Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Training of Computer-Based Qomariah Month Initial Determination (a Case Study of Determination the Months of Ramadhan, Syawwal, and Dzulhijjah) in Nurul Ikhlas Mosque, Bengkulu City, Bengkulu Province, Indonesia Arif Ismul Hadi; Refrizon Refrizon; Budi Harlianto; Darmawan Ikhlas Fadli; Isfardian Agustin Awaliyah; Nur Husniatin Kamila
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v6i2.3297

Abstract

The determination of the initial of the Qomariah month is still a difference, especially in determining the initial of Ramadhan, Syawwal, and Dzulhijjah. This can happen because there are differences in the method of determination. The method is in the form of Hisab method and Rukyat method. The purpose of community service activities is to determine the initial of the month of Qomariah based on MABIMS criteria (agreement of the Minister of Religion of Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, and Singapore on 27-29 June 2012 in Bali) and determine the initial of the month using computer software in the form of Accurate Hijri Calculator (AHC) ver. 2.2.1. The method used in this activity is lecture, practice, and discussion. Based on AHC software application ver. 2.2.1 shows that according to calculation 1 Ramadhan falls on Saturday April 2, 2022, but according to MABIMS criteria it falls on Sunday April 3, 2022. This is a possible difference in the start time of fasting in 2022 in Indonesia. However, for 1 Syawwal, both the calculation and the MABIMS criteria fall on the same day, Monday May 2, 2022, both in Indonesia and in other countries.
Landslide Potential Investigation for Disaster Risk Reduction in Central Bengkulu Regency, Bengkulu Province, Indonesia Arif Ismul Hadi; Refrizon Refrizon; Muchammad Farid; Budi Harlianto; Julia Inti Sari
Indonesian Journal on Geoscience Vol. 8 No. 3 (2021)
Publisher : Geological Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17014/ijog.8.3.313-328

Abstract

DOI:10.17014/ijog.8.3.313-328Bengkulu Province is the converging path region between the Indo-Australian - Eurasian tectonic plates in the ocean and the Sumatran f ault crossing on the mainland. The condition implies that the sliding force of the slab is easy to trigger fractures and to cause the material to be relatively less elastic, resulting in high seismic intensity. This study aims to identify areas with the potential for landslides and its mapping, and to analyze the factors that cause landslides in Central Bengkulu Regency, Bengkulu Province, Indonesia. This study was conducted using rock physical parameters of ground shear strain (GSS) which were correlated with parameters of slope, slope height, Vs30 value, fault distance to measurement point, rock conditions, rainfall, and PGA value. Furthermore, these parameters were overlaid thoroughly by the statistical method of the Analytical Hierarchy Process (AHP). Data acquisition is divided into two stages, namely the secondary data collection stage and the field survey stage. Secondary data collection was carried out to support the creation of landslide potential maps, analysis, and field survey data input. Secondary data is the value of Vs 30, the distance of the fault to the measurement point, rainfall, and the PGA value. Field survey data are in the form of GSS values, slope, slope height, and rock conditions. The results of this study are identified areas that have the category of high, medium, and low landslide potential. Based on the calculated parameters, the GSS parameter is the most dominant which affects the landslide potential in the studied area.
Kampanye Penanganan Covid-19 di Perumahan Bukit Dewa Residence Kecamatan Selebar Kota Bengkulu Deni Agus Triawan; Budi Harlianto; Morina Adfa
Abdi Reksa Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/abdi reksa.2.2.1-6

