Wahyu Dewi Hapsari
Universitas An Nuur

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

EFEKTIFITAS TERAPI MURROTAL SURAH MARYAM TERHADAP KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DI DESABOLOGARANG, PENAWANGAN Miftakhul Fadlilah Azzahra; Yuwanti; Wahyu Dewi Hapsari
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 10 No 2 (2025): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang:  Kehamilan terjadi karena pertemuan sperma dan ovum yang diikuti dengann proses implantasi. Periode kehamilan terjadi selama 280 hari atau 40 minggu..Selama proses kehamilan seorang perempuan akan mengalami perubahan fisiologis maupun psikologis, salah satunya Adalah kecemasan pada ibu. Kecemasan pada ibu hamil memiliki dampak  negatif baik bagi kesehatan ibu maupun perkembangan janin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi murrotal Al-Qur’an Surah Maryam Terhadap Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III di Desa Bologarang, Penawangan Metode:  penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental pre test post test desaign, dengan jumlah sampel sebanyak 18 responden, dan di analisis menggunakan uji McNemar. Hasil:  Hasil analisis uji McNemar menunjukkan bahwa terapi Murrotal Al-Quran Surah Maryam berpengaruh signifikan terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dengan nilai p=0,002. Kesimpulan: terapi Murrotal Surah Maryam terbukti memberikan pengaruh dalam menurunkan kecemasan pada ibu Hamil Trimester III di Desa Bologarang, Penawangan.  
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM DETEKSI DINI PENYAKIT DBD DI DESA DEPOKKECAMATAN TOROH KABUPATEN GROBOGAN Burhaenul; Sutrisno; Wahyu Dewi Hapsari
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2016): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Latar Belakang: Data di Indonesia pada tahun 2015 jumlah penderita DBD yang dilaporkan sebanyak 129.650 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 1.071 orang. Perilaku penanganan DBD memiliki pengaruh terhadap kejadian DBD. Pengetahuan masyarakat tentang penyakit DBD akan mempengaruhi cara berpikir dalam berusaha agar masyarakat tidak sampai terkena penyakit DBD dan apabila masyarakat ada yang sakit DBD dapat segera mengetahui tingkat keparahan secara baik yang akhirnya segera mendapat pengobatan dan perawatan yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku masyarakat dalam deteksi dini penyakit DBD di Desa Depok Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan.   Metode: Penelitian ini merupakan penelitian studi kuantitatif dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di Desa Depok Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan yang pernah menderita DBD. Teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling dengan Random Sampling sebanyak 70 orang. Uji Hipotesis yang digunakan adalah Chi-Square sebagai Analisis Statistik.   Hasil: Dalam penelitian ini hasil p value = 0.000 < 0.005. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya ada hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku masyarakat dalam deteksi dini penyakit DBD di Desa Depok Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan.   Simpulan: Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku masyarakat dalam deteksi dini penyakit DBD di Desa Depok Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan. 
PENGARUH POLA MAKAN TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI MTs N PENAWANGAN Alfiatu Mustofiah; Sutrisno; Wahyu Dewi Hapsari
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2017): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia terutama negara berkembang yang diperkirakan 30% penduduk dunia menderita anemia. Anemia banyak terjadi pada masyarakat terutama pada remaja putri. Anemia pada remaja sampai saat ini masih cukup tinggi, menurut World Health Organization (WHO) (2013), prevalensi anemia dunia berkisar 40-88%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pola makan terhadap kejadian anemia pada remaja putri MTs N Penawangan Kabupaten Grobogan.   Metode: Penelitian ini merupakan penelitian studi kuantitatif dengan pendekatan case control, populasi dalam penelitian ini adalah siswi MTs N Penawangan yang mengalami anemia. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan sampel 65 orang. Uji Hipotesis yang digunakanadalah Chi-Square sebagai Analisis Statistik.   Hasil: Dalam penelitian ini hasil p value = 0.000 < 0.005. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya ada pengaruh pola makan terhadap kejadian anemia di MTs N Penawangan.   Simpulan: Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pola makan terhadap kejadian anemia pada remaja putri MTs N Penawangan. 
ANALISIS KEPATUHAN BIDAN PRAKTIK MANDIRI DALAM MERUJUK PERSALINAN KE PUSKESMAS SEBAGAI JEJARING JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI KABUPATEN GROBOGAN Wahyu Dewi Hapsari; Sutopo Patria Jati; Ani Margawati
