Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PERENCANAAN ULANG SALURAN DRAINASE DENGAN KOLAM RETENSI PADA PERUMAHAN TANGGULANGIN ANGGUN SEJAHTERA II KABUPATEN SIDOARJO Annastasya Nuraisyah Hermawan; Mohammad Zenurianto; Ayisya Cindy Harifa
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3666

Abstract

Perumahan Tanggulangan Anggun Sejahtera 2 adalah perumahan yang terletak di Kabupaten Sidoarjo dengan luas area 22,6 ha. Sistem drainase yang tidak berfungsi dengan baik menyebabkan genangan air akibat saluran yang tidak mampu menampung aliran permukaan dari hujan dan limbah perumahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung curah hujan rancangan, merancang ulang sistem drainase dan kolam retensi, serta menghitung biaya konstruksi keduanya. Data primer yang digunakan adalah data dimensi saluran, sedang data sekunder meliputi peta kondisi perumahan, peta topografi, data curah hujan dari Stasiun Curah Hujan Tanggulangin, Porong, dan Candi dari tahun 2013 hingga 2022, dan harga satuan pekerjaan di Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2023. Pengolahan data dilakukan menggunakan metode Log Pearson III, uji kesesuaian dengan metode Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorov dengan kala ulang 10 tahun. Sedang untuk menghitung intensitas hujan, digunakan metode Mononobe, dan perhitungan debit banjir rancangan menggunakan metode rasional. Hasil yang diperoleh adalah curah hujan rancangan sebesar 101,382 mm/hari; debit banjir terbesar yang direncanakan sebesar 0,20 m3/detik; dimensi saluran yang dirancang adalah 0,6 m × 0,8 m, dan dimensi kolam retensi yang diterapkan adalah 33,21 m × 70 m x 2 m. Anggaran biaya yang dibutuhkan adalah Rp 5.760.383.404,00.
PERENCANAAN PENYEDIAAN JARINGAN PIPA AIR BERSIH DI KECAMATAN UDANAWU KABUPATEN BLITAR Aditya Akbar; Winda Harsanti; Ayisya Cindy Harifa
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3769

Abstract

Kecamatan Udanawu merupakan salah satu kecamatan pada Kabupaten Blitar dengan jumlah penduduk sebanyak 41.623 jiwa dan memiliki luas wilayah 40,98 Km2 yang terdiri dari 12 Desa, 26 Dusun, 59 RW, dan 233 RT. Penyususnan jurnal ini bertujuan untuk merencanakan jaringan pipa distribusi air bersih, menganalisa aspek hidrolis pipa, bangunan pelengkap, dan rencana anggaran biaya. Data yang diperlukan dalam perencanaan adalah peta topografi, data debit sumber mata air, data jumlah penduduk dan fasilitas umum yang ada, dan harga satuan pekerjaan Kabupaten Blitar tahun 2022. Data jumlah penduduk dan fasilitas umum akan diolah untuk mencari besarnya kebutuhan debit pada tahun rencana, dan Analisa hidrolika dilakukan untuk mengetahui dimensi pipa sehingga bisa dihitung rencana anggaran biaya. Dari hasil perencanaan diperoleh hasil proyeksi jumlah penduduk pada tahun 2037 sebanyak 47.834 jiwa, besarnya debit air yang diperlukan untuk 12 desa adalah 84.998 lt/dt, perencanaan jaringan pipa menggunakan pipa HDPE dengan diameter diameter 5-inch, 6-inch, 8-inch, dan 10-inch. Dimensi reservoir yang diperlukan 7 m x 6 m x 2,5 m dengan total rencana anggaran biaya sebesar Rp. 10.364.325.000 (Sepuluh Milyar Tiga Ratus Enam Puluh Empat Juta Tiga Ratus Dua Puluh Lima Ribu)
PERENCANAAN SALURAN DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN PADA JALAN RAYA TEMPEH KABUPATEN LUMAJANG Ahmad Rezandria Imawan; Utami Retno Pudjowati; Ayisya Cindy Harifa
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.3871

