Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Effect of Time and Waiting Facilities Toward The Satisfaction Level of Pregnant Women in Antenatal Care Services Wati, Dewi Sapta; Made Sudana, I
Public Health Perspective Journal Vol 4, No 2 (2019): August 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.241 KB)

Abstract

Efforts to reduce mortality and morbidity in pregnant women by improving integrated ANC services which are comprehensive and integrated antenatal services, including promotive, preventive and curative and rehabilitative efforts. Community Health Centre is one of the basic health facilities that are used to carry out integrated ANC. Every pregnant woman is required to carry out an integrated ANC at the Community Health Centre in the first trimester. The purpose of this study was to analyze facilities and waiting times for the satisfaction level of pregnant women in ANC services. This research was a quantitative research, with a cross sectional approach. The sample of this study amounted to 109 samples with purposive sample technique. The instrument used a questionnaire. Data analysis was carried out by using two predictors regression. The results of F count are obtained that the F table is based ondk numerator = 2 and the denominator (109-2-1) = 106 for the error rate of 5% = 3.09 because F count is greater than F table, the correlation coefficient tested is significant. The most dominant factor obtained is the facility. The real contribution is 88.7% and the effective contribution is 5.23%, the waiting time has a relative contribution of 11.2% and the effective contribution is 0.66%. The conclusion is the influence between facilities and waiting time on the level of satisfaction of pregnant women in antenatal care services.
PENGARUH PENYAKIT INFEKSI TERHADAP KEJADIAN WASTING PADA BALITA USIA 12-19 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURWODADI I Dewi Sapta Wati; Wahyu Utami Ekasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i2.255

Abstract

Masalah wasting di Indonesia merupakan tantangan serius bagi sektor kesehatan, mengingat anak-anak yang mengalaminya lebih rentan terhadap infeksi, mengalami gangguan perkembangan fisik dan kognitif, serta memiliki risiko kematian dalam kasus yang berat. Penyakit infeksi merupakan salah satu faktor penyebab wasting, karena dampaknya dapat bervariasi tergantung pada jenis penyakit, tingkat keparahan, dan pola kebiasaan individu. untuk mengetahui pengaruh penyakit infeksi terhadap kejadian wasting pada balita. Jenis penelitian ini deskriptif korelasi dengan metode Cross Sectional. Populasi yang ada pada bulan Oktober adalah sebanyak 165 responden. Teknik sampling menggunakan teknik simple random sampling dimana sampel diambil secara acak. Analisa data menggunakan uji Fisher's Exact Test, didapatkan p value 0,000
Edukasi Rambu Lalu Lintas dan Plangisasi: Upaya Meningkatkan Fasilitas dan Keselamatan Masyarakat di SD Negeri 1 Ngarap-Arap Susilowati, Endang; Nurwanti, Tiara; Wati, Dewi Sapta; Hermawan, Wahyu; Ramadhani, Dinda Putri; Erlangga, Riski Haris; Utomo, Cahyo Wahyu; Sabiila, Vinandini; Nurfita, Yola; Azian, Fhazlina Nur; Ahimma, Alya; Putri, Iman Cahyani; Maghreza, Neyla
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.4170

Abstract

Abstrak Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah program yang memungkinkan mahasiswa berkontribusi kepada masyarakat sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Di Desa Ngarap-Arap, banyaknya gang jalan dan pos penghunian menyebabkan kurangnya informasi mengenai arah lokasi dan rambu lalu lintas, yang sering menyulitkan tamu dari luar daerah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Program KKN ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak SD, mengenai rambu lalu lintas dan keselamatan berlalu lintas. Kegiatan ini melibatkan 29 siswa dan 1 wali kelas dari SD Negeri 1 Ngarap-Arap. Melalui serangkaian kegiatan terstruktur, seperti survei lokasi, sosialisasi, dan pemasangan plang penunjuk arah, mahasiswa KKN berhasil memberikan edukasi yang bermanfaat. Kegiatan sosialisasi yang melibatkan siswa secara aktif membantu mereka memahami rambu lalu lintas dengan lebih baik. Sebelum sosialisasi, rata-rata pemahaman siswa hanya 45%, namun setelah kegiatan, pemahaman mereka meningkat menjadi 85%. Peningkatan ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalan. Selain itu, proses pemasangan plang juga memperkuat rasa kepemilikan dan tanggung jawab siswa terhadap fasilitas. Program ini diharapkan menjadi model bagi pengabdian masyarakat lainnya dan berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di desa.Kata kunci: Edukasi Rambu Lalu Lintas, Plangisasi, KKN.
PIJAT BAYI DENGAN AROMA TERAPI LAVENDER TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA BAYI UMUR 1-6 BULAN Ekasari, Wahyu Utami; Wati, Dewi Sapta; Dewi, Rosmala Kurnia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v10i1.278

