Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Antenatal Care (ANC) History Related To Chronic Energy Deficiency (CED) In Pregnant Women Suja, Monica Dara Delia; Budiarti, Indah; Sulistianingrum, Lely
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 16 No. 2 (2025): VOLUME 16 NO.2 TAHUN 2025
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v16i2.2137

Abstract

Introduction: Low body weight, decreased energy stores, and possibly impaired physical performance are all symptoms of chronic energy deficit (CED), a condition brought on by an prolonged absence of energy and protein intake. This kind of malnutrition can have serious health effects, particularly for teenagers and pregnant women. According to government regulations, pregnant women must have their pregnancy checked according to standards and routinely consume iron tablets. Aims: The purpose of this study was to identify the relationship between ANC history and iron tablet consumption level with the incidence of CED in pregnant women in the Way Kandis Public Health Center area in Bandar Lampung City. Methods: This study was conducted using a cross-sectional approach, with a total respondent of 48 pregnant women. Purposive sampling was used to choose participants, and in-person interviews were used to gather data. The statistical analysis used in this study was bivariate analysis using chi-square. Results: Antenatal care history and the incidence of CED was significantly related to the incidence of CED in pregnant women with p-value <0.05 and for the iron consumption was significantly related to the incidence of CED in pregnant women consumption and the incidence of CED with p-value <0.05 Conclusion: Adequate antenatal check-ups and regular consumption of iron tablets can prevent CED in pregnant women.
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS PERIODONTITIS PADA IBU HAMIL RISIKO TINGGI DI DESA NOTOHARJO, KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Armis, Aryudhi; Budiarti, Indah; Suprapti, Suryani Catur
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.54248

Abstract

Kehamilan risiko tinggi merupakan suatu kondisi kehamilan yang dapat menimbulkan bahaya dan komplikasi bagi ibu maupun janin, baik selama kehamilan, persalinan, maupun masa nifas, dibandingkan dengan kehamilan normal. Periodontitis merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering ditemukan pada ibu hamil, termasuk pada kelompok risiko tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status periodontitis pada ibu hamil risiko tinggi di Desa Notoharjo, Kabupaten Lampung Tengah. Metode penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan rancangan cross sectional dengan total sampling 30 responden ibu hamil risiko tinggi di Desa Notoharjo, Kabupaten Lampung Tengah, pada April–Agustus 2025. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa karakteristik responden yang meliputi: tingkat pendidikan, status pekerjaan, kebersihan mulut, riwayat penyakit, serta pemanfaatan layanan kesehatan gigi, memiliki pola dan kecenderungan yang sejalan dengan temuan penelitian-penelitian sebelumnya. Dalam konteks ibu hamil risiko tinggi, kurangnya pemanfaatan layanan gigi dapat memperburuk dampak faktor risiko lain, seperti penyakit penyerta, kebersihan mulut yang buruk, dan predisposisi genetik, sehingga integrasi layanan kesehatan mulut ke dalam antenatal care menjadi langkah strategis. Simpulan penelitian menyoroti pengoptimalan pengadaan dan pemanfaatan layanan kesehatan gigi. Edukasi oleh tenaga kesehatan tentang keamanan dan pentingnya perawatan gigi selama kehamilan, penyediaan layanan berbasis komunitas, dan dukungan kebijakan untuk subsidi biaya perawatan gigi, dapat menjadi upaya efektif untuk meningkatkan pemanfaatan layanan kesehatan gigi pada ibu hamil risiko tinggi.
Hubungan Peran Teman Sebaya (PEERS) dengan Kejadian Kekerasan dalam Pacaran di SMA N 1 Sanden Indah Budiarti; Monica Dara Delia Suja
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat banyak yang peduli terhadap kekerasan dalam rumah tangga (domestic violence), namun masih sedikit yang peduli pada kekerasan dalam pacaran. Penyebab tingginya angka kekerasan dalam pacaran terjadi akibat banyaknya perempuan yang tidak paham bentuk kekerasan fisik maupun psikis dalam suatu hubungan. Oleh sebab itu mereka kerap tidak menyadari meski telah menjadi korban kekerasan oleh pacar mereka, dalam kasus ini remaja yang paling rentan menjadi korban kekerasan. Sebab di usia itu, gairah sedang meningkat dan dapat mendorong seseorang untuk mengartikan kasih sayang ke hal yang salah. Pembiaran hubungan yang tidak sehat, bahkan sampai melakukan tindak kekerasan, dapat menimbulkan risiko fatal (Ayu, 2012) dalam National Association Of School Psycologi (2014) Korban kekerasan di sekolah beresiko meningkatnya masalah akademik dan masalah-masalah sosial – emosional. Kekerasan dapat timbul dari adanya pengaruh atau identifikasi terhadap orang lain, termasuk di antaranya pengaruh dari teman sebaya. Selama 2009 hingga 2012 terjadi 139 kasus kekerasan dalam pacaran, 71 kasus pelecehan seksual dan 131 kasus perkosaan. Sepanjang tahun 2013 terdapat 10 kasus kekerasan seksual yang ditangani PKBI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran teman sebaya (peers) dengan kejadian kekerasan dalam pacaran di SMA N 1 Sanden Studi kolerasi ini menggunakan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi kelas XI SMA N 1 Sanden Bantul. Responden dengan total sampling sebanyak 66 siswi, pengukuran dengan menggunakan koesioner. Hasil uji analisis dengan kendal tau didapatkan nilai significancy p sebesar 0,000 (<0,05). sebagian besar responden mempunyai peranan teman sebesar 65,2%, dan mengalami kejadian kekerasan dalam pacaran yaitu sebanyak 53%. Ada hubungan bermakna antara peran teman sebaya (peers) dengan kejadian kekerasan dalam pacaran tau didapatkan nilai significancy p sebesar 0,000 (<0,05)
Optimizing The Health Of The Dental Supporting Network In Labuhan Ratu Raya Village, Labuhan Ratu District Through Village Community Guidance Suryani Catur Suprapti; Indah Budiarti; Rizki Nurul Fatimah; Sepriana Urianti; Sri Wahyuni; Sri Murwaningsih; Aryudhi Armis
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i1.2567