Abstract

Ruas Jalan Raya Tempeh terletak di Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang. Di sepanjang ruas jalan tersebut, tidak ditemukan saluran drainase sehingga menyebabkan terjadinya genangan air di jalan setelah hujan turun. Tujuan penelitian ini adalah menghitung curah hujan rancangan, menghitung debit banjir rancangan, menghitung dimensi saluran drainase, menghitung dimensi sumur resapan, dan menghitung rencana anggaran biaya. Penelitian ini menggunakan metode Log Pearson tipe III dengan kala ulang 5 tahun, uji kesesuaian dengan metode Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorov, intensitas hujan dengan metode Mononobe, debit banjir rancangan dengan metode rasional, dan mendesain saluran drainase berdasarkan hasil perhitungan. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari peta topografi, data curah hujan dari 3 stasiun terdekat: Besuk, Tempeh Lor, dan Tempeh Kidul tahun 2013 sampai dengan 2022, dan harga satuan pekerjaan Kabupaten Lumajang tahun 2022. Hasil perhitungan diperoleh curah hujan rancangan sebesar 129,073 mm/hari. Debit banjir rancangan yang dihasilkan bervariasi, mulai dari 0,110 m3/detik hingga 2,203 m3/detik. Perencanaan saluran drainase berbentuk persegi dengan material batu kali. Saluran drainase tersebut memiliki ukuran minimal lebar 0,4 m, tinggi 0,4 m, ukuran maksimal lebar 1 m, dan tinggi 1,6 m. Drainase berwawasan lingkungan menggunakan sumur resapan dengan diameter berukuran 1 meter dan kedalaman 1,8 meter. Hasil perhitungan biaya konstruksi untuk saluran drainase tersebut sebesar Rp8.317.368.000,00. Berdasarkan hasil analisis dan perencanaan drainase berwawasan lingkungan, genangan air hujan di sepanjang ruas Jalan Raya Tempeh Kecamatatan Tempeh, Kabupaten Lumajang dapat diatasi dengan saluran drainase yang direncanakan serta peletakan sumur resapan sejumlah 59 titik.
PERENCANAAN ALTERNATIF DESAIN BANGUNAN PELIMPAH TIPE LUNCUR (CHUTE SPILLWAY) BENDUNGAN GINTUNG KABUPATEN PURBALINGGA Ahmad Khairul Naafi; Ayisya Cindy Harifa; Agus Suhardono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4133

Abstract

Bendungan Gintung direncanakan dibangun di Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Bendungan ini terletak melintang di Sungai Gintung yang berada pada Sub-DAS Serayu-Bogowonto. Perencanaan pembangunan Bendungan Gintung ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan terkait sumber daya air seperti, banjir dan kekurangan air bersih. Bendungan ini memiliki luas area genangan 2,36 km2 dan mampu menampung air hingga 76,84 juta m3. Tubuh bendungan gintung tersusun dari material komposit, beton K-225 dan urugan material alam. Spillway bendungan Gintung didesain dengan puncak ambang bebas (Ogee) disertai dengan bangunan peredam energi terdiri dari: solid roller bucket dan sky jump. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat desain alternatif spillway yang memungkinkan untuk bendungan Gintung. Data yang digunakan dalam perencanaan ini meliputi: data curah hujan, peta topografi, dan harga dasar (bahan, upah, dan alat) Kabupaten Purbalingga tahun 2022. Proses analisis data dibagi menjadi 4 tahapan yaitu: analisis hidrologi, analisis hidrolika, desain gambar, dan analisis perkiraan biaya.Hasil analisis perhitungan diperoleh debit banjir (Q) 100th, 1000th, dan PMF sebesar 449,495 m3/dt, 666,49 m3/dt, dan 1447,71 m3/dt. Analisis desain hidrolika spillway menggunakan acuan debit banjir (Q) 1000th didapat hasil berupa: (1) desain mercu spillway Ogee tipe 1 dengan ketinggian air limpasan adalah 4,22m, (2) saluran transisi lebar 35m (hulu) dan 15m (hilir) panjang 45m, (3) saluran peluncur lebar 15m panjang 420m, (4) peredam energi dipilih USBR tipe II lebar 15m panjang 30,5m, (5) dengan taksiran rencana anggaran biaya beberapa pekerjaan teknis dari alternatif desain spillway sebesar Rp 91,820,039,000.00.
ANALISIS KERUNTUHAN TUBUH BENDUNGAN AKIBAT OVERTOPPING PADA BENDUNGAN GINTUNG KABUPATEN PURBALINGGA ALTERNATIF 1 Mohammad Zulfan Dwi Saputra; Ayisya Cindy Harifa; Mohammad Charits
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4458

Abstract

Bendungan memberikan manfaat penting bagi seluruh masyarakat, namun juga memiliki potensi bahaya yang signifikan. Oleh karena itu, diperlukan adanya simulasi keruntuhan bendungan dengan HEC-RAS. Tujuan dari peneletian ini adalah mengetahui debit banjir rancangan sungai di Bendungan Gintung, mengetahui kedalaman dan kecepatan aliran di setiap dusun akibat keruntuhan tubuh bendungan, menentukan rekomendasi untuk pencegahan keruntuhan bendungan. Data yang dibutuhkan adalah peta Daerah Tangkapan Air, peta topografi, data teknis bendungan, data curah hujan selama 20 tahun, hidrograf banjir PMF, peta administrasi bagian hilir waduk. Metode yang digunakan mengacu pada data sekunder diatas yang kemudian diolah dengan metode analisis hidrologi, analisis penelusuran banjir. Hasil kajian ini menunujukkan debit banjir pada kala ulang 1000 tahun dan PMF sebesar 1698,21 m3/det dan 2554,61 m3/det, kedalaman banjir paling dalam terjadi di Dusun II Desa Karangbarang sedalam 26,13m dengan kecepatan aliran 180,29m/s, pencegahan keruntuhan bendungan dengan cara pengerukan sedimen secara berkala, memonitor secara intensif pada instrumen bendungan, melakukan analisis keruntuhan bendungan.
PERENCANAAN JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH KECAMATAN BLULUK KABUPATEN LAMONGAN Yanu Tri Wulandari; Ayisya Cindy Harifa; Sutikno Sutikno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5760

