lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta didiksehingga mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran literasi dan numerasi. Oleh karena itu, guru disarankan mengoptimalkan pelaksanaan asesmen diagnostik dan penerapan TaRL secara berkelanjutan agar pembelajaran semakin efektif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.