Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Using Communicative Language Teaching to Improve Speaking Skills of the Tenth-Grade Students at Senior High School Suci Salsabila; Nadrun; Desrin lebagi; Mochtar Marhum
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 1 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i1.5354

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of using communicative language teaching to improve the speaking skills of the tenth-grade students at SMA Negeri 1 Ampibabo. This study used a quasi-experimental research design with two classes designated as a control class and the experimental class. The sample in this research has tenth-grade students. In collecting the data, the researchers used pretests and posttests. The collected data were analyzed using SPSS version 23. The result shows that the mean score of posttests of the students in the experimental class (62.02) was higher than the mean score in the control class (55.16). Based on the results of the independent sample t-test, the sig (2-tailed) value (0.000) was less than 0.050. This study shows that the alternative hypothesis is accepted. While means using communicative language teaching effectively to improve the speaking skills of the tenth-grade students at SMA Negeri 1 Ampibabo.
Using Communicative Language Teaching to Improve Speaking Skills of the Tenth-Grade Students at Senior High School Suci Salsabila; Nadrun; Desrin lebagi; Mochtar Marhum
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 1 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i1.5354

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of using communicative language teaching to improve the speaking skills of the tenth-grade students at SMA Negeri 1 Ampibabo. This study used a quasi-experimental research design with two classes designated as a control class and the experimental class. The sample in this research has tenth-grade students. In collecting the data, the researchers used pretests and posttests. The collected data were analyzed using SPSS version 23. The result shows that the mean score of posttests of the students in the experimental class (62.02) was higher than the mean score in the control class (55.16). Based on the results of the independent sample t-test, the sig (2-tailed) value (0.000) was less than 0.050. This study shows that the alternative hypothesis is accepted. While means using communicative language teaching effectively to improve the speaking skills of the tenth-grade students at SMA Negeri 1 Ampibabo.
PENGARUH MEDIA SOSIAL DAN APLIKASI OLAHRAGA DIGITAL TERHADAP KEBIASAAN BEROLAHRAGA GENERASI MUDA Fajar Siddik; Nazwa Afrida Putri; Nazwi Haliza Purba; Putri Adhelia Br Damanik; Rahmayani Simbolon; Suci Salsabila
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial dan aplikasi olahraga digital terhadap kebiasaan berolahraga generasi muda. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka, dengan mengkaji literatur dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial berfungsi sebagai pendorong motivasi bagi generasi muda untuk terlibat dalam aktivitas fisik melalui konten inspiratif dan dukungan dari komunitas daring. Selain itu, aplikasi olahraga digital menyediakan kemudahan dalam merencanakan, melacak, dan mengevaluasi rutinitas olahraga, yang meningkatkan keterlibatan dan konsistensi pengguna dalam berolahraga. Namun, terdapat tantangan seperti tekanan sosial dan ketergantungan pada aplikasi yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental individu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan media sosial dan aplikasi olahraga harus dilakukan secara bijak dan terencana untuk meningkatkan kebiasaan berolahraga yang sehat di kalangan generasi muda, serta merekomendasikan pengembangan intervensi berbasis teknologi yang lebih inklusif dan mendukung
Analisis Pengaruh Berbagai Macam Model-Model Pembelajaran Kreatif Pada Mata Pelajaran Ipas Di Yayasan Tarbiyah Islamiyah Al-Musthofawiyah Suyit Ratno; Fenny Rizky Amelia; Alya Sania Putri; Iasyah Fakhrany; Dwi Wulan Joy Lumbantobing; Husnah Siregar; Nazwi Haliza Purba; Nursari Wahyuni Sigalingging; Suci Salsabila
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 9 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memegang peran strategis sebagai fondasi utama dalam mendorong kemajuan sebuah bangsa, bertujuan untuk mengembangkan kapasitas peserta didik melalui penguasaan berbagai keterampilan yang relevan dengan dinamika kehidupan kontemporer. Tulisan ini mengkaji implementasi model pembelajaran inovatif pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) di bawah naungan Yayasan Tarbiyah Islamiyah Al-Musthofawiyah. Fokus penelitian terletak pada pengintegrasian keterampilan berpikir kritis dan kreatif sebagai elemen esensial dari paradigma pembelajaran abad ke-21 yang berorientasi pada pendekatan berbasis siswa. Beragam strategi pengajaran, termasuk Problem-Based Learning, Inquiry-Based Learning, serta Cooperative Learning, diterapkan dengan tujuan memperdalam pemahaman siswa sekaligus meningkatkan relevansi materi pembelajaran terhadap situasi nyata. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan metode-metode ini tidak hanya mendorong peningkatan motivasi dan partisipasi siswa, tetapi juga mendukung pengembangan kemampuan berpikir analitis yang diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan praktis. Walaupun terdapat kendala dalam aspek teknis seperti integrasi teknologi dan pengelolaan waktu, dedikasi guru dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia memberikan kontribusi signifikan terhadap keberhasilan proses pembelajaran.
CARA MEMBACA DAN MENGAPRESIASI SASTRA ANAK Tania Eviana; Iasyah Fakharany; Putri Adhelia Br Damanik; Rahmayani Rahmayani; Suci Salsabila; Nadia Dwi Utami; Ayu Nadira Wulandari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sastra anak memiliki peran penting dalam perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak. Pemahaman yang baik terhadap cara membaca dan mengapresiasi sastra anak dapat membantu meningkatkan minat baca serta keterampilan literasi sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknik membaca yang efektif serta strategi yang dapat meningkatkan apresiasi sastra anak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi dan wawancara terhadap anak usia 5-8 tahun, orang tua, serta pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik membaca nyaring efektif untuk meningkatkan keterlibatan anak dalam membaca, sedangkan membaca interaktif dapat meningkatkan daya kritis serta pemahaman cerita. Selain itu, apresiasi sastra anak dapat ditingkatkan melalui diskusi cerita, bermain peran, serta pemanfaatan ilustrasi dalam buku. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan dalam cakupan usia dan belum mengukur dampak jangka panjang dari teknik yang diterapkan. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas subjek penelitian dan menggunakan pendekatan kuantitatif guna mengukur efektivitas strategi membaca secara lebih mendalam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dan orang tua dalam memilih metode yang tepat untuk menumbuhkan minat baca serta apresiasi terhadap sastra anak sejak dini.
Relevansi Delik Khusus dan Harta di Era Digital: Kajian Terhadap Kejahatan Siber dan Pencemaran Nama Baik Suci Salsabila; Alfiansyah Anwar
Jurnal Al-Jina'i Al-Islami Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Al-Jinai'Al-Islami (December)
Publisher : Islamic Criminal Law Study Program, Faculty of Sharia and Law UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jaa.v3i1.2946