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan kampanye penanganan Covid-19 di Perumahan Bukit Dewa Residence Kota Bengkulu. Berdasarkan survey awal perilaku pencegahan Covid-19, diketahui bahwa virus korona (Covid-19) adalah virus yang berbahaya (90% setuju dan 7,5% ragu-ragu dan 2,5% tidak setuju). Hal ini seiring dengan pendapat tentang kondisi saat ini masih tergolong darurat Covid-19 (95% setuju dan 5% tidak setuju). Tindakan pencegahan penyebaran Covid-19 tetap perlu dilakukan (100% responden menjawab setuju). Lebih lanjut, tindakan pencegahan Covid-19 melalui penggunaan masker saat keluar rumah, sebanyak 92,5% responden menjawab selalu dan sebanyak 7,5% menjawab kadang-kadang. Terkait sikap saling mengingatkan tentang penggunaan masker, responden menjawab 75% mengingatkan jika ada orang tidak memakai masker dan 25% menjawab masa bodoh. Terkait kebiasaan mencuci tangan atau menggunakan handsanitizer, sebanyak 87,5% responden menjawab selalu dan 12,5% menjawab kadang-kadang. Tindakan pencegahan covid-19 berupa menjaga jarak (physical distancing)  merupakan tindakan yang paling sulit dilakukan oleh masyarakat dimana 57,1% responden menjawab kadang-kadang dan 42,9% menjawab selalu. Kampanye penanganan Covid-19 yang dilakukan melalui penyampaian informasi tentang perlunya tindakan pencegahan Covid-19 seperti 3M (menggunakan masker, mencuci tangan atau menggunakan handsanitizer dan menjaga jarak). Penyampaian informasi dilakukan melalui media virtual (whatsapp grup, status whatsapp dan media sosial) dan pemasangan spanduk untuk mencegah kerumunan serta pembuatan handsanitizer. Antusias warga dalam menerima informasi dan pemahaman terhadap pentingnya tindakan pencegahan covid-19 sangat baik dimana 100% masyarakat akan menggunakan masker jika keluar rumah, selalu mencuci tangan. Namun, kebiasaan untuk menjaga jarak masih sulit dilakukan seluruh warga jika di tempat umum seperti di pasar dan di tempat umum lainnya.
Struktur Bawah Permukaan Di Daerah Geothermal Menggunakan Seismik Refraksi Alda Sulistiani; Yohana Christy Sinaga; Muhammad Siaman; Arif Setiawan; Geri Budianto; Halauddin Halauddin; Budi Harlianto; Nanang Sugianto
Wahana Fisika Vol 8, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v8i1.53778

Abstract

Delineasi struktur dan lapisan penyusun batuan bawah permukaan lapangan geotermal dan hidrotermal telah dilakukan dengan menerapkan metode seismik refraksi (pengukuran waktu tempuh) untuk mendapatkan nilai dan profil kecepatan gelombang seismic fungsi kedalaman. Pengambilan data sebanyak 3 lintasan dengan panjang lintasan 46 meter. Data penelitian yang didapatkan diolah menggunakan software Seismager. Hasilnya berupa profil 2D penampang dengan 3 lapisan yang menunjukkan kecepatan gelombang setiap lapisan. Kecepatan gelombang sebesar 168 m/s hingga 469 m/s merupakan lapisan top soil yang diduga berupa lempung kerikil. Kecepatan gelombang sebesar 611 m/s hingga 1525 m/s merupakan lapisan alluvium. Kecepatan gelombang sebesar 696 m/s hingga 1867 m/s merupakan lempung, pasir dan kerikil tersaturasi, sedangkan untuk kecepatan gelombang sebesar -2430 m/s merupakan lempung pasiran tersaturasi.     
Pemodelan Lapisan Batuan Bawah Permukaan Kawasan Panas Bumi Menggunakan Metode Geomagnetik (Studi Kasus di Wisata Air Putih, Kabupaten Lebong) Eko Heru Purwanto; Andre Rahmat Al Ansory; Usman Gumanty; Desi wulandari; Refrizon Refrizon; Halauddin Halauddin; Nanang Sugianto; Arif Ismul Hadi; Muchammad Farid; Suhendra Suhendra; Budi Harlianto; Shela Basaria Purba; Ripal Zamrawi
Wahana Fisika Vol 9, No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v9i1.69878