Abstract

Kecamatan Bluluk merupakan kawasan dataran rendah yang didominasi dengan tanah kapur di beberapa daerah serta memiliki luas wilayah sebesar 55,3 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 22.898 jiwa yang tidak terlayani PDAM. Penulisan studi ini ditujukan untuk menghitung jumlah proyeksi penduduk tahun 2038, menghitung kebutuhan air masyarakat Kecamatan Bluluk, membuat desain jaringan pipa distribusi serta dimensi reservoir, dan juga memperhitungkan anggaran biaya dari pelaksanaan pekerjaan jaringan distribusi. Data yang diperlukan berupa data jumlah penduduk selama 10 tahun terakhir, data debit sumber mata air, data peta topografi, peta tata guna lahan serta jaringan jalan, dan juga data analisa harga satuan pekerjaan. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai maka data akan diolah secara manual menggunakan metode proyeksi jumlah penduduk dan Hazen-Williams serta menggunakan bantuan program Watercad V8i untuk merencanakan skema jaringan pipa distribusi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa jumlah penduduk di tahun 2038 sebanyak 29.506 jiwa, debit kebutuhan air bersih sebesar 0,0673 m3/dt, pipa yang digunakan pada perencanaan jaringan pipa distribusi air bersih adalah pipa HDPE PN 16 dengan rincian pipa 5 inch sepanjang 3267,6 m, pipa 4 inch sepanjang 16973,8 m, pipa 3 inch sepanjang 3447,5 m, pipa 2 ½ inch sepanjang 4656,4 m, pipa 1 ½ inch sepanjang 6169,1 m, pipa 1 ¼ inch sepanjang 2367,5 m, dan pipa 1 inch sepanjang 3023,6 m. Dengan dimensi reservoir utama sebesar 40,5 m3, serta menggunakan pompa dengan ukuran 100 x 80 m dan 50 x 40 m, dan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dibutuhkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp. 13.890.715.000,00 (Tiga belas milyar delapan ratus sembilan puluh juta tujuh ratus lima belas ribu rupiah).
ANALISIS LAJU EROSI DAN SEDIMENTASI BENDUNGAN BAGONG DENGAN PERBANDINGAN METODE MUSLE DAN PERMODELAN HEC-RAS Dimas Ade Permana Putra; Ayisya Cindy Harifa; Novita Anggraini
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5829

Abstract

Bendungan Bagong memiliki peran penting dalam pengelolaan air. Namun, Bendungan Bagong juga rentan terhadap adanyasedimen yang tertahan dan mengendap. Sedimentasi pada DAS Bagong dapat menyebabkan berkurangnya kapasitas tampungan,penurunan efisiensi, dan memperpendek usia bendungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju erosi dan sedimentasidi Bendungan Bagong menggunakan metode MUSLE dan permodelan HEC-RAS. Parameter pada perhitungan metode MUSLEdiolah dan ditentukan dengan software ArcGIS. Metode MUSLE memprediksi laju sedimentasi pada DAS Bagong sebesar63593,848 ton/tahun, kemudian melalui pendekatan SDR didapatkan laju erosi sebesar 60,121 ton/ha/tahun, termasuk dalamkelas III dengan tingkat erosi sedang. Sedangkan permodelan HEC-RAS menunjukkan laju sedimentasi sebesar 78789,411ton/tahun. Didapatkan usia guna Bendungan Bagong menurut laju sedimentasi metode MUSLE adalah 113 tahun dan menurutpermodelan HEC-RAS adalah 91 tahun. Perbandingan kedua metode menunjukkan bahwa metode MUSLE menghasilkan lajusedimentasi yang lebih kecil karena hanya menggunakan parameter faktor limpasan hujan, sedangkan HEC-RAS menggunakanparameter debit banjir rancangan pada aliran sungai. Rasio perbandingan laju sedimentasi metode MUSLE dan permodelanHEC-RAS adalah sebesar 1 : 1,24.
ANALISIS DEBIT BANJIR RANCANGAN MENGGUNAKAN METODE HSS NAKAYASU PADA BENDUNGAN BENER KABUPARTEN PURWOREJO Michael Octaviano Da Costa Alves; Ayisya Cindy Harifa; Agus Suhardono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5962

