Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pelatihan Manajemen Referensi Mendeley dan Turnitin Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Karya Ilmiah Mahasiswa Firdaus Firdaus; Mahfud Ifendi; Ramdanil Mubarok; Muhammad Abdul Basir; Dedi Arman
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2023): Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v5i2.7075

Abstract

Pelatihan penggunaan aplikasi mendeley dan Turnitin merupakan kegiatan yang sangat penting dan strategis bagi kalangan akademisi, terutama kepada mahasiswa, karena hal tersebut dapat memberikan informasi terkait dengan peningkatan kualitas karya ilmiah mahasiswa dan terhindar dari perilaku plagiarism yang semakin marak terjadi. Melihat laju perkembangan teknologi mahasiswa dituntut untuk aktif dalam menyesuaikan kebutuhan yang akan digunakan dalam meningkatkan kualitas karya ilmiahnya. Kegiatan pengabdian ini dilakukan Di STAI Sangatta yang berkaitan penggunaan aplikasi mendeley dan Turnitin dalam meningkatkan kulitas karya ilmiah mahasiswa. Kegiatan pengabdian ini dimulai dari proses perencanaan kegiatan, pelaksanaan dan evaluasi dalam menyusun dan menjalankan program. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode Participatory Action Research (PAR) dimana penulis terlibat langsung dalam proses pelatihan. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatkan wawasan pemikiran dan pemahaman mahasiswa dalam menggunakan aplikasi Mendeley sebagai alat untuk mengelola manajemen referensi, membuat kutipan, dan memasukkan daftar Pustaka. Pelatihan ini juga memberikan pemahaman kepada mahasiswa dalam menggunakan Turnitin sebagai tools atau alat untuk mendeteksi tingkat plagiasi karya ilmiah yang dihasilkan. Keaktifan dan antusias peserta menunjukkan sikap positif. Oleh karena itu, kegiatan seperti perlu ditindaklanjuti dengan kegiatan yang serupa dengan mengundang peserta dari jurusan dan kampus lain yang ada di Kutai Timur
IMPLIKASI SERTIFIKAT HALAL DALAM MANEJEMEN BISNIS INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN Firdaus Firdaus
At-Tawazun, Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 11 No. 02 (2023): Desember
Publisher : Ekonomi Syariah STAI Sangatta Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/tawazun.v11i02.322

Abstract

Industri makanan dan minuman merupakan salah satu sektor ekonomi yang memberikan kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia. Seiring dengan meningkatknya kontribusi tersebut kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkomsumsi produk makanan dan minuman yang halal juga mengalami peningkatan. Gaya hidup halal mulai menjadi tren global, dan sertifikasi halal memiliki peran penting dalam memenuhi tren tersebut. Selain untuk memperoleh kepercayaan konsumen juga akan membuka peluang pasar yang lebih luas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi Pustaka (library research) yang dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi dan data melalui berbagai macam sumber yang tersedia di perpustakaan. Sumber-sumber tersebut dapat berupa buku referensi, hasil penelitian sebelumnya yang sejenis, artikel, catatan, dan berbagai jurnal yang relevan dengan masalah yang ingin diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikasi sertifikasi halal dalam manajemen bisnis industri makanan dan minuman sangat berpengaruh dalam pemasaran produk. Sertifikasi halal dapat dijadikan sebagai Unique Selling Point (USP) pada produk yang dapat menciptakan nilai tambah, dan citra positif kepada konsumen. Selain memenuhi tuntutan kehalalan, sertifikasi halal juga dapat membangun kepercayaan konsumen, terutama di kalangan konsumen Muslim yang sangat memperhatikan kehalalan produk yang mereka konsumsi. Selain itu, Kesadaran akan kehalalan produk di pasar global juga semakin meningkat seiring dengan meningkatnya tren gaya hidup halal masyarakat global, sehingga melalui sertifikasi halal memungkinkan para industri makanan dan minuman akan mampu memasuki atau mengakses pasar yang lebih luas, terutama negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja sama Islam (OKI).
Sosialisasi Pengintegrasian Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Firdaus Firdaus; Achmad Fahruddin; Totok Adhi Prasetyo; Zanuar Anwari; Moch. Khoirul Faizin
MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Mei - Agustus
Publisher : Yayasan Miftahul Ulum Sangatta Kutai Timur (KEP. MENKUMHAM RI No. AHU-0014779.AH.01.04.Tahun 2018) bekerjasama dengan Jurusan Tarbiyah STAI Sangatta Kab. Kutai Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71382/mayara.jurn.peng.masy..v1i2.22