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan terhadap bentuk dan karakteristik tindak pidana, khususnya delik yang menyerang kehormatan dan harta. Dalam konteks era digital, penghinaan, pencemaran nama baik, penipuan, serta pencurian data pribadi melalui media elektronik menjadi bentuk baru dari delik khusus yang memerlukan penyesuaian dalam penegakan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pengaturan delik kehormatan dan delik terhadap harta dalam hukum pidana Indonesia, khususnya setelah diberlakukannya Undang- Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan terhadap delik khusus kehormatan dan harta di era digital masih menghadapi tantangan dalam aspek kepastian hukum dan perlindungan hak asasi manusia. Tumpang tindih antara KUHP dan UU ITE menimbulkan problematika dalam praktik penegakan hukum, terutama dalam menentukan batas antara kritik, kebebasan berekspresi, dan penghinaan. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi dan pembaruan paradigma penegakan hukum yang adaptif terhadap dinamika dunia digital agar dapat mewujudkan perlindungan hukum yang proporsional terhadap kehormatan dan harta individu. Kata Kunci: Delik Khusus, Kehormatan, Harta, Era Digital, UU ITE, KUHP Abstract: The development of information technology has brought significant changes to the forms and characteristics of criminal acts, particularly offenses against honor and property. In the context of the digital era, insults, defamation, fraud, and theft of personal data through electronic media have become new forms of special offenses that require adjustments in law enforcement. This study aims to analyze the relevance of the provisions on offenses against honor and offenses against property in Indonesian criminal law, particularly after the enactment of Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code (KUHP) and Law Number 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions (UU ITE). The research method used is normative juridical with a statutory and conceptual approach. The results show that the provisions on special offenses against honor and property in the digital era still face challenges in terms of legal certainty and human rights protection. The overlap between the KUHP and the ITE Law creates problems in law enforcement practices, particularly in determining the boundaries between criticism, freedom of expression, and insult. Therefore, it is necessary to harmonize regulations and update the law enforcement paradigm that is adaptive to the dynamics of the digital world in order to realize proportional legal protection for individual honor and property. Keywords: Special Offenses, Honor, Property, Digital Era, UU ITE, KUHP