Abstract

Pengukuran nilai medan magnet total di daerah panas bumi air putih Kabupaten Lebong dilakukan menggunakan alat PPM (Proton Precession Magnetometer) G856. Peta distribusi anomali medan magnet total dibuat dengan melewati  tahapan reduksi dan koreksi data. Upward Continuation filtering dilakukan untuk memisahkan nilai anomali lokal dan regional pada hasil pemodelan distribusi anomali medan magnet total. Reduction to the Pole (RTP) digunakan untuk menghilangkan data anomali magnetik dari efek distorsi kecenderungan azimuth yang berbeda dari vektor magnetisasi.  Sayatan A-A' dibuat untuk memodelkan struktur bawah permukaan daerah penelitian menggunakan model dua dimensi (2D) berdasarkan temuan pengurangan anomali medan magnet lokal ke kutub. Dari model 2D diketahui bahwa substruktur terdiri dari dua lapis batuan dengan nilai suseptibilitas berbeda yang memanjang hingga kedalaman 1240 meter. dengan nilai suseptibilitas 0,0037 untuk lapisan batupasir dan batulanau pada lapisan pertama dan nilai suseptibilitas 0,2928 untuk batuan andesit-basaltik pada lapisan kedua
DELINEASI NILAI RESISTIVITAS DI LAPANGAN PANAS BUMI TAMBANG SAWAH MENGGUNAKAN METODE MAGNETOTELLURIK Andre Rahmat Al Ansory; Hana Raihana; Vinki Loverly Pritama; Welly Saputri; Faritz Bagda Maghribi; Muchammad Farid; Arif Ismul Hadi; Halauddin; Budi Harlianto; Nanang Sugianto
Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 18 No. 3 (2023): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47599/bsdg.v18i3.386

Abstract

The subsurface structure of the geothermal field in Desa Tambang Sawah has been mapped. This research aims to delineate the resistivity values in the area of Tambang Sawah Village, Lebong Regency, Bengkulu Province based on magnetotelluric measurements which can later identify low, medium, and high resistivity values to interpret geothermal in the research area. The magnetotelluric (MT) method with electrical and magnetic sensors is used to collect data in the field. There are two electrical sensors in horizontal direction (Ex, Ey) and three magnetic sensors in horizontal direction. (Hx, Hy) and vertical (Hz). The results obtained from this study are that resistivity values of 20-50 ohm.m are considered as reservoirs, while resistivity of 0.26-0.8 ohm.m is considered as caprock, and resistivity greater than 300 ohm.m is considered as hot rock.
Pelatihan Pembuatan Papan Partikel dari Serbuk Sabut Kelapa Dengan Kompon Karet Cair Teja Dwi Sutanto; Charles Banon; Deni Agustriawan; Agus Martono HP; Budi Harlianto
Indonesian Journal of Community Empowerment and Service (ICOMES) Vol. 3 No. 2: December 2023
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/icomes.v3i2.31388

Abstract

Papan partikel merupakan suatu papan yang terbuat dari partikel-partikel kayu atau bahan berlignoselulose lainnya yang diikat dengan suatu perekat dan kemudian dikempa. Salah satu bahan berlignoselulose yang dapat digunakan untuk membuat papan partikel adalah cocodust atau serbuk halus sabut kelapa. Sebagai perekat dapat digunakan polimer alam berupa kompon karet cair yang merupakan campuran dari lateks pekat dengan beberapa bahan kimia tertentu untuk memperbaiki sifatnya Kegiatan PPM ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan papan partikel dari serbuk sabut kelapa dengan kompon karet cair pada anggota kelompok tani Gelanggang Sakti di desa Pulau Panggung, Kecamatan Luas, Kabupaten Kaur. Kegiatan dimulai dengan ceramah mengenai papan partikel yang dilanjutkan dengan diskusi dan praktek pembuatan kompon karet cair dari lateks pekat yang selanjutnya digunakan sebagai perekat dalam pembuatan papan partikel dari serbuk sabut kelapa dengan kompon karet cair. Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat sasaran kegiatan PPM ini sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini karena merasa mendapatkan tambahan pengetahuan baru mengenai cara pembuatan papan partikel dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat di lingkungan masyarakat sasaran PPM. Dengan pengetahuan pembuatan papan partikel yang diajarkan pada kegiatan ini maka masyarakat sasaran akan dapat mempunyai pengetahuan mengenai pembuatan papan partikel yang dapat dilakukan dengan mudah dengan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.
Studi Kecepatan Tanah Maksimum (PGV), Percepatan Tanah Maksimum (PGA) dan Skala Intensitas Kerusakan (MMI) Gempa Bumi di Kabupaten Bengkulu Utara Arrahma, Mawadatul; Hadi, Arif Ismul; Harlianto, Budi
Navigation Physics : Journal of Physics Education Vol 6, No 1 (2024): Navigation Physics : Journal of Physics Education Vol. 6 No. 1 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/npjpe.v6i1.2706

