Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pendampingan Tahsin Quran Guru Sekolah Langit Biru Sebagai Upaya Peningkatan Penguasaan SDM dalam Bidang Al Quran noveriyanto nover; Rasman; Riswanto; Solehan
Setawar Abdimas Vol. 1 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v1i2.3628

Abstract

Sekolah Langit Biru merupakan sekolah yang salah satu visinya adalah menyelenggarakan pendidikan yang berlandaskan pada nilai- nilai luhur Islam. Untuk mewujudkan visi tersebut salah satunya adalah melalui kegiatan tahsin Quran sebelum memulaia aktivitas belajar mengajar. Guru mendampingi siswa membaca Al Quran dan Iqro bagi siswa yang belum lancer membaca Al Quran. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan Tahsin Quran para guru yang setiap hari mendampingi dan membimbing siswa membaca Iqro dan Al Quran. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah ceramah dan Talaqi. Dari hasil evaluasi selama kegiatan, pihak sekolah menjadwalkan khusus proses Tahsin Quran berkelanjutan untuk menciptakan SDM unggul cerdas Al Quran. Kata kunci— Tahsin, Talaqi, Al Quran, Sekolah Langit Biru
SOSIALISASI PENGUATAN TALI PERSAHABATAN DALAM LINGKUNGAN SOSIAL TANPA BULLYING DI TPQ AL-HUSNA Rohmah Nurhayati; Amrullah; Solehan; Lesti Heriyanti; Rahiman Dani
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v4i2.7110

Abstract

Tujuan kegiatan sosialisasi penguatan tali persahabatan dalam lingkungan sosial tanpa bullying di TPQ Al-Husna ialah untuk mempererat tali persahabatan dalam lingkungan sosial tanpa bullying di TPQ Al-Husna dan menanamkan nilai-nilai persahabatan, kebersamaan, saling menghargai, dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi mereka untuk belajar dan berinteraksi serta berekspresi. Dalam kegiatan sosialisasi menggunakan pendekatan partisipatif, dimana para santri tidak hanya menerima materi, tetapi juga dilibatkan dalam diskusi, simulasi, dan menyimpulkan serta menyusun komitmen untuk menciptakan lingkungan TPQ yang aman dan nyaman. Hasil dari sosialisasi ini adalah: 1)meningkatkan pemahaman tentang bullying, 2) Peningkatan pemahaman tentang bullying, 3)kesadaran akan pentingnya persahabatan yang sehat, 4) persahabatan yang sehat yaitu hubungan yang dibangun atas dasar empati, keterbukaan, kejujuran, dimana setiap individu merasa aman, nyaman, diterima, dan didukung secara emosional, 5)komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan sehat tanpa bullying, 6) tekad bersama untuk tidak melakukan, mendukung, dan mentoleransi segala bentuk bullying, 7) komitmen untuk selalu terbuka dalam berkomunikasi, setiap individu didorong untuk mengembangkan rasa empati dan solidaritas, yang mana segala perbedaan dapat diterima dan dimaafkan.
PENYULUHAN HUKUM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESADARAN HUKUM DI MASYARAKAT SELUMA Abid Hersyah Utama; Ferdyan Arista; Miswanti Yuli; Solehan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 6 No. 1 (2026): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat melalui penyuluhan hukum yang dilaksanakan di Kabupaten Seluma pada tanggal 19 Agustus 2025. Penyuluhan ini diikuti oleh kurang lebih 30 orang warga setempat yang berasal dari berbagai latar belakang. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman dasar tentang hukum, hak dan kewajiban warga negara, serta penanganan masalah hukum yang sering terjadi di lingkungan masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan berupa ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab, sehingga masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menaati hukum serta peran aktif dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan aman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan hukum dan antusiasme warga dalam mengikuti diskusi hukum. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam membangun masyarakat sadar hukum di Seluma.
UPAYA MENINGKATKAN INTEGRITAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN AKHLAK TERPUJI PADA ANAK-ANAK DI DESA BATU BANDUNG Dira Andra Yani; Nazar; Fadillah Ulfa; Miswanti Yuli; Solehan; Siti Misbah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 4 No. 1 (2024): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan pada dasarnya merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia supaya dapat menjadi manusia yang memiliki pemahaman yang baik tentang Agama Islam dan memiliki karakter yang baik. Berdasarkan hal tersebut yang menjadi pokok bahasannya ialah bagaimana cara kita untuk meningkatkan integritas pendidikan agama islam dan akhlak terpuji pada anak-anak khususnya anak-anak didesa Batu Badung. Meningkatkan pemahaman belajar pendidikan agama islam dan akhlak terpuji sangat diperlukan dan bahkan tidak bisa ditinggal atau ditunda. Upaya ini dapat berjalan dengan lancar dan berhasil apabila dilakukan secara integral dimulai dari lingkungan, sekolah dan masyarakat. Pemahaman yang harus ditanamkan dalam upaya diatas ialah seperti cinta kepada Allah dan alam semesta berserta isinya, tanggungjawab, disiplin, patuh kepada orangtua, guru, teman dan masyarakat. Dan akhlak terpuji juga bisa dicerminkan dengan perbuatan yang baik, jujur, saling tolong menolong, sopan santun dan menghormati yang lebih tua. Apabila karakter-karakter yang luhur telah tertanam didalam diri sendiri maka akhlak terpuji itu sendiri secara otomatis akan tercermin dalam prilaku dikehidupan kita sehari-hari.
SIMULASI TOKO MINI SEBAGAI MEDIA EDUKASI KEWIRAUSAHAAN BAGI SISWA/I SDN 07 KOTA BENGKULU DALAM PROGRAM KKN MAHASISWA MANAJEMEN: Nopriadi; Reni Indriani; Tezar Arianto; Khairul Bahrun; Solehan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 5 No. 3 (2025): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jimakukerta.v5i3.9218