Abstract

Bendungan merupakan sebuah struktur atau bangunan yang memberikan banyak manfaat, salah satunya adalah sebagai pengendali banjir. Oleh karena itu, dalam perencanaan bendungan diperlukan beberapa analisis, seperti analisis curah hujan maksimum, hidrograf satuan sintetis, dan analisis debit banjir rancangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan debit banjir rancangan di Bendungan Bener menggunakan metode HSS Nakayasu. Data curah hujan yang digunakan berasal dari empat stasiun hujan di sekitar Bendungan Bener yaitu Sapuran, Pungangan, Penungkulan, dan Sawangan pada tahun 2000 sampai dengan 2019. Perhitungan curah hujan rancangan dilakukan dengan metode distribusi Gumbel dan Log Pearson Tipe III, sedangkan analisis debit banjir rancangan menggunakan metode HSS Nakayasu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit banjir rancangan pada Bendungan Bener adalah Q25 sebesar 935,6 m3/det, Q50 sebesar 1041,5 m3/det, Q100 sebesar 1147,1 m3/det, Q1000 sebesar 1499,0 m3/det, dan QPMF sebesar 3313,5 m3/det.
PERENCANAAN ULANG SALURAN DRAINASE UNTUK MENGATASI PERMASALAHAN BANJIR DESA WONOKERSO KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG Desi Ayuwandira; Medi Efendi; Ayisya Cindy Harifa
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6356

Abstract

Pada Kawasan JL. Karangduren-JL. Curungrejo Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang sering terjadi genangan saat musim hujan. Terjadinya banjir tersebut disebabkan oleh saluran drainase yang tidak bisa mengalirkan air hujan, perencanaan drainase yang tidak tepat, sampah pada saluran drainase, dan banyaknya saluran drainase tertutup karena dibuat untuk halaman rumah Masyarakat. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk merancang saluran drainase, mengevaluasi aspek hidrolis saluran dan bangunan drainase, dan menghitung biaya konstruksi. Adapun data yang digunakan antara lain: data curah hujan selama 10 tahun terakhir dari tiga stasiun hujan terdekat yaitu dari tahun 2014-2023, peta elevasi Lokasi penelitian, dan harga satuan pekerjaan Kabupaten Malang tahun 2023. Data tersebut diolah menggunakan metode Gumbel I, uji kesesuaian menggunakan metode Chi Square dan Smirnov-Kolmogorov dengan kala ulang perencanaan 10 tahun. Software HEC-RAS digunakan untuk menganalisis muka air dimensi saluran yang sudah direncanakan. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh curah hujan rancangan sebesar 84,754 mm/hari dalam kala ulang perencanaan 10 tahun, besaran debit pada saluran bervariasi mulai dari 0,0838 m3/detik hingga 2,3951 m3/detik. Dimensi Saluran direncanakan dengan ukuran terkecil 0,5 x 0,65 m dan ukuran terbesar 1,45 x 1,55 m dengan biaya yang digunakan dalam perencanaan ulang drainase ini sebesar Rp. 12.387.718.000,00.
ANALISIS TEKNIS DAN EKONOMIS OPTIMALISASI SISTEM PENGERUKAN HIDROLIK MENGGUNAKAN CUTTER SUCTION DREDGER DAN BOOSTER PUMP PADA BENDUNGAN TANGGA DAN SIGURA-GURA Mahendra Sitinjak; Suselo Utoyo; Ayisya Cindy Harifa
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8386

Abstract

Sediment accumulation in the Tangga and Sigura-Gura Dams, which are integral parts of the Asahan River hydropower generation system, has significantly reduced their effective reservoir capacity. This issue disrupts operational efficiency and increases the risk of infrastructure damage. This study aims to conduct a technical and economic analysis of three hydraulic dredging system configurations using a Cutter Suction Dredger (CSD) combined with Floating Booster Pumps and a land-based booster pump, in order to determine the most optimal system for sediment removal. Technical evaluation was conducted using the Darcy–Weisbach equation to assess energy loss (head loss), along with a cavitation risk analysis based on the Net Positive Suction Head (NPSH) parameter. Cost analysis referred to the 2025 Unit Price Analysis (AHSP) published by the Indonesian Ministry of Public Works. The results indicate that the configuration comprising 1 CSD unit, 1 submersible pump, 2 floating booster pumps in parallel, and 1 land-based booster pump is the most efficient system. It delivers a slurry flow rate of 600 m³/hour, a total head loss of 72.7 meters, and completes the dredging process within 3 months at a unit cost of Rp147,202.47/m³. Therefore, this configuration is considered technically and economically optimal, and supports the long-term sustainability of hydropower generation operations in the upstream area of the Asahan River.