Abstract

Problems with supporting tissue health, such as gingivitis, periodontitis, tartar, and loose teeth, are still quite common among the elderly in Labuhan Ratu Raya. This condition is influenced by a lack of understanding of oral hygiene, improper brushing techniques, and a lack of awareness of routine dental checkups. In response to this situation, the community service team conducted a series of educational activities, examinations, and training involving the elderly, their families, and health cadres. The health cadres also expressed their readiness to continue routine coaching for the elderly in their respective communities. Overall, these activities have had a positive impact on improving the oral health of the elderly in Labuhan Ratu Raya Village. It is hoped that these coaching activities will continue and become part of ongoing efforts to prevent periodontal problems, thereby further improving the quality of life for the elderly in the area.
A Cross-Sectional Study on Pregnant Women's Knowledge and Chronic Energy Deficiency (CED) in Bandar Lampung City Monica Dara Delia Suja; Indah Budiarti; Lely Sulistianingrum
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 17 No. 1 (2026): Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/1q2ypn38

Abstract

Pregnant women who suffer from chronic energy deficiency (CED) tend to give birth to low birth weight babies. Based on data from the 2022 Lampung Province Health Profile, there were 5,142 pregnant women with CED. This study aims to examine the relationship between maternal knowledge and the incidence Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women in Bandar Lampung City. This cross sectional study conducted on August 2025 in 5 community health centers with the highest number of pregnant women with CED in Bandar Lampung, namely Panjang, Kedaton, Kemiling, Kupang Kota, and Rajabasa Community Health Centers. Population in this study consisted of all pregnant women in the five health center areas where the study was conducted. Sample size was calculated using the Slovin formula with a population of 384 people in the five areas, resulting in a sample size of 200 pregnant women, which will be divided into five areas with a minimum sample of 40 respondents in each health center area. Data collection was carried out by filling out questionnaires distributed directly to mothers when they came to the health center or Posyandu. Variables was mothers' knowledge about the causes of CED and the incidence of CED in pregnant women. Analysis was performed using the chi-square statistical test and logistic regression. The results show that there is a relationship between mother’s knowledge dan CED (p-value <0,05). Educational programs on the causes of chronic energy deficiency and counseling on ANC are required to increase mothers' knowledge and prevent CED.