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang dirancang untuk menghubungkan wawasan akademik dengan pengalaman praktik. Melalui program Simulasi Toko Mini di SDN 07 Kota Bengkulu, mahasiswa berusaha menanamkan pemahaman literasi ekonomi sekaligus menumbuhkan sikap kewirausahaan sejak usia dini dengan melibatkan siswa kelas V dalam kegiatan transaksi sederhana. Pada praktik ini, siswa diberi kesempatan memainkan peran sebagai penjual, pembeli, dan kasir sehingga mereka dapat mengenali proses jual beli sekaligus melatih kemampuan berhitung. Selain itu, kegiatan ini menekankan nilai-nilai penting seperti kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, serta kerja sama yang erat kaitannya dengan dunia bisnis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menunjukkan antusiasme tinggi, lebih mudah memahami materi, serta mampu mengasah keterampilan sosial yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Bagi mahasiswa, program ini menjadi sarana penerapan ilmu manajemen sekaligus memperkuat fungsi sosial dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan demikian, simulasi toko mini dapat dipandang sebagai metode pembelajaran kewirausahaan yang efektif, kontekstual, dan menyenangkan, serta berkontribusi terhadap penguatan literasi ekonomi baik bagi siswa maupun mahasiswa.
Sixth Grade Students’ Difficulties in Learning English At Muhammadiyah 1 Elementary School Mulki Yustinto; Solehan
Teaching English and Language Learning English Journal Vol. 6 No. 2 (2026): July
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/telle.v6i2.10002

Abstract

Learning English at the elementary level often presents various challenges for students, particularly in contexts where English is taught as a foreign language. This study aims to investigate the difficulties faced by sixth grade students in learning English at Muhammadiyah 1 Elementary School. The research employed a descriptive qualitative design. The subjects of the study were sixth grade students, selected through purposive sampling. Data were collected using classroom observations, questionnaires, and interviews to gain comprehensive insights into students’ learning difficulties. The findings reveal that students experience several major difficulties, including limited vocabulary mastery, problems with pronunciation, low understanding of grammar, and lack of confidence in speaking English. In addition, insufficient exposure to English outside the classroom and limited learning media were found to contribute to these difficulties. These challenges negatively affect students’ motivation and participation during English lessons. The study implies that teachers need to apply more interactive teaching strategies, provide varied learning media, and create a supportive learning environment to reduce students’ difficulties in learning English. Improving teaching methods is expected to enhance students’ English learning outcomes at the elementary level.
Short Attention Spans in EFL Learning: A Descriptive Qualitative Study of Cognitive Characteristics, Skill-Specific Impacts, and Instructional Strategies Uas Gna; Washlurachim Safitri; Epi Wadison; Solehan
Teaching English and Language Learning English Journal Vol. 6 No. 2 (2026): July
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/telle.v6i2.10137

Abstract

The increasing prevalence of short attention spans in digitally mediated learning environments presents significant challenges for English as a Foreign Language (EFL) instruction. This descriptive qualitative study investigates (1) the behavioral and cognitive characteristics of short attention spans among EFL learners, (2) their effects on vocabulary development, reading fluency, and listening comprehension, and (3) instructional strategies that may mitigate their negative impact. Conducted in a natural classroom setting at the university level, the study employed purposive sampling and collected data through in-depth interviews, structured observations, and document analysis. Data were analyzed inductively through data reduction, data display, and conclusion drawing, with triangulation ensuring credibility. The findings indicate that short attention spans are reflected in task-switching behavior, digital distraction, and mind-wandering, which disrupt sustained cognitive engagement. Listening comprehension was found to be the most vulnerable skill due to the transient nature of auditory input, while reading fluency and vocabulary retention were also adversely affected by attentional fragmentation. However, pedagogical strategies such as task chunking, interactive learning, multimodal instruction, and structured breaks were identified as effective in enhancing attentional stability. The study underscores the importance of integrating attention management into EFL instructional design to improve learner engagement and learning outcomes.