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2017): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Latar belakang; Angka kematian ibu (AKI) di Jawa Tengah tahun 2013 meningkat dari 118,62/100.000 menjadi 126,55/100.000 Kelahiran Hidup di tahun 2014. Kabupaten Grobogan merupakan peringkat ketiga dari 35 daerah di Jawa Tengah yang memiliki AKI 43 kasus, maka dalam menurunkan AKI tersebut Pemerintah mengeluarkan kebijakan bahwa persalinan harus dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan dasar. Kebijakan tersebut menghimbau Bidan praktik mandiri untuk merujuk persalinan ke Puskesmas. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan (pengetahuan, sikap, peraturan Pemerintah dan motivasi) Bidan praktik mandiri dalam merujuk persalinan ke Puskesmas.   Metode; Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional terhadap 70 Bidan praktik mandiri dengan wawancara langsung menggunakan kuesioner terstruktur dengan analisis data chi-square serta regresi logistic.   Hasil; Hasil penelitian menunjukkan karakteristik umur responden 55,7% adalah dewasa penuh, 92,9% berpendidikan D3 Kebidanan dengan 92,9% masa kerja lama ≥ 5 tahun. Tingkat pengetahuan responden 64,3% sudah baik, sikap responden 58,6% baik, peraturan Pemerintah 87,1% sudah baik dalam mendukung, dan tingkat motivasi responden 88,6% tinggi.   Kesimpulan; Terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, peraturan Pemerintah dan motivasi dengan kepatuhan Bidan praktik mandiri dalam merujuk persalinan ke Puskesmas sebagai jejaring Jaminan Kesehatan Nasional di Kabupaten Grobogan. Terdapat pengaruh antara sikap dan motivasi terhadap kepatuhan Bidan praktik mandiri dalam merujuk persalinan. Faktor paling dominan yang berhubungan dengan kepatuhan Bidan praktik mandiri adalah motivasi. 
ANALISIS PENGARUH JUS BELIMBING WULUH TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA PENDERITA HIPERTENSIDI DESA GETASREJO Eni Muslikhatun; Wahyu Dewi Hapsari
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 3 No. 2 (2018): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Latar Belakang; Penyakit vaskular yaitu segala penyakit yang mempengaruhi sistim peredaran darah. Data World Health Organization (WHO) tahun 2013 kematian akibat ganguan kolesterol tinggi sebanyak 45,4 juta jiwa, di Indonesia meningkat sebanyak 28% pertahun. Sedangkan 972 juta orang atau 26,4% penghuni bumi mengidap hipertensi. Angka ini kemungkinan akan meningkat menjadi 29,2% di tahun 2025. Dari 972 juta pengidap hipertensi, 333 juta berada di negara maju dan 639 sisanya berada di negara sedang berkembang, temasuk Indonesia (WHO, 2013). Penanganan non farmakologi menggunakan buah dan sayur memberikan alternatif pengobatan untuk menurunkan kadar kolesterol antara lain dengan meggunakan buah belimbing wuluh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jus belimbing wuluh terhadap penurunan kadar kolesterol Pada Penderita Hipertensi Di Desa Getasrejo.   Metode; Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah one group pre-post test design. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling dengan metode systematic random sampling.   Hasil; Hasil penelitian pada uji hipotesis dengan menggunakan uji wilcaxon diperoleh hasil nilai p 0,000, yang berarti nilai p <0,05 jadi Ha diterima dan Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kadar kolesterol sebelum dan sesudah pemberian intervensi pemberian jus belimbing wuluh.   Simpulan; Hasil penelitian menyebutkan bahwa ada pengaruh jus belimbing wuluh terhadap kadar kolesterol pada penderita hipertensi di Desa Getasrejo. 
HUBUNGAN PEMAKAIAN COMPACT POWDER TERHADAP TINGKAT KEPARAHAN ACNE VULGARIS PADA REMAJA WANITA DI MA YPI KLAMBU Talitha Elan Hatma Maharani; Suryani; Wahyu Dewi Hapsari
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2021): THE SHINE CAHAYA DUNIA - S1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar Belakang : Acne vulgaris adalah penyakit peradangan kronis folikel pilosebasea yang umum terjadi pada usia 14-17 tahun. Pada tahun 2007 terdapat sekitar 80% remaja penderita acne vulgaris di Indonesia. Salah satu faktor penyebab acne adalah penggunaan kosmetik seperti compact powder. Dampak yang ditimbulkan oleh acne vulgaris tidak hanya padapermasalahan fisik saja, tetapi akan berdampak pada kualitas hidup seseorang dan kesehatan psikis pada remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemakaian compact powder terhadap tingkat keparahan acne vulgaris pada remaja wanita di MA YPIKlambu.Metode: Penalitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional, teknik sampling yang digunakan Non Probability Sampling dengan metode Purposive Sampling dan didapatkan sampel 61 responden. Uji hipotesis menggunakan Spearman rhodengan SPSS 16.0.Hasil: Berdasarkan analisis menggunakan SPSS 16.0 dengan uji Spearman rho diperoleh nilai p = 0,006 jadi korelasi kedua variabel signifikan karena besarnya nilai ????( ????-value) lebih kecil dibandingkan dengan besarnya ????=0,05. Berarti secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara kedua variabel.Kesimpulan: Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pemakaian compact powder terhadap tingkat keparahan acne vulgaris pada remaja wanita di MA YPI Klambu.
PEER DAN AUTHENTIC ASSESSMENT UNTUK MENINGKATKAN PERFORMANCEMAHASISWA SAAT PRAKTIK LAPANGAN PROGRAM D III KEPERAWATAN Wahyu Riniasih; Wahyu Dewi Hapsari
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 2 No 1 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/hk1vay17