Abstract

Bayi atau anak sering mengalami masalah tidur. Sekitar 20-30 persen bayi di seluruh dunia mengalami permasalahan terkait tidur. Sementara itu, di Indonesia, sebanyak 44% bayi mengalami kurang tidur. Pijat bayi adalah salah satu solusi mengatasi kurangnya kualitas tidur yang terjadi pada bayi. Penelitian menggunakan penelitian pre-eksperimental dengan rancangan one group pre test-post test. Pijat bayi dengan menggunakan aroma terapi adalah variabel bebas yang ditentukan pada penelitian ini, sedangkan variabel terikatnya adalah kualitas tidur pada bayi yang berumur 1-6 bulan. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi usia 1-6 bulan dengan jumlah responden 15 orang. Jumlah sample 15 responden (total sampling). Penelitian ini dilakukan di Desa Ngembak. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon. Sebelum dilakukan intervensi terdapat 8 bayi yang mengalami tidur buruk dan setelah dilakukan intervensi berupa pijat bayi dengan aroma terapi lavender tidak ada bayi yang mengalami tidur buruk dan kualitas tidur bayi meningkat menjadi 12 bayi. Berdasarkan uji Wilcoxon diperoleh hasil p-value 0,001 (<0,05) Ha atau pengaruh pijat bayi dengan aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur pada anak usia 1-6 bulan.
PENGARUH PENYAKIT INFEKSI TERHADAP KEJADIAN WASTING PADA BALITA USIA 12-19 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURWODADI I Wati, Dewi Sapta; Ekasari, Wahyu Utami
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i2.255

Abstract

Masalah wasting di Indonesia merupakan tantangan serius bagi sektor kesehatan, mengingat anak-anak yang mengalaminya lebih rentan terhadap infeksi, mengalami gangguan perkembangan fisik dan kognitif, serta memiliki risiko kematian dalam kasus yang berat. Penyakit infeksi merupakan salah satu faktor penyebab wasting, karena dampaknya dapat bervariasi tergantung pada jenis penyakit, tingkat keparahan, dan pola kebiasaan individu. untuk mengetahui pengaruh penyakit infeksi terhadap kejadian wasting pada balita. Jenis penelitian ini deskriptif korelasi dengan metode Cross Sectional. Populasi yang ada pada bulan Oktober adalah sebanyak 165 responden. Teknik sampling menggunakan teknik simple random sampling dimana sampel diambil secara acak. Analisa data menggunakan uji Fisher's Exact Test, didapatkan p value 0,000
Metode Pemberdayaan Keluarga Dalam Pijat Bayi untuk Peningkatan Kualitas Tidur Bayi Dewi Sapta Wati; Wahyu Utami Ekasari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku
Publisher : LPPM AN Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Background The quality of a baby's sleep is the quality of the physiological state that is obtained while the baby is sleeping, which restores the body's processes that occur when the baby wakes up with the right amount of sleep. Sleep plays a very big role for the development of the baby. However, about 25% of sleep disturbances occur in infants, thereby disrupting the quality of the baby's sleep. Purpose : The purpose of giving this baby massage is to provide knowledge and it is implemented for all mothers or families who have babies aged 3-12 months. Metode: The method used in this service is to use the family empowerment method by carrying out baby massage to mothers or families who have babies aged 3-12 months through interpersonal relationships at TPMB Amalia Temon. Results : The results of the dedication of the family empowerment method in carrying out baby massage at the age of 3-12 months can be seen from the results of the quality of baby sleep which has increased in as many as 15 baby who have had baby massage and the knowledge of the baby's family has also increased. Conclusion: The method of implementing infant massage is proven to improve sleep quality in infants aged 3-12 months at TPMB Amalia Temon  
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir Aterm Wahyu Utami Ekasari; Dewi Sapta Wati; Eka Rina Saputri
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 8, No 1 (2024): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v8i1.2475