Abstract

Tax socialization is a very important and strategic activity because it is related to the delivery of information to the public or related parties regarding applicable tax regulations, policies, and obligations. Specifically related to the new regulations issued by the government, namely the integration of the National Identity Number (KTP) and Taxpayer Identification Number (NPWP), according to what is regulated in PMK Number 112/PMK.03/2022. This service activity is carried out at STAI Sangatta and is related to integrating KTP into NPWP. Implementation activities, starting from the process of activity planning, implementation, and evaluation in compiling and running the program, The method used in this service is the Participatory Action Research (PAR) method, where the author is directly involved in the socialization process. The result of this activity is to increase insight into the thinking and understanding of the STAI Sangatta academic community, especially related to the new regulation PMK Number 112/PMK.03/2022 and the procedures and processes for integrating NIK data into NPWP. The liveliness and enthusiasm of the participants showed a positive attitude. Therefore, activities like this need to be followed up with similar ones by inviting participants from the government, Micro, small, and Medium Enterprises, and the private sector.
PELATIHAN MICROSOFT POWER POINT DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN TEKNOLOGI SANTRI DI PESANTREN PAQUSATTA KUTAI TIMUR Firdaus, Firdaus; Aminah, Aminah; Listia Wati, Nur; Saputra, Reshar; Mayang Sari, Silviana; B, Irwan; Muhammad, Muhammad
El-Madaniyah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 02 (2025): Agustus
Publisher : P3M STAI Sangatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/elmadaniyah.v2i02.766

Abstract

In today's digital era, mastery of information technology is a skill that must be possessed by the younger generation, including students in the pesantren environment. This service activity aims to improve students' digital literacy through training on the use of Microsoft Power Point as one of the commonly used presentation software in the world of education and work. The training was carried out at the Sangatta Taqwa Qur'an Islamic Boarding School (Paqusatta), East Kutai, using the Participatory Action Research (PAR) method which emphasizes the active participation of participants in every stage of the activity, starting from planning, implementation, to evaluation. The results showed that there was an improvement in the participants' basic skills in using Microsoft PowerPoint, such as composing slides, adding visual elements, and applying animations and transitions. The evaluation carried out through observation and assessment of practical results showed high enthusiasm and increased student competence in composing digital presentations creatively. Obstacles faced include device limitations and variations in participants' initial abilities. Overall, this training succeeded in encouraging the mastery of students' digital skills, while strengthening their ability to convey messages in a modern and communicative manner.
PELATIHAN UMKM DALAM PEMBUATAN NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB) SEBAGAI LEGALITAS IZIN USAHA Firdaus, Firdaus; Mustatho, Mustatho; Nikmah Marzuki, Sitti; Tauhid, Moh.; Jamila, Jamila
El-Madaniyah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 01 (2024): Februari
Publisher : P3M STAI Sangatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/madani.v1i01.304

Abstract

Training on making a Business Identification Number (NIB) is a very important and strategic activity for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs), because it provides information related to procedures for applying for business legality and how to issue a business permit in the form of a Business Identification Number (NIB). This service activity was carried out at STAI Sangatta which was related to MSME training in creating a Business Identification Number (NIB). This service activity starts from the process of activity planning, implementation and evaluation in preparing and running the program. The method used in this service is the Participatory Action Research (PAR) method where the author is directly involved in the training process. The result of this activity is to increase the insight and understanding of MSMEs in using the Online Single Submission (OSS) platform as a medium used in processing business permits. The participants' activeness and enthusiasm showed a positive attitude. Therefore, activities like this need to be followed up with similar activities by inviting other MSMEs in East Kutai.
IMPLEMENTASI GOOD CORPORATE GOVERNANCE PADA PENGELOLAAN ZAKAT DI BAZNAS DAN LAZ DPU KUTAI TIMUR: Indonesia Firdaus, Firdaus
At-Tawazun, Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 10 No. 01 (2022): May
Publisher : Ekonomi Syariah STAI Sangatta Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/tawazun.v10i01.147