Abstract

North Bengkulu has a significant level of earthquake virility. One method to identify this virginity is through research into the correlation between Peak Ground Acceleration (PGA), Peak Ground Velocity (PGV), and Modified Mercalli Intensity (MMI). The data used came from the United States Geological Survey (USGS), which is secondary data. The data processing process involves applying an empirical formula that describes the relationship between PGV and intensity, as well as PGA and earthquake intensity. Furthermore, the results of the PGA & PGV calculations are incorporated into ArcGis 10.8 to create PGA&PGV contour maps, and the relationship curves of PGA to PGV, PGA, and MMI, and PGV & MMI using Excel 2019. The results of the analysis show that the largest PGV PGA value is in Arga Makmur district which has a intensity of 4.
ESTIMASI PERUBAHAN GARIS PANTAI DAERAH PESISIR KABUPATEN BENGKULU UTARA DENGAN MENGGUNAKAN UNMANNED AERIAL VEHICLE (UAV): (Estimating Shoreline Changes at Coastal Region of North Bengkulu Regency using Unmanned Aerial Vehicle (UAV)) Ashar Muda Lubis; Rendi Hanapi; Juhendi Sinaga; Rida Samdara; Budi Harlianto
Majalah Ilmiah Globe Vol. 24 No. 2 (2022): GLOBE VoL 24 No 2 TAHUN 2022
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesisir Kabupaten Bengkulu Utara merupakan daerah yang rentan terhadap perubahan garis pantai yang disebabkan fenomena abrasi pantai. Abrasi pantai yang terjadi merusak infrastruktur, permukiman warga dan daerah agrobisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi kecepatan perubahan garis pantai di daerah Kabupaten Bengkulu Utara menggunakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Pengambilan data UAV menggunakan drone DJI Mavic 2 Pro pada bulan Oktober 2018 pada lima lokasi daerah penelitian yakni daerah pantai Padang Betuah, Lais, Serangai, Ketahun dan Pelabuhan PT. Firman. Pengolahan data menggunakan software Agisoft PhotoScan untuk mendapatkan Orthophoto. Sebagai referensi data garis pantai sebelumnya digunakan peta Rupabumi dari Badan Informasi Geospasial (BIG) tahun 1992, 2000 dan 2011 sebagai data sekunder. Metode tumpang susun digunakan untuk mendapatkan informasi perubahan pantai dengan foto UAV tahun 2018 dan data tahun 1992, 2000 dan 2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kecepatan perubahan garis pantai yang telah terjadi di lima lokasi penelitian berdasarkan data UAV tahun 2018 dengan data sekunder 1992, 2000 dan 2011 adalah: Padang Betuah sebesar 19,4 m/th, Lais sebesar 19,9 m/th, Serangai sebesar 19,5 m/th, Ketahun sebesar 15,9 m/th dan Pelabuhan PT. Firman sebesar 15,7 m/th. Secara umum nilai rata-rata kecepatan perubahan garis pantai mencapai 18,1 m/th, sesuai dengan hasil pengamatan di lapangan. Perbedaan kecepatan perubahan garis pantai untuk masing-masing lokasi penelitian disebabkan oleh perbedaan morfologi/kemiringan, struktur batuan penyusun pantai, kekuatan gelombang laut dan arus sejajar pantai pada masing-masing lokasi, sehingga diperlukan kajian lanjutan berbagai disiplin ilmu untuk memahami karakteristik perubahan garis pantai di Bengkulu Utara secara komprehensif baik spasial maupun temporal.
Application of Mechanical Waves in Rock Media for Earthquake Disaster Risk Analysis as an Enrichment of Physics Practicum Arif Ismul Hadi; Budi Harlianto; Elfi Yuliza; Hana Raihana; Andre Rahmat Al Ansory
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v7i2.4519

