Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENDAMPINGAN GURU-GURU YPII (YAYASAN PENYELENGGARAAN ILAHI INDONESIA) DALAM PENGUATAN BUDAYA MENELITI DAN PEMBELAJARAN MENDALAM Arfin Arfin; Christina Ester Manthalina Hutabarat; Melania Eva Wulanningtyas
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.3763-3773

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan budaya meneliti secara berkelanjutan, pembelajaran berbasis proyek, dan pembelajaran mendalam di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Ilahi Indonesia (YPII), melalui kegiatan pendampingan para guru yang mengajar di beberapa sekolah yang di naungi Yayasan tersebut. Kegiatan dilaksanakan Kegiatan dilaksanakan melalui workshop, observasi pembelajaran, pendampingan guru, refleksi jurnal harian, diskusi daring, pengembangan modul pembelajaran, serta kegiatan akhir berupa gelar karya dan showcase penelitian siswa. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa budaya meneliti mulai berkembang secara bertahap di setiap jenjang pendidikan sesuai karakteristik peserta didik. Pada jenjang TK, budaya meneliti tumbuh melalui aktivitas eksploratif dan pembiasaan observasi sederhana. Pada jenjang SD, implementasi Project-Based Learning (PjBL) mendorong siswa belajar melalui proyek kontekstual yang berkaitan dengan isu limbah makanan dan lingkungan. Sementara itu, pada jenjang SMP dan SMA, Mata Pelajaran Penelitian mulai membangun keterampilan siswa dalam menyusun proposal, mengumpulkan dan menganalisis data, hingga mempresentasikan hasil penelitian secara sistematis. Selain itu, guru menunjukkan perkembangan dalam merancang pembelajaran yang lebih reflektif, kolaboratif, dan berbasis inkuiri. Meskipun pelaksanaan program masih menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan waktu pendampingan, variasi kemampuan siswa, dan penguatan koordinasi antar guru, program ini menunjukkan bahwa budaya meneliti dapat dibangun melalui pembelajaran yang kontekstual, konsisten, dan berpusat pada siswa. Pengembangan modul pembelajaran pada setiap jenjang juga menjadi salah satu bentuk penguatan implementasi program agar praktik pembelajaran mendalam dapat berlangsung secara lebih terstruktur dan berkelanjutan di lingkungan YPII
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA INTERVENSI DISLEKSIA UNTUK SISWA KELAS RENDAH DI SEKOLAH DASAR Yunita Miftahul Jannah; Verawaty Sinaga; Christina Ester Manthalina Hutabarat; Rahma Hayati; Yubena Abigail Serewati Tambunan
Wahana Sekolah Dasar Vol. 34 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um035v34i12026p61-78

Abstract

This study aims to develop dyslexia intervention worksheets for teachers to support the learning of lower-grade students in elementary schools. The development followed the Borg & Gall Research and Development (R&D) model, including needs analysis, design, expert validation, revision, and field testing with classroom teachers and inclusion program facilitators. Data were collected using expert validation questionnaires, classroom observation, and teacher feedback questionnaires regarding the feasibility and effectiveness of the worksheets. The results indicated that the developed worksheets are valid, practical, and user-friendly, effectively assisting students in practicing reading, spelling, and writing simple words. These worksheets can serve as a practical guide for elementary school teachers to optimize learning for dyslexic students in lower grades.