Claim Missing Document
Check
Articles

RELIABILITAS PITTSBURGH SLEEP QUALITY INDEX VERSI BAHASA INDONESIA PADA LANSIA AKTIF BEROLAHRAGA Sadewa, Fanuelciho; Ruhayati, Yati; Jajat, Jajat; Sultoni, Kuston; Suherman, Adang; Damayanti, Imas; Rahayu, Nur Indri
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol. 8 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ko.v8i1.56927

Abstract

Seiring bertambahnya usia, volume dan kualitas tidur biasanya akan semakin berkurang. Kualitas tidur salah satunya dikaitkan dengan aktivitas fisik dan olahraga. Namun demikian untuk mengukur kualitas tidur pada kelompok spesifik populasi yang aktif berolahraga masih terbatas, khususnya di Indonesia. Tujuan penelitian ini yaitu menguji reliabilitas dan validitas Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) versi Indonesia. Pengujian validitas dan reliabilitas dilakukan tiga tahap, yaitu validitas bahasa, validitas & reliabilitas keterbacaan serta validitas & reliabilitas konstruk. Penelitian ini melibatkan 200 orang partisipan lansia berusia 60 “ 77 tahun yang aktif di klub olahraga. Pengolahan dan analisis data dengan menggunakan correct item total correlation dan Cronbach™s alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PSQI versi Bahasa Indonesia pada populasi lansia yang aktif di klub olahraga memiliki reliabilitas yang rendah nilai Cronbach™s Alpha 0,4. Metode analisis seperti confirmatory factor analysis diperlukan untuk penelitian lebih lanjut.
ANALISIS GANGGUAN MENSTRUASI PADA ATLET BOLA VOLI NASIONAL Novianti, Berliana; Ruhayati, Yati; Damayanti, Imas; Jajat, Jajat; Ugelta, Sudirniaty; Sultoni, Kuston; Suherman, Adang
Jurnal Sains Riset Vol 14, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v14i1.2345

Abstract

Berolahraga dengan intensitas tinggi dapat menyebabkan perubahan hormonal, yang pada akhirnya dapat menyebabkan gangguan menstruasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh gangguan menstruasi diantaranya usia, aktivitas fisik, dan usia menarche. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan metode proporsional. Instrument yang di gunakan pada penelitian menggunakan kuesioner google form. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan usia, aktifitas fisik dan usia menarche secara keseluruhan terhadap gangguan menstruasi, tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada usia terhadap gangguan menstruasi, terdapat pengaruh yang signifikan pada aktifitas fisik terhadap gangguan menstruasi, terdapat pengaruh yang signifikan pada usia menarche terhadap gangguan menstruasi, sumbangan pengaruh dari usia, aktifitas fisik dan usia menarche sebesar 44,6% pada gangguan menstruasi.
EATING DISORDER DAN MUSCLE DYSMORPHIA PADA BINARAGA WANITA Mahardika Amareksa, I Putu Tegar; Ugelta, Surdiniaty; Jajat, Jajat; Sultoni, Kuston; Suherman, Adang; Damayanti, Imas; Ruhayati, Yati
Jurnal Sains Riset Vol 14, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v14i1.2340

Abstract

Banyaknya tekanan untuk menjadi kurus menyebabkan adanya dampak tidak baik bagi tubuh. Eating Disorder ( ED )  menjadi masalah utama bagi binaraga wanita dalam melaksanakan aktivitasnya yang dapat menyebabkan Muscle Dysmorphia ( MD ). Tujuan penelitian ini adalah melihat adakah hubungan antara ED dengan MD pada binaraga wanita. Penelitian ini melibatkan 20 sampel yang dimana sampel tersebut wanita yang aktif melakukan aktifitas GYM dengan usia 19-25 tahun. Penelitian ini menggunakan test seperti Eating Atitude Test ( EAT-26) dan From the Drive for Muscularity Scale ( DMS ). Setelah melakukan uji korelasi hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak adanya hubungan yang signifikan antara ED dengan MD pada binaraga wanita, hal ini disebakan karena banyaknya subjek yang malu memberikan informasi mengenai tubuh.Kata kunci: ED, MD, Binaraga, Wanita
Analisis Promosi Gaya Hidup Sehat dan Aktif pada Perguruan Tinggi Negeri di Jawa Barat Muhammad Dzulfikar Firdaus; Adang Suherman; Jajat, Jajat; Surdiniaty Ugelta; Yati Ruhayati; Kuston Sultoni; Imas Damayanti; Mohammad zaky; Nur Indri Rahayu
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i2.1612