Abstract

The phenomenon of mechanical waves propagation in rock media is difficult to detect without the use of tools. To "see" the propagation of seismic waves, tools can be used in the form of a main unit monitor on a set of digital Seismograph-16S24-P 24 geophone channel tools. The community service activity aims to provide an understanding of the basic concepts of mechanical wave propagation in rocks to senior high school students throughout Bengkulu City as an enrichment for Physics Practicum. The method used to achieve the objectives of this community service activity is carried out through the stages of Focus Group Discussion (FGD), field data acquisition, data processing, data analysis and interpretation. Activity evaluation is carried out by observing activity participants in data acquisition, data processing, data analysis and interpretation. The results of the activity show that the activity participants have a good understanding of the basic concept of mechanical wave propagation in rocks. Furthermore, Bengkulu City Physics Teachers can transmit this knowledge to senior high school students as an enrichment for Physics Practicum. The material on the application of mechanical waves to rock media can also be used as a learning tool based on disaster risk reduction in the main physics subject, according to the characteristics of the study area.
Co-Authors Agus Martono HP Al Ansory, Andre Rahmat Al-Ansory, Andre Rahmat Alda Sulistiani Andre Rahmat Al Ansory Andre Rahmat Al Ansory Andre Rahmat Al Ansory Anggi, Arya Putra Apriyanti, Nurul Apriza Hongko Putra Arif Ismul Hadi Arif Ismul Hadi Arif Ismul Hadi Arif Ismul Hadi Arif Setiawan Arrahma, Mawadatul Arya Putra Anggi Ashar Muda Lubis Awaliyah, Isfardian Agustin Azhari, M. Fikri Baringin, Rolando Charles Banon Daniel, Adrian Darmawan Ikhlas Fadli Deni Agustriawan Desi wulandari Dwi Wahyuni Ganefianti Eko Heru Purwanto Elfi Yuliza Entang Inoriah Erma Juniarti Fadli, Darmawan Ikhlas Farid, Muchammad Farid, Muchammad Farid, Muchammad Faritz Bagda Maghribi Febriansyah, Gian Ori Frinsyah Virgo Geri Budianto Gumanty, Usman Halauddin Halauddin Halauddin Halauddin Halauddin Halauddin Hana Raihana Hana Raihana Hana Raihana Helfi Eka Saputra Helfi Eka Saputra Hudayat, Nurul Humairah, Fadillah Ikhlas Fadli, Darmawan Isfardian Agustin Awaliyah Juhendi Sinaga Julia Inti Sari Kamila, Nur Husniatin Lizalidiawati Lizalidiawati M. Farid, M. Maghribi, Faritz Bagda Malik Krisbudianto Mardhatillah Sariyanti Morina Adfa Muchammad Farid Muchammad Farid Muchammad Farid Muchammad Farid Muchammad Farid Muchammad Farid Muhammad Siaman Nanang Sugianto Nanang Sugianto Nanang Sugianto Norfahmi, Siti Hairunnisa Nur Husniatin Kamila Nurul Hudayat Prasetyo Prasetyo Pritama, Vinki Loverly Rabbani, Muhammad Rifqi Raihana, Hana Refrizon Refrizon Refrizon Refrizon Refrizon Refrizon Refrizon Refrizon Refrizon Refrizon Refrizon, Refrizon Refrizon, Refrizon Rendi Hanapi Rida Samdara Ripal Zamrawi Samsul Bahri Saputri, Welly Saputri, Winda Sari, Julia Inti Sari, Julia Inti Shela Basaria Purba Suhendra Suhendra Supiyati . Suwarsono Suwarsono Suwarsono Suwarsono Suwarsono Suwarsono Suwarsono Teja Dwi Sutanto Triawan, Deni Agus Usman Gumanty Vinki Loverly Pritama Welly Saputri Yohana Christy Sinaga