Abstract

Latar belakang: Penerapan metode assesment tidak banyak mendapatkan perhatian. Proses assesment dilakukan tanpa melibatkan mahasiswa akibatnya mahasiswa tidak interest terhadap proses pembelajaran dengan metode assesment yang ada sehingga mahasiswa yang aktif saja yang mau mengerjakan tugas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan performance mahasiswa saat praktik lapangan pada kelompok saat peer assessment dan kelompok saat authentic assesmentMetode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif non experiment dengan rancangan penelitian deskriptive komparatif. Subyek penelitian mahasiswa STIKES An Nur semester VI D III perawat dengan total sampling, jumlah responden 60 mahasiswa. Normalitas data dengan kolmogorov-smirnov test dengan hasil <0,001. Analisis data menggunakanwilcoxon test.Hasil: Hasil penelitian terdapat perbedaan performance mahasiswa pada saat peer assesment dengan saat authentic assessment dengan hasil <0,001. Terdapat perbedaan performance mahasiswa yang signifikan antara peer assessment dan authentic assessment dengan hasil <0,001. Peer assesment dilakukan antar mahasiswa sehingga memungkinkan mahasiswa untukterlibat secara langsung dalam penilaian, mahasiswa menjadi aktiv, percaya diri dan termotivasi dalam belajar.Kesimpulan: Terdapat perbedaan peningkatan performance pada mahasiswa D III Keperawatan STIKES An Nur Purwodadi saat praktik klinik lapangan
ANALISIS FAKTOR YANGMEMPENGARUHI MINAT MASYARAKAT DALAM KEPESERTAAN JKN-KIS MANDIRI DI DESA PANDANHARUMKABUPATEN GROBOGAN Wahyu Dewi Hapsari; Kiki Natassia; Wahyu Riniasih
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4 No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/r7vrm519

Abstract

Latar belakang: Jaminan Kesejatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan. BPJS Kesehatan memiliki sasaran pokok, salah satunya adalah tercapainya kepesertaan semesta sesuai peta jalan menuju Jaminan Kesehatan Nasional Tahun 2019. Tapi tampaknya sasaran tersebut belum tercapai dengan cepat, seperti di Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah masih terdapat 1300 penduduk yang belum menjadi peserta JKN-KIS. Hal ini tentunya menjadi pertanyaan tentang minat masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS khususnya mandiri.Metodologi: Metode penelitian ini adalah survei yang bersifat analitik, yang menggunakan pendekatan waktu cross sectional dengan metode pengumpulan data didapatkan melalui wawancara langsung dengan kuesioner terstruktur yang ditujukan kepada 93 responden Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan yang didapat dengan cara non random sampling dengan teknik porposive sampling.Hasil: Karakteristik umur responden di Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan dari 93 responden 49,5% berumur dewasa akhir (36 – 45 tahun), 43% berpendidikan terakhir Sekolah Dasar (SD) dan 32,3% bekerja swasta. Sedangkan tingkat pengetahuan dari 93 responden 88,2% tergolong cukup baik, 52,7% menganggap biaya cukup memberatkan, 76,3% cenderung cukup berminat. Hasil uji statistik pada pengetahuan dan biaya berpengaruh dengan minat masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS Mandiri di Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan.Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan dan biaya terhadap minat masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS Mandiri di Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan.