Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengembangan Aplikasi Self-Assessment untuk Mengukur Efektivitas Implementasi Smart Village Nur Hadian; Muhamad Rizaludin; M.Rudi Fanani
Techno.Com Vol. 25 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/tc.v25i1.15507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi evaluasi Smart Village berbasis self-assessment yang dapat digunakan oleh pemerintah desa dalam menilai efektivitas implementasi layanan digital secara mandiri. Seiring meningkatnya penerapan layanan digital desa, seperti website desa, aplikasi pelayanan, dan media informasi, sebagian besar desa belum memiliki instrumen evaluasi yang sederhana, terstruktur, dan mudah digunakan untuk mengukur manfaat nyata layanan tersebut bagi masyarakat. Ketiadaan mekanisme evaluasi yang jelas menyulitkan desa dalam mengidentifikasi kelemahan, tingkat pemanfaatan teknologi, serta merumuskan strategi pengembangan layanan digital. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan V-Model yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi aplikasi, pengujian bertahap, dan penyempurnaan produk. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur terkait konsep Smart Village dan evaluasi teknologi. Hasil penelitian berupa aplikasi berbasis web dengan desain sederhana tanpa proses login kompleks, dilengkapi fitur pengisian indikator, visualisasi hasil evaluasi, riwayat penilaian, serta rekomendasi perbaikan berbasis skor. Hasil uji Smart Village sebesar 81,06 menunjukkan bahwa aplikasi ini efektif dalam memberikan gambaran objektif tingkat keberhasilan layanan digital desa dan mendukung pengambilan keputusan pengembangan desa secara berkelanjutan.   Kata Kunci - Smart Village, evaluasi digital, self-assessment, pengembangan aplikasi, V-Model
Analisis dan Desain Tata Kelola Teknologi Informasi pada UMKM mengunakan Framework COBIT 2019 M. Rudi Fanani; Nur Hayati; Nur Hadian
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 14, No 4 (2025): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v14i4.7607

Abstract

UMKM mempunyai peran yang strategis untuk menciptakan lapangan kerja, menggairahkan ekonomi lokal, juga bisa menjadi dasar inspirasi inovasi juga kreativitas masyarakat. Penerapan Teknologi Informasi pada sebuah perusahaan dapat membantu perusahaan tersebut mencapai tujuan perusahaan meningkatkan efisiensi serta efektivitas. Dalam melakukan penerapan tata kelola teknologi informasi, dapat digunakan suatu kerangka kerja dan analisis desain COBIT (Control Objectives for Information and Related Technologies) 2019. Hasil analisis faktor desain COBIT 2019 yang telah dilakukan terdapat 1 Domain Posititf MEA03 Pengelolaan Kepatuhan terhadap Persyaratan Eksternal dan 4 Domain Negatif APO06 Pengelolaan anggaran dan biaya, APO12 Manajemen Risiko, APO14 Manajemen Data, dan BAI09 Manajemen Aset. Untuk Domain positif dapat dipertahankan maupun ditingkatkan hal tersebut, khhusus untuk domain negatif rekomendasi yang bisa diberikan adalah dengan memfokuskan sumber daya yang berkaitan dengan bidang teknologi informasi dan bidang keuangan
Implementation of the Unified Modeling Language (UML) Method in the Development of Employee Payroll Information Systems M. Himam Zulfana; Nur Hadian
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 15, No 1 (2026): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v15i1.7791

Abstract

The development of an employee payroll information system is important in improving the efficiency and accuracy of payroll data management, especially in companies with a large number of employees. The selection of this topic is driven by the need to reduce payroll errors that often occur in manual systems. The Unified Modeling Language (UML) method was chosen as the main approach because of its ability to model and visualize the system in a structured manner. This research uses an object-oriented approach with UML, which includes the creation of use case diagrams, class diagrams, activity diagrams, and sequence diagrams. These diagrams are used to describe the functional requirements and business processes that support the development of payroll information systems. The results show that the application of UML helps simplify system design, facilitate communication between developers and stakeholders, and increase accuracy in system implementation. Based on the results of the tests that have been carried out, the successful performance of the information system runs effectively and accurately. In conclusion, this method is effective in designing an efficient and reliable payroll information system to minimize errors and increase productivity.
Design and Development of a Web-Based Operational Information System for Culinary MSMEs Using Agile Scrum M. Rudi Fanani; Nur Hadian; Nur Hayati
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 10 No 1 (2026): G-Tech, Vol. 10 No. 1 January 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v10i1.8482

Abstract

In the era of digital transformation, Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are increasingly encouraged to adopt operational digitalization to strengthen internal processes. This study aims to design and preliminarily evaluate an Agile Scrum-based operational information system intended to support internal efficiency in culinary MSMEs, particularly in transaction recording, processing speed, and inventory traceability. Prior to development, manual workflows showed slow transaction entry, inconsistent handwritten stock notes, and limited visibility for daily reconciliation—conditions used as qualitative baseline indicators for assessing potential efficiency improvements. The system was developed through three Agile Scrum sprints, with requirements gathered via observation and semi-structured interviews, modeled using Unified Modeling Language (UML), and evaluated through black-box functional testing and User Acceptance Testing (UAT). Black-box testing verified that core functions executed as intended, while early UAT feedback from five internal users produced an average satisfaction score of 86% on a Likert scale, indicating positive perceptions of usability, responsiveness, and reporting clarity. These findings represent preliminary perceptual evidence rather than demonstrated operational improvement, as no quantitative measurements—such as before–after transaction time, error rates, or reconciliation accuracy—were collected. Accordingly, the study does not claim proven efficiency gains but proposes an initial design that can be refined and empirically validated through future performance-based evaluations. The study contributes by positioning internal record-keeping digitalization as a practical entry point for MSME operational strengthening and by illustrating Scrum’s contextual applicability in resource-constrained business environments.
Pengukuran Kualitas Aplikasi Pos Aja Dengan Metode McCall Pada Kantor Pos Kedungwuni abid_fadzurrohman; Nur Hadian; M. Andes Daulatabadi; Aashif Arifullah; Muhammad Hasan Ali Faqih; Gilang Arya Duta
Journal of Computer and Information Systems Ampera Vol. 7 No. 2 (2026): Journal of Computer and Information Systems Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kualitas aplikasi Pos Aja, platform transportasi dan logistik digital di Indonesia, dengan menggunakan metode McCall. Di era digitalisasi, keandalan dan kinerja aplikasi sangat penting untuk kelangsungan bisnis. Dalam penelitian ini, metode McCall berguna dalam mengidentifikasi atribut kualitas perangkat lunak, khususnya faktor review produk yang mencakup rawatan, fleksibilitas, pengujian dan kualitas dokumentasi. Pada saat itu Persaingan dalam industri layanan pesan semakin ketat, dan aplikasi email harus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan pengguna. Data yang ada dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara kepada salah satu karyawan dan beberapa pengguna aplikasi. Hasil penelitian yang dilakukan untuk faktor review produk menunjukkan Maintainability sebesar 53,6%, Flexibility sebesar 88%, Testability sebesar 42% dan Documentation Quality. sebesar 67,6%. Hasilnya Penelitian harus memberikan rekomendasi khusus untuk meningkatkan kualitas aplikasi, terutama dalam hal Maintainability, Flexibility, Testability, dan Documentation Quality.