Abstract

Zakat management institutions are institutions that manage funds from the community. Therefore, it needs to be managed professionally. One system that is used as a reference in measuring the performance of the institution is to implement the principles of good corporate governance. Good corporate governance is a set of systems that regulate and control an institution in order to be able to create a management work pattern that is transparent, accountable, clean and professional.This research use desciptive qualitative approach. The results showed that BAZNAS and LAZ DPU East Kutai had implemented the principles of good corporate governance in zakat management by providing management information, submitting reports, complying with applicable regulations, carrying out their functions and duties independently, and treating the community the same way in receiving services and information. Factors that support the implementation are government regulations and audit institutions. While the differences in implementation are seen in the provision of information, the responsibility for submitting financial reports, compliance with regulations, the establishment of institutions, and the provision of information and services to the public.
Pelatihan Pendampingan Sertifikasi Halal Untuk Meningkatkan Nilai Jual Produk UMKM Faisal, A.; Kholifatul M, Dewi; Oktafia R, Erita; Prima, Anggra; Firdaus, Firdaus
MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Januari - April
Publisher : Yayasan Miftahul Ulum Sangatta Kutai Timur (KEP. MENKUMHAM RI No. AHU-0014779.AH.01.04.Tahun 2018) bekerjasama dengan Jurusan Tarbiyah STAI Sangatta Kab. Kutai Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71382/mayara.jurn.peng.masy..v2i1.122

Abstract

Organizing halal certification assistance training is an effective strategy for increasing the capacity of MSMEs to understand, implement, and maintain halal standards. Through this training, MSMEs are given practical and sustainable guidance to fulfil halal certification requirements so that they can compete in the domestic and national markets. As trade, or buying and selling, develops, the need for halal products also increases and is in great demand. Halal is good or holy and not dangerous. This condition was utilized by students of the Sangatta Islamic College (STAI) Field Work Lecture (KKL) to provide space for MSMEs in Lake Redan Village to carry out halal certification. MSME products that take part in halal certification training are directed and guided to be able to enter the official website following the provisions. This training aims to provide a comprehensive understanding of the requirements, processes, and practical implementation of halal certification to MSMEs. By increasing understanding and compliance with halal standards, it is hoped that MSMEs can increase the selling value of their products, access a wider market, and strengthen the sustainability of their business.
Penguatan Tata Kelola Organisasi Islami dalam Menghadapi Disrupsi Teknologi dan Persaingan Global: Pengabdian Darul Kutni; Arman Paramansyah; Firdaus; Basuki Rahmat; Iskandar; Jakaria M. Sali; Eko Sudarmanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6382

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan arus globalisasi telah menciptakan perubahan signifikan dalam tata kelola organisasi modern. Disrupsi teknologi yang ditandai dengan hadirnya Artificial Intelligence (AI), otomatisasi, digitalisasi, dan transformasi informasi menuntut organisasi untuk mampu beradaptasi secara cepat dan inovatif. Dalam konteks organisasi berbasis Islam, perubahan tersebut harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai syariah agar organisasi tetap profesional, kompetitif, dan berorientasi pada kemaslahatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya tata kelola organisasi Islami dalam menghadapi disrupsi teknologi dan persaingan global. Metode pelaksanaan dilakukan melalui seminar, pelatihan, diskusi interaktif, dan pendampingan organisasi. Sasaran kegiatan meliputi pengurus organisasi masyarakat, pelaku usaha syariah, dan komunitas ekonomi Islam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya transformasi digital, penguatan kepemimpinan Islami, tata kelola organisasi yang transparan, serta pemanfaatan teknologi secara produktif dan sesuai prinsip syariah. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membangun organisasi Islami yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing global.