Abstract

Latar Belakang: Indikator yang digunakan menjadi aspek pengukuran tingkat kesehatan suatu negara ialah angka kematian ibu serta anak. Berat badan kurang pada anak (28,2%) serta asma (25,3%) adalah penyebab kematian anak terbanyak di Indonesia pada tahun 2022, diikuti oleh cacat lahir, infeksi, COVID-19, serta tetanus pada bayi baru lahir. Penyebab gangguan pernafasan pada bayi baru lahir dipengaruhi oleh faktor ibu, faktor plasenta, faktor plasenta serta faktor bawaan. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi asma pada balita. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional kuantitatif dengan desain cross-sectional dengan jumlah sampel 164 responden. Analisis berpasangan menggunakan uji chi-square. Hasil: Analisis penelitian ini menemukan bahwa usia ibu (OR=0,329), paritas (OR=0,715), serta berat badan lahir (OR=0,430) bukan adalah faktor risiko terjadinya asfiksia pada anak yang berada dalam masa perinatal sedangkan hipertensi bervariasi. (OR = 3,655) adalah faktor risiko terjadinya asfiksia Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipertensi pada ibu adalah faktor risiko terjadinya asfiksia, sedangkan usia ibu, paritas, serta berat badan adalah faktor risiko terjadinya asfiksi.
SEHAT DI USIA SENJA: UPAYA DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR MELALUI PEMERIKSAAN GRATIS DAN SOSIALISASI MINUMAN SERDADU UNTUK LANSIA Dewi Sapta Wati; Endang Susilowati; Yunita Dwiyanti; Miftahul Natasya A
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2910

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes mellitus, hipertensi, dan penyakit jantung koroner menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat global. PTM umumnya disebabkan oleh pola hidup yang kurang sehat, stres, kurangnya aktivitas fisik, serta konsumsi makanan dan minuman yang tidak seimbang. Dalam upaya mencegah dan mengendalikan PTM, pemanfaatan minuman herbal tradisional semakin mendapat perhatian. Salah satu inovasi minuman herbal yang tengah dikembangkan adalah Minuman Herbal Serdadu, yang diracik dari berbagai bahan alami seperti jahe merah, daun salam, kayu secang, madu, dan sereh. Tujuan: Memberikan edukasi tentang Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang Penyakit Tidak Menular (PTM) dan sosialisasi minuman SERDADU menaikan pengetahuan masyarakat, menyadarkan masyarakat yang terdiagnosa penyakit. Metode: Pendekatan yang digunakan pada aktivitas pengabdian di Masyarakat.
Analysis of Factors Affecting Exclusive Breastfeeding in Primipara Mother Wahyu Utami Ekasari; Dewi Sapta Wati
Jurnal Profesi Bidan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Profesi Bidan Indonesia
Publisher : LPPM AN NUUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Exclusive breastfeeding in the world is still low. Based on data from the United Nations Children's Fund (UNICEF) in 2021, only 39% of babies under 6 months of age are exclusively breastfed worldwide. Exclusive breastfeeding is influenced by several factors, namely presdisposing factors; Enabling factors and reinforcement factors Purpose: to determine the relationship between maternal education level, family income, and family support for exclusive breastfeeding for primiparous mothers Methods: Analytical survey with a retrospective approach, The number of samples in this study were 63 respondents. Bivariate analysis using the Chi Square test. Results: From 63 respondents, that there was a relationship between education level (p - value 0.008) and family support (p - value 0.033) with exclusive breastfeeding and there was no relationship between family income (p = value 0.625) and breastfeeding. exclusive. Conclusion: there was a relationship between the level of education and family support with exclusive breastfeeding and there was no relationship between family income and exclusive breastfeeding.
Effect of Early Initiation of Breastfeeding on Physiological Neonatal Jaundice in Infants Less than 14 Days of Age Wahyu Utami Ekasari; Dhiyan Nany Wigati; Dewi Sapta Wati
Jurnal Profesi Bidan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Profesi Bidan Indonesia
Publisher : LPPM AN NUUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The infant mortality rate (AKB) is still high. Based on data from the Indonesian Ministry of Health in 2021 neonatal deaths were caused by low birth weight conditions (BBLR) of 35.2%, asphyxia (27.4%), infections (3.4%), congenital abnormalities (11.4), tetanus neonatorum (0.3%), and other causes (22.5%). Early breastfeeding is one of the efforts to reduce the risk of physiological jaundice, where the Initiation of Early Breastfeeding (IMD) is a baby starting to breastfeed on their own immediately after birth. Purpose: Analysis the Early Initiation of Breastfeeding Physiology Neonatal Jaundice in Infants less than 14 days of age.Methods: Analytical survey with cross sectional approach The number of samples in this study was 34 respondents. The data analysis used in the study is a simple linear regression. Results: From the results of the study in 34 respondents obtained results there is an influence between IMD on physiological neonatorum jaundice shown from the result p = 0.003 with a value of R square 0.241 means the influence of IMD on physiological neonatal jaundice of 24.1%. Conclusion: From the results of research in 34 respondents obtained results there is an influence between IMD on the jaundice of physiological neonatal