Abstract

Gaya hidup sehat memiliki pengaruh yang besar dalam kesehatan dan kebugaran yang menjadi faktor penting dalam menentukan kesehatan dan penyakit seseorang, bahkan gaya hidup sehat berdampak pada peningkatan kesejahteraan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi promosi gaya hidup sehat dan aktif pada mahasiswa perguruan tinggi negeri di Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan menggunakan kuesioner Health Promoting Lifestyle Profile II. Partisipan terdiri dari 641 mahasiswa yang berusia antara 18 tahun sampai dengan 24 tahun (M =21,05 ± SD= 1,369) yang terdiri dari 326 laki-laki dan 315 perempuan dan partisipan dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data pada penelitian ini menggunakan descriptive statistics untuk mengetahui jumlah partisipan berdasarkan karakteristik partisipan, sementara itu, independent samples t-test dilakukan untuk mengetahui perbedaan rata-rata skor gaya hidup sehat dan aktif berdasarkan jenis kelamin dan status tempat tinggal dan one way ANOVA untuk mengetahui perbedaan berdasarkan status tempat tinggal. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara mahasiswa berdasarkan jenis kelamin yang memiliki nilai (p < 0,05) dan jenis UKM yang diikuti dengan nilai (p < 0,05), sementara itu tidak terdapat perbedaan yang signifikan berdasarkan status tempat tinggal yang memiliki nilai (p > 0,05). Dengan demikian, promosi gaya hidup sehat dan aktif harus terus dilakukan untuk meningkatkan gaya hidup sehat dan aktif pada mahasiswa.
Analisis Perilaku Aktivitas Fisik dan Promosi Gaya Hidup Sehat Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Muhamad Nurul Rafli; Yati Ruhayati; Jajat, Jajat; Adang Suherman; Surdiniaty Ugelta; Imas Damayanti; Kuston Sultoni; Mohammad Zaky; Nur Indri Rahayu
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i4.1614

Abstract

Gaya hidup sehat merupakan suatu kebiasaan atau perilaku yang dilakukan dengan cara menjaga dan memelihara pola makan, pikiran, kebiasaan dan juga lingkungan yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perilaku aktivitas fisik dan gaya hidup sehat pada siswa SMA Se Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional study. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 359 yang berusia 15 tahun sampai dengan 19 tahun (M = 16.62 ± SD = 0,915). Partisipan terdiri dari 197 laki-laki dan 162 perempuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Health Promoting Lifestyle Profile II. Analisis data dilakukan dengan melakukan uji descriptive statistic untuk mendeskripsikan karakteristik partisipan, independent sample T-test digunakan untuk menguji perbedaan berdasarkan gender dan status tempat tinggal, One Way ANOVA digunakan untuk menguji perbedaan berdasarkan ekstrakurikuler. Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat perbedaan aktivitas fisik dan gaya hidup sehat yang signifikan antara partisipan laki laki dan perempuan (p= 0.211), sementara itu terdapat perbedaan yang signifikan antara partisipan yang berstatus tempat tinggal dengan orang tua dan partisipan yang berstatus tempat tinggal kost (p = 0.001 < 0,05). Demikian halnya berdasarkan keterlibatan ekstrakurikuler juga terdapat perbedaan yang signifikan (p = 0,038). Status tempat tinggal dan keterlibatan dalam ekstrakurikuler mempengaruhi perilaku aktivitas fisik dan gaya hidup sehat pada siswa SMA, sementara gender tidak mempengaruhi. Perlu adanya perhatian khusus terkait dengan lingkungan individu remaja sebagai upaya meningkatkan perilaku aktivitas fisik dan gaya hidup sehat.
A Bibliometric Review: Global Sport Injury Research in Adolescent Athletes Alzenna Amalia Putri; Kuston Sultoni; Yati Ruhayati; Jajat
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v14i1.22493

Abstract

Sports injury in adolescent athletes is an important issue that can impact their physical and mental development and future performance. This study analyzed research trends related to injury in adolescent athletes using bibliometric methods based on publications in the Scopus database during the period 2018-2025. The analysis showed that the number of publications has increased significantly since 2018, with a peak in 2024. The United States, the United Kingdom and Australia are the countries with the largest contributions to this research, as well as building extensive international collaborations. Keyword mapping revealed that factors such as age, injury history, body mass index (BMI) and training intensity play a role in increasing injury. Additionally, the study identified research challenges, including language bias and publication selectivity, indicating the need for further exploration with a more diverse range of literature sources. The findings provide insight into sports injury research trends and may guide future studies to increase awareness and injury prevention efforts in adolescent athletes.
Mood Changes and Physical Activity Patterns in Adolescents Ferdy Febrian; Kuston Sultoni; Mohammad Zakky; Jajat
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v14i1.22572

Abstract

This study aims to analyze the relationship between physical activity patterns and mood changes in adolescents using an objective measurement approach. This cross-sectional study involved 50 adolescent participants. Physical activity was measured using the ActiGraph GT3X accelerometer, while mood changes were assessed using the Brunel Mood Scale (BRUMS). Data were analyzed using Spearman’s correlation test with a significance level of p < 0.05. Findings indicate that participants spent most of their time engaged in sedentary behavior (M = 1194.42 minutes/day, SD = 42.543), while moderate-to-vigorous physical activity (MVPA) levels were relatively low (M = 47.06 minutes/day, SD = 17.873). Negative mood states were more dominant than positive ones, with the highest scores recorded for tension (M = 65.22, SD = 12.255) and anger (M = 63.06, SD = 10.033). Correlation analysis revealed no significant relationship between total MVPA and mood (r = -0.021, p = 0.886). However, sedentary behavior showed a significant negative correlation with moderate physical activity (r = -0.626, p < 0.01) and total MVPA (r = -0.635, p < 0.01), indicating that higher sedentary time was associated with lower levels of physical activity in adolescents. This study found no significant relationship between physical activity and mood changes in adolescents. The low levels of MVPA and high sedentary behavior may contribute to the dominance of negative mood states. Further longitudinal studies are needed to explore other factors that may influence adolescent emotional well-being.
Barriers and Predictors of Phsyical Activity Behaviour in Adolescent Upper Secondary Student Dhini Rafika Syafriani; Jajat; Kuston Sultoni
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v14i2.26803

Abstract

This study aims to identify perceived barriers and evaluate 24-hour physical activity behavior in middle and high school students. The phenomenon of declining participation in physical activity among adolescents is a concern, considering its impact on physical and mental health. This study used a quantitative approach with a descriptive design, involving 100 students in Subang Regency as the research sample. The instruments used included a physical activity barriers questionnaire and a 24-hour movement behavior questionnaire. The results of the Spearman correlation test showed a significant relationship between barriers and low involvement in physical activity, with a value of r = 0.325 and a significance of p = 0.001. The most common barriers found were lack of sports facilities, academic pressure, and minimal social support. This study confirms that although students are aware of the importance of physical activity, external and internal barriers remain a barrier. Therefore, interventions should include providing a supportive environment both at school and at home. Understanding 24-hour movement behavior patterns is also needed to design an integrated healthy living strategy. The results of this study are expected to be the basis for policy making in increasing adolescent physical activity in a sustainable manner. 
Aktivitas Fisik Generasi Zillenial di Kota Bandung Berdasarkan Gender Devi, Sri; Damayanti, Imas; Rahayu, Nur Indri; Ruhayati, Yati; Suherman, Adang; Jajat, Jajat; Sultoni, Kuston; Ugelta, Surdiniaty
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2023.8.2.9

Abstract

The purpose of this study was to examine differences in the level of physical activity of zillenial generation based on gender. The method used is a quantitative research method with a comparative causal approach. The population of this study is generation Z who live in Kota Bandung. The sample in this study was 134 people with the sampling technique using Convenience Sampling. The physical activity instrument in data collection uses the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Data was analyzed using Mann Whitney U test. The description of the physical activity of the zillenial generation based on the GPAQ domain shows that in the domain of activity at work/study, travel to and from places and sedentary behavior there are no differences based on gender. Which shows that Generation Z does a lot of moderate physical activity. While in the domain of recreational activities there are differences based on gender. The results of the data analysis show the value of sig. p=0.453 > 0.05, data is significant. The results of this study concluded that there was no difference in the physical activity of zillenial generation based on gender.
Identification of Barriers in Performing Physical Activities in Children with Autism Spectrum Disorder (ASD) Anggre Lia Sukma; Jajat; Kuston Sultoni
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v14i3.36725

Abstract

This study aims to identify and compare physical activity barriers in children with Autism Spectrum Disorder (ASD) and children with non-ASD disabilities based on parental perceptions. Using a comparative quantitative design with a cross-sectional approach, the research involved 56 respondents, consisting of 29 children with ASD and 27 children with non-ASD disabilities aged 6–17 years, with a gender distribution of 33 males and 23 females. The instrument used was the Barriers to Being Active Quiz (CDC, 1999), and data analysis was conducted using the Independent Sample T-Test with α = 0.05. Results showed significant differences in four categories of barriers: social influence (p = .000), lack of energy (p = .003), lack of willpower (p = .000), and lack of injury (p = .000). Children with ASD were more hindered by internal factors such as low motivation and self-regulation difficulties. Conversely, children with non-ASD disabilities were more affected by physical and environmental barriers, including fear of injury, fatigue, and lack of social support. No significant differences were found in three other categories: lack of time, lack of skill, and lack of resources. These findings emphasize the need for physical activity interventions tailored to the characteristics of each group of children with special needs.
Co-Authors Adang Suherman Agum Sholahuddin Agus Rusdiana,, Agus Agustiar, Ogi Aini Dewi Monica Aji Septiana Rahmansyah Akbar, Muhammad Syagil Alzenna Amalia Putri Amni, Hazrina Andiri, Linggi Anggre Lia Sukma Badissalam, Irfan Mulia Desvy Rahma Putri Mahendra Dewi , Putu Citra Permana Dhini Rafika Syafriani Dini Siti Cahya Kartini Eka Nugraha Fadlilah, Ghaitsa Zahira Shofa Fadlillah, Nurul Ferdy Febrian Firmansyah, Iqbal Iman, Ikhwan Maolana Ibrahim Imas Damayanti Imas Damayanti Imas Damayanti imas damayanti Iragraha, S. M. Fernanda Isti Fauziah Pratiwi Jajat Jajat Jajat Jajat Jajat Jajat jajat jajat Jajat, Jajat Kartini, Dini Siti Cahya Kencana, Mayang Mega Lestari, Chika Lestari, Indah Ayu Puji Mahardika Amareksa, I Putu Tegar Mahendra, Desvy Rahma Putri Mohammad Zakky Mohammad Zaky Mohammad Zaky Muhamad Nurul Rafli Muhammad Dzulfikar Firdaus Muhammad Dzulfikar Firdaus Muhimaturohmah, Siti Mushoddiq Kalimatullah Mustika Fitri Nickytha, Ersha Ady Novianti, Berliana Nur Ajid, Oktoviana Nur Indri Rahayu Nur Indri Rahayu Nur Indri Rahayu Nur Indri Rahayu Nur Indri Rahayu nur indri rahayu Nuryanti, Widy Dewi Payer, Hemant Putri Mulyana, Humaira Azzahra Putro, Adi Ari Raden Cyntani Araya Raihan Rizki Ramadhan Ramdhan, Akhmad Faizal Rauzan, Muhammad Phirous Ray, Hamidie Ronald Daniel Ricky Wibowo Risma Risma, Risma Ruhayati, Yati Sadewa, Fanuelciho Salsaputri, Della SANTOSO SANTOSO Saputra, Diki Saputra Shidqi Maulida Sri Devi, Sri Sudrazat, Adang Surdiniarty Ugelta Surdiniaty Ugelta Surdiniaty Ugelta Susanto , Nugroho Syifa Wandani Tenica Meliana Saputri Ugelta, Sudirniaty Wandani, Syifa Yati Nurhayati Yati Rohayati Yati Rohayati, Yati Yati Ruhayati Yati Rukhayati